Home Blog Page 47

Danantara Housing Expo 2026 Hadirkan Ekosistem Perumahan dalam Satu Tempat

BusinessUpdate – Pada hari pertama gelaran Danantara Housing Expo 2026 berhasil mencatatkan 300 akad rumah yang dilaksankan secara massal. Ribuan pengunjung memadati pameran selama empat hari, mulai 27 hingga 30 Agustus 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten.

Danantara Housing Expo 2026 diselenggarakan oleh Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia). “Pameran ini menghadirkan penyedia rumah berkualitas terbaik, harga yang terjangkau, serta sistem pembiayaan berjangka panjang yang sesuai dengan pendapatan masyarakat, terutama masyarakat berpenghasilan rendah dan menengah, sehingga mereka dapat memiliki rumah,” ujar Chief Executive Officer (CEO) Danantara Rosan Roeslani di NICE PIK 2, Kabupaten Tangerang, Kamis (27/8/2026).

​Pameran tersebut menghadirkan ekosistem perumahan nasional dalam satu tempat, yang terdapat lebih dari 360.000 unit rumah, 130 developer, serta 13 perusahaan BUMN sektor perumahan dengan harga hunian yang ditawarkan mulai Rp300 jutaan.

​Sementara itu, Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria mengatakan bahwa kolaborasi lintas BUMN, developer, serta perbankan menjadi langkah nyata untuk memperluas pilihan hunian bagi masyarakat.

Ia menyoroti fasilitas kemudahan pembiayaan perumahan, yang ditawarkan melalui pameran tersebut. Dalam pameran, Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) menghadirkan berbagai penawaran, di antaranya uang muka (DP) mulai 1%, bunga mulai 2,75%, dan tenor hingga 40 tahun. “Pameran ini menjadi bagian dari program 3 juta rumah bagi masyarakat yang merupakan gagasan Presiden Prabowo,” ujar Dony.

Danantara Housing Expo mempertemukan berbagai pihak dalam ekosistem perumahan, mulai dari BUMN sektor perumahan, developer, hingga perbankan Himbara, yang seluruhnya hadir dalam satu ruang untuk memperkuat akses masyarakat terhadap hunian.

​Khusus pengembang BUMN, sebanyak 12 pengembang menawarkan sebanyak 16.559 unit dari 98 proyek yang tersebar di 23 provinsi, dengan nilai inventori properti yang ditawarkan mencapai Rp9,79 triliun. Dari jumlah tersebut, sebanyak 6.611 unit merupakan hunian untuk MBR, sedangkan 9.948 unit lainnya merupakan hunian non-MBR. (ip/jh. Foto: Dok. Danantara)

DPR Pastikan RUU Perampasan Aset Selesai 15 Desember 2026

BusinessUpdate – DPR RI memastikan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset selesai paling lambat 15 Desember 2026. Selama prosesnya DPR berkomitmen untuk membuka ruang aspirasi bagi publik untuk memberi saran bagi penyusunan RUU tersebut.

“Limit waktu paling lambat untuk Rancangan Undang-Undang Perampasan Aset itu akan diketok di paripurna pada tanggal 15 Desember 2026,” kata Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dalam audiensi dengan perwakilan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Kamis (27/8/2026).

Untuk memberikan kepastian dan membuka ruang pengawasan publik, Dasco menyatakan DPR akan menyiapkan salinan dokumen hasil rapat paripurna serta pernyataan tertulis mengenai komitmen tersebut. Sebagai bagian dari proses pembahasan RUU, masukan yang disampaikan AMPB akan diteruskan kepada Komisi III DPR RI.

“Saya pikir masukan-masukan pada hari ini itu adalah masukan-masukan buat teman-teman Komisi III. Dan lebih spesifik, nanti kan masih ada acara-acara mendengarkan pendapat publik, nah itu bisa nanti diagendakan, nanti tinggal kapan dan waktunya,” tambahnya.

DPR memandang keterlibatan publik dalam proses pembentukan RUU Perampasan Aset penting agar undang-undang yang dihasilkan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat, serta dapat diawasi.

