Home Blog Page 43

KAI Logistik Raih Sertifikasi Halal untuk Layanan Retail

BusinessUpdate – KAI Logistik mendapatkan sertifikasi halal untuk layanan pengiriman barang retail. Sertifikasi ini diberikan secara spesifik pada layanan KALOG Express di tiga titik distribusi utama dengan arus barang yang tinggi, yakni Service Point KALOG Express Jakarta Gudang, Semarang Poncol, dan Surabaya Kota.

Langkah ini menandai fase baru dalam peningkatan standar layanan retail perusahaan, dengan fokus pada jaminan keamanan produk sepanjang proses distribusi. Inisiatif tersebut sekaligus memperluas cakupan implementasi jaminan halal yang sebelumnya telah diterapkan pada layanan berbasis kontainer.

Direktur Utama KAI Logistik Yuskal Setiawan menjelaskan, pencapaian ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam memberikan kepastian hukum dan operasional bagi pemilik barang di tengah dinamika industri logistik yang semakin kompetitif.

“Sertifikasi ini bukan sekadar pemenuhan aspek administratif, melainkan sebuah komitmen mendalam untuk membangun kepercayaan pasar yang lebih kuat, terutama bagi sektor-sektor sensitif yang mengandalkan integritas proses distribusi dalam menjaga kualitas produk mereka secara menyeluruh,” jelas Yuskal dalam keterangan resmi, Kamis (9/4/2026).

Perluasan sertifikasi halal ke layanan retail merupakan bagian dari roadmap perusahaan. Sebelumnya, KAI Logistik telah mengantongi sertifikasi halal untuk layanan kontainer di sejumlah terminal logistik, antara lain Sungai Lagoa, Klari, Kalimas, dan Ronggowarsito.

Dengan ekspansi ini, perusahaan mulai menyasar segmen pengiriman barang skala kecil yang memiliki volume perputaran tinggi. Langkah tersebut dinilai penting dalam menciptakan ekosistem logistik halal yang lebih holistik dan terintegrasi.

KAI Logistik menilai, layanan retail bersertifikat halal menjadi solusi konkret bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), terutama dalam menghadapi tenggat kewajiban sertifikasi halal yang akan berlaku pada Oktober 2026.

Sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal serta Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2021, berbagai produk seperti makanan, minuman, hingga obat tradisional diwajibkan memiliki jaminan halal.

Dalam hal ini, aspek distribusi menjadi salah satu mata rantai penting yang harus memenuhi standar tersebut. KAI Logistik hadir untuk memastikan bahwa proses distribusi tidak menjadi titik lemah dalam pemenuhan kewajiban tersebut, khususnya bagi UMKM yang tengah berupaya menyesuaikan diri dengan regulasi.

Secara teknis, sertifikat halal yang dikantongi perusahaan bernomor ID00410018283070424. Sertifikat tersebut resmi diterbitkan pada 11 Maret 2026 setelah melalui proses audit oleh Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) PT Sucofindo.

Audit yang dilakukan pada akhir Februari 2026 mencakup pemeriksaan menyeluruh terhadap penerapan Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH), termasuk prosedur penanganan bahan dan fasilitas pencucian serta pensucian dalam layanan retail.

Proses pengawasan yang ketat ini memastikan bahwa seluruh operasional di lapangan telah sesuai dengan kaidah dan regulasi yang berlaku dalam sistem jaminan produk halal.

Dalam implementasi sehari-hari, KAI Logistik menerapkan standar pemisahan yang ketat untuk mencegah kontaminasi silang antara barang halal dengan barang reguler maupun pengiriman hewan. Setiap paket yang termasuk dalam kategori halal diberi label khusus sebagai identitas. Label ini memungkinkan pengelompokan secara eksklusif di area penyimpanan tertentu.

Selain itu, barang ditempatkan di atas palet dengan alas terpal bersih dan dilindungi menggunakan penutup tambahan. Langkah ini dilakukan untuk menjaga sterilitas produk selama proses transit hingga pengiriman.

