Home Blog Page 126

Proses Keberangkan 84 Kloter Dipusatkan di Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta

BusinessUpdate – PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Banten, mengatakan proses keberangkatan 84 kelompok terbang (kloter) jamaah calon haji 2026 akan dipusatkan di Terminal 2F.

Adapun, jadwal keberangkatan terhadap 84 kloter dengan jumlah 35.285 calon haji ini, akan berlangsung mulai 22 April hingga 21 Mei 2026.

“Kami telah menyiapkan alur layanan berbasis kloter di Terminal 2F serta memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan. Hal ini dilakukan untuk mendukung proses keberangkatan yang tertib, lancar dan tepat waktu,” kata General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Heru Karyadi di Tangerang, Senin (20/4/2026).

Sebanyak 84 kelompok terbang (kloter) keberangkatan dan kepulangan tersebut berasal dari tiga embarkasi, yakni Banten, Jakarta–Bekasi dan Jakarta–Pondok Gede. Seluruh kesiapan operasional di Terminal 2F Bandara Soetta dipastikan telah dilakukan untuk mendukung kelancaran pelayanan jamaah calon haji.

Menurutnya, Terminal 2F yang memiliki luas 27.418 meter persegi ini telah disiapkan dengan kapasitas layanan hingga 6,1 juta per tahun. Di mana, fasilitas yang tersedia antara lain ruang tunggu berkapasitas hingga 3.000 orang, sistem layanan penumpang terintegrasi, serta masjid seluas 3.136 meter persegi yang mampu menampung sekitar 800 orang.

Selain itu, layanan Makkah Route kembali dioperasikan untuk memudahkan proses perjalanan jamaah. Melalui layanan ini, proses keimigrasian Arab Saudi dilakukan sebelum keberangkatan sehingga waktu tunggu saat tiba di Arab Saudi dapat lebih singkat.

“Untuk mendukung layanan tersebut, disiapkan 10 konter khusus di area steril terminal. Seluruh alur pelayanan dirancang secara sistematis, mulai dari kedatangan jemaah di bandara, penempatan berdasarkan kloter, proses pemeriksaan dokumen, hingga keberangkatan menuju pesawat,” jelasnya.

Ia mengatakan pengaturan ini dilakukan untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan selama proses keberangkatan. Bandara Soekarno-Hatta bersama seluruh pemangku kepentingan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan guna mendukung penyelenggaraan ibadah haji yang aman, tertib dan nyaman. (rn/jh. Foto: Dok. TVRI)

Sebanyak 400 Wisman Kunjungi Kupang NTT

BusinessUpdate – Sebanyak 400 wisatawan mancanegara (wisman) yang tiba di Pelabuhan Tenau Kupang dengan kapal wisata Oceania Vista, berwisata di Kota Kupang dan Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur untuk menikmati keindahan alam, budaya serta kuliner yang ada di wilayah itu.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTT Doris Rihi mengatakan sejumlah wisman itu dibagi menjadi dua kelompok. “Ada 400 wisatawan dari total 1.600-an wisatawan di atas kapal itu yang akan berwisata di Kota Kupang dan Kabupaten Kupang,” kata Doris dikutip dari Antara, Senin (20/4/2026).

Doris mengatakan sejumlah wisatawan itu dibagi menjadi dua kelompok. Satu kelompok berwisata di Kota Kupang, sementara satu kelompok lagi berwisata di Kabupaten Kupang.

Sejumlah objek wisata yang ditawarkan di Kabupaten Kupang adalah kuliner daging Se’i yang ada di Desa Baun serta budaya yakni rumah Raja Koroh.

Sementara di Kota Kupang wisatawan diajak ke Dapur NTT di Dekranasda NTT, lokasi kuliner dan pusat belanja tenun. Selain itu, berwisata ke Pantai Lasiana dan beberapa lokasi wisata lainnya.

Saat wisatawan turun dari kapal mereka langsung disambut dengan tarian Hegong dari Kabupaten Sikka. Beberapa wisatawan ikut menari bersama dengan para penari. Pemerintah Provinsi NTT juga sudah menyiapkan sejumlah bus pariwisata jumlahnya mencapai kurang lebih 12 bus disertai kendaraan travel.

