BusinessUpdate – Pemerintah mulai melakukan persiapan untuk membangun tiga proyek jalan tol yang akan digarap dengan skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU) pada 2023 ini.
Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), tiga proyek jalan tol itu adalah Bandung Intra Urban Toll Road (BIUTR) senilai Rp12,59 triliun, Pembangunan Jalan Tol Tuban-Gresik senilai Rp21,96 triliun, sedangkan untuk tahap transaksi adalah Jalan Tol Demak-Tuban senilai Rp55,7 triliun.
Dari ketiga proyek tersebut, 2 di antaranya ternyata pernah diprakarsai oleh swasta yaitu Jalan Tol Demak-Tuban dan Jalan Tol Tuban-Gresik. Berdasarkan Sistem Informasi Proyek KPBU atas Prakarsa Badan Usaha Ditjen Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PUPR mencatat prakarsa atas Jalan Tol Demak-Tuban, Jalan Tol Tuban-Gresik ditolak atau tidak berlanjut.
Adapun, untuk KPBU Pembangunan Bandung Intra Urban Toll Road, pada saat ini tengah masuk dalam tahap final business case (FBC) dan penghitungan Readiness Criteria (RC) dan ditargetkan masuk tahap prakualifikasi pada kuartal IV/2024, sedangkan Jalan Tol Tuban-Gresik ditargetkan masuk tahap prakualifikasi pada kuartal III/2023.
Sementara itu, untuk pembangunan Jalan Tol Demak-Tuban telah memasuki tahapan finalisasi FBC dan RC proyek. Proyek yang akan mendukung aksesibilitas Kilang Minyak Tuban tersebut akan memasuki tahap prakualifikasi pada kuartal III/2023. (rn/jh)


