Home Blog Page 36

Perluas Basis Penerimaan Negara, Jalan Tol Bakal Kena PPN

BusinessUpdate – Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pajak (DJP) berencana mengenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) terhadap jasa jalan tol sebagai bagian dari strategi memperluas basis penerimaan negara dalam beberapa tahun ke depan.

Rencana itu tertuang dalam dokumen Rencana Strategis (Renstra) DJP 2025–2029 yang memuat agenda penyusunan berbagai regulasi baru untuk memperkuat pendapatan negara. Alasan Pengenaan PPN Jalan Tol karena akan membuat penerimaan negara bertambah.

“Mekanisme pemungutan PPN atas penyerahan jasa jalan tol yang dapat meningkatkan penerimaan negara,” tulis Rentra DJP 2025-2029. DJP menyebut, dengan memperluas objek pajak, maka diharapkan penerimaan negara lebih optimal.

Pemerintah menilai perluasan basis pajak penting dilakukan karena rasio penerimaan pajak Indonesia masih relatif rendah dibanding kebutuhan pembiayaan pembangunan. Karena itu, dalam Renstra DJP, pemerintah menekankan strategi ekstensifikasi dan intensifikasi perpajakan, termasuk membuka sumber-sumber pajak baru.

Kebijakan tersebut juga sejalan dengan arah fiskal jangka menengah yang menargetkan kenaikan rasio perpajakan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Melalui kebijakan PPN jalan tol, pemerintah ingin menciptakan sistem perpajakan yang dinilai lebih adil sekaligus menyesuaikan kebijakan fiskal dengan perkembangan ekonomi yang terus berubah.

DJP menilai regulasi baru diperlukan sebagai dasar hukum pemajakan terhadap sektor-sektor yang selama ini belum tergarap secara optimal.

Selain pajak jalan tol dalam bentuk PPN, rencana perluasan basis pajak juga mencakup transaksi digital lintas negara serta penerapan pajak karbon. Meski demikian, hingga kini pemerintah belum merinci skema teknis penerapan PPN jalan tol, termasuk besaran tarif maupun mekanisme pemungutannya.

Penyusunan aturan terkait kebijakan pajak jalan tol itu ditargetkan rampung sekitar 2028. Artinya, rencana pengenaan PPN jalan tol masih berada pada tahap perumusan dan pelaksanaannya menunggu regulasi lanjutan dari pemerintah.

Mengutip laman DJP, tarif PPN pada 2026 tidak mengalami kenaikan umum menjadi 12% untuk semua barang, melainkan tetap berada di level 11% untuk sebagian besar barang dan jasa kebutuhan pokok. Sementara itu, tarif PPN 12% difokuskan hanya untuk barang-barang mewah. (pa/jh. Foto: Dok. Jasa Marga)

Hana Bank Catatkan Laba Bersih Rp611 Miliar Sepanjang 2025

BusinessUdate – PT Bank KEB Hana Indonesia (Hana Bank) membukukan laba bersih Rp611 miliar pada 2025 atau meningkat sebesar 17,63% secara tahunan (year on year/yoy) dari 2024, yang sebesar Rp519,43 miliar.

Direktur Utama Hana Bank Yung Ryul Ko mengatakan pertumbuhan ini mencerminkan strategi bisnis yang tepat dan pengelolaan risiko yang penuh kehati-hatian di tengah ketidakpastian global.

“Memasuki tahun 2026, kami optimistis dapat melanjutkan momentum ini dengan menyediakan solusi keuangan yang relevan bagi nasabah di seluruh segmen, sekaligus memperkuat pertumbuhan pada sektor-sektor strategis,” kata Yung dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (21/4/2026).

Dari sisi profitabilitas, pendapatan bunga bersih tumbuh 0,72% yoy dari Rp1,79 triliun pada 2024 menjadi Rp1,8 triliun pada 2025.

Dari sisi intermediasi, penyaluran kredit Hana Bank pada 2025 tumbuh 8,14% yoy menjadi Rp40,14 triliun. Pertumbuhan kredit ini terutama pada segmen korporasi, seiring dengan tingginya permintaan kredit modal kerja dan kredit sindikasi.

