Home Blog Page 43

Hingga Agustus 2026 Pertamina NRE Catat 6,29 Juta Jam Kerja Selamat

BusinessUpdate – PT Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) mencatat 6,29 juta jam kerja selamat sampai Agustus 2026. Capaian itu terdiri dari 1,79 juta jam kerja pekerja dan 4,49 juta jam kerja mitra kerja. Perseroan juga mencatatkan Total Recordable Incident Rate (TRIR) sebesar 0,00 serta zero fatal accident.

Direktur Utama Pertamina NRE, John Anis mengatakan, meski mencatatkan kinerja keselamatan, perusahaan terus memperkuat pengendalian risiko untuk mencegah terjadinya kecelakaan besar (major accident) dalam kegiatan operasional.

Pencegahan major accident membutuhkan komitmen seluruh pekerja, tidak hanya fungsi health, safety, security and environment (HSSE). “Pencegahan major accident dimulai dari kepemimpinan yang konsisten dalam menempatkan keselamatan sebagai bagian dari setiap keputusan dan aktivitas operasional. Selain sistem dan prosedur yang baik, setiap pekerja harus memiliki kompetensi, kepedulian, serta keberanian untuk mengidentifikasi dan mengendalikan risiko,” ujar John dalam keterangan tertulis, dikutip Kamis (3/9/2026).

Menurutnya, budaya keselamatan perlu diterapkan dalam setiap aktivitas operasional, termasuk dengan mendorong pekerja untuk mengenali dan mengendalikan potensi bahaya sebelum berkembang menjadi insiden.

Pertamina NRE memperkuat penerapan tiga Golden Rules Pertamina, yakni Patuh, Intervensi, dan Peduli. Ketiga prinsip tersebut mendorong pekerja untuk mematuhi prosedur keselamatan, berani menghentikan atau melakukan intervensi ketika menemukan kondisi tidak aman, serta meningkatkan kepedulian terhadap keselamatan rekan kerja dan lingkungan.

Penguatan budaya HSSE tersebut dilakukan melalui Grand HSSE Meeting Subholding Power & New Renewable Energy (SH PNRE) 2026 yang digelar di PT Jawa Satu Power (JSP), Cilamaya, Karawang, Jawa Barat, pada Kamis (27/8/2026). Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Management Walkthrough (MWT) di area operasi JSP.

Dalam kegiatan itu, manajemen meninjau penerapan standar keselamatan dan pengendalian risiko sekaligus mengidentifikasi potensi unsafe action dan unsafe condition di lapangan. Adapun JSP merupakan salah satu aset dalam portofolio Pertamina NRE yang mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Jawa-1 dengan kapasitas terpasang 1.760 megawatt (MW).

PLTGU Jawa-1 terdiri dari dua unit pembangkit dengan kapasitas masing-masing 880 MW. Pembangkit tersebut terintegrasi dengan Floating Storage and Regasification Unit (FSRU), jaringan transmisi 500 kilovolt (kV), serta gardu induk Gas Insulated 500 kV.

John menegaskan, capaian jam kerja selamat dan tidak adanya kecelakaan fatal menjadi fondasi bagi perusahaan untuk terus meningkatkan pengendalian risiko. “Melalui penguatan kepemimpinan, disiplin operasional, dan budaya keselamatan di seluruh lini, kami terus berkomitmen mewujudkan zero major accident serta membangun budaya HSSE yang konsisten dan berkelanjutan,” tutupnya. (pa/jh. Foto: Dok. Pertamina)

Lakukan Stremlining Brantas Abipraya Pangkas 29 Entitas Usaha

BusinessUpdate – PT Brantas Abipraya segera merampungkan proses pemangkasan 29 entitas usahanya sebagai bagian dari transformasi perusahaan untuk kembali fokus pada bisnis inti sebagai kontraktor. Perseroan akan menyederhanakan struktur usaha dengan menyisakan induk perusahaan dan mengakhiri keberadaan anak-anak usaha yang dinilai tidak lagi diperlukan.

“Saya harapkan nanti setelah selesai pembersihan ini, ke depannya betul-betul fokus kepada bisnis kontraktor. Brantas tinggal induknya, dan ini termasuk perusahaan yang paling sehat,” ujar Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria dalam keterangan resminya, Kamis (3/9/2026).