Terkait penyampaian aspirasi di sekitar Kompleks Parlemen, Dasco menegaskan DPR menghormati hak masyarakat menyampaikan pendapat secara damai, dan mengajak seluruh pihak menjaga keamanan serta ketertiban bersama.

“Setelah ini saya langsung akan berkoordinasi kepada teman-teman dari APH (Aparat Penegak Hukum), untuk mengenai pengamanan teman-teman sekalian,” ungkapnya.

Sebelumnya Koordinator AMPB Supriyono alias Botok menemui pimpinan DPR RI seusai mendengarkan laporan yang disampaikan Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman di Paripurna ke-3, Masa Sidang I Tahun Persidangan 2026-2027.

Ia meminta agar DPR memberikan kepastian mengenai target penyelesaian RUU Perampasan Aset, serta meminta dokumen tertulis sebagai pegangan publik atas komitmen DPR. “Kami meminta berita acara audiensi AMPB dan DPR RI terkait pengesahan RUU Perampasan Aset ini digetok Desember, kita minta tanggalnya, Pak. Jadi jelas,” ujar Botok. (ip/jh. Foto: Dok. DPR RI)

Instagram Rilis Fitur untuk Memudahkan Bikin Video Reels

BusinessUpdate – Instagram menghadirkan fitur baru First Draft yang membantu pengguna membuat video Reels dengan lebih cepat, tanpa harus mengedit setiap potongan video secara manual.

Menurut laporan TechCrunch yang dikutip Kamis (27/8/2026), fitur tersebut dapat secara otomatis menentukan bagian menarik dari sebuah video, memotong bagian video yang tidak diperlukan, menghilangkan bagian yang memiliki jeda, dan menggabungkan beberapa klip video menjadi sebuah video panjang.

Proses penyusunan video tersebut diklaim dapat selesai dalam waktu kurang dari 10 detik. Pengguna kemudian bisa mengedit kembali hasilnya sesuai kebutuhan sebelum mengunggahnya sebagai Reels.

Fitur First Draft untuk sementara baru tersedia di iPhone. Pengguna dapat mengaksesnya melalui kamera Instagram saat merekam video atau melalui galeri Reels setelah memilih beberapa klip.

First Draft menjadi salah satu dari sejumlah fitur baru yang dikembangkan Instagram untuk membantu kreator dalam membuat konten. Sebelumnya, Instagram memperkenalkan fitur Replace Audio yang memungkinkan pengguna mengganti musik pada unggahan lama tanpa harus menghapus dan mengunggahnya kembali.

Instagram juga tengah mengembangkan asisten berbasis kecerdasan artifisial (AI) untuk aplikasi penyuntingan video Edits. Selain itu, Instagram menguji fitur Series yang memungkinkan kreator mengelompokkan beberapa Reels yang saling berkaitan sehingga penonton dapat menontonnya dalam urutan tertentu. (rn/jh)

KKP Perketat Izin Pemanfaatan Air Laut agar Tak Rusak Ekosistem

BusinessUpdate – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mencatat pemanfaatan air laut mencapai 24 miliar meter kubik per tahun untuk berbagai sektor, di antaranya pembangkit listrik, budi daya perikanan, pergaraman, kelapa sawit, industri kimia, dan usaha air minum.

Tingginya angka itu, membuat KKP terus memperketat tata kelola perizinan dan pengawasan untuk memastikan pemanfaatan air laut sesuai dengan standar yang telah ditetapkan dan tidak merusak ekosistem yang ada.

“Setelah izin diterbitkan, pemegang izin wajib menjaga standar dalam perizinan ALSE (Air Laut Selain Energi) dan menyampaikan laporan secara berkala. Ini penting untuk menjamin keberlangsungan usaha sekaligus menjaga kelestarian lingkungan laut di sekitar kegiatan,” ujar Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan Koswara dalam keterangan tertulis, Kamis (27/8/2026).

Salah satu perusahaan yang sudah memenuhi standar ALSE adalah PT PLN Nusantara Power (PLN NP). PLN NP memanfaatkan air laut untuk mengoperasikan 16 pembangkit listrik yang dikelolanya. Menurut Koswara, sektor ketenagalistrikan merupakan salah satu yang memanfaatkan air laut dalam skala besar, karena mayoritas pembangkit termal berada di kawasan pesisir.

