Home Blog Page 47

Pupuk Indonesia Dorong Pembangunan Pabrik Metanol untuk Program Biodiesel B50

BusinessUpdate – PT Pupuk Indonesia (Persero) mendorong pembangunan pabrik metanol untuk mendukung implementasi mandatori program Biodiesel B50, yang dicanangkan pemerintah guna memperkuat ketahanan energi nasional.

Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi mengatakan pihaknya bersama Danantara mengusulkan pembangunan dua pabrik metanol masing-masing berkapasitas 1 juta ton agar dapat memenuhi kebutuhan domestik dan mengurangi ketergantungan impor.

“Kami bersama Danantara mengusulkan pembangunan dua pabrik metanol masing-masing berkapasitas 1 juta ton, sehingga nanti kita akan punya dari BUMN Pupuk Indonesia (kapasitas produksi) 2 juta ton dan dari swasta 400 ribu ton,” kata Rahmad dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta, Kamis (2/4/2026).

Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan ketahanan pangan sekaligus ketahanan energi secara berkelanjutan. Rencana pembangunan pabrik itu akan dilakukan di Aceh dan Kalimantan Timur.

Rahmad menjelaskan pengembangan biofuel tidak hanya membutuhkan minyak kelapa sawit, tetapi juga memerlukan metanol sebagai bahan pendukung dalam proses produksinya.

Saat ini, kebutuhan metanol nasional pada 2025 diperkirakan mencapai 1,8 juta ton, sementara kapasitas produksi dalam negeri baru sekitar 400 ribu ton sehingga Indonesia masih bergantung pada impor metanol sebesar 1,4 juta ton untuk memenuhi kebutuhan domestik yang terus meningkat.

Dengan rencana peningkatan mandatori biodiesel dari B40 menjadi B50, kebutuhan metanol diperkirakan akan meningkat signifikan hingga mencapai sekitar 2,9 juta ton. Tanpa adanya tambahan kapasitas produksi dalam negeri, impor metanol diproyeksikan meningkat menjadi sekitar 2,5 juta ton.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan Indonesia akan memberlakukan kebijakan Biodiesel 50 (B50) atau campuran minyak kelapa sawit (crude palm oil) sebesar 50 persen dengan minyak solar untuk menghemat subsidi senilai Rp48 triliun.

“Sebagai bagian dari upaya kemandirian energi dan efisiensi energi, pemerintah menerapkan kebijakan B50. Ini mulai berlaku 1 Juli 2026,” ujar Airlangga. Ia menyampaikan PT Pertamina sudah siap untuk mengimplementasikan kebijakan tersebut.

Kebijakan penerapan B50, berpotensi mengurangi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) fosil sebanyak 4 juta kiloliter (kl) dalam satu tahun. “Tentu, ini dalam enam bulan akan ada penghematan dari fosil dan juga ada penghematan subsidi dari biodiesel yang diperkirakan nilainya Rp48 triliun,” kata Airlangga. (pa/jh. Foto: Dok. Detik)

BSI Salurkan Zakat Perusahaan dan Pegawai Sebesar Rp289 Miliar pada 2025

BusinessUpdate – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk atau BSI menyalurkan zakat perusahaan dan pegawai kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI sebesar Rp289 miliar pada periode pengumpulan 2025.

Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo merincikan, dana zakat itu terdiri dari zakat perseroan sebanyak Rp250,3 miliar dan zakat pegawai sebanyak Rp39,5 miliar. Dana zakat yang disetorkan BSI pada periode tersebut meningkat 7,77% secara tahunan (yoy).

“Zakat kami posisikan sebagai instrumen strategis untuk memperkuat ekonomi umat dan mendorong pemerataan kesejahteraan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, dikutip Kamis (2/4/2026). Dengan demikian, penyaluran dana zakat itu menambah kontribusi zakat BSI yang secara kumulatif selama 2021-2025 mencapai Rp1,07 triliun.

Anggoro menambahkan, sejak BSI berdiri, zakat BSI telah menjadi katalisator penggerak ekonomi umat terutama dari sisi penerima manfaat. Pada 2025, dari dana zakat perseroan tahun 2024 sebesar Rp268,6 miliar, BSI dapat menjangkau lebih dari 1,2 juta penerima manfaat melalui lebih dari 40 program di sektor ekonomi, pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, serta dakwah dan advokasi.