Dony bertemu dengan jajaran direksi PT Brantas Abipraya untuk membahas perkembangan proses transformasi dan penataan entitas usaha perusahaan.

Dony menilai langkah tersebut menjadi momentum bagi Brantas Abipraya untuk memperkuat fundamental perusahaan dan meningkatkan fokus pada bisnis kontraktor. Ia mendorong agar Brantas menjadi salah satu BUMN Karya yang paling cepat menyelesaikan proses penataan.

Transformasi Brantas Abipraya menjadi bagian dari agenda penataan BUMN Karya secara menyeluruh. Penyederhanaan struktur usaha diharapkan dapat mengurangi inefisiensi, memperkuat tata kelola, serta membuat perusahaan lebih fokus dan kompetitif dalam menjalankan bisnis intinya.

Hingga 31 Juli 2026, sebanyak 274 entitas BUMN dan anak usaha telah ditata melalui proses likuidasi, merger, dan divestasi. BP BUMN bersama Danantara terus mematangkan arah transformasi BUMN melalui penyusunan peta strategi lima tahun sebagai pedoman dalam membangun perusahaan negara yang lebih sehat, kompetitif dan berorientasi pada penciptaan nilai.

Melalui peta jalan tersebut, BP BUMN bersama Danantara berkomitmen mempercepat transformasi BUMN secara menyeluruh, mulai dari penguatan fundamental bisnis, pengembangan talenta, pemanfaatan teknologi, hingga peningkatan daya saing global.

Melalui tahapan tersebut, BP BUMN bersama Danantara menargetkan lahirnya BUMN Indonesia yang semakin tangguh, berdaya saing tinggi dan mampu bersaing di tingkat dunia, termasuk masuk dalam jajaran Fortune 500. (ip/jh. Foto: Dok. BP BUMN)

Jakpro Ajak Seniman Perkuat Peran TIM sebagai Ruang Berkarya

BusinessUpdate – PT Jakarta Propertindo (Jakpro) ajak para seniman untuk memperkuat peran Taman Ismail Marzuki (TIM) sebagai ruang seni yang menjadi tempat bertemunya seniman dari berbagai daerah hingga mancanegara.

Head of SBU TIM, PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro Anya Aprilia mengatakan dengan fasilitas seni dan ruang publik yang semakin lengkap dan terintegrasi, TIM memberikan kesempatan bagi para pelaku seni untuk berkolaborasi, bertukar gagasan, serta membangun relasi lintas komunitas.

“TIM kini hadir sebagai ruang yang semakin inklusif dan terbuka bagi berbagai kalangan. Di dalamnya terdapat beragam narasi seni dan budaya yang memperkaya wajah Jakarta sekaligus memperkuat identitas kota,” kata Anya dikutip dari Antara, Kamis (3/9/2026).

Menurutnya, ekosistem itu semakin diperkuat dengan kehadiran Paviliun Raden Saleh (PRS), yang dirancang dengan memperhatikan karakteristik TIM sebagai salah satu ruang berkumpulnya para seniman.

Dengan fasilitas yang semakin memadai, nyaman, dan akomodatif, TIM memberikan ruang yang lebih luas bagi seniman untuk berkarya, berkolaborasi, berdiskusi, dan membangun jejaring. Kehadiran berbagai fasilitas pendukung juga menjadikan TIM sebagai rumah bersama bagi ekosistem seni dan budaya.

Ia memaparkan salah satu wujud nyata kolaborasi antara Jakpro dan para seniman dapat dilihat dari penyelenggaraan Pameran Seni Rupa ‘100 Tahun Ali Sadikin: Memoria dan Utopia Jakarta’. Pameran tersebut berlangsung di Selasar Nashar, Paviliun Raden Saleh, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, mulai 20 November hingga 10 Desember 2026, dan dikuratori oleh Syakieb Sungkar.

