Home Blog Page 41

Askrindo Syariah Bukukan Laba Rp163,18 Miliar Sepanjang 2025

BusinessUpdate – PT Jaminan Pembiayaan Askrindo Syariah mencatatkan pertumbuhan kinerja keuangan yang solid sepanjang 2025 dengan membukukan laba bersih Rp163,18 miliar, meningkat 19,3% dibandingkan 2024 yang sebesar Rp136,79 miliar.

Merujuk laporan keuangan Askrindo Syariah yang dipublikasikan Senin (13/4/2026), pendapatan kafalah tercatat sebesar Rp538,93 miliar, melonjak 23,4% dari Rp436,60 miliar dari 2024. Kenaikan ini didorong oleh peningkatan imbal jasa kafalah bruto yang mencapai Rp834,07 miliar atau tumbuh 1,6% dari Rp820,65 miliar.

Di sisi beban, jumlah beban kafalah meningkat menjadi Rp332,35 miliar dari Rp239,93 miliar atau naik sekitar 38,5%, yang mencerminkan kenaikan beban klaim, komisi, serta cadangan teknis. Meski beban meningkat, pendapatan kafalah bersih tetap tumbuh 5,0% menjadi Rp206,58 miliar dari Rp196,67 miliar pada 2024.

Setelah dikurangi beban usaha dan beban lainnya, laba sebelum pajak tercatat sebesar Rp185,96 miliar, naik 15,8% dibandingkan Rp160,57 miliar pada tahun sebelumnya. Beban pajak penghasilan tercatat sebesar Rp22,78 miliar, sehingga laba bersih tahun berjalan mencapai Rp163,18 miliar.

Selain itu, penghasilan komprehensif lain tercatat sebesar Rp30,82 miliar, berbalik positif dibandingkan tahun sebelumnya yang mencatatkan negatif Rp6,01 miliar. Dengan demikian, total penghasilan komprehensif tahun berjalan melonjak 48,3% menjadi Rp194,01 miliar dari Rp130,79 miliar.

Dari sisi ekuitas, saldo akhir per 31 Desember 2025 mencapai Rp1,17 triliun, meningkat dari Rp996,56 miliar pada akhir 2024, didorong oleh akumulasi laba dan kenaikan nilai wajar instrumen keuangan.

Dari sisi neraca, total aset perusahaan tumbuh 9,7% menjadi Rp3,27 triliun pada 2025, dari Rp2,99 triliun pada tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini didorong oleh ekspansi pada portofolio investasi yang meningkat signifikan.

Investasi tercatat sebesar Rp2,38 triliun atau naik 16,5% dibandingkan Rp2,04 triliun pada 2024. Sementara itu, kas dan bank relatif stabil di Rp23,87 miliar. Di sisi lain, aset penjaminan ulang mengalami penurunan sebesar 5,2% menjadi Rp647,00 miliar dari Rp682,33 miliar.

Dari sisi liabilitas, total kewajiban meningkat 6,1% menjadi Rp2,11 triliun dari Rp1,99 triliun pada 2024. Kenaikan ini terutama dipicu oleh peningkatan cadangan teknis dan kewajiban penjaminan.

Sejalan dengan itu, ekuitas perusahaan milik Askrindo ini tumbuh lebih tinggi, yakni 17,2% menjadi Rp1,17 triliun dibandingkan Rp996,56 miliar pada tahun sebelumnya, mencerminkan penguatan struktur permodalan. (pa/jh)

Lebaran Betawi Bisa Menjadi Program Pariwisata Unggulan Jakarta

BusinessUpdate – Senator Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Dailami Firdaus mengatakan acara Lebaran Betawi dapat ditetapkan sebagai program pariwisata unggulan di Jakarta karena memiliki potensi besar untuk menarik wisatawan sekaligus memperkuat identitas budaya.

“Lebaran Betawi harus menjadi agenda tetap setiap tahun di lokasi yang jelas dan konsisten, sehingga wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, lebih mudah mengakses informasi dan merencanakan kehadirannya,” kata Dailami dalam keterangannya di Jakarta, Senin (13/4/2026).

