BusinessUpdate – Produsen makanan dan minuman ringan Momogi Group memperluas pasar ekspor ke Kanada dengan melakukan pengiriman perdana ke negara tersebut pada 15 Mei 2026. Pengiriman 165.000 produk Momogi ini menandai masuknya Momogi ke pasar Kanada.
Langkah tersebut juga memperluas penetrasi perusahaan ke kawasan Amerika Utara yang memiliki basis konsumen besar dan beragam. Ekspor perdana ke Kanada menjadi bagian dari strategi jangka panjang Momogi Group untuk memperkuat jaringan distribusi global. Adapaun, produk Momogi saat ini telah dipasarkan di lebih dari 40 negara.
Vice President of International Business Development Momogi Group, Ina Tuti Marlina, mengatakan ekspor perdana ke Kanada menjadi pencapaian penting bagi perusahaan.
“Masuknya Momogi ke Kanada adalah langkah ekspansi internasional perusahaan. Kami melihat pasar Kanada memiliki potensi yang sangat menarik, didukung oleh tingginya permintaan terhadap kategori snack dan karakter konsumen yang terbuka terhadap variasi produk global,” kata Ina dalam keterangan resmi, Minggu (7/6/2026).
Menurutnya, momentum ini juga menjadi bukti bahwa produk makanan ringan asal Indonesia semakin memiliki daya saing untuk hadir dan perkembang di pasar internasional.
Data Statista menunjukkan nilai pasar confectionery dan snacks di Kanada diperkirakan mencapai US$16,9 miliar pada 2025. Nilai pasar itu diproyeksikan terus tumbuh dengan rata-rata pertumbuhan tahunan atau compound annual growth rate (CAGR) sekitar 5,2% hingga 2030.
Segmen makanan ringan atau snack food di Kanada diperkirakan mencapai US$9,4 miliar pada 2025. Segmen ini diproyeksikan tumbuh sekitar 6% per tahun dalam lima tahun mendatang. Pertumbuhan pasar snack di Kanada didorong oleh meningkatnya permintaan terhadap makanan praktis. Minat konsumen terhadap cita rasa internasional juga terus naik. Preferensi konsumen terhadap produk snack yang inovatif dan mudah dikonsumsi turut mendukung pertumbuhan pasar tersebut.
Pengiriman perdana ratusan ribu stik Momogi ke Kanada menjadi langkah perusahaan untuk membangun pijakan bisnis di Amerika Utara. Ekspansi ini juga menjadi upaya Momogi memperkenalkan makanan ringan Indonesia kepada konsumen global.
Ina mengatakan ekspansi ke Kanada memperkuat pertumbuhan global Momogi Group sepanjang 2026. Sebelumnya, perusahaan telah memperluas distribusi ke sejumlah pasar baru, termasuk Irak, Lebanon, Mongolia, dan Liberia. Langkah ini memperluas jangkauan produk Momogi ke sejumlah kawasan strategis, mulai dari Timur Tengah, Afrika, Asia, hingga Amerika Utara.
“Selain memperluas distribusi, kami juga terus memperkuat inovasi produk dan pengembangan portofolio agar semakin relevan dengan preferensi konsumen di berbagai negara,” ujarnya.
Ke depan, Momogi Group berkomitmen untuk terus memperluas akses pasar internasional melalui strategi ekspor yang berkelanjutan, memperkuat kolaborasi dengan mitra distribusi di berbagai negara, serta memperkenalkan lebih banyak produk makanan ringan Indonesia kepada konsumen global.
PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) atau Win&Co Group sebelumnya resmi mengambil alih hampir seluruh saham PT Sari Murni Abadi, produsen makanan ringan Momogi, pada Mei 2026. Win&Co mengakuisisi 99,99% saham PT Sari Murni Abadi. Perusahaan tersebut dikenal sebagai salah satu pemain utama industri makanan ringan nasional.
PT Wahana Interfood Nusantara Tbk berdiri pada 2006 di Bandung. Perusahaan ini dikenal sebagai produsen kakao dan produk confectionery. Salah satu merek unggulannya adalah D’Lanier Artisan Chocolate yang telah dikenal di pasar domestik.
PT Sari Murni Abadi merupakan produsen makanan ringan berbasis di Bogor. Perusahaan ini memproduksi sejumlah merek makanan ringan, seperti Momogi Stick, Migi-Migi, Yale-Yale, hingga Mowmowmie. (ip/jh. Foto: Dok. Momogi)