Mengusung semangat mengenang warisan sekaligus menggagas masa depan Jakarta sebagai kota seni dan kota budaya, pameran tersebut menghadirkan karya dari 35 seniman partisipan yang datang dari tiga kota, yaitu Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta

Seniman TIM sekaligus Panitia Pameran Seno Joko Suyono berharap dengan adanya ekosistem tersebut, Taman Ismail Marzuki semakin kuat sebagai rumah seni yang ramah bagi seniman Indonesia dan dunia, sekaligus menjadi ruang publik yang mendorong tumbuhnya interaksi dan kolaborasi kebudayaan.

“Bagi kami para seniman, TIM bukan sekadar gedung atau kawasan kesenian. TIM adalah ruang hidup tempat gagasan bertemu, karya tumbuh, dan kebudayaan Indonesia diperkenalkan kepada dunia. Inilah yang semakin mengokohkan Jakarta sebagai kota global yang modern dan terbuka, namun tetap memiliki akar budaya dan seni yang kuat,” tutup Seno. (rn/jh. Foto: Dok. Wikipedia)

Realisasi FLPP Hingga September 2026 Baru 40,3 Persen

BusinessUpdate – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) mencatat realisasi penyaluran fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan atau FLPP hingga 1 September 2026 mencapai 140.965 unit atau 40,3% dari target 350 ribu unit rumah.

“Realisasi FLPP baik untuk skema tapak maupun rumah susun (rusun) per 1 September ini mencapai 140.965 unit rumah atau 40,3% dari target 350.000 unit rumah dengan realisasi dana, yang disalurkan sebesar Rp17,5 triliun,” ujar Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho, dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (3/9/2026).

Heru menambahkan, saat ini telah terbit keputusan menteri keuangan yang menyesuaikan perubahan tenor dari 20 tahun ke 40 tahun baik untuk rumah tapak subsidi maupun rusun subsidi. “Tenor 40 tahun itu diharapkan bisa meningkatkan keterjangkauan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR),” katanya.

BP Tapera juga mendukung peningkatan minat terhadap rumah susun atau rusun subsidi melalui salah satu langkah strategis yakni penyediaan pembiayaan FLPP yang terjangkau.

Sejumlah langkah strategis BP Tapera, lanjut Heru, yaitu pertama, meningkatkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, terutama generasi muda dan pekerja perkotaan, mengenai keunggulan hunian vertikal yang dekat dengan pusat aktivitas ekonomi.

Kedua, kolaborasi dengan pemerintah dan pengembang untuk memastikan rumah susun subsidi dibangun di lokasi yang memiliki akses transportasi, fasilitas umum, dan lingkungan yang baik.

Ketiga, pemanfaatan digitalisasi layanan pembiayaan, sehingga proses akses informasi dan pengajuan KPR subsidi menjadi lebih mudah dan cepat bagi masyarakat.

Kemudian, kata Heru, langkah strategis kelima adalah mendorong pengembangan produk yang sesuai kebutuhan MBR perkotaan, baik dari sisi desain, ukuran unit, maupun kualitas kawasan. (ip/jh. Foto: Dok. BP Tapera)

Oto Multiartha dan Summit Oto Finance Lakukan Merger

BusinessUpdate – PT Oto Multiartha (OTO) dan PT Summit Oto Finance (SOF) berencana melakukan penggabungan usaha atau merger di mana OTO akan melebur ke dalam SOF.

Berdasarkan pengumuman yang dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dikutip pada Rabu (2/9/2026), sebagai akibat dari merger itu maka OTO akan berakhir demi hukum sebagai perusahaan.

“Dengan demikian, semua aktiva serta pasiva OTO sebagai perusahaan yang bergabung, termasuk seluruh hak serta kewajiban OTO akan beralih kepada SOF sejak tanggal efektif penggabungan,” tulis pengumuman tersebut.

Adapun, struktur pemegang saham perusahaan hasil merger akan sama dengan komposisi pemegang saham SOF saat ini, yakni PT Bank SMBC Indonesia Tbk. (BTPN) menjadi pemegang saham dengan porsi terbesar sebanyak 51%. Selanjutnya, PT Summit Auto Group menguasai 34% saham dan PT Sinar Mas Multiartha Tbk. (SMMA) sebesar 15%.

