BusinessUpdate – PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII) terus mendukung kolaborasi penyediaan infrastruktur bagi masyarakat luas melalui skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) baik skala besar maupun kecil.
Untuk kerja sama dengan skala kecil, PT PII meluncurkan PPP Smart Hub sebagai wadah untuk mendukung Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) skala kecil.
Direktur Utama PT PII M Wahid Sutopo mengatakan, selain PPP Smart Hub, PII sekaligus meluncurkan Innovative Financing Community.
“Innovative Financing Community sebagai community of practice yang merupakan komitmen kami untuk terus memperkuat kolaborasi dan kerja sama berbagai pihak dalam mendukung penyediaan infrastruktur yang memberikan manfaat kepada masyarakat luas,” jelas Wahid, melalui akun Youtube Kementerian Keuangan (Kemenkeu) pada Rabu (1/3/2023).
Sementara itu, PT PII memperoleh Penyertaan Modal Negara (PMN) sejak tahun 2009-2022 sebesar Rp10,655 triliun. Lewat adanya pemberian PMN tersebut, PII bisa menyalurkan penjaminan mencapai Rp95 triliun hingga akhir 2022 lalu.
“Ini yang kemudian mendukung pelaksanaan proyek-proyek pembangunan dengan nilai investasi yang dapat dibangkitkan sebesar Rp497 triliun sampai dengan akhir tahun 2022,” imbuh Wahid.
Penjaminan yang diberikan oleh PT PII utamanya untuk mendukung Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dicanangkan oleh Pemerintah dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi, pemerataan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan di berbagai wilayah indonesia.
Proyek-proyek penjaminan PT PII diharapkan dan diproyeksikan dapat berkontribusi untuk meningkatkan perekonomian nasional selama masa konsesi yang berkisar antara 15-30 tahun sebesar Rp1.100 triliun dari berbagai sektor. (pa/jh)