Secara umum, air laut digunakan sebagai media pendingin atau cooling water untuk kondensor, serta sebagai bahan baku instalasi desalinasi untuk menghasilkan air proses dan air bersih untuk kebutuhan operasional pembangkit.

“Dengan volume pengambilan yang besar dan berlangsung secara terus-menerus, pemanfaatan air laut oleh pembangkit listrik termasuk kegiatan yang perlu dikelola dengan standar dan pengawasan yang baik. Karena itu, kepatuhan terhadap perizinan ALSE menjadi instrumen penting untuk memastikan aspek ekonomi dan ekologi berjalan beriringan,” tutup Koswara. (ip/jh. Foto: Dok. Kementerian Kelautan dan Perikanan)

CIMB Niaga Targetkan Kredit UKM Tumbuh Hingga 8 Persen pada 2026

BusinessUpdate – PT Bank CIMB Niaga Tbk optimistis dapat meningkatkan penyaluran kredit pada segmen usaha kecil dan menengan (UKM) hingga akhir 2026 meski menghadapi tantangan perlambatan pertumbuhan kredit perbankan.

Head of Emerging Business Banking CIMB Niaga Tony Tardjo mengatakan pertumbuhan kredit UKM di industri perbankan masih relatif terbatas. Namun, perseroan masih mencatatkan pertumbuhan positif pada segmen tersebut. Berdasarkan data OJK, pertumbuhan kredit UKM di pasar masih bergerak lambat. Meski demikian, kredit UKM CIMB Niaga hingga Juni 2026 masih tumbuh 2,3% secara tahunan (yoy).

“Memang market-nya juga kelihatannya slow, tapi kita terus berusaha yang terbaik. UKM ini segmen penting untuk menumbuhkan GDP Indonesia,” ujar Tony di sela-sela acara peluncuran CIMB Preferred BOSS (Business Owner Smart Solutions) dalam ajang CIMB Niaga Wealth Xpo 2026, Rabu (26/8/2028).

Menurutnya, berbagai stimulus yang diberikan pemerintah turut membantu mendorong perkembangan sektor UKM. Dari sisi perbankan, CIMB Niaga juga terus menyiapkan program pembiayaan serta menawarkan suku bunga yang kompetitif untuk mempercepat pertumbuhan kredit.

“Salah satu tantangan UKM kan suku bunga. Dengan suku bunga yang kompetitif diharapkan pertumbuhan loan bisa lebih cepat,” katanya. Dengan strategi tersebut, CIMB Niaga menargetkan kredit UKM dapat tumbuh 7%-8% hingga akhir tahun.

Perseroan akan menggenjot penyaluran kredit pada semester II/2026 melalui berbagai program yang ditawarkan kepada nasabah. Saat ini, total kredit UKM CIMB Niaga mencapai sekitar Rp27 triliun. Tony memperkirakan portofolio tersebut dapat meningkat menjadi sekitar Rp28 triliun-Rp28,5 triliun pada akhir tahun.

Dari sisi kualitas kredit, Tony memastikan rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) pada segmen UKM masih terjaga. Saat ini, NPL UKM CIMB Niaga berada di bawah 4%. Perseroan juga menargetkan rasio NPL segmen UKM dapat dipertahankan di bawah 3% melalui seleksi debitur yang lebih prudent.

Menurut Tony, menjaga kualitas kredit menjadi hal penting di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang. Meski melakukan seleksi terhadap calon debitur, perbankan tetap perlu memberikan dukungan melalui solusi pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha.

Dari sisi sektor usaha, Tony melihat perdagangan dan manufaktur skala kecil masih menjadi sektor yang memiliki prospek pertumbuhan. Menurutnya, sebagian besar pelaku UKM bergerak pada sektor perdagangan seperti toko dan ritel, serta manufaktur dengan skala yang lebih kecil.