Peran strategis ini semakin relevan mengingat potensi zakat nasional yang sangat besar dan terus berkembang, sehingga optimalisasi pengelolaannya menjadi kunci dalam memperkuat fondasi ekonomi inklusif berbasis syariah.

“Sebagai bank syariah terbesar di Indonesia, BSI memiliki tanggung jawab tidak hanya dalam mendorong pertumbuhan bisnis, tetapi juga memastikan kebermanfaatan bagi masyarakat,” ucap Anggoro.

Untuk distribusi penguatan ekonomi, BSI berkolaborasi dengan Baznas RI dan BSI Maslahat melalui program pemberdayaan mustahik, menyalurkan di antaranya dalam bentuk program ekonomi ke 77 Desa BSI termasuk Sentra UMKM BSI di seluruh Indonesia dan program pendidikan BSI Scholarship untuk pelajar dan mahasiswa dengan total penerima lebih dari 10.000 pelajar dan mahasiswa, Program Rumah Qur’an dan lainnya.

Anggoro mengungkapkan, BSI menyediakan kemudahan pembayaran ZISWAF bagi masyarakat melalui 1.130 cabang BSI, e-channel seperti ATM, QRIS, BYOND by BSI, BSI Mobile dan Fitur Transaksi Terjadwal, maupun yang dilakukan melalui jalur pindah buku dari bank lain. Terdapat pula program khusus seperti wakaf untuk rumah sakit dan sekolah yang dapat diakses nasabah melalui aplikasi BYOND by BSI.

Adapun jumlah penghimpunan donasi melalui berbagai kanal pembayaran BSI pada 2025 mencapai Rp236 miliar dengan total transaksi 10,5 juta transaksi. “Kami lihat tren 2026 angka pengumpulan ziswaf per bulannya lebih tinggi dibandingkan tahun 2025. Dan sebagai bank kami cukup bangga,” tutupnya. (rn/jh. Foto: Dok. Baznas)

MRT Jakarta Angkat Uus Kuswanto Sebagai Komisaris Perusahaan

BusinessUpdate – PT MRT Jakarta (Perseroda) melakukan perubahan susunan Dewan Komisaris dengan memberhentikan Dodik Wijanarko dari jabatan Komisaris Independen serta mengangkat Uus Kuswanto sebagai Komisaris.

Perubahan susunan Dewan Komisaris itu berdasarkan keputusan pemegang saham di luar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tertanggal 10 Maret 2026.

Manajemen MRT Jakarta menyampaikan apresiasi atas kontribusi Dodik selama menjabat. “Perseroan menyampaikan terima kasih serta penghargaan setinggi-tingginya atas pengabdian dan kontribusi selama menjalankan tugas sebagai pengurus perusahaan,” tulis manajemen dalam keterangan resmi, Kamis (2/4/2026).

Adapun Uus Kuswanto sebelumnya merupakan birokrat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan saat ini menjabat sebagai Sekretaris Daerah DKI Jakarta. Ia dinilai memiliki pengalaman panjang di bidang pemerintahan serta kompetensi dalam perumusan kebijakan strategis.

Dengan perubahan tersebut, susunan Dewan Komisaris MRT Jakarta kini adalah sebagai berikut: Komisaris Utama Heru Budi Hartono, Komisaris Independen Sudarmanto, serta Komisaris Deni Surjantoro, Uus Kuswanto, dan Ahmad Yani. Manajemen menyatakan bahwa perubahan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat tata kelola perusahaan.

“Perubahan susunan Dewan Komisaris ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan perseroan dalam memperkuat tata kelola perusahaan yang baik serta meningkatkan kinerja perusahaan dalam memberikan layanan transportasi publik yang aman, nyaman, dan terintegrasi bagi masyarakat,” tulis manajemen. (ip/jh)

Bank Mandiri Hadirkan Fitur Livin’ Call Bebas Pulsa

BusinessUpdate – Bank Mandiri menghadirkan akses call center bebas pulsa melalui fitur Livin’ Call yang tersedia di aplikasi Livin’ by Mandiri, sebagai bagian dari penguatan layanan dalam ekosistem digital perseroan.

