HomeSCIEN-TECHLPDP Siapkan Pendanaan Ratusan Juta untuk Pemenang Riset EBT

LPDP Siapkan Pendanaan Ratusan Juta untuk Pemenang Riset EBT

BusinessUpdate – Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) bersama PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) mengadakan kompetisi riset di bidang energi terbarukan (EBT). Pemenang akan mendapat pendanaan hingga Rp500 juta. 

LPDP dan SMI mengajak 15 universitas ternama di Indonesia untuk mengirimkan proposal riset terkait produk atau inovasi di bidang energi baru dan terbarukan (EBT). Dijelaskan, pelaksanaan riset dapat membantu optimalisasi dan pengembangan transisi menuju energi hijau serta ekonomi berkelanjutan. 

Langkah itu penting karena Indonesia berpotensi besar untuk terlibat dalam perdagangan karbon dan mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Peserta dengan proposal terpilih akan memperoleh pendanaan hingga Rp500 juta dalam jangka waktu satu tahun. 

“Hasil riset diharapkan menjadi bagian solusi transisi energi kepada EBT yang lebih aman, rendah biaya, dan berkelanjutan,” tulis LPDP dalam unggahan media sosialnya, dikutip pada Senin (13/2/2023). 

Pendaftaran kompetisi riset itu berlangsung pada 28 Februari—28 April 2023, dilanjutkan dengan proses self assessment pada 28 Maret—28 April 2023. Lalu, terdapat seleksi administrasi yang berlangsung pada 3—5 Mei 2023. 

Seleksi substansi untuk peserta terseleksi akan berlangsung pada 17—26 Mei 2023. Penetapan penerima atas kandidat terpilih dilakukan setelahnya, sehingga mereka resmi menerima pendanaan riset. 

“Seluruh universitas didorong untuk melibatkan start-up di lingkungannya sebagai mitra yang akan menghilirisasi produk yang akan dihasilkan. Universitas yang belum memiliki start-up boleh mengusulkan sendiri dengan mempertimbangkan adanya luaran produk/teknologi serta membentuk sebuah start-up,” jelas pengumuman itu.

Adapun, daftar 15 universitas yang dapat terlibat dalam kompetisi riset EBT dan transisi energi adalah Institut Pertanian Bogor, Institut Teknologi Bandung, Instutit Teknologi Sepuluh November, Universitas Airlangga, Universitas Andalas, Universitas Brawijaya, Universitas Diponegoro, Universitas Gadjah Mada, Universitas Hasanuddin, Universitas Indonesia, Universitas Padjadjaran, Universitas Pattimura, Universitas Sebelas Maret, Universitas Telkom serta Universitas Udayana. (rn/jh)

Must Read