BusinessUpdate – Pertamina Patra Niaga mengatakan sebanyak 5 juta kendaraan roda empat ke atas telah terdaftar pada Program Subsidi Tepat.
Menurut Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting, dari jumlah tersebut persentase jenis kendaraan pengguna Pertalite sebanyak 54% dan kendaraan pengguna solar sebesar 46%.
“Jadi ini cukup banyak antusiasme masyarakat supaya BBM ini bisa benar-benar tepat sasaran,” kata Irto seperti dikutip Bisnis, Selasa (28/2/2023).
Dengan demikian, terdapat lebih dari 5 juta kendaraan roda empat terdaftar yang dapat dipantau pembelian bahan bakar minyak (BBM) subsidi mereka lewat sistem verifikasi tersebut.
Sebagai informasi, kendaraan pribadi plat hitam memiliki kuota harian solar maksimal 60 liter per hari, angkutan umum orang atau barang roda 4 sebanyak 80 liter per hari dan angkutan umum roda 6 sebanyak 200 liter per hari.
Sementara itu, uji coba pembatasan pembelian Pertalite dipatok maksimal 120 liter per hari.
“Ada batasan kuota harian yang ditentukan BPH Migas dan kita dorong ke sana untuk mendaftar, bagi yang tidak terdaftar kita coba laporkan juga ke BPH Migas, mungkin kuotanya akan diturunkan, kemarin kan yang tidak terdaftar 20 liter per hari maksimal,” katanya.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) khawatir mandeknya pembahasan revisi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran BBM bakal membuat konsumsi BBM subsidi kembali melebihi kuota tahun ini.
Adapun, usulan revisi Perpres yang mengatur tata niaga BBM itu sudah diajukan sejak pertengahan tahun lalu. Namun, Kementerian ESDM belum kunjung mendapat persetujuan izin prakarsa dari Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg). (rn/jh)