Ia menekankan pentingnya konsistensi penyelenggaraan Lebaran Betawi sebagai agenda tahunan dengan lokasi yang tetap sehingga memudahkan wisatawan dalam merencanakan kunjungan serta meningkatkan daya tarik acara secara berkelanjutan.

Senator asal DKI Jakarta ini menyoroti pentingnya penampil seni dan budaya Betawi yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Dengan demikian, representasi budaya Betawi yang autentik dan berkelas bisa lebih dimaksimalkan.

Tak hanya dari sisi pertunjukan, Dailami juga mengusulkan pelibatan lebih banyak produk kuliner dan kriya khas Betawi dalam perhelatan tersebut. Namun demikian, produk-produk perlu memiliki standar kualitas yang baik dan mampu bersaing.

“Produk kuliner dan kriya Betawi, terutama dengan kualitas yang baik harus ditampilkan secara maksimal sehingga akan memberikan pengalaman terbaik bagi pengunjung,” ujarnya.

Dailami menjelaskan pentingnya optimalisasi promosi Lebaran Betawi, tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di kancah internasional. Menurutnya, promosi itu perlu keterlibatan pemerintah pusat, khususnya Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, serta para duta besar Indonesia di berbagai negara sahabat untuk turut mempromosikan acara tersebut.

“Promosi harus diperluas hingga ke luar negeri dengan melibatkan kementerian terkait dan jaringan diplomatik kita, sehingga Lebaran Betawi bisa dikenal secara global dan menjadi daya tarik wisata budaya Jakarta,” ucapnya.

Ia optimistis, dengan langkah-langkah tersebut, Lebaran Betawi dapat berkembang menjadi ikon pariwisata budaya yang mampu meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus melestarikan warisan budaya Betawi.

Sebagai informasi, Lebaran Betawi, acara kebudayaan tahunan ini berlangsung selama tiga hari, mulai 10 hingga 12 April 2026 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, membuka langsung acara tersebut pada Sabtu (11/4/2026). (pa/jh. Foto: Joko Harismoyo)

X Segera Luncurkan Aplikasi Perpesanan XChat

BusinessUpdate – Platfom media sosial X yang sebelumnya bernama Twitter akan merilis aplikasi berkirim pesan yang dinamai XChat. Aplikasi ini diumumkan tidak lama setelah pemilik X Elon Musk mengungkapkannya melalui WhatsApp (WA).

XChat saat ini sudah tersedia untuk iPhone dan iPad lewat App Store. Pengguna dapat pre-order aplikasinya terlebih dulu sebelum diluncurkan pada 17 April 2026.

Musk pertama kali membahas rancana untuk merilis versi baru fitur direct messages (DM) di X pada pertengahan 2025. Dalam sejumlah postingannya saat itu, Musk mengatakan versi baru ini akan dilengkapi enkripsi dan mengandalkan arsitektur baru.

Namun, bukan hanya memperbarui fitur pesan di dalam platform, perusahaan justru menghadirkan XChat sebagai aplikasi pesan instan untuk pengguna X.

Melalui aplikasi ini, pengguna dapat berkirim pesan dengan sesama pengguna X serta melakukan panggilan lintas perangkat. XChat dilengkapi dengan enkripsi end-to-end untuk menjaga keamanan percakapan. Selain itu, pengguna juga dapat mengedit dan menghapus pesan untuk semua peserta percakapan.

Fitur lain yang disematkan antara lain blokir tangkapan layar serta pesan yang dapat hilang secara otomatis dalam waktu lima menit.

Aplikasi ini juga memungkinkan pengguna membuat grup percakapan besar dengan kapasitas hingga 481 anggota. Dalam deskripsinya di App Store, X menyatakan bahwa XChat tidak akan menampilkan iklan maupun melacak aktivitas pengguna.