Semangat “Melayani Sepenuh Hati” dibuktikan dengan memberikan layanan yang semakin mudah, cepat, dan responsif bagi nasabah. Melalui fitur Livin’ Call, nasabah yang membutuhkan informasi maupun bantuan terkait layanan perbankan dapat terhubung langsung dengan call center lewat aplikasi Livin’ by Mandiri tanpa dikenakan biaya pulsa.

Layanan tersebut tersedia selama 24 jam sehari selama tujuh hari penuh, sehingga dapat mendukung kebutuhan nasabah dalam berbagai situasi. Fitur Livin’ Call juga dapat diakses dari mancanegara tanpa biaya sambungan langsung internasional (SLI). Hal ini memungkinkan nasabah tetap terhubung dengan bank tanpa biaya tambahan saat berada di luar negeri.

Dari sisi teknologi, platform tersebut turut diperbarui dengan integrasi kapabilitas kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), serta menghadirkan straight-through verification untuk memperkuat secured services bagi nasabah dan layanan yang lebih komprehensif.

Optimalisasi tersebut bertujuan menghadirkan layanan instan, waktu respons optimal, serta aksesibilitas yang andal dan solutif dalam menyelesaikan kebutuhan nasabah.

Direktur Operations Bank Mandiri Timothy Utama mengatakan, kehadiran Livin’ Call merupakan bagian dari langkah perseroan untuk memperkuat kualitas layanan nasabah secara end-to-end melalui satu platform yang terintegrasi.

Inisiatif tersebut dilakukan melalui pengembangan platform terintegrasi yang memudahkan akses layanan dalam satu kanal. “Melalui Livin’ Call, kami ingin memastikan nasabah dapat mengakses layanan secara lebih mudah dan efisien dalam satu platform terintegrasi,” ujar Timothy dalam keterangan resmi, Kamis (2/4/2026).

Fitur Livin’ Call dapat diakses nasabah dengan mudah. Sebelum login ke aplikasi Livin’ by Mandiri, nasabah hanya perlu menekan tombol “Livin’ Call by Mandiri Bebas Pulsa” di bagian pojok kanan atas. Selain itu, layanan itu juga dapat diakses dengan membuka aplikasi Livin’ by Mandiri, kemudian memilih menu “Lihat Semua” pada bagian Transaksi Favorit dan menekan fitur Livin’ Call.

Setelah terhubung ke fitur tersebut, nasabah diarahkan untuk memilih bahasa Indonesia maupun Inggris serta jenis layanan yang dibutuhkan, lalu akan terhubung dengan agent call center Bank Mandiri.

Layanan tersebut memberikan pengalaman perbankan yang fleksibel dengan akses ke berbagai kanal yang berorientasi pada service excellent. Penguatan fitur Livin’ Call sejalan dengan peran Livin’ by Mandiri sebagai kanal utama interaksi nasabah dalam ekosistem layanan retail perseroan. (pa/jh. Foto: Dok. Bank Mandiri)

Laba Bersih Semen Indonesia pada 2025 Turun 73,48 Persen

BusinessUpdate – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mencatatkan pendapatan sebesar Rp35,24 triliun (audited) sepanjang 2025. Sementara, laba bersih yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk mencapai Rp190,84 miliar, atau menurun 73,48% secara tahunan (yoy) dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp719,76 miliar.

Kinerja keuangan perusahaan ditopang oleh volume penjualan sebanyak 37,93 juta ton. Selain itu, SMGR juga membukukan beban pokok pendapatan sebesar Rp28,17 triliun. Kemudian, Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA) tercatat sebesar Rp4,49 triliun dengan laba sebelum pajak sebesar Rp602 miliar.

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni mengatakan, SIG secara konsisten menjalankan transformasi bisnis sejak Juli 2025 yang berfokus pada tiga strategi utama yaitu peningkatan pengelolaan pasar mikro, efisiensi biaya, serta optimalisasi produk turunan semen dan portofolio.

Strategi tersebut dilakukan untuk merespons tantangan industri bahan bangunan yang mengalami perlambatan pada 2025. Hingga akhir 2025, strategi transformasi tersebut telah menunjukkan hasil positif.