Yuskal menambahkan, pemilihan Jakarta, Semarang, dan Surabaya sebagai lokasi awal implementasi layanan retail bersertifikat halal didasarkan pada tingginya aktivitas distribusi di ketiga kota tersebut. Ketiganya juga memiliki peran strategis sebagai simpul logistik utama di Pulau Jawa, sehingga dinilai mampu memberikan dampak signifikan terhadap pengembangan ekosistem logistik halal.

Dengan kehadiran layanan ini di titik-titik strategis tersebut, KAI Logistik berharap dapat mendorong pertumbuhan ekonomi syariah di wilayah sekitarnya. Selain itu, layanan ini juga diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi pelanggan yang semakin selektif dalam memilih mitra logistik. (pa/jh. Foto: Dok. KAI Logistik)

Pertamina Fasilitasi 1.346 Sertifikasi UMKM untuk Perkuat Daya Saing

BusinessUpdate – PT Pertamina (Persero) memfasilitasi sebanyak 1.346 sertifikasi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) sepanjang periode Januari-Maret 2026 sebagai upaya memperkuat daya saing dan membuka akses pasar sektor tersebut ke ritel modern.

Vice President Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron mengatakan program sertifikasi yang dilaksanakan di berbagai wilayah di Indonesia ini mencakup antara lain nomor induk berusaha (NIB), halal, hak kekayaan intelektual, dan surat pernyataan kesanggupan pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup (SPPL).

“Program ini sebagai bagian dari komitmen Pertamina dalam mendorong pemerataan ekonomi berbasis UMKM, sekaligus memperkuat fondasi bisnis UMKM agar lebih siap menembus pasar yang lebih luas, termasuk bersaing di ekosistem industri yang semakin kompetitif,” ujar Baron dalam keterangan resmi, Kamis (9/4/2026).

Baron mengatakan fasilitasi sertifikasi merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kredibilitas dan kepercayaan pasar terhadap produk UMKM.

“Pertamina berkomitmen terus mendorong UMKM naik kelas melalui pendampingan yang komprehensif, termasuk fasilitasi sertifikasi. Sertifikasi bukan hanya formalitas, tetapi menjadi pintu masuk bagi UMKM untuk memperluas akses pasar, meningkatkan daya saing, serta menjawab kebutuhan konsumen yang semakin selektif,” tambahnya.

Baron mencontohkan UMKM Inovasi Mitra Sudjarwo (brand MiniesQ) asal Pondok Aren, Tangerang Selatan, Banten, yang bergerak di bidang makanan sehat, berhasil memperoleh sertifikat halal untuk produk unggulannya berupa healthy cookies, brownies, dan oat-based snacks.

UMKM itu didirikan pada 2022 oleh Minie Sudjarwo, mantan atlet nasional, yang telah berpengalaman selama 16 tahun sebagai instruktur body builder.

“Kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat menjadi peluang sekaligus tantangan. Kami ingin menghadirkan produk yang sehat, praktis, dan tetap enak dinikmati,” ujarnya.

Minie menambahkan setelah mengantongi sertifikasi halal, kepercayaan pasar meningkat dan membuka peluang kerja sama dengan 20 minimarket dan 1 supermarket di Jakarta untuk distribusi produk brownies dan oat.

Baron menambahkan keberhasilan UMKM ini menunjukkan bahwa sertifikasi tidak hanya menjadi aspek administratif, tetapi juga menjadi kunci dalam meningkatkan akses pasar dan kepercayaan konsumen.

“Pertamina berkomitmen mewujudkan pemberdayaan UMKM sebagai bagian dari penciptaan nilai bersama (creating shared value) yang berkelanjutan bagi masyarakat,” tutupnya. (rn/jh. Foto: Dok. Pertamina)

Jamkrindo Raih Laba Bersih Rp1,05 Triliun Sepanjang 2025

BusinessUpdate – PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo), anggota holding Indonesia Financial Group (IFG), berhasil mencatatkan laba sebelum pajak sebesar Rp1,28 triliun dan laba bersih Rp1,05 triliun sepanjang 2025.