“Realisasi penggabungan akan tunduk pada persetujuan yang diperlukan dari instansi yang berwenang sesuai dengan peraturan perundang-undangan, dan akan berlaku efektif setelah diterimanya bukti penerimaan pemberitahuan dari Menteri Hukum sehubungan dengan perubahan anggaran dasar SOF dalam rangka penggabungan,” jelas pengumuman itu.

Perkiraan tanggal efektif penggabungan terjadi pada 1 September 2026 dan secara operasionalnya akan berlangsung pada 1 September 2027. Namun, jadwal ini dapat berubah karena keadaan tertentu di luar kendali SOF dan OTO yang terjadi setelah tanggal ringkasan rancangan penggabungan ini.

Sementara itu, Direktur PT OTO Multiartha, Pieter Maruli Panjaitan menyebut penggabungan diharapkan memberikan dampak positif terhadap kegiatan operasional dan kondisi keuangan Perseroan melalui peningkatan sinergi usaha.

“Seluruh hak dan kewajiban Perseroan yang menggabungkan diri beralih kepada Peseroan Penerima Penggabungan sesuai ketentuan yang berlaku. Penggabungan tidak berdampak negatif secara material terhadap kelangsungan usaha Perseroan,” tuturnya.

Berdasarkan laporan keuangannya, PT OTO Multiartha (OTO) mencatatkan jumlah aset sebesar Rp13,46 triliun pada 31 Desember 2025. Sementara itu, PT Summit Oto Finance (SOF) mencatat jumlah aset sebesar Rp16,58 triliun pada periode tersebut. Beralih ke pendapatan, OTO meraup pendapatan senilai Rp2,34 triliun per akhir 2025 dan SOF sebesar Rp4,27 triliun pada periode ini. (pa/jh. Foto: Dok. OTO)

Telkom Indonesia Bakal Ambil Alih 100 Persen Kepemilikan Digiserve

BusinessUpdate – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) berencana mengambil alih 100% modal ditempatkan dan disetor PT Digital Aplikasi Solusi (Digiserve). Transaksi ini akan menjadikan Telkom sebagai pemegang saham pengendali langsung perusahaan penyedia layanan teknologi informasi tersebut.

Direksi Digiserve dalam pengumuman resmi hari ini, Rabu (2/9/2026) menyebutkan saham perseroan akan diambil alih dari pemegang saham eksisting, yakni PT Multimedia Nusantara dan Trihono Edhie Laksono.

Pelaksanaan pengambilalihan masih menunggu sejumlah persetujuan korporasi sesuai anggaran dasar dan peraturan internal Digiserve maupun Telkom. Transaksi juga bergantung pada pemenuhan persyaratan dalam perjanjian yang berkaitan dengan rencana pengambilalihan tersebut.

Kreditur dan pihak berkepentingan lainnya yang keberatan atas rencana transaksi dapat mengajukan keberatan secara tertulis paling lambat 14 hari kalender sejak pengumuman.

Perseroan juga menyampaikan pemberitahuan mengenai rencana pengalihan data pribadi, kalau ada, sebagai konsekuensi perubahan pengendalian perusahaan. Langkah tersebut dilakukan untuk memenuhi ketentuan dalam Undang-undang Nomor 27 Tahun 2022 Tentang Perlindungan Data Pribadi.

Rencana Telkom mengambil alih langsung seluruh kepemilikan Digiserve menandai kelanjutan penataan struktur bisnis perusahaan teknologi di lingkungan Telkom Group.

Digiserve sebelumnya merupakan perusahaan patungan Telkom dan Telstra Corporation Limited asal Australia dengan nama Telkomtelstra. Pada 2021, Telkom Group mengakuisisi 49% saham Telstra melalui PT Multimedia Nusantara atau TelkomMetra.

Setelah seluruh saham berada di lingkungan Telkom Group, perusahaan tersebut bertransformasi menjadi Digiserve by Telkom Indonesia. Rencana terbaru ini akan mengubah struktur kepemilikan dengan menempatkan Telkom sebagai pemegang saham pengendali secara langsung. (pa/jh)

Peruri Dorong Digitalisasi Administrasi di Industri Properti

BusinessUpdate – Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) mendorong digitalisasi administrasi di industri properti melalui layanan e-meterai dan tanda tangan digital. Produk digital tersebut bakal membawa perubahan mendasar dalam tata kelola administrasi.

