BusinessUpdate – PT Surveyor Indonesia (Persero) menargetkan setoran dividen ke negara bisa mencapai Rp44 miliar untuk tahun buku 2023. Nilai tersebut naik tiga kali lipat dibandingkan setoran pada periode 2022.
Direktur Utama Surveyor Indonesia M. Haris Witjaksono menegaskan, pihaknya optimis target tersebut bisa tercapai menyusul membaiknya kinerja keuangan perusahaan.
“Dividen kita tahun ini, khususnya yang ke pemerintah, kurang lebih Rp44 miliar. Naik sangat signifikan dibandingkan tahun lalu, hampir tiga kali lipat,” ujar Haris saat media gathering di Graha Surveyor, Jakarta, Senin (31/7/2023).
Selain menyetorkan dividen ke negara, Surveyor Indonesia juga berkontribusi terhadap dividen yang ditujukan ke Holding BUMN Jasa Survei atau ID Survey. Haris berharap, nilai dividen yang disetorkan bisa terus meningkat baik ke holding maupun negara. “Kalau ke holding (ID Survey) kita Rp55 miliar, dan bagian dari Rp44 miliar kepada pemerintah,” ucapnya.
Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir menargetkan dividen para perusahaan pelat merah bisa optimal setiap tahunnya. Pada 2024 atau setoran dividen BUMN tahun buku 2023, ditargetkan bisa mencapai Rp80,2 triliun. Besaran target dividen itu sama dengan realisasi capaian dividen BUMN pada 2023, atau tahun buku 2022.
Kendati ada ancaman penurunan harga komoditas dan pelemahan ekonomi, Erick optimistis setoran dividen BUMN kepada negara akan tercapai pada 2024.
“Dividen di 2024 kami memberanikan diri untuk kembali menjaga dividen di Rp 80,2 triliun. Saya nggak bisa janjikan lebih, ini karena ada efek penurunan harga komoditas,” kata Erik dalam rapat kerja bersama Komisi VI DPR RI, Juni 2023. (rn/jh)