Pada kuartal III dan IV/2025, penjualan domestik SIG menunjukkan perbaikan yang berkontribusi terhadap total penjualan sepanjang 2025. Selain melakukan transformasi dalam pengelolaan pasar domestik, SIG juga terus memaksimalkan potensi pasar regional untuk menjaga kinerja perusahaan tetap positif di tengah kondisi pasar semen dalam negeri yang masih menantang.

Pada 2025, SIG berhasil mencatatkan penjualan regional sebesar 7,95 juta ton, atau meningkat 14,3% yoy dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 6,96 juta ton.

Dari sisi biaya, efisiensi secara ketat dan peningkatan operational excellence secara berkelanjutan telah membantu Perusahaan menekan beban pokok pendapatan 0,3% dan beban usaha (di luar beban operasi lainnya) yang turun 1,1% secara tahunan yoy.

Sementara itu, biaya keuangan bersih juga tercatat lebih rendah 32,7% sepanjang tahun, sehingga memperkuat kinerja keuangan secara keseluruhan.

Vita menambahkan, SIG optimistis dapat terus menjaga momentum pertumbuhan melalui sejumlah inisiatif strategis dan inovasi. Salah satu langkah strategis tersebut yaitu proyek pengembangan dermaga dan fasilitas produksi untuk ekspor semen di Tuban, Jawa Timur yang merupakan bagian dari kerja sama strategis dengan Taiheiyo Cement Corporation.

”SIG menargetkan untuk mulai ekspor pada pertengahan tahun 2026 dari fasilitas di Tuban, Jawa Timur dengan kapasitas 500.000 hingga 1 juta ton semen per tahun,” jelas Vita dalam keterangan resmi, dikutip Kamis (2/4/2026).

Selain ekspor, kerja sama strategis dengan Taiheiyo juga dilakukan untuk mengembangkan lini bisnis soil stabilization (stabilisasi tanah). Kolaborasi dua perusahaan bahan bangunan terkemuka di Asia ini bertujuan untuk menjawab tantangan di industri konstruksi sekaligus menciptakan pasar baru guna membuka peluang pertumbuhan. (ip/jh. Foto: Dok. Semen Indonesia)

Penjualan Erajaya Active Sepanjang 2025 Sebesar Rp6,49 Triliun Naik 34,1 Persen

BusinessUpdate – Anak perusahaan Erajaya Group PT Sinar Eka Selaras Tbk. (ERAL) atau Erajaya Active Lifestyle mencatatkan kinerja penjualan bersih sebesar Rp6,49 triliun pada 2025, meningkat 34,1% secara tahunan (yoy) dibandingkan tahun sebelumnya senilai Rp4,84 triliun.

CEO Erajaya Active Lifestyle Djohan Sutanto mengatakan pertumbuhan itu didorong oleh penguatan fondasi bisnis melalui pengelolaan operasional yang disiplin, ekspansi portofolio brand global serta peningkatan relevansi produk yang sesuai dengan tren gaya hidup konsumen Indonesia.

“Kami juga terus menjaga disiplin dalam eksekusi operasional dan fokus pada pertumbuhan yang berkualitas,” ujarnya melalui keterangan resmi, Kamis (2/4/2026).

Dari sisi struktur bisnis, ERAL mengembangkan portofolio yang lebih terdiversifikasi melalui tiga kategori utama yaitu Smart, Active, dan Lifestyle. Kategori Smart yang mencakup produk berbasis teknologi dan IoT masih menjadi kontributor utama terhadap pendapatan perseroan, mencapai Rp4,4 triliun atau sebesar 67% terhadap keseluruhan penjualan ERAL.

Sementara itu, pertumbuhan penjualan sebesar 96% secara tahunan juga tercatat pada kategori Active yang berfokus pada kebutuhan gaya hidup aktif seperti sportswear dan peralatan olahraga, serta kategori Lifestyle yang mencakup pengembangan ekosistem gaya hidup termasuk kendaraan listrik, juga tumbuh signifikan sebesar 173% yoy.

Pertumbuhan ini turut meningkatkan kontribusi kedua kategori tersebut terhadap total pendapatan, seiring dengan ekspansi portofolio brand dan meningkatnya relevansi produk dengan tren gaya hidup konsumen.

ERAL telah menambah merek global baru, termasuk ANTA dan Wilson di kategori Active sepanjang 2025. Kontribusi dari XPENG juga mulai memberikan dampak positif terhadap kinerja perseroan.