Doris mengatakan kehadiran kapal wisata yang membawa sejumlah wisman ini menunjukkan sektor pariwisata di NTT khususnya di Pulau Timor semakin dikenal. Kehadiran mereka memberikan dampak positif bagi ekonomi di NTT khususnya di Kota Kupang. Ia berharap wisatawan yang berwisata di Kota Kupang dan Kabupaten Kupang bisa membawa pengalaman menarik.

Hal ini akan menjadi daya tarik bagi wisatawan lainnya yang hendak berwisata di NTT. Objek wisata di NTT sangat banyak tidak hanya di Labuan Bajo atau Pulau Komodo tetapi masih banyak objek wisata lainnya di NTT salah satunya di Pulau Timor ini. (pa/jh. Foto: Dok. Antara)

PalmCo dan ITS Kerja Sama Kembangkan Bensin Sawit

BusinessUpdate – PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV PalmCo bekerja sama dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya untuk mengembangkan energi terbarukan berbasis kelapa sawit, yaitu bensin sawit atau biogasoline.

Kolaborasi tersebut merupakan bagian dari transformasi perusahaan untuk memperkuat bisnis hilir sejalan dengan kebijakan pemerintah. “Sinergi dengan ITS adalah langkah konkret PalmCo dalam mengintegrasikan riset teknologi ke dalam skala industri,” kata Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K. Santosa dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (20/4/2026).

Ia menyebut fokus perusahaan tidak hanya pada peningkatan produktivitas, tetapi juga membangun ekosistem bisnis sawit yang berkelanjutan, termasuk melalui pengembangan energi bersih.

Adapun, ruang lingkup kerja sama mencakup riset energi terbarukan hingga pemanfaatan teknologi untuk menciptakan ekosistem zero waste di lingkungan perkebunan. “Dengan dukungan riset ITS, kami optimistis mampu mengakselerasi implementasi energi bersih, termasuk pengembangan biogasoline yang sangat dinantikan pasar,” ujarnya.

Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan Jatmiko bersama Rektor ITS Bambang Pramujati di Surabaya, Minggu (19/4/2026), serta disaksikan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

Menurut Menteri Amran, pengembangan bensin sawit perlu segera didorong ke tahap industrialisasi agar dapat mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil dan memperkuat ketahanan energi nasional. “Kita mulai dari industri skala kecil dulu, kalau ini berhasil, langsung kita buka skala besar. Ini adalah langkah nyata menuju ketahanan energi nasional,” tegas Amran.

Ia menambahkan kolaborasi antara industri dan perguruan tinggi menjadi kunci dalam mengoptimalkan komoditas sawit sebagai sumber energi alternatif.

Sementara itu, Rektor ITS Bambang Pramujati menekankan pentingnya hilirisasi hasil riset agar dapat memberikan manfaat nyata bagi industri dan masyarakat. “Kami mendorong agar hasil riset kampus memiliki dampak nyata. Kerja sama dengan PTPN IV PalmCo ini menjadi jembatan penting agar inovasi seperti bensin sawit dapat diterapkan dalam skala masif,” ucap Bambang.

Dari sisi teknis, Ketua Tim Peneliti ITS Hosta Ardhyananta menjelaskan inovasi yang dikembangkan difokuskan pada efisiensi konversi minyak sawit menjadi bahan bakar yang dapat digunakan pada mesin kendaraan saat ini.

Kerja sama PalmCo dan ITS ini direncanakan berlangsung selama lima tahun dengan pembentukan tim kerja untuk mengawal implementasi teknologi di lapangan. Dalam pelaksanaannya, tim dari ITS bersama Kementerian Pertanian akan melakukan pendampingan untuk memastikan inovasi tersebut siap dan layak diproduksi secara massal.

Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat pengembangan energi terbarukan berbasis sawit serta mendukung upaya hilirisasi industri perkebunan nasional. (rn/jh. Foto: Dok. PalmCo)

KFC Indonesia Bukukan Rugi Rp369 Miliar Sepanjang 2025

BusinessUpdate – Pengelola restoran cepat saji KFC, PT Fast Food Indonesia Tbk. (FAST), mampu menekan rugi tahun berjalan sepanjang 2025 menjadi Rp369 miliar atau menurun 53,7% secara tahunan (yoy) di tengah tekanan likuiditas.

Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dikutip Senin (20/4/2026), manajemen mencatat posisi liabilitas jangka pendek sebesar Rp1,99 triliun yang melampaui aset lancar Rp667,89 miliar per akhir 2025. Kondisi tersebut terjadi saat perseroan juga mencatat akumulasi kerugian mencapai Rp507,62 miliar.

Dari sisi kinerja FAST, pendapatan relatif stagnan di level Rp4,88 triliun pada 2025, naik tipis dibandingkan Rp4,87 triliun pada 2024. Namun, tekanan beban operasional membuat perseroan masih mencatat rugi usaha Rp311,66 miliar, meski membaik dari rugi usaha Rp784 miliar pada tahun sebelumnya.

Setelah memperhitungkan beban keuangan dan pos lain, rugi sebelum pajak tercatat Rp397,54 miliar. Alhasil, rugi tahun berjalan FAST yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp366,04 miliar, membaik dibandingkan rugi Rp796,71 miliar pada 2024.

Dari sisi neraca, total aset perseroan melonjak menjadi Rp4,94 triliun dari Rp3,52 triliun pada 2024, terutama ditopang peningkatan aset tetap dan aset tidak lancar lainnya. Namun, lonjakan aset tersebut diiringi kenaikan liabilitas menjadi Rp4,51 triliun dari Rp3,4 triliun.

Ekuitas FAST tercatat Rp435,85 miliar, meningkat dari Rp127,73 miliar, ditopang surplus revaluasi tanah. Laporan auditor independen menilai kondisi rugi berulang, defisit modal kerja, serta tekanan likuiditas menjadi indikator utama yang dapat menimbulkan keraguan signifikan terhadap kemampuan pengelola KFC Indonesia dalam mempertahankan kelangsungan usaha.

Di sisi lain, perseroan juga menghadapi tantangan dalam pengelolaan risiko kredit, tecermin dari piutang lain-lain yang mencapai Rp320 miliar sebelum pencadangan kerugian kredit ekspektasian. (ip/jh. Foto: Dok. FAST)

Strategi Semen Indonesia Hadapi Perlambatan Industri Semen

BusinessUpdate – Untuk menjaga pertumbuhan di tengah perlambatan industri semen sepanjang 2025, 5PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) atau SIG menjalankan tiga strategi yang menitikberatkan pada peningkatan daya saing, pangsa pasar, dan profitabilitas.

Direktur Utama SIG Indrieffouny Indra mengatakan, manajemen menjalankan transformasi bisnis sejak Juli 2025. ”Transformasi bisnis berfokus pada tiga strategi utama yaitu peningkatan pengelolaan pasar mikro, efisiensi biaya, serta optimalisasi produk turunan semen dan portofolio, terus membuahkan hasil positif. Kinerja Perusahaan meningkat secara konsisten, khususnya pada semester II tahun 2025 dengan momentum yang kuat pada kuartal IV tahun 2025,” kata Indrieffouny dalam keterangan tertulis, Senin (20/4/2026).

Permintaan semen domestik sepanjang 2025 tercatat turun 1,5% secara tahunan. Kondisi ini ikut menekan penjualan domestik SIG. Meski begitu, SIG mencatat volume penjualan mencapai 37,93 juta ton sepanjang 2025.

Kinerja mulai membaik pada akhir tahun. Volume penjualan pada kuartal IV/2025 mencapai 10,47 juta ton. Angka ini mendorong pertumbuhan total volume penjualan sebesar 1,1% secara tahunan. “Capaian ini membuktikan efektivitas strategi transformasi yang dijalankan SIG, khususnya di pasar-pasar utama dengan marjin tinggi,” ujarnya.

Tren perbaikan terlihat sejak semester II/2025. Penjualan meningkat dari kuartal III ke kuartal IV. Penjualan semen kantong menjadi salah satu penopang utama. Pada kuartal IV/2025, segmen ini tumbuh 5,7% secara tahunan. Pertumbuhan ini melampaui pasar yang hanya naik 2%.

Ekspor juga menjadi penopang penting. Volume ekspor meningkat 14,9% secara tahunan (yoy) hingga mencapai sekitar 6,4 juta ton.

