HomeECONOMICAntam Targetkan Setoran PNBP 2023 Lebih Besar dari Tahun Sebelumnya

Antam Targetkan Setoran PNBP 2023 Lebih Besar dari Tahun Sebelumnya

BusinessUpdate – PT Aneka Tambang Tbk atau Antam (ANTM) optimistis tahun 2023 dapat memberikan setoran ke negara melalui Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) lebih besar dari Rp2,82 triliun. Jumlah ini adalah setoran PNBP Antam tahun 2022.

Sekretaris Perusahaan Antam Syarif Faisal Alkadrie menjelaskan, perseroan berupaya menerapkan good mining practices dan meningkatkan kontribusi kepada negara setiap tahunnya.  

Sebagai BUMN pengelola cadangan mineral strategis Indonesia, komitmen Antam untuk mematuhi peraturan dan perundang-undangan yang berlaku terkait pajak maupun PNBP harus kuat. 

“Pada 2022, dengan dukungan kinerja positif, perusahaan mampu meningkatkan kontribusi kepada Negara dari hasil pajak dan PNBP tersebut sebesar 15% dibandingkan 2021 sebesar Rp2,44 triliun,” kata Faisal dalam keterangan resmi, Jumat (7/7/2023). 

Faisal memastikan perusahaan akan hadir dan mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia dan berkontribusi dalam penerimaan negara dan juga masyarakat.  

Hingga kuartal I/2023, Antam mencatatkan kinerja positif. Laba berjalan mencapai Rp1,66 triliun atau tumbuh 13% secara tahunan (yoy) dari laba berjalan pada periode yang sama pada tahun sebelumnya sebesar Rp1,47 triliun. 

Pada periode tersebut, capaian laba kotor sebesar Rp2,85 triliun, tumbuh 16% yoy dari capaian laba kotor pada kuartal I/2022 sebesar Rp2,45 triliun. 

Sementara itu capaian laba usaha Antam pada kuartal I/2023 tercatat sebesar Rp1,91 triliun, tumbuh 18% dibandingkan kuartal I/2022 sebesar Rp1,62 triliun.  

Dari sisi posisi keuangan perusahaan, pada kuartal I/2023 Antam mampu memperkuat struktur keuangan yang tercermin dari nilai ekuitas konsolidasian Antam sebesar Rp25,33 triliun yang tumbuh 7% yoy dari nilai ekuitas pada akhir tahun 2022 sebesar Rp23,71 triliun. 

Faisal menjelaskan, tahun ini perusahaannya akan berfokus pada strategi untuk mengembangkan basis pelanggan di dalam negeri.  Perseroan akan fokus pada pasar domestik, terutama pemasaran produk emas, bijih nikel dan bauksit. Hal tersebut sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk melarang ekspor nikel dan bauksit.  

Faisal mengatakan, dalam menjalankan bisnis sebagai pengelola komoditas nikel, emas, dan bauksit, Antam memerhatikan keberlanjutan. Antam juga menjalankan komitmen environment, social, and governance di seluruh aspek operasi perusahaan. 

Berbagai upaya pengelolaan lingkungan yang baik dan sesuai dengan prinsip keberlanjutan dilakukan Antam melalui berbagai program seperti penerapan teknologi yang tepat guna, andal dan ramah lingkungan. 

Menurut Faisal, hal ini dilakukan untuk menurunkan konsumsi energi.  “Antam juga menerapkan sistem pemantauan dan evaluasi secara berkala untuk membantu proses efisiensi energi dan pemantauan. Melalui pemanfaatan energi hijau dan upaya-upaya penurunan emisi GRK yang dilakukan, diharapkan akan mampu membantu Antam dalam upaya pengelolaan lingkungan yang lebih baik demi keberlanjutan perusahaan,” ujar Faisal. (pa/jh)

Must Read