BusinessUpdate – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mencatat pertumbuhan transaksi QRIS hingga September 2023 mencapai 42,25% secara tahunan (yoy).
BSI sendiri menyediakan pembayaran melalui Quick Response Code Indonesia Standar (QRIS) kepada 221.000 merchant dari berbagai sektor di seluruh Indonesia.
SEVP Digital Banking BSI Saut Parulian mengatakan, inisiatif digital ini tidak hanya memberikan kemudahan akses ke layanan perbankan syariah. Namun, hal itu juga menciptakan solusi inklusif bagi masyarakat luas.
“Kami terus menjadikan platform digital sebagai pintu masuk transaksi di BSI sehingga nasabah dapat dengan mudah mengakses BSI,” kata Saut melalui keterangan resmi, dikutip Rabu (13/12/2023).
Ia menjelaskan, jumlah transaksi melalui QRIS telah mencapai 266,5 juta transaksi. BSI telah menjalin kemitraan dengan sebanyak 221.000 merchant di berbagai sektor, seperti makanan & minuman, fashion, dan barang kebutuhan sehari-hari.
Tidak hanya itu, BSI juga memberikan fitur-fitur keuangan mencakup fitur pembiayaan di BSI Mobile, pembukaan rekening, dan deposito melalui face interface, pembayaran donasi dan ZISWAF, serta penarikan uang tunai tanpa kartu di berbagai lokasi, seperti ATM BSI, Indomaret, Alfamart, dan Alfamidi di seluruh Indonesia.
Sementara itu, jaringan ATM BSI yang tersebar luas mencapai 2.559 unit dengan total transaksi mencapai 13,7 juta transaksi. Di samping itu, keberadaan agen-agen pintar BSI Smart yang tersebar di seluruh Indonesia mencapai 88.000 agen.
Agen tersebut memberikan pelayanan untuk berbagai transaksi seperti penarikan uang tunai, transfer antar bank, serta pembayaran listrik dan PDAM.
“Langkah-langkah ini mencerminkan komitmen BSI dalam memperluas cakupan dan efisiensi layanan digital untuk memenuhi kebutuhan nasabah dengan lebih baik,” tutup Saut. (ip/jh)