Pengguna perangkat iPhone dan iPad saat ini dapat melakukan pra-pemesanan XChat agar aplikasi tersebut otomatis terpasang saat resmi dirilis. (ip/jh. Foto: Tangkap Layar App Store)

PalmCo Dorong Pengembangan Perajin Pandai Besi di Teratak Riau

BusinessUpdate – BUMN PTPN IV PalmCo melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) membantu peningkatan kapasitas produksi sentra pandai besi di Desa Teratak, Kabupaten Kampar, Riau, hingga 10 kali lipat.

Peningkatkan kapasitas produksi para perajin disebabkan oleh penyerapan produk oleh perseroan, pendampingan usaha, serta bantuan peralatan dan permodalan.

Para perajin yang sebelumnya berproduksi secara terbatas kini mampu menghasilkan hingga 30.000 unit alat perkebunan per bulan, meningkat signifikan dibandingkan sebelumnya sekitar 3.000 unit.

“Kami mendorong terciptanya ekosistem ekonomi yang mandiri, sekaligus membuka lapangan kerja dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekitar,” kata Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko Santosa dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (12/4/2026).

Ia mengatakan program TJSL perusahaan dirancang untuk menciptakan dampak berkelanjutan bagi masyarakat sekitar wilayah operasional. Kemitraan dengan kelompok usaha pandai besi di Kampar juga menjadi bagian dari upaya memperkuat rantai pasok industri perkebunan yang lebih inklusif.

Ketua kelompok usaha Mola Maju Basamo Desrico Apriyus mengatakan peningkatan kapasitas ditopang penyerapan produk oleh perseroan, pendampingan usaha, serta bantuan peralatan dan permodalan. Titik balik usaha terjadi pada 2020 saat pandemi Covid-19 menekan aktivitas ekonomi, tetapi kelompok usaha tetap bertahan dan kemudian berkembang setelah mendapat dukungan berkelanjutan.

“Pada masa itu hampir semua sektor terdampak. Namun kami tetap bisa bertahan karena ada PTPN yang menyerap produk sekaligus memberi pendampingan,” ujar Desrico.

Selain menjadi penyerap produk, PalmCo juga menyalurkan dukungan permodalan melalui program kemitraan senilai Rp800 juta yang digunakan untuk mengonsolidasikan bengkel-bengkel kecil menjadi satu sentra produksi yang lebih terorganisasi.

Perubahan usaha tidak hanya terlihat dari skala produksi, tetapi juga pada proses kerja yang kini mulai mengandalkan teknologi.

Terbaru, PalmCo menyalurkan bantuan peralatan senilai ratusan juta rupiah berupa air hammer dan automatic grinder untuk meningkatkan efisiensi sekaligus kapasitas produksi.

Dengan dukungan tersebut, sentra pandai besi kini telah dilengkapi sejumlah mesin modern, termasuk empat unit air hammer, yang membantu mempercepat proses produksi dan menjaga kualitas hasil.

Peningkatan kapasitas itu mulai berdampak pada penyerapan tenaga kerja di desa. Jumlah pekerja yang semula belasan orang kini bertambah menjadi 23 orang. Kelompok usaha tersebut menargetkan jumlah tenaga kerja meningkat lagi menjadi 33 orang, bahkan hingga 50 orang dalam waktu dekat.

Selain itu, sekitar 100 pemuda desa juga dilibatkan sebagai mitra pemasaran, sehingga dampak ekonomi usaha tidak hanya dirasakan di bengkel produksi, tetapi juga pada aktivitas niaga masyarakat sekitar.

Desrico menyebutkan bahwa peningkatan efisiensi dan kapasitas produksi ikut mengerek pendapatan para pekerja. Rata-rata pekerja kini memperoleh penghasilan sekitar Rp7 juta per bulan, dengan potensi meningkat menjadi Rp10 juta hingga Rp15 juta seiring efisiensi produksi yang terus membaik.