Direktur Keuangan dan SDM Peruri Fajar Rizki mengatakan, kecepatan dan keabsahan dokumen menjadi aspek penting dalam bisnis properti. “Kehadiran produk-produk digital PERURI, seperti e-meterai dan tanda tangan digital, telah membawa perubahan mendasar dalam tata kelola administrasi tersebut,” kata Fajar dalam keterangan tertulis, Rabu (2/9/2026).

Menurutnya, digitalisasi membuat pengelolaan berbagai dokumen menjadi lebih cepat. Dokumen tersebut mencakup persyaratan administrasi bisnis, perjanjian kerja sama, hingga kontrak kerja. Proses yang sebelumnya membutuhkan pertukaran dokumen fisik kini dapat dilakukan secara paperless atau minim kertas dan real-time.

“Hal ini tidak hanya memangkas birokrasi tradisional, tetapi juga memberikan perlindungan maksimal terhadap potensi pemalsuan dokumen,” tambahnya. Peruri juga terus mengembangkan layanan digital untuk mendukung kebutuhan transformasi digital di berbagai industri.

Upaya tersebut mendapat penghargaan dalam Indonesia Property & Bank Award 2026. Peruri meraih kategori Business Proponent of Property Industry dengan predikat “The State-Owned Enterprise With the Most Rapid Digital Transformation Breakthrough”.

Fajar mengatakan, penghargaan tersebut menunjukkan transformasi digital Peruri tidak hanya berkaitan dengan pengembangan internal perusahaan. Layanan tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan keamanan dan efisiensi bagi pengguna.

Indonesia Property & Bank Award merupakan ajang tahunan yang memberikan penghargaan kepada tokoh, instansi, dan perusahaan yang dinilai berkontribusi terhadap ekosistem properti dan perbankan di Indonesia. Menurut Fajar, penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi Peruri untuk terus mengembangkan layanan sesuai kebutuhan industri.

“Melalui ekosistem otentikasi digital yang kami kembangkan, kami ingin memastikan tata kelola administrasi dokumen tidak lagi menjadi hambatan birokrasi, melainkan proses yang terintegrasi, cepat, dan aman,” ujar Fajar.

Ia mengatakan, layanan digital Peruri diposisikan untuk membantu pelaku industri mempercepat proses bisnis. “Kami berharap solusi digital Peruri dapat terus memberikan kemudahan operasional bagi para pelaku industri untuk bergerak semakin lincah di era modern ini,” tutupnya. (rn/jh. Foto: Dok. Peruri)

PGN Gandeng MontD’Or untuk Pasok Gas Bumi Sebesar 5,45 BBTUD

BusinessUpdate – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) mendapatkan tambahan pasokan gas bumi sebesar 5,45 billion british thermal units per day (BBTUD) dari Wilayah Kerja (WK) Tungkal, Jambi selama periode 2026-2034. Setelah itu, volume pasokan akan menurun secara bertahap (ramp down) hingga 2040.

Tambahan pasokan gas tersebut diperoleh PGN melalui Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) dengan Mont D’Or Oil Tungkal Limited (MOTL/MontD’Or). PJBG tersebut ditandatangani Direktur Komersial PGN Aldiansyah Idham dan General Manager MontD’Or Hendra Jaya, dan disaksikan Kepala SKK Migas Djoko Siswanto pada Senin (31/8/2026).

Aldiansyah mengatakan kerja sama tersebut menjadi langkah untuk memperkuat pemanfaatan gas bumi nasional sebagai sumber energi bagi kebutuhan domestik. “Kerja sama ini merupakan langkah penting dan strategis dalam upaya memperkuat pemanfaatan gas bumi nasional sebagai energi yang andal, kompetitif, dan berkelanjutan,” ujar Aldiansyah dalam keterangan tertulis, Rabu (2/9/2026).

Menurutnya, PJBG itu memberikan kepastian penyerapan gas dari WK Tungkal sekaligus membantu PGN menjaga keandalan penyaluran gas kepada pelanggan. Gas dari WK Tungkal yang berada di wilayah Sumatera Bagian Tengah tersebut nantinya akan diintegrasikan dengan infrastruktur gas bumi yang telah dimiliki PGN di Pulau Sumatera.