Dua bulan pertama tahun ini mencatat pertumbuhan penjualan domestik sebesar 9,7%. Pertumbuhan tertinggi terjadi pada segmen semen kantong yang naik 14,6%. Indrieffouny menyebut capaian awal tahun ini menjadi modal untuk menghadapi 2026.

Perusahaan akan melanjutkan transformasi secara konsisten. Fokus strategi meliputi penguatan model bisnis semen, efisiensi biaya, percepatan bisnis turunan dan solusi bangunan, serta peningkatan tata kelola.

”Kami yakin SIG saat ini berada pada jalur yang tepat. Karena itu, kami berkomitmen penuh untuk melanjutkan transformasi secara disiplin dan konsisten untuk menciptakan pertumbuhan berkelanjutan dan memberikan nilai kepada para pemegang saham dan pelanggan,” tutupnya. (pa/jh. Foto: Dok. SMGR)

InJourney Airports Pastikan Kesiapan 19 Bandara untuk Layanan Haji 2026

BusinessUpdate – PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports memastikan kesiapan layanan di 19 bandara keberangkatan 205.333 calon jamaah haji dari tanah air ke Tanah Suci pada 22 April 2026.

“Kesiapan operasional bandara baik fasilitas dan personel untuk memastikan pergerakan pesawat dan jamaah haji di seluruh bandara embarkasi haji dan haji antara sudah siap, dan tetap melakukan koordinasi yang berkelanjutan dengan seluruh pihak terkait,” kata Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R Pahlevi dalam keterangan tertulis di Tangerang, Minggu (19/4/2026).

Ia menegaskan seluruh bandara embarkasi haji dan bandara haji dipastikan sudah siap melayani keberangkatan jamaah. Seluruh infrastruktur di sisi udara seperti runway, taxiway dan apron akan mendukung operasional pesawat berbadan lebar atau wide body seperti Boeing 777 dan Airbus A330 untuk penerbangan haji.

Untuk layanan tahun 2026 sebanyak 14 bandara yang dikelola InJourney ditetapkan pemerintah menjadi embarkasi haji untuk melayani keberangkatan jamaah haji ke Tanah Suci. Sementara itu, 5 bandara menjadi embarkasi haji antara atau tempat keberangkatan jamaah haji dari kota asal ke bandara embarkasi.

Bandara Internasional Yogyakarta secara perdana ditetapkan menjadi embarkasi haji sebagai layanan keberangkatan jamaah menuju Tanah Suci. “Bandara Internasional Yogyakarta sejak beroperasi pada 2019 untuk kali pertama pada 2026 melayani keberangkatan jamaah haji ke Jeddah dan Madinah,” ujarnya.

Bandara Yogyakarta memiliki runway berdimensi 3.250 x 45 meter yang mendukung penerbangan haji oleh Garuda Indonesia menggunakan pesawat berbadan lebar (wide body) Airbus A330.

Selengkapnya, 14 bandara yang ditetapkan sebagai embarkasi haji adalah Bandara Internasional Yogyakarta, Soekarno-Hatta Tangerang, Juanda Surabaya, Adi Soemarmo Solo, Kertajati Majalengka, Sultan Hasanuddin Makassar, Hang Nadim Batam, Syamsuddin Noor Banjarmasin, Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Kualanamu Deli Serdang, SAMS Sepinggan Balikpapan, Zainuddin Abdul Madjid Lombok, Sultan Iskandar Muda Aceh dan Minangkabau Padang.

Sementara itu, bandara yang menjadi embarkasi haji antara adalah Fatmawati Soekarno Bengkulu, Radin Inten II Lampung, Depati Amir Pangkalpinang, Sultan Thaha Jambi dan Pattimura Ambon.

Pada penyelenggaraan angkutan haji tahun ini jumlah bandara dengan fasilitas Mecca Route dari Arab Saudi juga bertambah menjadi empat bandara, yakni ada di Bandara Sultan Hasanuddin, Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Juanda dan Bandara Adi Soemarmo.