Di sisi lain, dana pihak ketiga (DPK) Hana Bank juga mengalami peningkatan sebesar 8,36 persen yoy menjadi Rp29,18 triliun, terutama berasal dari peningkatan giro dan deposito berjangka.

Perusahaan memastikan kualitas kredit tetap terjaga dengan baik. tercermin dari rasio non-performing loan (NPL) yang rendah. Pada 2025, NPL gross dan NPL net masing-masing sebesar 0,68% dan 0,24%, menurun dibandingkan tahun sebelumnya.

Hana Bank menyampaikan bahwa NPL ini juga berada di bawah NPL gross dan NPL net perbankan menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang masing-masing sebesar 2,05% dan 0,79%.

Sebagai upaya menjawab kebutuhan nasabah, Hana Bank menghadirkan beragam inovasi sepanjang 2025, antara lain meluncurkan produk simpanan Goal Savings dan Flexi Deposit, serta menambah mitra wealth management untuk memperluas pilihan investasi nasabah.

Sebagai bagian dari komitmen terhadap keberlanjutan, Hana Bank juga terus meningkatkan pembiayaan kepada kegiatan usaha berkelanjutan, antara lain usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pengelolaan air dan air limbah yang berkelanjutan, produk yang dapat mengurangi sumber daya dan menghasilkan lebih sedikit polusi, dan lain-lain.

Jumlah pembiayaan berkelanjutan Hana Bank pada 2025 mencapai Rp5,19 triliun atau mengalami peningkatan sebesar 12,27% yoy, yang berkontribusi 12,92% terhadap total kredit. (rn/jh. Foto: Dok. Hana Bank)

Bank Tak Wajib Biayai Proyek Pemerintah

BusinessUpdate – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan perbankan tidak diwajibkan menyalurkan kredit untuk membiayai program pemerintah, meskipun rencana itu masuk dalam Rancangan POJK tentang Rencana Bisnis Bank (RBB).

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan, kebijakan itu tidak bersifat memaksa dan tetap memberikan ruang bagi bank dalam menentukan strategi bisnisnya masing-masing.

“Penyaluran kredit dimaksud tidak bersifat mandatori dan tidak disertai dengan penetapan kuota tertentu oleh OJK. Bank tetap memiliki keleluasaan dlm menetapkan strategi penyaluran kredit dengan mempertimbangkan risk appetite dan risk tolerance masing-masing Bank,” ujar Dian dikutip dari Kompas, Selasa (21/4/2026).

Menurut Dian, pencantuman poin kredit untuk program pemerintah dalam RBB bukan dimaksudkan sebagai kewajiban, melainkan untuk memperkuat kualitas perencanaan bisnis bank agar lebih komprehensif dan berorientasi ke depan.

Ketentuan dalam RPOJK RBB dirancang untuk memastikan bank memiliki perencanaan strategis yang terarah, terukur, dan berkelanjutan.

Melalui rencana bisnis tersebut, bank diharapkan mampu mengidentifikasi peluang intermediasi yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Ia menjelaskan, keberadaan poin tersebut akan memberikan gambaran yang lebih menyeluruh atas perencanaan bisnis bank, sehingga potensi penyaluran kredit ke sektor-sektor yang berdampak terhadap perekonomian dapat terpetakan dengan lebih terstruktur.

Dengan demikian, bank tetap dapat berperan dalam mendukung program pemerintah, tanpa harus mengorbankan prinsip bisnis dan manajemen risiko yang menjadi dasar operasional perbankan.

Menurutnya, keputusan penyaluran kredit sepenuhnya tetap berada di tangan bank sebagai bagian dari business judgment. Pertimbangan utama tetap mencakup prospek usaha, kinerja debitur, serta kemampuan membayar.

Di sisi lain, OJK memastikan dorongan penyaluran kredit tetap diimbangi dengan penerapan prinsip kehati-hatian guna menjaga stabilitas sektor perbankan dan mencegah peningkatan kredit bermasalah (non-performing loan/NPL).

Dalam hal ini, penyaluran kredit oleh bank tetap mengacu pada ketentuan dalam POJK Nomor 42/POJK.03/2017 tentang kebijakan perkreditan bank umum.