Hal ini didukung strategi bisnis yang adaptif serta pengelolaan risiko yang prudent di tengah dinamika industri penjaminan. Juga mencerminkan konsistensi kinerja operasional Jamkrindo dalam menjaga profitabilitas.

Perseroan memperpanjang catatan positif perusahaan yang secara konsisten menghasilkan laba setiap tahun sejak didirikan pada 1970. Selain itu, Jamkrindo turut berkontribusi pada perekonomian melalui pembayaran pajak kepada negara serta setoran dividen kepada pemegang saham.

Dari sisi struktur keuangan, Jamkrindo mencatat total aset sebesar Rp30,86 triliun dan total ekuitas Rp13,84 triliun. Kondisi ini mencerminkan fondasi permodalan yang kuat untuk mendukung ekspansi bisnis sekaligus pengelolaan risiko yang berkelanjutan.

Adapun imbal jasa penjaminan bruto tercatat sebesar Rp7,12 triliun. Seiring dengan meningkatnya aktivitas penjaminan, beban klaim bruto juga mengalami kenaikan menjadi Rp6,6 triliun.

Meski demikian, perusahaan menyatakan tetap mampu menjaga kinerja secara keseluruhan dengan fundamental yang kuat serta pengelolaan risiko yang disiplin.

Dari sisi operasional, sepanjang 2025 volume penjaminan Jamkrindo mencapai Rp247,57 triliun. Angka ini menunjukkan skala bisnis yang besar sekaligus kontribusi terhadap sektor produktif nasional. Jamkrindo juga telah menjangkau lebih dari 5,56 juta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta koperasi.

Pelaksana Tugas Direktur Utama Jamkrindo Abdul Bari menjelaskan, sejalan dengan agenda pembangunan nasional dalam kerangka Asta Cita, perusahaan terus memperkuat peran dalam pemberdayaan UMKM dan koperasi.

Upaya tersebut dilakukan melalui perluasan akses pembiayaan, peningkatan kualitas penjaminan, serta penguatan kolaborasi dalam ekosistem pembiayaan nasional. Transformasi berkelanjutan juga ditempuh melalui penguatan tata kelola, manajemen risiko, serta optimalisasi model bisnis.

“Di tengah dinamika industri, Jamkrindo tetap menjaga kinerja yang resilien melalui penguatan fundamental bisnis dan pengelolaan risiko yang disiplin. Kami tidak hanya berfokus pada pertumbuhan, tetapi juga memastikan kualitas dan keberlanjutan kinerja perusahaan,” ujar Abdul Bari dalam siaran pers, Kamis (9/4/2026).

Ia menambahkan, Jamkrindo berkomitmen untuk terus memperluas akses pembiayaan bagi UMKM dan koperasi sebagai tulang punggung ekonomi nasional. Perusahaan ingin memastikan semakin banyak pelaku usaha memperoleh akses pembiayaan dan dapat berkembang secara berkelanjutan melalui layanan penjaminan.

Selain penjaminan, Jamkrindo juga aktif melakukan pendampingan dan pemberdayaan UMKM serta koperasi untuk meningkatkan kapasitas usaha dan daya saing. Program pendampingan dilakukan melalui pelatihan, peningkatan keterampilan, serta penguatan akses pasar bagi pelaku usaha.

Program tersebut juga menyasar kelompok perempuan dan penyandang disabilitas, dengan tujuan mendorong kemandirian serta keberlanjutan usaha. (pa/jh)

Tunda Panen Kopi Kinerja PalmCo Kuartal I/2026 Tetap Positif

BusinessUpdate – PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV PalmCo tetap menunjukkan kinerja positif pada kuartal I/2026 meskipun harus menunda panen kopi karena anomali iklim dengan curah hujan tinggi pada awal 2026.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K. Santosa mengatakan tingginya curah hujan pada awal 2026 memaksa pengelolaan perkebunan dilakukan penyesuaian ritme produksi demi menjaga mutu. “Kondisi tersebut tidak menghalangi kinerja keuangan segmen kopi untuk tetap mencatatkan hasil positif,” kata Jatmiko dalam keterangan di Jakarta, Kamis (9/4/2026).