“Bandara Sultan Hasanuddin Makassar pertama kalinya tersedia Mecca Route yang merupakan layanan keimigrasian Arab Saudi. InJourney Airports mendukung penuh fasilitas ini dengan menyediakan sarana dan prasarana untuk Mecca Route,” tutupnya. (pa/jh. Foto: Dok. InJourney Airports)

KAI Tegaskan Lahan di Tanah Abang Milik Perseroan

BusinessUpdate – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menegaskan lahan di Tanah Abang adalah milik mereka berdasarkan Hak Pengelolaan Lahan (HPL) Nomor 17 dan Nomor 18 yang terbit pada 2008.

Sementara itu, seorang ahli waris bernama Sulaiman Effendi juga mengklaim tanah di HPL yang dipegang PT KAI. Sulaiman Effendi kemudian memberikan mandat kepada ormas GRIB Jaya pimpinan Rosario Marshal atau Hercules untuk menjaga lahan itu.

Kedua belah pihak sama-sama mengklaim kepemilikan lahan di dekat kawasan stasiun dan Pasar Tanah Abang tersebut. Ada pun luas lahan di Tanah Abang yang menjadi sengketa ini adalah 4,3 hektar yang terbagi ke 3 lokasi. Lokasi pertama seluas 1,3 hektar yang kini dikenal sebagai lokasi Pasar Tasik. Kemudian dua lokasi lainnya merupakan dua tanah berhimpitan atau disebut dengan tanah bongkaran.

Dasar kepemilikan yang dipegang Sulaiman Effendi dan GRIB Jaya adalah dokumen Eigendom Verponding nomor 946 tahun 1923 atas nama Ilias Rajo Mentari.

Ketua Satgas Anti-Mafia Tanah yang juga selaku Direktur Pencegahan dan Penanganan Konflik Pertanahan, Brigjen Pol Hendra Gunawan mengatakan, pihaknya sudah meneliti dokumen kepemilikan lahan di Tanah Abang.

Pihaknya menyimpulkan, bahwa berdasarkan penelitian dari pihak BPN menjelaskan tanah yang saat ini di Tanah Abang itu tercatat di BPN sebagai aset negara dan juga sudah tercatat di Kementerian Keuangan juga sebagai aset.

“Oleh karena itu, kami sebagai aparatur pemerintah tentunya akan mempertahankan aset ini sekuat dan semampu kami,” kata Hendra, dikutip dari siaran pers Kementerian PKP, Minggu (19/4/2026). Satgas Mafia Tanah berupaya menjaga aset-aset negara bisa dikelola semaksimal mungkin guna mendukung program pemerintah.

Bila kemudian aset-aset negara itu masuk dalam sengketa hukum dan ditemukan unsur tindak pidana, maka Satgas Mafia Tanah meminta penyelesaian dilakukan dengan melibatkan aparat penegak hukum.

“Terkait dengan apabila nanti ditemukan ada unsur-unsur pidana di dalamnya, maka kami akan berkoordinasi dan berkolaborasi dengan aparatur penegak hukum lainnya,” ucap Hendra.

Sebelumnya, kubu Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu Jaya (GRIB Jaya), Rosario de Marshal alias Hercules, menyampaikan sikapnya terkait sengketa lahan Tanah Abang. Sebagai informasi saja, GRIB Jaya saat ini menjadi pengelola lahan sengketa itu karena diberikan mandat oleh ahli waris atas nama Sulaiman Effendi.

Mereka mengklaim memegang dokumen kepemilikan atas lahan di dekat Stasiun Tanah Abang itu berupa Eigendom Verponding nomor 946 tahun 1923 atas nama Ilias Rajo Mentari. Wakil Kepala Bidang Hukum dan Advokasi GRIB Jaya dan Ahli Waris, Wilson Collin, mengungkapkan pihaknya keberatan dituding menduduki lahan itu secara ilegal.

Ia menegaskan, dalam perkara sengketa lahan Tanah Abang, pihak ahli waris Sulaiman Effendi yang memegang Eigendom Verponding, tidak pernah sekalipun menjual lahan tersebut ke pihak PT KAI. “Tidak pernah dilepas, kalau sudah dilepas berarti kami menduduki liar. Sekarang belum ada transaksi jual beli, bagaimana menduduki liar,” ujar Wilson. (pa/jh. Foto: Dok. Kompas)

Kebutuhan Dalam Negeri Prioritas, Pupuk Indonesia Siap Ekspor Urea

BusinessUpdate – PT Pupuk Indonesia (Persero) membuka peluang ekspor pupuk urea ke pasar global dengan tetap mengutamakan pemenuhan kebutuhan dalam negeri sebagai prioritas utama.

Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi menegaskan perseroan hanya akan mengekspor ketika pasokan domestik mencukupi, sejalan dengan arahan pemerintah melalui Kementerian Pertanian.

“Ekspor hanya dilakukan jika kebutuhan dalam negeri cukup. Di tengah gejolak global, banyak orang selalu berpikir kita pasti rentan. Tapi ternyata di sektor industri pupuk kita itu kita tidak rentan, justru malah bisa mengambil posisi sebagai salah satu penyelamat ekosistem pangan regional. Karena kita bisa membantu negara-negara yang membutuhkan pupuk,” katanya dalam keterangan resmi, Sabtu (18/4/2026).

Menurutnya, di tengah dinamika geopolitik global, Indonesia justru berada dalam posisi strategis sebagai salah satu produsen urea terbesar dunia yang mampu berperan sebagai penyangga pasokan global. Kondisi ini membuka peluang bagi peningkatan kontribusi ekspor sekaligus memperkuat ketahanan pangan regional.

Peluang tersebut kian terbuka setelah sejumlah negara mulai menjajaki impor pupuk urea dari Indonesia. Wakil Menteri Pertanian Sudaryono menyebut sedikitnya empat negara, yakni Australia, India, Filipina, dan Brasil, telah menjalin komunikasi di tengah gangguan distribusi global, termasuk akibat situasi di Selat Hormuz.

Kendati demikian, Rahmad memastikan ekspor hanya dilakukan di luar musim tanam untuk menjaga ketersediaan pupuk bagi petani dalam negeri. Selain itu, realisasi ekspor juga akan mengacu pada penugasan resmi pemerintah.

Dari sisi kapasitas, Pupuk Indonesia memiliki kemampuan produksi urea mencapai 9,4 juta ton per tahun, lebih tinggi dibandingkan kebutuhan domestik yang berkisar 6 juta hingga 7 juta ton per tahun. Kapasitas tersebut didukung oleh pasokan gas alam domestik yang terjamin.

Hingga 14 April 2026, stok pupuk tercatat sekitar 1,2 juta ton, yang terdiri dari pupuk subsidi dan nonsubsidi. Stok tersebut akan terus diperkuat dengan produksi harian yang berjalan dengan optimal. Produksi harian juga berjalan optimal, dengan output urea sekitar 25.000 ton per hari dan NPK sekitar 15.000 ton per hari.

Di sisi lain, pemerintah tetap menjaga keterjangkauan pupuk bagi petani melalui kebijakan harga. Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk subsidi yang telah diturunkan 20% sejak Oktober 2025 dipastikan tetap berlaku, meskipun harga pupuk global berfluktuasi. (rn/jh. Foto: Dok Pupuk Indonesia)

OJK Minta BNI Selesaikan Kasus Nasabah di BNI KCP Aek Nabara Sumut

BusinessUpdate – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI untuk segera menuntaskan penyelesaian kasus yang dialami nasabah di BNI Kantor Cabang Pembantu (KCP) Aek Nabara, Sumatera Utara guna menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sektor jasa keuangan.

“OJK telah memanggil direksi dan manajemen BNI untuk meminta penjelasan dan menegaskan agar langkah penyelesaian dilakukan secara cepat, menyeluruh, transparan, dan bertanggung jawab,” kata Kepala Departemen Surveillance dan Kebijakan Sektor Jasa Keuangan Terintegrasi OJK Agus Firmansyah dalam keterangan resmi, Sabtu (18/4/2026).

Agus menjelaskan proses penanganan yang sedang berjalan, BNI melalui koordinasi dengan aparat penegak hukum dan instansi terkait telah melakukan langkah pengamanan terhadap aset yang diduga berkaitan dengan kasus tersebut.