Regulasi tersebut mewajibkan bank memiliki kebijakan internal yang mencakup proses persetujuan kredit, pemantauan kualitas kredit, hingga mekanisme penyelesaian kredit bermasalah.

Selain itu, bank juga wajib melakukan analisis kelayakan debitur secara menyeluruh sebelum menyalurkan kredit. Analisis tersebut meliputi aspek karakter, kapasitas, permodalan, agunan, serta kondisi ekonomi.

Langkah ini diperkuat dengan kewajiban pembentukan pencadangan sesuai standar akuntansi keuangan sebagai upaya mitigasi risiko jika terjadi kredit macet.

Dian menambahkan, OJK juga melakukan pengawasan secara berkala terhadap aktivitas perbankan, baik melalui pemantauan laporan keuangan (offsite) maupun pemeriksaan langsung (onsite).

Pengawasan tersebut mencakup penerapan prinsip kehati-hatian dalam pemberian kredit, kesesuaian penyaluran kredit dengan rencana bisnis, pemantauan kualitas kredit, hingga kecukupan pembentukan cadangan.

.Dengan pengaturan tersebut, OJK berharap perbankan tetap dapat menjalankan fungsi intermediasi secara optimal untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, tanpa mengabaikan stabilitas sistem keuangan.

Kebijakan ini sekaligus menegaskan bahwa peran perbankan dalam mendukung program pemerintah tetap berbasis pada prinsip kehati-hatian dan keputusan bisnis masing-masing bank, bukan kewajiban yang ditentukan regulator. (pa/jh. Foto: Dok. OJK)

KAI Hadirkan Fitur Female Seat Map untuk Pilih Kursi

BusinessUpdate – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menghadirkan fitur Female Seat Map di aplikasi Access by KAI sebagai upaya meningkatkan kenyamanan dan rasa aman bagi penumpang perempuan.

Fitur ini memungkinkan pengguna perempuan untuk melihat peta kursi secara lebih informatif saat memilih tempat duduk pada perjalanan kereta api antarkota.

Melalui fitur tersebut, kursi yang telah dipesan oleh penumpang perempuan akan ditandai dengan warna merah muda (pink), sementara kursi yang ditempati penumpang laki-laki ditampilkan dalam warna abu-abu.

Dengan penanda ini, penumpang perempuan dapat memilih kursi yang berdekatan atau berada di area yang sama dengan sesama perempuan, sehingga perjalanan terasa lebih nyaman.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa layanan yang terus berkembang diarahkan untuk menjawab kebutuhan pelanggan yang semakin beragam.

“KAI terus menghadirkan layanan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat, mulai dari fasilitas ramah perempuan, akses ramah anak, hingga sarana ramah disabilitas,” ujar Anne dalam keterangan resmi, Senin (20/4/2026).

Berbagai fasilitas ramah perempuan juga telah tersedia, seperti kereta khusus wanita di Commuter Line dan LRT Jabodebek pada waktu tertentu, serta pemisahan toilet pria dan wanita di kereta jarak jauh.

Melalui aplikasi Access by KAI, pelanggan perempuan juga dapat memilih tempat duduk berdekatan dengan sesama perempuan melalui fitur female seat map.

Bagi ibu hamil, tersedia kursi prioritas, loket khusus, hingga pin ibu hamil. Di stasiun, KAI menyediakan 120 ruang laktasi untuk mendukung kenyamanan selama perjalanan.

Untuk pelanggan yang membawa anak, tersedia kids play area di sejumlah stasiun, tempat duduk prioritas, serta jalur evakuasi yang ramah keluarga.

Sementara bagi penyandang disabilitas, berbagai fasilitas seperti guiding block, ramp, lift di stasiun besar, hingga kursi prioritas di Commuter Line terus diperkuat.

Dari sisi keamanan, KAI juga meningkatkan sistem pengawasan melalui penguatan standar operasional, integrasi Command Center dengan Contact Center, serta pemanfaatan CCTV Analytics di stasiun dan kereta.

