BusinessUpdate – PT CIMB Niaga Auto Finance (CIMB Niaga Finance) mencatat laba bersih sebesar Rp329,84 miliar sepanjang 2022. Jumlah itu naik 35,22% secara tahunan (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp243,91 miliar.
Presiden Direktur CIMB Niaga Finance Ristiawan Suherman mengatakan, perolehan laba bersih itu didorong oleh peningkatan pendapatan yang diperoleh dari pembiayaan konsumen.
”Perbaikan kinerja ekonomi nasional terus berlanjut pada 2022 diiringi dengan selesainya pandemi Covid-19. Dengan peningkatan layanan dan dukungan transformasi digital, membuat kami mampu mencatatkan kenaikan kinerja,” ujarnya melalui keterangan tertulis, dikutip Minggu (9/4/2023).
Ia menambahkan, hingga akhir tahun 2022, CIMB Niaga Finance mencatatkan total booking mencapai Rp7,88 triliun. Angka itu naik 38,82% secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp5,67 triliun.
Sedangkan total aset kelolaan tahun 2022 mengalami pertumbuhan menjadi Rp9,2 triliun. Angka itu tumbuh 31,33% secara tahunan dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp7 triliun.
Di samping itu, Ristiawan mengatakan, dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) pemegang saham menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp98,95 miliar atau 30% dari laba bersih CIMB Niaga Finance tahun buku 2022 yaitu sebesar Rp329,84 miliar.
Adapun sisa laba bersih setelah dikurangi pembayaran dividen tunai, dibukukan sebagai laba ditahan untuk membiayai kegiatan usaha perseroan.
RUPST juga menyetujui pengangkatan anggota Dewan Pengawas Syariah (DPS) Rini Fatma Kartika sehingga susunan anggota Dewan Pengawas Syariah Perseroan adalah Fathurrahman Djamil dan Rini Fatma Kartika. (rn/jh)


