HomeCORPORATE UPDATEBUMNPrestasi PPI Setelah Setahun Merger dengan BGR Logistics

Prestasi PPI Setelah Setahun Merger dengan BGR Logistics

BusinessUpdate – Setelah PT Bhanda Ghara Reksa (BGR Logistics) melebur dengan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) sejak Desember 2021, PPI berhasil mencatatkan sejumlah prestasi tahun ini.

“Saat ini, PPI sedang mengalami era yang sangat dinamis dalam proses transformasi bisnis dan budaya untuk menyongsong perubahan fase ke arah digital, sehingga diperlukan perubahan perilaku dan bisnis proses menuju sudut pandang outside (memahami keinginan costumer), creative & collaboration serta agile leadership,” kata Direktur Utama PPI, Nina Sulistyowati dalam keterangannya, Minggu (4/12/2022).

Sepanjang tahun 2022, PPI secara reguler melakukan ekspor kopi ke Mesir berdasarkan kontrak kerja sama yang telah disepakati. Tercatat PPI berhasil ekspor sebanyak 237,06 ton atau senilai US$7,1 miliar.

Kopi yang diekspor tersebut merupakan kopi produksi petani lokal Indonesia. PPI berperan sebagai offtaker kopi dari petani dan sebagai eksportir untuk terus mendukung industri kopi dalam negeri agar mampu bersaing secara global.

Hal ini didukung dengan tersedianya program pendampingan kepada petani dan penyediaan digital platform dalam upaya pembentukan ekosistem petani kopi sesuai arahan Menteri BUMN Erick Thohir dengan kolaborasi PMO Kopi dan Agree melalui Telkom Indonesia.

PPI juga melakukan penyerapan ayam hidup (live bird) dari peternak mandiri di wilayah Jawa Barat sebagai upaya stabilisasi perunggasan dan kesejahteraan peternak.

Sementara, untuk mendukung stabilitas harga minyak goreng, PPI mendistribusikan minyak goreng ke seluruh wilayah Indonesia, bersinergi dengan berbagai lembaga pemerintah. PPI bersama BGR Logistik Indonesia menyalurkan minyak goreng secara langsung di pasar dan melalui mitra Warung Pangan.

Seperti diketahui, BGR Logistics bergabung dengan PPI pada Desember 2021. Akta Penggabungan Perusahaan (Persero) PT Bhanda Ghara Reksa (BGR Logistics) dengan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) ditandatangani pada 2 Desember 2021 di Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Jakarta.

Penggabungan kedua perusahaan menciptakan perpaduan yang saling melengkapi  pada sektor trading dan logistics secara retail, domestik hingga pasar global melalui ekspor produk-produk pangan Indonesia. (jh)

Must Read