Langkah itu dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga kepentingan nasabah serta mendukung proses penyelesaian yang akuntabel sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Terkait dana nasabah, hingga saat ini, BNI telah melakukan verifikasi dan merealisasikan pengembalian dana kepada nasabah sebesar Rp7 miliar. “OJK akan terus memantau proses verifikasi dan penyelesaian atas sisa dana dimaksud agar berlangsung secara transparan, adil, dan sesuai ketentuan yang berlaku,” tambah Agus.

OJK juga meminta BNI melakukan investigasi internal secara menyeluruh, termasuk pendalaman atas aspek kepatuhan, pengendalian internal, dan tata kelola. Langkah tersebut perlu diambil untuk memastikan akar permasalahan teridentifikasi dengan baik serta tindakan perbaikan dapat segera dilakukan guna mencegah terulangnya kejadian serupa di kemudian hari.

Menurut Agus, BNI juga telah menyampaikan komitmennya untuk menyelesaikan kasus ini secara tuntas dan bertanggung jawab.

OJK akan terus mengawasi proses tersebut dan memastikan setiap langkah penyelesaian dilakukan dengan mengedepankan prinsip pelindungan konsumen, transparansi, dan akuntabilitas. BNI pun diminta untuk menyampaikan perkembangan penanganan secara berkala kepada OJK.

Apabila dalam proses pendalaman dan pengawasan ditemukan adanya pelanggaran terhadap ketentuan yang berlaku, maka OJK akan mengambil langkah pengawasan dan tindak lanjut sesuai kewenangannya.

OJK juga mengajak seluruh pihak untuk mengedepankan komunikasi yang konstruktif dan menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Bagi nasabah yang membutuhkan informasi lebih lanjut atau ingin menyampaikan pengaduan, dapat menghubungi layanan resmi BNI atau Kontak OJK 157.

Sebagai informasi, kasus hilangnya dana nasabah BNI senilai Rp28 miliar milik Credit Union Paroki Aek Nabara, Sumatera Utara, terungkap pada Februari 2026, yang melibatkan oknum Kepala Kas BNI Aek Nabara, Andi Hakim Febriansyah. (ip/jh. Foto: Dok. BNI)

Pembiayaan Otomotif BSI Capai Rp791,2 Miliar, Naik 14,6 Persen

BusinessUpdate – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) mencatat pembiayaan BSI OTO dalam waktu tiga bulan terakhir mencapai Rp791,2 miliar dengan penjualan 4.000 unit kendaraan. Angka ini meningkat 14,60% secara tahunan (year-on-year/yoy).

Kinerja BSI OTO turut mendorong pertumbuhan pembiayaan BSI secara keseluruhan yang tercatat sebesar 14,32% (yoy) atau senilai Rp323 triliun.

“Pertumbuhan pembiayaan kendaraan melalui BSI OTO menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap kendaraan tetap tinggi, bahkan di tengah tantangan global,” kata Direktur Retail Banking BSI Kemas Erwan Husainy dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (18/4/2026).

BSI melihat faktor yang mendorong pertumbuhan pembiayaan kendaraan pada awal tahun ini salah satunya yaitu stimulus dan kebijakan pemerintah terkait kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV).

Faktor berikutnya adalah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kendaraan ramah lingkungan serta momentum Ramadhan dan Idul Fitri yang turut mendorong peningkatan daya beli masyarakat.

Di samping itu, dipengaruhi pula oleh berbagai program promo yang ditawarkan kepada nasabah, termasuk skema angsuran tetap hingga lunas. “Kami optimistis tren ini akan terus tumbuh seiring meningkatnya kebutuhan mobilitas masyarakat dan preferensi masyarakat terhadap layanan syariah yang memberikan kepastian serta kenyamanan bagi nasabah,” tambahnya.

Dengan pertumbuhan yang tetap solid pada segmen konsumer, BSI optimistis dapat terus berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus memenuhi kebutuhan pembiayaan masyarakat secara berkelanjutan.

Ke depan, BSI menyatakan akan terus memperkuat penetrasi pembiayaan konsumer melalui inovasi produk, kemudahan layanan digital, serta kolaborasi strategis dengan berbagai mitra otomotif. Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap pembiayaan kendaraan yang mudah, aman, dan sesuai prinsip syariah. (pa/jh. Foto: Dok. BSI)