BusinessUpdate – PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) atau Antam berambisi memacu produksi emas di tengah kenaikan harga akibat konflik Hamas-Israel yang mencuat sejak 7 Oktober 2023.
Konflik tersebut membuat harga emas melambung. Pada Kamis (12/10/2023), harga emas di pasar spot naik 0,6% menjadi US$1.871,79 per troy ounce, atau tertinggi sejak 29 September 2023.
Sementara itu, harga emas Antam juga kembali mengalami kenaikan pada hari ini. Cetakan 1 gram dibanderol Rp1.072.000 atau naik Rp9.000 dibandingkan dengan Rabu (11/10/2023).
Di tengah penguatan harga emas, Sekretaris Perusahaan Aneka Tambang, Syarif Faisal Alkadrie, mengatakan bahwa perseroan akan memacu produksi emas, setelah sepanjang enam bulan pertama 2023 mengalami penurunan.
Sepanjang semester I/2023, ANTM melaporkan total volume produksi emas sebanyak 594 kg atau 19.098 troy ounce. Capaian ini menurun 13,29% dibandingkan semester pertama tahun lalu yang tercatat mencapai 673 kg atau 21.638 troy ounce.
“Pada komoditas emas, Antam akan mengoptimalkan produksi dan penjualan melalui berbagai saluran penjualan yang dimiliki perusahaan,” ujar Faisal, Kamis (12/10/2023), dikutip dari Bisnis.
Faisal menambahkan, secara umum, kinerja Antam pada kuartal III/2023 diyakini tetap solid, begitu pun dengan kinerja produksi dan penjualan. Detail terkait dengan penjualan dan keuangan akan disampaikan perseroan melalui keterbukaan informasi. (rn/jh)