Selain memperbesar skala usaha, pengembangan sentra pandai besi tersebut juga dinilai memberikan efek berganda berupa meningkatnya aktivitas ekonomi desa dan penguatan kohesi sosial masyarakat, karena sebagian keuntungan usaha dialokasikan untuk kegiatan sosial di lingkungan setempat. (rn/jh. Foto: Dok. PalmCo)

Lokomotif dan Genset KAI Bersiap Gunakan Biosolar B50

BusinessUpdate – Seluruh lokomotif dan genset yang dioperasikan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI telah menggunakan energi hijau biosolar B40 serta bersiap mengadopsi B50 guna mendukung efisiensi dan keberlanjutan transportasi nasional.

“Seluruh sarana lokomotif dan genset yang dioperasikan KAI telah menggunakan energi terbarukan melalui bahan bakar biosolar B40,” kata Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangan di Jakarta, Minggu (12/4/2026).

Pemanfaatan B40 merupakan dukungan KAI terhadap langkah strategis Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam menghadirkan energi terbarukan di sektor transportasi.

Melalui penggunaan energi terbarukan ini, operasional kereta api menghasilkan emisi yang lebih rendah dan memperkuat perannya sebagai solusi logistik serta transportasi yang jauh lebih ramah lingkungan. Ia menyampaikan sebagai pengguna teknologi energi hijau, KAI terus menjadi mitra mobilitas yang dapat diandalkan masyarakat.

“Kami mengerti bahwa efisiensi dan biaya perjalanan yang terjangkau adalah hal yang sangat berarti bagi masyarakat. Di tengah kondisi BBM yang semakin terbatas, kereta api hadir sebagai solusi mobilitas yang tetap hemat dan bisa diandalkan,” tambah Anne.

Menurutnya dengan menggunakan B40 hasil inovasi Kementerian ESDM, setiap pelanggan otomatis menjadi bagian dari transformasi besar menuju transisi energi nasional yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. “KAI menaruh perhatian besar dan siap mendukung langkah selanjutnya dari Kementerian ESDM, yaitu pengembangan B50,” tegasnya.

Strategi pemerintah dalam memperbesar pemanfaatan bahan bakar nabati (BBN) merupakan bagian dari strategi besar menuju kemandirian energi nasional serta pencapaian target net zero emission (NZE) 2060.

KAI sangat antusias menyambut kehadiran B50 yang nantinya dapat diterapkan pada perkeretaapian. Mengingat keselamatan perjalanan merupakan prioritas utama, seluruh sarana lokomotif dan genset yang akan menggunakan B50 dipastikan melalui rangkaian uji coba teknis terlebih dahulu sebelum resmi melayani pelanggan.

Ia mengatakan KAI mendukung penuh rencana transisi ke B50 yang tengah digarap oleh Kementerian ESDM. Pemanfaatan energi terbarukan yang semakin maju membuat kereta api semakin unggul dalam menjaga kelestarian alam, sehingga kita bisa mewariskan lingkungan yang lebih sehat untuk generasi mendatang.

“Kesadaran masyarakat untuk beralih ke transportasi publik yang ramah lingkungan terus tergambar dari peningkatan volume pelanggan,” jelas Anne.

Ia menyebutkan selama Triwulan I/2026, sebanyak 14.515.350 pelanggan menggunakan layanan KA Jarak Jauh dan Lokal. Angka ini tumbuh 18,4% jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2025 sebanyak 12.261.632 pelanggan.

Selain mengantar penumpang, kereta api terus bergerak mendukung kebutuhan vital ratusan juta masyarakat melalui angkutan logistik. Selama Triwulan I/2026, KAI mengangkut 12.075.002 ton batu bara untuk memastikan ketersediaan listrik di Jawa dan Bali, serta 2.873.440 ton barang lainnya seperti peti kemas, hasil kebun, hingga kiriman ritel.

Seluruh distribusi logistik tersebut kini bergerak dengan kereta api yang lebih ramah lingkungan berkat penggunaan biosolar B40 pada seluruh sarana lokomotif dan genset yang dioperasikan KAI.