Selain gas pipa, PGN juga mengembangkan pasokan dari liquefied natural gas (LNG) untuk menjaga keberlanjutan layanan gas bumi bagi pelanggan. Pasokan tersebut ditujukan untuk mendukung kebutuhan berbagai segmen pelanggan, mulai dari industri, komersial, usaha kecil hingga rumah tangga.

Aldiansyah berharap kerja sama dengan MontD’Or dapat berlanjut dalam bentuk kolaborasi strategis lainnya. “Kami berharap kolaborasi antara SKK Migas, produsen gas terutama MontD’Or dan PGN tidak hanya pada pasokan WK Tungkal saja, namun melalui kerja sama strategis lainnya. Kami optimis kerja sama ini akan memberikan manfaat nyata bagi pertumbuhan industri dan perekonomian nasional,” tutupnya. (ip/jh. Foto: Dok. PGN)

ASDP Perbesar Kapasitas Dermaga 2 Gilimanuk dan Dermaga Ponton Ketapang

BusinessUpdate – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memperbesar kapasitas Dermaga 2 Pelabuhan Gilimanuk, Bali, dari sebelumnya 30 ton menjadi 50 ton untuk memperkuat layanan penyeberangan Jawa-Bali, terutama dalam menghadapi pertumbuhan mobilitas masyarakat dan distribusi logistik.

Direktur Utama ASDP Heru Widodo mengatakan penguatan infrastruktur tersebut merupakan bagian dari investasi jangka panjang perusahaan untuk meningkatkan keandalan dan fleksibilitas operasional di lintasan Jawa-Bali.

“Peningkatan kapasitas Dermaga 2 Gilimanuk dari 30 ton menjadi 50 ton merupakan bagian dari investasi jangka panjang ASDP dalam memperkuat keandalan layanan Jawa–Bali,” kata Heru dalam keterangan resmi, dikutip Rabu (2/9/2026).

Dengan kapasitas infrastruktur yang semakin memadai, ASDP ingin menciptakan fleksibilitas operasional yang lebih baik, mempercepat proses pelayanan kendaraan, serta mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi logistik.

Peningkatan Dermaga 2 Gilimanuk dilakukan secara terintegrasi dengan pengembangan Dermaga Ponton Ketapang, Banyuwangi, yang juga ditingkatkan menjadi Moveable Bridge (MB) permanen berkapasitas 50 ton.

Dengan kapasitas yang setara di kedua sisi, ASDP berharap pilihan operasional di lintasan Ketapang-Gilimanuk menjadi lebih luas. Kondisi tersebut juga memungkinkan pengaturan arus kendaraan antara Jawa dan Bali dilakukan secara lebih fleksibel sesuai kondisi trafik.

Penguatan infrastruktur ini sekaligus menjadi bagian dari upaya ASDP meningkatkan ketahanan operasional lintasan Ketapang-Gilimanuk. Dengan semakin banyak dermaga yang mampu melayani kendaraan berkapasitas besar, ketergantungan pada titik layanan tertentu dapat dikurangi.

Saat ini, pelayanan kendaraan logistik berkapasitas besar di lintasan tersebut antara lain didukung Dermaga MB 4 dan LCM. Ke depan, peningkatan kapasitas Dermaga 2 Gilimanuk dan pembangunan MB permanen di Ketapang akan memperluas pilihan operasional, khususnya ketika terjadi peningkatan trafik atau periode puncak mobilitas.

Pekerjaan peningkatan kapasitas Dermaga 2 Gilimanuk telah berlangsung sejak 21 Agustus 2026. Selama pekerjaan berlangsung, ASDP bersama regulator dan pemangku kepentingan terkait melakukan penyesuaian pola operasi agar pelayanan penyeberangan tetap berjalan.

General Manager ASDP Cabang Ketapang Media Syahrianto mengatakan pengaturan operasional dilakukan secara dinamis dengan mempertimbangkan kondisi trafik, kesiapan dermaga dan kapal, serta kondisi cuaca dan perairan. “Kami terus berkoordinasi dengan regulator, kepolisian, dan stakeholder terkait untuk mengoptimalkan pola operasi sesuai perkembangan kondisi di lapangan,” ujarnya.

