HomeCORPORATE UPDATEBUMNKantongi Sertifikat Halal, Perikanan Indonesia Siap Masuk Pasar Timur Tengah

Kantongi Sertifikat Halal, Perikanan Indonesia Siap Masuk Pasar Timur Tengah

BusinessUpdate – Setelah mengantongi sertifikat halal untuk 99 produk perikanan, PT Perikanan Indonesia siap memperluas pangsa pasar ekspor ke Uni Emirat Arab dan negara Timur Tengah lainnya.

PT Perikanan Indonesia resmi mengantongi sertifikat halal untuk 99 produk perikanan yang diterbitkan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), yang telah terfatwa halal oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI). 

Produk perikanan yang mendapatkan sertifikat halal termasuk brand Tukato Seafood, ikan frozen utuh, ikan fillet, ikan potong steak, ikan loin, ikan jenis udang, kepiting, lobster, produk ikan vacuum, dan produk ikan presto. 

Direktur Utama PT Perikanan Indonesia Sigit Muhartono menyambut baik atas terbitnya sertifikat halal tersebut. Pasalnya, PT Perikanan Indonesia masuk dalam kategori ‘A’ atau sangat baik/excellent berdasarkan pemeriksaan dokumen dan audit implementasi sistem jaminan halal dari BPJPH Kementerian Agama RI. 

Meski produk perikanan mayoritas halal untuk dikonsumsi, terbitnya sertifikat halal ini akan menambah keyakinan (trust) masyarakat terhadap komoditas perikanan PT Perikanan Indonesia. 

“Sertifikat halal kini telah layak dan sah untuk dicantumkan pada label/logo/brand/katalog sehingga dapat memberikan jaminan kepada konsumen bahwa produk perusahaan halal dan memiliki kualitas terbaik,” jelasnya melalui siaran pers, Rabu (14/6/2023).

Ia berharap terbitnya sertifikat halal mampu memperluas pangsa pasar ekspor, khususnya ke negara Uni Emirat Arab dan negara-negara Timur Tengah lainnya. Selama ini, peta ekspor PT Perikanan Indonesia masih didominasi ke negara-negara di Asia Tenggara, Asia Timur, dan Amerika Serikat 

“Kami berharap produk BUMN PT Perikanan Indonesia mampu menjangkau negara-negara di UEA dan Timur Tengah agar dapat dinikmati oleh jemaah haji atau umrah, baik jemaah dari Indonesia dan negara-negara lainnya,” ujarnya. 

Sebanyak 99 jenis produk yang memperoleh sertifikat halal mayoritas merupakan ikan konsumsi harian masyarakat. Sertifikat Halal yang dikantongi oleh PT Perikanan Indonesia dalam kategori jenis produk ready to cook yaitu ikan pelagis (kembung frozen, tuna frozen, tuna loin, tuna steak, layang frozen, deho), dan ikan demersal (fillet kakap, fillet kerapu, kuwe, pisang – pisang, lemadang, layur). Selain itu, ada juga jenis Cephalopoda (gurita cutting, gurita flower, cumi ring, cumi tube) dan jenis Crustaceae (udang kupas, udang block). 

Sigit berharap sertifikasi halal mampu mendongkrak kinerja perusahaan melalui lini bisnis pengolahan dan perdagangan ikan. Pada 2022, lini bisnis ini berkontribusi sebesar 61% dari total pendapatan perusahaan. Adapun, pada tahun ini, pengolahan dan perdagangan ikan ditarget menyumbang 64% terhadap pendapatan, lalu lini bisnis kepelabuhanan 29%, dan pabrik pakan ikan 7%. (rn/jh)

Must Read