Ia menegaskan pula kolaborasi bersama Kementerian ESDM dalam mengadopsi energi terbarukan adalah langkah strategis KAI untuk kemandirian energi nasional. “Kami berkomitmen memastikan kereta api terus bertransisi menjadi moda transportasi yang aman dan efisien, serta membawa manfaat berkelanjutan bagi masa depan bangsa,” tutup Anne. (pa/jh. Foto: Dok. KAI)

Stasiun JIS Mulai Beroperasi Juni 2026

BusinessUpdate – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menargetkan Stasiun Jakarta International Stadium (JIS) mulai beroperasi melayani penumpang KRL Commuterline pada Juni 2026. Adapun, penyelesaian pembangunan stasiun ditargetkan rampung pada Mei 2026.

“KAI bersama DJKA Kemenhub, KAI Commuter dan Pemprov DKI Jakarta terus bersinergi untuk memastikan pembangunan Stasiun JIS menjadi jawaban atas kebutuhan integrasi antarmoda yang lebih baik di Jakarta,” ujar Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangan tertulis, dikutip Minggu (12/4/2026). B

Anne menyebut, pengoperasionalan Stasiun JIS akan memudahkan masyarakat mengakses kawasan olahraga dan permukiman secara langsung. Stasiun ini juga menjadi solusi efektif dalam mengurangi beban kepadatan lalu lintas dan memperkuat layanan KRL Commuterline lintas Tanjung Priok yang menunjukkan tren pertumbuhan volume penumpang secara konsisten.

KAI mencatat, volume penumpang KRL Commuterline lintas Tanjung Priok pada 2022 mencapai 1.599.107 orang. Kemudian meningkat menjadi 2.676.363 orang pada 2023 dan bertambah jadi 3.377.633 orang pada 2024.

Penambahan jumlah penumpang ini berlanjut pada 2025 dengan total 3.531.311 orang, sementara pada periode Januari hingga Maret 2026, volume penumpang telah mencapai 873.658 orang.

“Pertumbuhan angka pengguna layanan KRL yang signifikan ini membuktikan bahwa layanan kereta api semakin menjadi pilihan utama,” ucapnya. Menurutnya, peningkatan jumlah penumpang KRL Jabodetabek ini didukung oleh penguatan prasarana yang dilakukan KAI bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan.

Melalui program elektrifikasi dan pembangunan jalur ganda atau double track sepanjang 8,115 kilometer track antara Jakarta Kota hingga Tanjung Priok, keandalan layanan di lintas utara kini semakin optimal bagi penumpang.

“KAI melalui KAI Commuter fokus pada penyediaan layanan transportasi yang memberikan manfaat bagi publik. Dengan kesiapan operasional Stasiun JIS serta penguatan prasarana di lintas utara yang didukung penuh oleh seluruh pemangku kepentingan, kami memproyeksikan kontribusi kereta api terhadap kelancaran mobilitas warga akan semakin besar,” tutupnya. (ip/jh. Foto: Dok. Antara)

Bidik Kelas Menengah Atas BTN Resmikan Empat Kantor Cabang

BusinessUpdate – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN) atau BTN meresmikan BTN Ecopark Dago di Bandung serta tiga kantor cabang baru di Jakarta pada Jumat (10/4/2026).

Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar perseroan untuk membangun pengalaman nasabah yang lebih modern sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di tengah persaingan industri perbankan yang kian kompetitif.

Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu menjelaskan investasi pada fasilitas pembelajaran terpadu dan modernisasi kantor cabang merupakan kunci untuk menjaga pertumbuhan bisnis jangka panjang. Menurutnya, transformasi perbankan tidak hanya soal digitalisasi sistem, tetapi juga kesiapan insan perbankan dalam memberikan layanan prima.

BTN Ecopark Dago hadir sebagai fasilitas pembelajaran terpadu yang dirancang khusus bagi seluruh karyawan (BTNers). Mengusung konsep green building, gedung ini menerapkan standar bangunan ramah lingkungan dengan sistem pencahayaan alami yang maksimal dan sirkulasi udara yang efisien untuk menekan konsumsi energi.