Sub Holding PTPN III (Persero) itu mencatat laba sebelum pajak dari komoditas kopi sebesar Rp3,43 miliar pada triwulan I/2026. Capaian tersebut diraih di tengah keputusan manajemen untuk menunda panen raya guna menjaga kualitas biji kopi.

Peningkatan kinerja terutama ditopang oleh lonjakan penjualan yang signifikan pada awal tahun. “Penjualan meningkat cukup tinggi. Di saat yang sama, kami tetap menjaga arus kas operasional agar tetap sehat,” ujarnya.

Data perusahaan menunjukkan penjualan bersih kopi hampir berlipat ganda secara tahunan. Pada triwulan I/2025, penjualan tercatat Rp10,94 miliar, sementara pada periode yang sama tahun ini meningkat menjadi Rp21,78 miliar.

Kendati demikian, peningkatan penjualan tidak sepenuhnya diikuti lonjakan laba operasional. EBITDA tercatat sebesar Rp3,70 miliar per Maret 2026, sedikit menurun dibandingkan Rp3,82 miliar pada periode yang sama tahun lalu. “Meski demikian, perusahaan menilai kemampuan menghasilkan kas masih relatif terjaga,” tuturnya.

Di balik capaian finansial tersebut, perusahaan menghadapi tantangan di sisi hulu. Curah hujan tinggi menyebabkan berkurangnya intensitas penyinaran matahari yang dibutuhkan tanaman kopi untuk proses fotosintesis dan pematangan buah.

Akibatnya, buah kopi atau cherry berkembang lebih lambat dari biasanya. Kondisi itu terjadi di sejumlah wilayah operasional utama. Misalnya, di kawasan Java Coffee Estate (JCE) di lereng Dataran Ijen, Jawa Timur, curah hujan mencapai 120 milimeter dengan 21 hari hujan sepanjang triwulan pertama. Sementara itu, di wilayah Jambi, tercatat curah hujan 57 milimeter dengan 10 hari hujan.

Manajer KSO Java Coffee Estate, Hastudy Yunarko, menjelaskan kondisi tersebut membuat perusahaan harus mengambil langkah antisipatif. “Kalau panen dipaksakan saat buah belum matang sempurna, kualitas seduhan kopi akan turun. Itu berisiko terhadap standar mutu produk,” kata Hastudy.

Karena itu, manajemen memutuskan untuk menggeser jadwal panen raya ke Mei 2026 sesuai dengan potensi kematangan kopi cherry merah secara alami. Langkah ini dinilai memberi waktu tambahan bagi buah kopi untuk mencapai tingkat kematangan optimal.

Keputusan tersebut merupakan bagian dari strategi menjaga kualitas di tengah tekanan faktor cuaca. “Kami memilih menunggu agar kualitas tetap terjaga saat produk masuk ke pasar,” ujarnya.

Di tengah dinamika iklim yang semakin sulit diprediksi, pelaku industri perkebunan dituntut lebih adaptif. Bagi PTPN IV, menjaga keseimbangan antara kuantitas produksi dan kualitas hasil menjadi kunci untuk mempertahankan kinerja, sekaligus menjaga daya saing kopi di pasar. (ip/jh. Foto: Dok. PalmCo)

Kebijakan Biodiesel B50 Diterapkan Mulai 1 Juli 2026, Hemat Rp48 Triliun

BusinessUpdate – Pemerintah akan menerapkan kebijakan biodiesel 50% (B50) pada 1 Juli 2026 sebagai langkah antisipasi atas lonjakan harga minyak global akibat konflik di Timur Tengah. Kebijakan itu dinilai akan menghemat anggaran subsidi sebesar Rp48 triliun.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah tengah mencari solusi pengganti bahan bakar fosil yang lebih ramah lingkungan. Salah satu yang akan diterapkan kemudian adalah B50, yakni campuran 50% bahan bakar nabati (sawit/CPO) dengan 50% solar.