Kendati kinerja penjualan melesat, laba bersih ERAL tercatat melemah menjadi Rp169,3 miliar pada 2025. Laba kotor tercatat sebesar Rp1,09 triliun, dengan margin laba kotor sebesar 16,8% sepanjang 2025.

Dari sisi ekspansi, ERAL melakukan ekspansi jaringan ritel secara selektif. Hingga akhir Desember 2025, Perseroan telah mengoperasikan 205 jaringan ritel di berbagai kota di Indonesia. Sebanyak 160 toko berada di Jawa dan Bali, sementara 45 toko di luar Jawa dan Bali.

Menurutnya dengan strategi ekspansi ERAL yang dilakukan dengan pendekatan yang lebih terukur, dengan fokus pada lokasi dengan potensi pertumbuhan dan produktivitas yang optimal. (pa/jh. Foto: Dok.

Transaksi Pakai QRIS Resmi Berlaku di Korea Selatan

BusinessUpdate – Bank Indonesia dan Bank of Korea resmi meluncurkan konektivitas pembayaran QR antarnegara Indonesia–Korea Selatan sehingga masyarakat Indonesia yang bertransaksi di Korea Selatan bisa menggunakan QRIS melalui aplikasi domestik tanpa perlu menukar valuta asing (valas).

Transaksi dilakukan langsung dalam mata uang lokal kedua negara, sehingga lebih efisien dan berbiaya rendah. Peluncuran ini merupakan bagian dari Joint Vision Statement (JVS) antara Prabowo Subianto dan Lee Jae Myung yang ditandatangani di Korea Selatan pada 1 April 2026.

Peresmian dilakukan oleh Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo bersama Deputi Gubernur Senior Bank of Korea Sangdai Ryoo secara serentak di Indonesia dan Korea Selatan, menandai QR antarnegara kedua negara resmi dapat digunakan.

Perry mengatakan, peluncuran ini menjadi langkah strategis dalam membangun sistem pembayaran yang terintegrasi dan inklusif.

“Terhubungnya pembayaran QR antarnegara tidak hanya memudahkan transaksi, tetapi juga memperkuat UMKM, meningkatkan pariwisata, serta membuka peluang baru bagi dunia usaha, sehingga mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Perry dalam keterangan tertulis, dikutip Kamis(2/4/2026).

Sementara itu, Deputi Gubernur Bank of Korea Chang Cheong-soo menyebut kerja sama ini sebagai tonggak penting hubungan kedua negara, khususnya di sektor ekonomi digital.

“Ke depan, kami berkomitmen untuk terus mendorong kolaborasi yang lebih strategis guna memperkuat integrasi sistem pembayaran dan mendukung konektivitas ekonomi digital yang lebih erat antara Korea dan Indonesia,” ujar Chang.

Peluncuran di Jakarta digelar di kantor Bank Indonesia dan dihadiri Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta serta perwakilan Kedutaan Besar Korea Selatan. Sementara di Seoul, seremoni berlangsung di Bank of Korea dengan kehadiran Deputi Gubernur BI Aida S. Budiman.

Keberhasilan implementasi ini merupakan hasil sinergi berbagai pihak, termasuk Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) dan Korea Financial Telecommunications & Clearings Institute (KFTC), serta lembaga keuangan di kedua negara.

Bank Indonesia dan Bank of Korea memastikan sistem pembayaran lintas negara ini aman, andal, dan efisien. Sejak diluncurkan, QRIS menjadi motor utama transformasi pembayaran digital Indonesia dengan jumlah pengguna mencapai 60,77 juta hingga Februari 2026.

Pemanfaatan QRIS antarnegara juga terus meningkat, dengan transaksi wisatawan asing di Indonesia (inbound) lebih tinggi dibandingkan transaksi masyarakat Indonesia di luar negeri (outbound). Pada 2025, transaksi inbound tercatat 5.892.621 transaksi, melampaui outbound yang mencapai 1.681.112 transaksi, menunjukkan dampak positif terhadap perekonomian domestik.

