BusinessUpdate – PT Pertamina (Persero) mulai melakukan ujicoba pembelian solar subsidi harus menggunakan QR code MyPertamina mulai 1 Desember 2022 di 11 Kabupaten/Kota.
Ujicoba ini masih terbatas untuk pembelian solar bersubsidi. Sementara itu untuk pembelian pertalite masih menunggu revisi Peraturan Presiden RI Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak (BBM).
Berdasarkan pengumuman di akun Instagram @mypertamina, bagi yang sudah mendaftarkan kendaraannya di aplikasi MyPertamina, hanya perlu menunjukan QR Code atau Kode QR kepada petugas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina.
Petugas akan melakukan scan sebelum melakukan transaksi. Masyarakat juga bisa menunjukkan QR Code yang dicetak atau print kepada petugas. Untuk kendaraan yang belum terdaftar masih akan tetap dilayani tetapi pembelian BBM solar subsidi dibatasi 40 liter per hari.
“Kami menghimbau masyarakat untuk segera mendaftarkan kendaraannya melaluisubsiditepat.mypertamina.id atau melalui posko pendaftaran yang tersedia di SPBU,” Ujar Irto Ginting, Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga kepada Detik.com.
Untuk pembelian pertalite belum diharuskan menggunakan aplikasi MyPertamina karena ia masih menunggu revisi PerPres.
Adapun, daftar 11 wilayah ujicoba pembelian solar dengan QR Code MyPertamina adalah: Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Jepara, Kabupaten Cilacap, Kabupaten Wonogiri, Kota Mojokerto, Kota Kediri, Kabupaten Lumajang, Kota Banjarmasin dan Kota Payakumbuh. (rs/jh)