“Dan kita sudah menyepakati per 1 Juli B50, di mana itu meningkatkan ketahanan anggaran dari saving sebesar Rp48 triliun,” ujar Airlangga usai rapat kerja (raker) pemerintah yang digelar di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/4/2026). Selain menghemat anggaran subsidi, kebijakan B50 dinilai mampu menekan impor BBM hingga 4 juta kiloliter per tahun.

Sementara itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan B50 telah dilakukan uji coba selama hampir enam bulan. Uju coba B50 diterapkan pada berbagai peralatan seperti alat berat, kapal, kereta api, dan truk. Adapun, tahap uji coba B50 hampir selesai. Kebijakan itu pun siap diimplementasikan sesuai rencana.

“Uji coba masih terus berjalan, tetapi sebentar lagi akan final. Hingga hari ini, hasilnya alhamdulillah cukup baik. Mulai 1 Juli, B50 akan diterapkan,” kata Bahlil.

Bahan bakar B50 itu menurut Bahlil telah memenuhi spesifikasi teknis yang disepakati oleh para pemangku kepentingan, termasuk parameter kandungan air, stabilitas oksidasi, serta kandungan FAME.

Bahlil juga menegaskan bahwa pemerintah optimistis implementasi program biodiesel B50 akan memberikan dampak positif, termasuk potensi surplus solar. Ditambah, proyek kilang Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan, Kalimantan Timur akan segera beroperasi. (pa/jh. Foto: Dok. Kementerian ESDM)

Kimia Farma Luncurkan Produk Stem Cell dan Secretome Stemxera

BusinessUpdate – PT Kimia Farma (Persero) Tbk (KAEF) memperkuat portofolio produk dan layanan di bidang bioteknologi dengan meluncurkan Stemxera sebagai merek untuk produk stem cell dan secretome yang telah dikembangkan sejak 2013.

Peluncuran produk dilakukan pada ajang International Conference Rejaselindo 2026 yang berlangsung pada 2–4 April 2026 di Bali Nusa Dua Convention Centre.

Kegiatan tersebut menjadi forum ilmiah yang mempertemukan tenaga medis, peneliti, serta praktisi kesehatan untuk membahas perkembangan terkini di bidang regenerative medicine atau pengobatan regeneratif.

Peluncuran ini menjadi bagian dari komitmen Kimia Farma dalam menghadirkan inovasi terapi berbasis bioteknologi yang berdaya saing, sekaligus memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat.

Selain itu, peluncuran tersebut juga ditujukan untuk meningkatkan awareness serta membuka peluang kolaborasi strategis dengan institusi kesehatan dan akademisi, baik di tingkat nasional maupun global.

“Melalui Stemxera, kami ingin menghadirkan inovasi terapi regeneratif yang tidak hanya unggul secara ilmiah, namun juga dapat diakses lebih luas oleh masyarakat Indonesia. Dengan pendekatan layanan yang adaptif, kami optimis Stemxera dapat mempercepat pemanfaatan terapi stem cell di berbagai fasilitas layanan kesehatan,” ujar Hanadi dalam siaran pers, Rabu (8/4/2026).

Perseroan berharap dapat semakin memperkuat kemandirian industri farmasi nasional serta berkontribusi dalam mendukung ketahanan kesehatan Indonesia. Upaya tersebut dilakukan melalui pengembangan dan perluasan akses terapi berbasis bioteknologi serta pengobatan regeneratif yang inovatif dan berkelanjutan.

Sebagai bagian dari ekosistem layanan kesehatan yang terintegrasi, Kimia Farma terus mendorong pengembangan penelitian dan uji klinis berbasis stem cell atau sel punca. Langkah ini dilakukan untuk memastikan efektivitas dan keamanan produk melalui pendekatan evidence-based medicine.