“Kami terus memperkuat sistem dan pengawasan, sekaligus mengajak pelanggan untuk saling menjaga ruang bersama agar perjalanan tetap aman dan nyaman,” tutupnya. (ip/jh. Foto: Dok. KAI)

Gemini Indonesia Rilis Fitur Personal Intelligence

BusinessUpdate – Google resmi membawa fitur “Personal Intelligence” ke aplikasi Gemini di Indonesia sehingga Anda lebih mudah mendapatkan bantuan dalam menyelesaikan tugas sehari-hari. Fitur ini telah diluncurkan di AS di awal 2026.

“Personal Intelligence membantu Gemini menjadi sangat bermanfaat dan personalized dengan menghubungkan informasi secara aman dari berbagai aplikasi, termasuk Gmail dan Google Photos,” demikian bunyi pernyataan resmi Google, Senin (20/4/2026.

Fitur ini disebut mengedepankan privasi sebagai prinsip utama, maka dari itu Google memberikan opsi untuk mengaktifkan dan menonaktifkan Personal Intelligence di aplikasi Gemini.

Ketika pengguna mengaktifkan fitur ini, pengguna bisa memegang kendali atas aplikasi mana saja yang ingin dihubungkan ke layanan Gemini.

Google menjanjikan model AI-nya hanya dilatih menggunakan informasi yang terbatas misalnya seperti prompt yang spesifik dan responsnya. Gemini dijanjikan tidak akan melatih modelnya secara langsung dengan data dari kotak masuk Gmail atau Galeri Google Photos.

Dengan satu ketukan, fitur ini menghubungkan beragam layanan seperti Gmail,Google Photos, YouTube, dan Search yang telah dirancang pengaturannya oleh Google agar tetap aman namun mudah digunakan.

Personal Intelligence memiliki dua keunggulan utama, yaitu kemampuannya memahami informasi dari berbagai sumber yang kompleks dan mengambil detail spesifik dari Gmail atau Google Photos untuk menjawab pertanyaan yang diajukan pengguna.

Google memberikan ilustrasi misalnya pengguna sedang merencanakan perjalanan berlibur. Dengan prompt yang mudah pengguna bisa meminta Gemini untuk mencarikan dokumen check-in mengenai penginapannya tanpa perlu membuka-buka aplikasi Gmail.

Setelahnya pengguna juga bisa meminta saran kepada Gemini untuk mencarikan destinasi wisata di dekat penginapan yang didasarkan pada kesukaan pengguna. Gemini dapat mencocokkan destinasi itu dengan informasi yang dipelajarinya dari Google Photos milik pengguna.

“Setelah diaktifkan, Gemini mengakses data Anda untuk menjawab permintaan spesifik dan melakukan berbagai hal untuk Anda. Karena data ini sudah tersimpan dengan aman di Google, Anda tidak perlu mengirimkan data sensitif ke tempat lain untuk mulai mempersonalisasi pengalaman Anda. Hal ini merupakan keunggulan utama kami,” jelas pernyataan Google.

Google menjanjikan pengguna tidak perlu menebak-nebak dari mana jawaban yang diberikan Gemini saat Personal Intelligence dijalankan. Nantinya Gemini bakal memberikan referensi atau menjelaskan sumber yang digunakannya sehingga pengguna bisa memverifikasi.

Untuk topik-topik yang dirasa sensitif, Gemini bakal menghindari asumsi proaktif. Misalnya saat membahas mengenai kesehatan, Gemini lebih menyarankan pengguna untuk berkonsultasi dengan tenaga medis meski begitu data akan tetap diberikan kepada pengguna jika diminta.

Jika tertarik mengakses Personal Intelligence di Gemini namun belum mendapatkan undangan untuk mencobanya, pengguna bisa membuka aplikasi Gemini dan pilih “Settings”, setelahnya pilih “Personal Intelligence”, dan pilih “Connected Apps” untuk memilih aplikasi terhubung seperti Gmail, Google Photos, dan lainnya.

Fitur ini akan diluncurkan bertahap, untuk tahapan awal bakal ditujukan untuk akun Google pribadi yang telah berlangganan Google AI Plus, Pro, dan Ultra yang telah memenuhi syarat.