Pengaturan trafik juga dilakukan pada area pelabuhan dan akses menuju pelabuhan, termasuk pemanfaatan area Bulusan sebagai buffer zone apabila diperlukan. Saat ini sebanyak 26 kapal mendukung pelayanan pada lintasan Ketapang-Gilimanuk.

Dalam beberapa hari terakhir, trafik kendaraan di lintasan tersebut menunjukkan pola yang dinamis, sementara kondisi arus laut juga menjadi salah satu faktor yang memengaruhi proses sandar kapal serta bongkar-muat kendaraan.

ASDP bersama regulator dan kepolisian terus melakukan pengaturan dan pemantauan trafik, optimalisasi pola operasi kapal, serta pemanfaatan buffer zone untuk membantu menjaga kelancaran arus kendaraan.

“Selama proses berlangsung, fokus kami adalah menjaga pelayanan tetap berjalan dengan mengoptimalkan seluruh kapasitas yang tersedia serta melakukan penyesuaian operasional secara responsif bersama regulator dan stakeholder terkait,” lanjut Media.

Masyarakat juga diimbau memperhatikan informasi terbaru mengenai layanan penyeberangan sebelum melakukan perjalanan. Informasi terkait layanan dan operasional pelabuhan dapat diperoleh melalui Contact Center ASDP 191. (pa/jh. Fto: Dok. ASDP)

Cipaniis Wisata Alam di Kaki Gunung Ciremei Kuningan

BusinessUpdate – Jika Anda ingin menikmati wisata alam di kaki Gunung Ciremai, Kuningan, Jawa Barat silakan mampir ke Wisata Cipaniis yang berada di Jalan Raya Singkup, Desa Singkup, Kecamatan Pasawahan. Destinasi ini menawarkan suasana alam yang asri dengan sumber air yang jernih.

Salah satu daya tarik Wisata Cipaniis adalah suasana alamnya yang masih asri. Kawasan wisata ini berada di wilayah Pasawahan yang dikenal dengan lingkungan pegunungan dan sumber mata air. Wisatawan dapat menikmati kesegaran air sekaligus suasana hijau di sekitar kawasan.

Tempat ini cocok untuk wisatawan yang ingin bersantai atau menghabiskan waktu bersama keluarga di tengah suasana alam. Selain kawasan perairan, Anda juga dapat memanfaatkan fasilitas yang tersedia di lokasi. Di sana ada kolam air panas luar ruangan, serta warung makanan dan minuman.

Wisata Cipaniis beralamat di Jalan Raya Singkup, Desa Singkup, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan. Lokasinya berada di kawasan Singkup, Pasawahan, dan dapat menjadi salah satu tujuan wisata alam bagi wisatawan yang sedang menjelajahi wilayah Kuningan.

Jika Anda datang dari pusat Kabupaten Kuningan dapat mengarahkan kendaraan menuju Kecamatan Pasawahan, kemudian melanjutkan perjalanan ke Desa Singkup melalui Jalan Raya Singkup. Sementara itu, wisatawan yang datang dari arah Cirebon dapat menuju Kabupaten Kuningan terlebih dahulu, kemudian melanjutkan perjalanan menuju Pasawahan dan Singkup.

Karena kondisi lalu lintas dan pilihan jalan dapat berubah, wisatawan dapat memasukkan Wisata Cipaniis, Singkup, Pasawahan, Kuningan sebagai tujuan pada aplikasi navigasi sebelum berangkat.

Harga tiket masuk Wisata Cipaniis yang tercantum pada portal resmi pariwisata Kabupaten Kuningan yakni Rp15.000 untuk wisatawan dewasa dan Rp10.000 untuk anak-anak. Tempat wisata ini buka mulai pukul 08.00 WIB sampai pukul 16.00 WIB.

Jika hendak berkunjung ke sana, wisatawan sebaiknya mengecek kembali informasi sebelum berangkat karena harga tiket dan jam operasional dapat berubah sesuai kebijakan pengelola. (pa/jh. Foto: Dok Detik)

U