Stemxera dikembangkan di fasilitas laboratorium stem cell RSUPN Dr Cipto Mangunkusumo (RSCM). Fasilitas tersebut telah mengantongi sertifikat Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Dalam pengembangannya, perseroan menekankan standar mutu, keamanan, dan kualitas tinggi sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Produk ini dihadirkan sebagai solusi terapi regeneratif yang inovatif, khususnya untuk penanganan kondisi degeneratif serta kebutuhan terapi lanjutan di bidang medis.

Direktur Komersial Kimia Farma, Hanadi Setiarto, menyampaikan peluncuran Stemxera merupakan langkah strategis perusahaan dalam memperluas portofolio produk berbasis riset dan teknologi tinggi. (rn/jh. Foto: Dok. Kimia Farma)

Untuk Penghematan Energi UPI Siap Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh

BusinessUpdate – Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menyatakan kesiapan dalam mengimplementasikan kebijakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) untuk menciptakan budaya kerja yang lebih efisien dalam rangka penghematan energi nasional.

“Secara kelembagaan, UPI sudah siap. Bahkan saat ini kami tengah merintis pengembangan program studi berbasis PJJ, dengan target hingga 15 program studi pada tahun ini,” kata Direktur Direktorat Pengembangan Kurikulum, Pembelajaran Digital, Kecerdasan Buatan, dan Metamesta UPI Ahmad Yani di Bandung, Rabu (8/4/2026).

Menurut Ahmad, implementasi PJJ akan disesuaikan dengan karakteristik mata kuliah dan tidak dilakukan secara seragam. Mata kuliah teori dinilai lebih memungkinkan dilaksanakan secara daring, sementara mata kuliah praktik tetap membutuhkan pembelajaran tatap muka.

UPI juga akan melakukan pendataan menyeluruh terhadap mata kuliah, dosen pengampu, serta kesiapan modul digital sebelum penerapan penuh dilakukan.

Dari sisi infrastruktur, UPI telah menyiapkan penguatan platform pembelajaran digital, termasuk pengembangan Sistem Pembelajaran Online Terpadu (SPOT) dan sistem pemantauan interaksi belajar. UPI saat ini tengah mendorong dosen untuk melengkapi materi pembelajaran digital, mulai dari teks, video, tugas, hingga evaluasi.

“Tantangan utama bukan pada kebijakan, tetapi pada kesiapan konten pembelajaran digital. Modul harus lengkap dan interaksi dosen-mahasiswa harus terjamin agar PJJ berjalan efektif,” katanya.

Sebelumnya, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 2 Tahun 2026 untuk penyesuaian pola kerja di lingkungan Kemdiktisaintek dan kegiatan akademik di perguruan tinggi.

“Ini juga tentu sebagai antisipasi jika nantinya krisis dunia itu berkepanjangan, karena kemarin kita juga sudah mendapatkan ada analisis bahwa bukan tidak mungkin krisis ini menyamai krisis karena pandemi COVID-19,” kata Mendiktisaintek.

Meski demikian Mendiktisaintek Brian menekankan kebijakan penyesuaian pola kerja ini agar tidak sampai mengganggu dan mengurangi kualitas dalam proses pembelajaran. (pa/jh. Foto: Istimewa)

Pengguna LRT Jabodebek pada Kuartal I/2026 Capai 7,7 Juta Naik 22 Persen

BusinessUpdate – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mencatat pengguna LRT Jabodebek mencapai 7.754.946 orang pada triwulan I/2026 atau tumbuh 22% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yang mencapai 6.351.283 orang.

“Tren positif pengguna LRT Jabodebek pada triwulan I/2026 ini meningkat 1.403.663 pengguna atau tumbuh sebesar 22% dibandingkan periode yang sama tahun 2025,” kata Manager of Public Relations LRT Jabodebek Radhitya Mardika, dalam keterangan di Jakarta, Rabu (8/4/2026).