Adapun kerja sama QRIS lintas negara sebelumnya juga menunjukkan tren positif. Dengan Thailand sejak 2022 tercatat 1,64 juta transaksi senilai Rp656,27 miliar, Malaysia sejak 2023 mencapai 10,66 juta transaksi senilai Rp2,75 triliun, Singapura mencatat 554.510 transaksi senilai Rp179,28 miliar, dan Jepang sejak 2025 mencapai 5.088 transaksi dengan nilai Rp428,80 juta. (rn/jh. Foto: Dok. Bank Indonesia)

Kunjungan Presiden Prabowo ke Korsel Hasilkan Investasi Rp173 Triliun

BusinessUpdate – Kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Korea Selatan membawa hasil signifikan dengan meneken sejumlah nota kesepahaman (MoU) antara pelaku bisnis kedua negara senilai US$10,2 miliar atau sekitar Rp173 triliun.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan hal tersebut usai menghadiri forum “Indonesia–Korea Partnership for Resilient Growth” di Seoul, Korea Selatan, Rabu (1/4/2026) .

Airlangga hadir mewakili Presiden Prabowo bersama Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani.

“Dalam pertemuan tersebut ditandatangani MoU dengan nilai US$10,2 miliar atau sekitar Rp173 triliun,” ujar Airlangga kepada awak media di Seoul, sebagaimana keterangan resmi, Kamis (2/4/2026).

Airlangga menuturkan, kerja sama tersebut mencakup berbagai sektor strategis, antara lain energi dan transisi hijau, termasuk tenaga surya, penangkapan dan penyimpanan karbon (carbon capture and storage/CCS), serta energi terbarukan.

Selain itu, kerja sama juga meliputi sektor industri dan manufaktur seperti baja, baterai, dan transportasi ramah lingkungan.

“Dalam investasi tersebut juga termasuk sektor digital dan AI. Kemudian properti dan infrastruktur, termasuk pengembangan di Bumi Serpong Damai, dan kerja sama bisnis dan asosiasi antara Kadin, KCCI, terutama untuk mendorong bisnis komitmen,” lanjutnya.

Di samping itu, Airlangga menyebut bahwa sejumlah perusahaan besar Korea turut memperkuat komitmen investasinya di Indonesia, termasuk pengembangan industri baja oleh POSCO serta minat investasi dari Lotte yang membuka peluang kolaborasi dengan Danantara sebagai mitra investasi.

Menko Perekonomian menekankan bahwa hasil kunjungan Presiden Prabowo ke Korea Selatan melengkapi capaian investasi dari kunjungan sebelumnya ke Jepang, yang menghasilkan komitmen investasi sebesar 23,6 miliar dolar ASatau sekitar Rp401 triliun.

“Artinya kunjungan Bapak Presiden ke dua negara ini menghasilkan komitmen investasi sebesar Rp574 triliun,” ungkap Airlangga. Capaian tersebut menunjukkan bahwa Indonesia tetap menjadi destinasi investasi yang menarik di tengah ketidakpastian geopolitik global.

“Ini sebuah angka yang sangat signifikan karena Indonesia dalam situasi geopolitik yang tidak menentu ini masih menjadi daya tarik bagi para investor baik dari Jepang maupun Korea,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Airlangga juga menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memperbaiki iklim investasi melalui langkah debottlenecking, yakni penyelesaian hambatan investasi yang dihadapi pelaku usaha.

“Kami menyiapkan mekanisme debottlenecking agar seluruh persoalan yang dihadapi dunia usaha dapat diselesaikan dengan cepat,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan pembicaraan antara pemerintah Indonesia dan Korea Selatan berlangsung sangat positif, sejalan dengan pertemuan bilateral antara Presiden Prabowo dan Presiden Korea Korea Selatan Lee Jae Myung yang menghasilkan kesepahaman untuk memperkuat kemitraan strategis kedua negara.

Kerja sama ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, mempercepat transformasi industri, serta memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global di berbagai sektor strategis. (ip/jh. Foto: Dok. Sekretariat Presiden)

Pertamina Hadirkan Sejumlah Promo, Simak Caranya!

BusinessUpdate – PT Pertamina Patra Niaga menghadirkan sejumlah promo sepanjang April 2026 melalui aplikasi MyPertamina. Promo ini dapat dimanfaatkan di berbagai SPBU Pertamina yang telah terintegrasi dengan aplikasi tersebut.