Pendekatan ini merupakan bentuk nyata implementasi prinsip keberlanjutan (ESG) dalam operasional perusahaan. Fasilitas ini mengintegrasikan ruang kolaboratif yang fleksibel guna mencetak SDM yang lebih adaptif dan inovatif.

BTN Ecopark sebagai kawah candradimuka untuk menjawab tantangan transformasi digital yang bergerak sangat dinamis. “Ini merupakan investasi strategis untuk memperkuat kualitas BTNers sekaligus mendorong service excellence,” ujar Nixon.

Selain memperkuat fondasi internal di Bandung, BTN secara serentak menambah jangkauan layanannya dengan meresmikan tiga kantor cabang baru di lokasi prestisius Jakarta. Ketiga kantor tersebut berlokasi di Kelapa Gading Square, Jakarta Kebon Jeruk, dan Pondok Indah.

Ekspansi ini menyasar segmen pasar menengah ke atas di kawasan strategis yang memiliki potensi pertumbuhan kredit dan penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) yang tinggi. Kantor cabang baru ini mengusung konsep digital branch dan smart building.

Dalam operasionalnya, digital branch meminimalkan penggunaan formulir kertas dan menggantinya dengan proses elektronik melalui mesin swalayan perbankan atau tablet yang dioperasikan staf.

Sistem smart building juga memungkinkan pemantauan penggunaan air dan listrik secara otomatis, sehingga operasional kantor menjadi jauh lebih efisien dibandingkan kantor cabang model lama.

Jika membandingkan dengan kantor cabang konvensional, model digital branch ini menawarkan kecepatan transaksi yang jauh lebih tinggi karena nasabah dapat melakukan pengisian data secara mandiri sebelum bertemu dengan petugas bank.

Selain itu, suasana di kantor cabang baru ini didesain menyerupai ruang tunggu kafe yang nyaman, berbeda jauh dengan kesan kaku dan formal pada kantor bank tradisional yang biasanya didominasi oleh deretan kursi tunggu dan sekat kaca yang tebal antara nasabah dengan teller. (pa/jh)

InJourney Airports Catat Pergerakan Penumpang Kuartal I/2026 Capai 38,2 Juta

BusinessUpdate – PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) mencatat total jumlah pergerakan penumpang di 37 bandara pada Kuartal I/2026 mencapai 38,20 juta atau naik sekitar 5% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya 36,38 juta.

“Sepanjang tiga bulan pertama tahun ini, jumlah penumpang rute domestik mencapai 28,38 juta dan penumpang rute internasional menyentuh 9,82 juta orang,” kata Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R. Pahlevi dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (11/4/2026).

Adapun, total pergerakan pesawat meningkat 8,7% dari 275.782 penerbangan menjadi 299.759 penerbangan. Peningkatan lalu lintas penerbangan itu seiring dengan tumbuhnya permintaan penerbangan saat periode libur Natal dan Tahun Baru Januari 2026, serta Angkutan Lebaran 1447 Hijriah pada Maret 2026.

Ia mengatakan peningkatan permintaan perjalanan udara pada periode peak season di Januari 2026 dan Maret 2026 dapat diakomodir InJourney Airports melalui kolaborasi yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan di bandara.

“Kami berterima kasih atas dukungan seluruh pihak sehingga secara umum bandara-bandara InJourney Airports dapat melayani penumpang pesawat dengan baik dan lancar pada periode sibuk tersebut,” ujar Pahlevi.

Adapun pada kedua periode peak season tersebut seluruh bandara yang dikelola InJourney Airports disiagakan 24 jam menyesuaikan kebutuhan maskapai penerbangan untuk memastikan ketersediaan penerbangan dan sebagai upaya utilisasi slot time penerbangan di bandara.

Menurutnya, peningkatan jumlah penumpang dan penerbangan itu juga didorong dibukanya rute-rute penerbangan baru di berbagai bandara sebagai wujud kolaborasi erat antara InJourney Airports dengan maskapai.

Pihaknya berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperkuat konektivitas penerbangan di Indonesia melalui pembukaan rute-rute penerbangan baru, baik domestik maupun internasional.