Peningkatan itu mengindikasikan adanya kecenderungan perubahan pola mobilitas masyarakat perkotaan, seiring meningkatnya penggunaan transportasi publik yang terintegrasi serta efisien.

“LRT Jabodebek menjadi salah satu pilihan transportasi bagi masyarakat yang menawarkan ketepatan waktu, konektivitas dengan lokasi pusat aktivitas perkantoran, integrasi antarmoda, dan bebas dari kemacetan,” jelasnya.

Dari sisi pola perjalanan, rata-rata pengguna pada hari kerja (weekday) mencapai 113.898 pengguna per hari, meningkat 23.992 pengguna atau 27% dibandingkan tahun sebelumnya.

Sementara itu, rata-rata pengguna pada akhir pekan (weekend) mencapai 42.829 pengguna per hari, meningkat 6.875 pengguna atau 19%.

“Adapun jumlah pengguna pada triwulan I/2026 pada Januari tercatat 2.714.594 pengguna, Februari 2.530.000 pengguna, dan Maret 2.510.352 pengguna,” jelasnya.

Selama triwulan I/2026 terdapat 5 stasiun paling favorit, yaitu Dukuh Atas, Harjamukti, Pancoran, Kuningan, dan Cikoko. Lima stasiun ini memiliki peran strategis dalam mendukung konektivitas kawasan.

Stasiun Dukuh Atas terkoneksi dengan moda transportasi KRL, KA Bandara, MRT Jakarta, serta TransJakarta. Begitu juga dengan Stasiun Cikoko yang memiliki integrasi dengan KRL serta TransJakarta, sehingga memudahkan perpindahan antarmoda secara efisien.

Stasiun Kuningan dan Pancoran berada di pusat aktivitas bisnis dan perkantoran Jakarta, menjadikannya simpul utama pergerakan masyarakat. Sementara itu, Stasiun Harjamukti menjadi akses penting bagi masyarakat dari wilayah penyangga menuju pusat kota.

Keberadaan stasiun-stasiun ini memperkuat ekosistem urban mobility yang terintegrasi, sekaligus mendorong masyarakat untuk beralih ke transportasi publik yang lebih efisien dan berkelanjutan.

KAI berterima kasih kepada seluruh pengguna yang memberikan kepercayaan mobilitasnya menggunakan LRT Jabodebek. “Hal ini menjadi dorongan bagi KAI untuk terus meningkatkan kualitas layanan, sekaligus mendukung pengembangan transportasi publik di Indonesia,” tambahnya.

Ke depan, LRT Jabodebek akan terus memperkuat perannya dalam mendukung mobilitas masyarakat perkotaan melalui layanan yang andal, terintegrasi, dan berorientasi pada efisiensi waktu perjalanan. (rn/jh. Foto: Dok. LRT Jabodebek)

OJK Resmi Cabut Izin Usaha Pinjol Milik Astra Maucash

BusinessUpdate – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mencabut izin usaha Penyelenggara Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi (LPBBTI) PT Astra Welab Digital Arta, pemilik platform pinjaman online (pinjol) Maucash.

Berdasarkan pengumuman resmi dari laman OJK yang dikutip pada Rabu (8/4/2026), keputusan tersebut tertuang dalam nomor KEP-11/D.06/2026 pada tanggal 2 April 2026. Alasan pencabutan izin usaha pinjol tersebut adalah karena perusahaan mengembalikan izin usaha sebagai penyelenggara layanan pendanaan bersama berbasis teknologi informasi.

“Otoritas Jasa Keuangan melalui Keputusan Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan nomor KEP-11/D.06/2026 tanggal 2 April 2026 telah mencabut izin usaha Penyelenggara Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi PT Astra Welab Digital Arta,” kata Kepala Departemen Perizinan, Pemeriksaan Khusus dan Pengendalian Kualitas Pengawasan Lembaga PVML OJK Indra Salfian A, dikutip pada Rabu (8/4/2026).

