HomePROPERTYTarif Dinamis LRT Jabodebek Dikaji, Jam Sibuk Lebih Murah

Tarif Dinamis LRT Jabodebek Dikaji, Jam Sibuk Lebih Murah

BusinessUpdate – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sedang mengkaji penerapan tarif dinamis (dynamic pricing) untuk LRT Jabodebek. Skema tarif ini mengikuti jam sibuk dan jam tidak sibuk.

Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati mengatakan, skema tarif dinamis ini memungkinkan tarif LRT Jabodebek menjadi lebih murah saat jam sibuk (peak hours). Hal ini disebabkan, skema tarif dinamis ini mengikuti jam sibuk dan jam tidak sibuk (off-peak hours). 

“Namanya dynamic, tergantung off sama peak-nya. Jadi ketika lagi peak itu harganya bisa lebih murah,” ujarnya di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (7/11/2023). 

Ia mengatakan, skema tarif dinamis untuk LRT Jabodebek masih dalam pembahasan dan masih belum dipastikan kapan bisa diterapkan lantaran perlu dilakukan penyesuaian pada sistem. 

“Secepatnya sih, masih kita bahas karena ini butuh penyesuaian sistem. Ini sistemnya yang digunakan penyesuaiannya butuh waktu,” ucapnya. 

Sebagai informasi, saat ini PT KAI (Persero) menerapkan tarif LRT Jabodebek yang berbeda ketika hari kerja dan akhir pekan serta hari libur nasional mulai 22 Oktober 2023. 

Tarif pada Senin-Jumat sebesar minimal Rp3.000 dan tarif maksimal Rp20.000. Kemudian tarif pada Sabtu-Minggu dan hari libur nasional sebesar minimal Rp3.000 dan maksimal Rp10.000. 

Penyesuaian tarif LRT Jabodebek yang lebih murah ini dilakukan ketika operasional LRT Jabodebek tidak optimal lantaran belasan rangkaian kereta perlu melakukan perawatan akibat roda aus. (ip/jh)

Must Read