“Di bulan April ini, masyarakat dapat menikmati berbagai promo seperti cashback dan tambahan poin melalui transaksi di aplikasi MyPertamina dengan beragam metode pembayaran digital. Dengan ini semoga masyarakat semakin mudah dan banyak opsi dalam bertransaksi,” jelas Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun, dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (1/4/2026)

Khusus akhir pekan, pelanggan dapat menikmati keuntungan tambahan berupa 2x poin MyPertamina setiap Sabtu dan Minggu, sehingga transaksi pakai MyPertamina menjadi makin menguntungkan.

Untuk pengguna baru OVO, ada pula cashback hingga 15.000 poin, serta tambahan cashback hingga 20.000 poin bagi pengguna yang melakukan upgrade ke OVO Nabung.

Sementara itu, pengguna AstraPay dan GoPay juga dapat menikmati cashback masing-masing sebesar 10.000 poin atau koin, dengan tambahan kesempatan bagi pengguna GoPay untuk dapat hadiah e-voucher MyPertamina senilai Rp100.000 bagi pelanggan dengan transaksi tertinggi.

Selain itu, pengguna kartu kredit BNI-MyPertamina juga berkesempatan memperoleh cashback hingga Rp30.000, serta tambahan 2x BNI Rewards Point hingga Desember 2026.

Konsumen juga bisa mendapatkan bonus eksklusif saat pakai Mandiri MyPertamina Card berupa welcome bonus e-voucher MyPertamina hingga Rp800.000. (pa/jh. Foto: Dok. PPN)

Sepanjang 2025 Bukit Asam Catatkan Laba Bersih Rp2,93 Triliun

BusinessUpdate – PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) membukukan laba bersih senilai Rp2,93 triliun pada 2025, menurun 43% secara tahunan (yoy) dibandingkan 2024 sebesar Rp5,10 triliun.

“Di tengah tekanan harga batu bara global sepanjang 2025, PTBA tetap mampu mempertahankan kinerja operasional yang solid,” ujar Direktur Utama PTBA Arsal Ismail dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (1/4/2026).

Arsal memastikan perseroan mencatatkan perbaikan profitabilitas secara kuartalan, didorong oleh optimalisasi portofolio pasar ekspor dan peningkatan efisiensi biaya.

“Kinerja tersebut tercermin dari pertumbuhan volume produksi dan penjualan yang tetap positif. Selain itu, realisasi belanja modal yang optimal menjadi fondasi penting dalam mendukung keberlanjutan, serta pertumbuhan kinerja operasional ke depan,” tambahnya.

Sepanjang 2025, perseroan mencatatkan pendapatan usaha Rp42,65 triliun, atau cenderung stabil dibandingkan senilai Rp42,76 triliun pada 2024.

Sementara itu, beban pokok pendapatan perseroan tercatat senilai Rp36,39 triliun pada 2025, naik 5% yoy dibandingkan senilai Rp34,56 triliun pada 2024. Adapun, EBITDA perseroan tercatat senilai Rp6,08 triliun per akhir 2025, dengan EBITDA margin di level 14%.

“Terkait dengan ketercapaian capital expenditure (capex), pada tahun buku 2025 sudah terealisasi sebesar 63% dari target tahunan atau sebesar Rp4,55 triliun,” ungkapnya.

Sepanjang 2025, PTBA mencatatkan volume produksi batu bara sebanyak 47.188.605 ton, atau tumbuh 9% yoy dibandingkan sebanyak 43.282.429 ton pada 2024.

Sementara itu, volume penjualan batu bara tercatat sebanyak 45.428.081 ton, atau tumbuh 6% yoy dibandingkan sebanyak 42.890.977 ton pada tahun 2024. Adapun, rinciannya sebanyak 24.742.790 ton merupakan volume penjualan domestik, sementara sebanyak 20.685.291 ton merupakan volume penjualan ekspor.

Per 31 Desember 2025, total aset perseroan tercatat senilai Rp43,91 triliun atau tumbuh 5% yoy dibandingkan senilai Rp41,78 triliun pada tahun 2024. Sedangkan, total liabilitas tercatat senilai Rp21,30 triliun, sedangkan ekuitas tercatat senilai Rp22,61 triliun pada 2024. (ip/jh. Foto: Dok. PTBA)