Dengan dicabutnya izin usaha PT Astra Welab Digital Arta, perusahaan dilarang melakukan kegiatan usaha di bidang LPBBTI dan diwajibkan menyelesaikan beberapa hal dan kewajiban sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Pertama, PT Astra Welab Digital Arta harus memberikan informasi secara jelas kepada Pemberi Dana, Penerima Dana, dan/atau pihak lainnya yang berkepentingan mengenai mekanisme penyelesaian hak dan kewajiban.

Kedua, PT Astra Welab Digital Arta wajib menyelenggarakan rapat umum pemegang saham untuk memutuskan pembubaran dan membentuk Tim Likuidasi.

Ketiga, perusahaan wajib menunjuk penanggung jawab dan pegawai yang bertugas sebagai gugus tugas dan pusat layanan untuk melayani kepentingan Pemberi Dana, Penerima Dana, dan masyarakat sampai dengan terbentuknya Tim Likuidasi.

“Penanggung jawab dan pegawai dimaksud [termasuk apabila terjadi perubahan penanggung jawab dan pegawai] harus disampaikan kepada seluruh Pemberi Dana dan Penerima Dana dan ditembuskan kepada OJK,” tutupnya. (pa/jh. Foto: Dok. Maucash)

Giliran Garuda Indonesia Sesuaikan Tarif Tiket dan Rute Penerbangan

BusinessUpdate – Giliran maskapai Garuda Indonesia melakukan penyesuaian harga tiket dan rute penerbangan sebagai respons atas lonjakan harga bahan bakar pesawat (avtur) yang dipicu dinamika geopolitik global.

Garuda Indonesia akan melakukan penyesuaian harga tiket secara proporsional dan terukur, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, transparansi, serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

“Penyesuaian tarif dilakukan secara terukur dan akan terus dievaluasi secara berkala mengikuti pergerakan harga avtur yang sangat dinamis,” jelas Direktur Utama Garuda Indonesia, Glenny Kairupan dalam keterangan resmi, Rabu (8/4/2026).

Selain penyesuaian harga, Garuda Indonesia juga menyiapkan langkah mitigasi melalui optimalisasi frekuensi dan jadwal penerbangan di sejumlah rute. Langkah ini dilakukan untuk menjaga produktivitas kapasitas sekaligus memastikan keberlangsungan operasional perusahaan.

“Perusahaan tengah mengkaji optimalisasi frekuensi dan jadwal penerbangan sebagai bagian dari upaya menjaga efisiensi dan keberlanjutan operasional,” tambahnya.

Glenny mengatakan pihaknya memastikan layanan penerbangan tetap berjalan optimal di tengah tekanan industri. Di sisi lain, guna memastikan keberlangsungan industri penerbangan, pemerintah juga mengimplementasikan kebijakan pemerintah penyesuaian fuel surcharge, serta rencana pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 11% yang ditanggung pemerintah (DTP).

“Di tengah dinamika industri penerbangan global yang dipengaruhi ketidakpastian geopolitik serta fluktuasi harga bahan bakar, Garuda Indonesia memastikan keberlangsungan layanan tetap terjaga sejalan dengan kebijakan pemerintah,” ujar Glenny.

Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi langkah strategis dalam menjaga keseimbangan antara keberlanjutan operasional maskapai dan keterjangkauan layanan transportasi udara bagi masyarakat.

“Langkah ini juga mendukung stabilitas ekosistem industri aviasi nasional, sehingga maskapai tetap dapat beroperasi dengan baik sekaligus menjaga aksesibilitas bagi masyarakat,” lanjutnya.

Ke depan, Garuda Indonesia akan terus memantau perkembangan geopolitik dan dinamika industri penerbangan global, serta melakukan penyesuaian secara adaptif guna menjaga keseimbangan antara keberlanjutan bisnis dan pelayanan kepada masyarakat. (rn/jh. Foto: Dok. Garuda Indonesia)