“Ini menjadi upaya InJourney Airports dalam menjalankan peran sebagai agent of development dan value creator untuk berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional,” ucapnya.

Adapun lima bandara tersibuk pada tiga bulan pertama tahun ini adalah Bandara Soekarno-Hatta Tangerang (13,48 juta penumpang), Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali (5,34 juta penumpang), Bandara Juanda Surabaya (3,21 juta), Bandara Sultan Hasanuddin Makassar (2,34 juta penumpang) dan Bandara Kualanamu Deli Serdang (1,80 juta penumpang).

Pada Kuartal II/2026, bandara yang dikelola InJourney Airports antara lain akan fokus pada pelayanan calon jemaah haji pada periode angkutan haji, dan pelayanan pada saat periode libur anak sekolah.

InJourney Airports berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan dan fasilitas di seluruh bandara melalui transformasi berkelanjutan yang juga dijalankan pada tahun ini pada aspek infrastruktur dan fasilitas kelas dunia (premises), staf bandara dengan layanan kelas dunia (people) dan operasional bandara berbasis ekosistem (process). (rn/jh. Foto: Dok. InJourney Airports)

Kolaborasi Kunci Sukses ASDP Kelola Angkutan Lebaran 2026

BusinessUpdate – Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Heru Widodo mengatakan, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan pihaknya melakukan pengelolaan Angkutan Lebaran 2026/Idul Fitri 1447 Hijriah yang aman, lancar dan terkendali.

Menurut Heru sinergi antara ASDP, Kementerian Perhubungan, TNI/Polri, KSOP, BPTD, serta seluruh pemangku kepentingan menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas layanan selama menghadapi arus mudik hingga arus balik.

“Keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi erat lintas sektor. Kami mengapresiasi dukungan seluruh pihak dalam memastikan layanan tetap optimal di tengah tingginya mobilitas masyarakat. Sinergi ini menjadi kunci menghadirkan perjalanan yang aman dan nyaman,” kata Heru dalam keterangan di Jakarta, Sabtu (11/4/2026).

Sejak awal periode Angkutan Lebaran 2026, ASDP telah mengantisipasi lonjakan trafik melalui strategi terukur di empat cabang utama yaitu Merak, Bakauheni, Ketapang dan Gilimanuk.

Optimalisasi armada dilakukan secara dinamis dengan dukungan pola operasi Tiba Bongkar Berangkat (TBB) untuk mempercepat siklus layanan. Selain itu, buffer zone diaktifkan dan personel diperkuat di titik-titik krusial pelabuhan.

Sementara itu, Corporate Secretary ASDP Windy Andale menambahkan kebijakan tarif tunggal yang disertai stimulus diskon memberikan dampak nyata dalam mengatur Angkutan Lebaran pada moda transportasi penyeberangan tersebut.

Ia menyebutkan hingga 31 Maret 2026 pukul 23.59 WIB, realisasi penyerapan stimulus mencapai Rp30,05 miliar atau 84,52% dari target, dengan tingkat penerima manfaat mencapai 116,92%. “Capaian ini mencerminkan tingginya antusias masyarakat terhadap kebijakan yang mempermudah akses layanan penyeberangan,” jelasnya.

Ia menambahkan, digitalisasi melalui platform Ferizy menjadi tulang punggung peningkatan layanan. Sistem reservasi yang terintegrasi mampu mengatur arus kendaraan dan penumpang lebih tertib, sekaligus menekan antrean selama periode padat.

Secara kumulatif, sejak H-8 hingga H+8 pukul 06.00 WIB, total penumpang di 15 lintasan pantauan nasional mencapai 4.722.213 orang, meningkat 6,6% dibandingkan tahun lalu sebanyak 4.430.006 orang. Sedangkan, total kendaraan mencapai 1.215.273 unit atau naik 8% dari 1.125.178 unit pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Ke depan, ASDP berkomitmen memperkuat kualitas layanan melalui inovasi berkelanjutan dan peningkatan standar operasional. “Komitmen ini memastikan setiap perjalanan pengguna jasa tetap aman, nyaman, dan penuh kepastian bahkan di tengah puncak mobilitas nasional,” kata Windy.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan seluruh moda transportasi baik darat, kereta api, laut, hingga udara berjalan optimal. Ia memastikan tidak terdapat kendala menonjol, baik pada arus mudik maupun arus balik tahun ini.