Ke depannya fitur ini bakal tersedia bagi pengguna aktif lainnya. Setelah diaktifkan fitur ini dapat digunakan di Web, Android, dan iOS, serta berfungsi dengan semua model yang tersedia di pemilih model Gemini (Gemini model picker). (ip/jh. Foto: Dok. Google)

PAM Jaya Bagikan Toren Gratis ke Warga Tugu Utara Jakut

BusinessUpdate – PAM Jaya berkolaborasi dengan Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi DKI Jakarta membagikan ratusan toren gratis kepada warga Komplek UKA, RT 16 RW 08, Kelurahan Tugu Utara, Kecamatan Koja, Jakarta Utara.

“Koja ini memang secara tekanan masih di angka 0,3 dan jaringan pipa di beberapa lokasi juga masih perlu perbaikan,” kata Direktur Utama PAM Jaya Arief Nasrudin di Jakarta, Senin (20/4/2026).

Ia mengatakan pembagian toren gratis itu untuk menjaga ketersediaan air bersih dan dilakukan bersamaan dengan proses peningkatan infrastruktur. “Kami hadir memberikan toren agar kebutuhan air masyarakat tetap terjaga,” ujar Arief.

Saat ini, di Jakarta Utara sudah tersalurkan 320 toren, dan total dengan Jakarta Barat mencapai 620 toren. “Kami juga akan menambah alokasi dari semula 2.000 menjadi 3.000 toren agar masyarakat semakin terbantu,” tutur Arief.

Menurutnya, Jakarta Utara dan Jakarta Barat menjadi wilayah prioritas dalam program tersebut, terutama menghadapi potensi musim kering dan dampak El Nino. Distribusi toren itu pun ditargetkan rampung pada Juni 2026, dengan mekanisme penyaluran bertahap setiap pekan.

Arief mengingatkan warga agar menjaga kebersihan toren dan memanfaatkannya dengan baik. Ia mengatakan, keberadaan toren tersebut dapat membantu warga menyimpan cadangan air saat penggunaan tinggi atau ketika aliran air mengalami gangguan sementara.

“Bantuan toren berkapasitas rata-rata 300 liter tersebut diberikan sebagai solusi penyimpanan air bersih bagi pelanggan PAM Jaya di wilayah yang tekanan airnya masih rendah,” ucap Arief. (rn/jh. Foto: Dok. PAM Jaya)

Proses Keberangkan 84 Kloter Dipusatkan di Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta

BusinessUpdate – PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Banten, mengatakan proses keberangkatan 84 kelompok terbang (kloter) jamaah calon haji 2026 akan dipusatkan di Terminal 2F.

Adapun, jadwal keberangkatan terhadap 84 kloter dengan jumlah 35.285 calon haji ini, akan berlangsung mulai 22 April hingga 21 Mei 2026.

“Kami telah menyiapkan alur layanan berbasis kloter di Terminal 2F serta memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan. Hal ini dilakukan untuk mendukung proses keberangkatan yang tertib, lancar dan tepat waktu,” kata General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Heru Karyadi di Tangerang, Senin (20/4/2026).

Sebanyak 84 kelompok terbang (kloter) keberangkatan dan kepulangan tersebut berasal dari tiga embarkasi, yakni Banten, Jakarta–Bekasi dan Jakarta–Pondok Gede. Seluruh kesiapan operasional di Terminal 2F Bandara Soetta dipastikan telah dilakukan untuk mendukung kelancaran pelayanan jamaah calon haji.

Menurutnya, Terminal 2F yang memiliki luas 27.418 meter persegi ini telah disiapkan dengan kapasitas layanan hingga 6,1 juta per tahun. Di mana, fasilitas yang tersedia antara lain ruang tunggu berkapasitas hingga 3.000 orang, sistem layanan penumpang terintegrasi, serta masjid seluas 3.136 meter persegi yang mampu menampung sekitar 800 orang.

Selain itu, layanan Makkah Route kembali dioperasikan untuk memudahkan proses perjalanan jamaah. Melalui layanan ini, proses keimigrasian Arab Saudi dilakukan sebelum keberangkatan sehingga waktu tunggu saat tiba di Arab Saudi dapat lebih singkat.

“Untuk mendukung layanan tersebut, disiapkan 10 konter khusus di area steril terminal. Seluruh alur pelayanan dirancang secara sistematis, mulai dari kedatangan jemaah di bandara, penempatan berdasarkan kloter, proses pemeriksaan dokumen, hingga keberangkatan menuju pesawat,” jelasnya.

