BusinessUpdate – Membaiknya sektor properti di Indonesia berpengaruh terhadap peningkatan pendapatan premi PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia (Tugu Insurance).
Menurut Presiden Direktur Tugu Insurance Tatang Nurhidayat, saat ini asuransi properti di Tugu Insurance mengalami peningkatan dari sisi pendapatan premi. Pihaknya mencatat total produksi premi bruto konsolidasian hingga kuartal III-2022 senilai Rp 4,73 triliun, naik 10% dibandingkan tahun 2021 sebesar Rp 4,28 triliun.
“Pada periode ini Class of Business (CoB) Fire & Property masih memberikan kontribusi produksi premi terbesar yakni Rp1,76 triliun, naik 25% bila dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp1,41 triliun,” jelas Tatang melalui siaran pers, Rabu (01/02/2023).
Sementara itu, data Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) juga menyebutkan pertumbuhan premi dari sektor properti paling tinggi, baik dari sisi premi maupun pertumbuhan pada kuartal III-2022. Rinciannya, asuransi properti tumbuh 30,7% (year-on-year/YoY). Sedangkan dari jumlah premi yang masuk naik dari Rp15,73 triliun menjadi Rp20,57 triliun.
Tugu Insurance sebagai perusahaan asuransi umum menjadikan asuransi properti menjadi salah satu lini bisnis andalannya. Produk asuransi properti ini memang banyak diminati, apalagi memang ditujukan untuk menanggung risiko kerusakan pada bangunan, akibat terjadinya hal-hal yang tak diinginkan.
Asuransi properti Tugu Insurance dapat menjamin kerusakan pada bangunan industri maupun non-industri. Untuk bangunan industri yang bisa dijamin misalnya pabrik, gudang, SPBU, toko, mall dan lainnya.
Sedangkan untuk bangunan non-industri seperti rumah tinggal, apartemen, kantor, rumah sakit, sekolah maupun kampus juga mendapat jaminan. Tentunya apabila memang terjadi kerusakan pada bangunan akibat hal-hal yang tidak diinginkan seperti kebakaran, gempa bumi, banjir atau bencana alam lainnya.
“Tugu Insurance terus berinovasi untuk mengembangkan berbagai produk dan layanannya, termasuk lini bisnis asuransi properti. Beragam layanan asuransi korporasi, retail dan syariah bisa didapatkan di Tugu Insurance, yang sudah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK),” tutup Tatang. (pa/jh)