Capaian tersebut diperkuat berbagai hasil survei independen yang dilakukan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), KedaiKOPI, dan Indikator terkait penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026/Idul Fitri 1447 Hijriah.

Hasil survei ITS menyebutkan indeks kepuasan masyarakat (IKM) terhadap penyelenggaraan angkutan Lebaran tahun ini memperoleh nilai 82,15 (kategori baik), naik 3,45 poin dari tahun 2025.

Menurut lembaga survei KedaiKOPI, 88,8% responden merasa puas terhadap manajemen mudik yang diselenggarakan oleh pemerintah. Sedangkan Indikator mencatat 85,3% di kalangan masyarakat yang melakukan mudik menyatakan kepuasannya. (pa/jh. Foto: Dok. ASDP)

Tugu Insurance Catatkan Laba Bersih Rp711,06 Miliar Sepanjang 2025

BusinessUpdate – Perusahaan asuransi PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk. (TUGU) atau Tugu Insurance membukukan laba bersih senilai Rp711,06 miliar pada 2025.

Presiden Direktur Tugu Insurance Adi Pramana menjelaskan perolehan laba bersih perseroan itu ditopang oleh pertumbuhan hasil jasa asuransi yang meningkat 39% secara tahunan (yoy) menjadi Rp1,0 triliun.

“Kenaikan ini mengindikasikan perbaikan kualitas underwriting serta optimalisasi portofolio bisnis,” katanya dalam acara Media Meet Up di Jakarta, Jumat (10/4/2026).

Sepanjang 2025 perseroan mencatatkan pendapatan jasa asuransi sebesar Rp9,11 triliun, meningkat 22,12% yoy. Adapun, kinerja ini didukung oleh optimalisasi portofolio pada lini bisnis asuransi fire & property, offshore, dan aviation.

“Dari sisi neraca, total aset Perseroan tercatat sebesar Rp27,71 triliun, sementara total ekuitas mencapai Rp10,17 triliun dengan Risk Based Capital [RBC] pada level 410,9%, jauh di atas ketentuan minimum regulasi sebesar 120%,” tambah Adi.

Menurutnya, pencapaian laba bersih tersebut mencerminkan penguatan fundamental bisnis di tengah tantangan regulasi hingga implementasi Peraturan Standar Akuntansi keuangan (PSAK) baru yakni PSAK 117, yang juga mengadopsi IFRS 17.

Meski demikian, penerapan PSAK 117 yang mulai diimplementasikan secara penuh juga turut berkontribusi pada profil kinerja yang lebih transparan dan berbasis nilai ekonomi.

Adapun, Tugu Insurance menilai risiko yang perlu diwaspadai industri asuransi umum adalah sama seperti 2025 yakni geopolitik yang mengharuskan perusahaan bisa cepat beradaptasi (agile) dan tingkat suku bunga yang terkadang sulit diprediksi.

Risiko selanjutnya juga dapat muncul dari komposisi portofolio yang kurang tepat. Kondisi tersebut berpotensi membuat porsi premi yang sebelumnya besar pada suatu segmen menjadi menyusut dalam periode tertentu.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Keuangan & Layanan Korporat, Fitri Azwar turut menjelaskan bahwa pendapatan investasi menjadi salah satu pendorong utama dengan pertumbuhan mencapai 61% yoy. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan kemampuan perusahaan dalam memanfaatkan momentum pasar keuangan secara efektif.

“Adapun pendapatan operasional lainnya dari Anak Perusahaan tercatat relatif stabil di Rp542,52 miliar dan memberikan kontribusi yang menjaga keseimbangan struktur pendapatan secara keseluruhan,” jelas Fitri. (rn/jh)