Ia mengatakan pengaturan ini dilakukan untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan selama proses keberangkatan. Bandara Soekarno-Hatta bersama seluruh pemangku kepentingan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan guna mendukung penyelenggaraan ibadah haji yang aman, tertib dan nyaman. (rn/jh. Foto: Dok. TVRI)

Sebanyak 400 Wisman Kunjungi Kupang NTT

BusinessUpdate – Sebanyak 400 wisatawan mancanegara (wisman) yang tiba di Pelabuhan Tenau Kupang dengan kapal wisata Oceania Vista, berwisata di Kota Kupang dan Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur untuk menikmati keindahan alam, budaya serta kuliner yang ada di wilayah itu.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTT Doris Rihi mengatakan sejumlah wisman itu dibagi menjadi dua kelompok. “Ada 400 wisatawan dari total 1.600-an wisatawan di atas kapal itu yang akan berwisata di Kota Kupang dan Kabupaten Kupang,” kata Doris dikutip dari Antara, Senin (20/4/2026).

Doris mengatakan sejumlah wisatawan itu dibagi menjadi dua kelompok. Satu kelompok berwisata di Kota Kupang, sementara satu kelompok lagi berwisata di Kabupaten Kupang.

Sejumlah objek wisata yang ditawarkan di Kabupaten Kupang adalah kuliner daging Se’i yang ada di Desa Baun serta budaya yakni rumah Raja Koroh.

Sementara di Kota Kupang wisatawan diajak ke Dapur NTT di Dekranasda NTT, lokasi kuliner dan pusat belanja tenun. Selain itu, berwisata ke Pantai Lasiana dan beberapa lokasi wisata lainnya.

Saat wisatawan turun dari kapal mereka langsung disambut dengan tarian Hegong dari Kabupaten Sikka. Beberapa wisatawan ikut menari bersama dengan para penari. Pemerintah Provinsi NTT juga sudah menyiapkan sejumlah bus pariwisata jumlahnya mencapai kurang lebih 12 bus disertai kendaraan travel.

Doris mengatakan kehadiran kapal wisata yang membawa sejumlah wisman ini menunjukkan sektor pariwisata di NTT khususnya di Pulau Timor semakin dikenal. Kehadiran mereka memberikan dampak positif bagi ekonomi di NTT khususnya di Kota Kupang. Ia berharap wisatawan yang berwisata di Kota Kupang dan Kabupaten Kupang bisa membawa pengalaman menarik.

Hal ini akan menjadi daya tarik bagi wisatawan lainnya yang hendak berwisata di NTT. Objek wisata di NTT sangat banyak tidak hanya di Labuan Bajo atau Pulau Komodo tetapi masih banyak objek wisata lainnya di NTT salah satunya di Pulau Timor ini. (pa/jh. Foto: Dok. Antara)

PalmCo dan ITS Kerja Sama Kembangkan Bensin Sawit

BusinessUpdate – PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV PalmCo bekerja sama dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya untuk mengembangkan energi terbarukan berbasis kelapa sawit, yaitu bensin sawit atau biogasoline.

Kolaborasi tersebut merupakan bagian dari transformasi perusahaan untuk memperkuat bisnis hilir sejalan dengan kebijakan pemerintah. “Sinergi dengan ITS adalah langkah konkret PalmCo dalam mengintegrasikan riset teknologi ke dalam skala industri,” kata Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K. Santosa dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (20/4/2026).

Ia menyebut fokus perusahaan tidak hanya pada peningkatan produktivitas, tetapi juga membangun ekosistem bisnis sawit yang berkelanjutan, termasuk melalui pengembangan energi bersih.

Adapun, ruang lingkup kerja sama mencakup riset energi terbarukan hingga pemanfaatan teknologi untuk menciptakan ekosistem zero waste di lingkungan perkebunan. “Dengan dukungan riset ITS, kami optimistis mampu mengakselerasi implementasi energi bersih, termasuk pengembangan biogasoline yang sangat dinantikan pasar,” ujarnya.

Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan Jatmiko bersama Rektor ITS Bambang Pramujati di Surabaya, Minggu (19/4/2026), serta disaksikan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

Menurut Menteri Amran, pengembangan bensin sawit perlu segera didorong ke tahap industrialisasi agar dapat mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil dan memperkuat ketahanan energi nasional. “Kita mulai dari industri skala kecil dulu, kalau ini berhasil, langsung kita buka skala besar. Ini adalah langkah nyata menuju ketahanan energi nasional,” tegas Amran.

Ia menambahkan kolaborasi antara industri dan perguruan tinggi menjadi kunci dalam mengoptimalkan komoditas sawit sebagai sumber energi alternatif.

Sementara itu, Rektor ITS Bambang Pramujati menekankan pentingnya hilirisasi hasil riset agar dapat memberikan manfaat nyata bagi industri dan masyarakat. “Kami mendorong agar hasil riset kampus memiliki dampak nyata. Kerja sama dengan PTPN IV PalmCo ini menjadi jembatan penting agar inovasi seperti bensin sawit dapat diterapkan dalam skala masif,” ucap Bambang.

Dari sisi teknis, Ketua Tim Peneliti ITS Hosta Ardhyananta menjelaskan inovasi yang dikembangkan difokuskan pada efisiensi konversi minyak sawit menjadi bahan bakar yang dapat digunakan pada mesin kendaraan saat ini.

Kerja sama PalmCo dan ITS ini direncanakan berlangsung selama lima tahun dengan pembentukan tim kerja untuk mengawal implementasi teknologi di lapangan. Dalam pelaksanaannya, tim dari ITS bersama Kementerian Pertanian akan melakukan pendampingan untuk memastikan inovasi tersebut siap dan layak diproduksi secara massal.

Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat pengembangan energi terbarukan berbasis sawit serta mendukung upaya hilirisasi industri perkebunan nasional. (rn/jh. Foto: Dok. PalmCo)

KFC Indonesia Bukukan Rugi Rp369 Miliar Sepanjang 2025

BusinessUpdate – Pengelola restoran cepat saji KFC, PT Fast Food Indonesia Tbk. (FAST), mampu menekan rugi tahun berjalan sepanjang 2025 menjadi Rp369 miliar atau menurun 53,7% secara tahunan (yoy) di tengah tekanan likuiditas.

Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dikutip Senin (20/4/2026), manajemen mencatat posisi liabilitas jangka pendek sebesar Rp1,99 triliun yang melampaui aset lancar Rp667,89 miliar per akhir 2025. Kondisi tersebut terjadi saat perseroan juga mencatat akumulasi kerugian mencapai Rp507,62 miliar.

Dari sisi kinerja FAST, pendapatan relatif stagnan di level Rp4,88 triliun pada 2025, naik tipis dibandingkan Rp4,87 triliun pada 2024. Namun, tekanan beban operasional membuat perseroan masih mencatat rugi usaha Rp311,66 miliar, meski membaik dari rugi usaha Rp784 miliar pada tahun sebelumnya.

Setelah memperhitungkan beban keuangan dan pos lain, rugi sebelum pajak tercatat Rp397,54 miliar. Alhasil, rugi tahun berjalan FAST yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp366,04 miliar, membaik dibandingkan rugi Rp796,71 miliar pada 2024.

Dari sisi neraca, total aset perseroan melonjak menjadi Rp4,94 triliun dari Rp3,52 triliun pada 2024, terutama ditopang peningkatan aset tetap dan aset tidak lancar lainnya. Namun, lonjakan aset tersebut diiringi kenaikan liabilitas menjadi Rp4,51 triliun dari Rp3,4 triliun.

Ekuitas FAST tercatat Rp435,85 miliar, meningkat dari Rp127,73 miliar, ditopang surplus revaluasi tanah. Laporan auditor independen menilai kondisi rugi berulang, defisit modal kerja, serta tekanan likuiditas menjadi indikator utama yang dapat menimbulkan keraguan signifikan terhadap kemampuan pengelola KFC Indonesia dalam mempertahankan kelangsungan usaha.

Di sisi lain, perseroan juga menghadapi tantangan dalam pengelolaan risiko kredit, tecermin dari piutang lain-lain yang mencapai Rp320 miliar sebelum pencadangan kerugian kredit ekspektasian. (ip/jh. Foto: Dok. FAST)