Tony menambahkan, cakupan jaringan CIMB Niaga dari Sumatera hingga Papua menjadi salah satu faktor yang mendukung diversifikasi pertumbuhan bisnis UKM perseroan. Terkait tren perbankan yang semakin selektif dalam menyalurkan kredit, Tony mengatakan CIMB Niaga tetap melayani berbagai segmen nasabah, mulai dari individu, UKM, commercial banking hingga corporate banking.

Perseroan tidak membatasi segmen tertentu, tetapi memastikan nasabah yang memperoleh pembiayaan memiliki kebutuhan dan prospek usaha yang jelas. (pa/jh. Foto: Dok. CIMB Niaga)

KAI Beberkan Alasan Ganti Nama KA Argo

BusinessUpdate – PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan menyederhanakan nama layanan kereta api pada rute Semarang Tawang–Gambir pulang-pergi (PP). Nama KA Argo Muria, KA Argo Sindoro, dan KA Argo Merbabu akan diganti menjadi KA Muria mulai 1 Oktober 2026.

Penyederhanaan nama ini dilakukan agar identitas layanan lebih ringkas, konsisten, dan mudah dikenali pelanggan. Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, penyederhanaan penamaan dilakukan untuk memudahkan pelanggan mengenali layanan kereta api pada relasi Semarang Tawang–Gambir.

“Mulai 1 Oktober 2026, pelanggan akan mengenal perjalanan yang sebelumnya menggunakan nama Argo Muria, Argo Sindoro, dan Argo Merbabu dengan satu identitas, yaitu KA Muria,” ujar Anne dalam keterangan resmi dikutip Kamis (27/8/2026).

Penyederhaan nama diharapkan semakin memudahkan pelanggan mengingat nama kereta tersebut saat mencari jadwal maupun memesan tiket. Dengan demikian, pelanggan yang sebelumnya mencari jadwal KA Argo Muria, KA Argo Sindoro, atau KA Argo Merbabu perlu menggunakan nama KA Muria untuk perjalanan mulai 1 Oktober 2026.

Setelah menggunakan satu nama, KA Muria akan melayani 12 perjalanan setiap hari pada relasi Semarang Tawang–Gambir PP. Sebanyak enam perjalanan tersedia dari Semarang Tawang menuju Gambir. Sementara itu, enam perjalanan lainnya melayani rute sebaliknya, dari Gambir menuju Semarang Tawang.

Adapun, jadwal keberangkatan KA Muria dari Semarang Tawang menuju Gambir yakni puku 05.50 WIB, 07.00 WIB, 14.00 WIB, 16.55 WIB, 19.00 WIB, dan 22.40 WIB. Sedangkan dari Gambir menuju Semarang Tawang yaitu jam 06.00 WIB, 07.15 WIB, 12.00 WIB, 16.45 WIB, 19.45 WIB, dan 22.40 WIB.

Dengan pilihan waktu keberangkatan dari pagi hingga malam, pelanggan dapat menyesuaikan perjalanan dengan kebutuhan aktivitas di Jakarta maupun Semarang.

Anne menjelaskan, penyederhanaan identitas layanan tersebut akan dilakukan secara bertahap. KAI berharap KA Muria dapat semakin dikenal sebagai identitas perjalanan pada relasi Semarang Tawang–Gambir.

“Penyederhanaan identitas ini dilakukan secara bertahap. Kami ingin KA Muria semakin kuat sebagai nama yang mudah dikenali dan menjadi identitas perjalanan KAI pada relasi Semarang Tawang–Gambir,” papar Anne.

KAI juga mengimbau pelanggan yang selama ini menggunakan KA Argo Muria, KA Argo Sindoro, maupun KA Argo Merbabu untuk memperhatikan perubahan nama tersebut. Untuk perjalanan mulai 1 Oktober 2026, pelanggan dapat mencari jadwal dan melakukan pemesanan tiket dengan menggunakan nama KA Muria.

Informasi mengenai jadwal perjalanan dan pemesanan tiket dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI maupun kanal resmi penjualan tiket KAI. (rn/jh. Foto: Dok. KAI)

Pulau Maratua Incar Wisatawan Malaysia dan Singapura

BusinessUpdate – Kementerian Pariwisata menggelar kegiatan “Famtrip Marine Maratua 2026” untuk memperkenalkan potensi wisata bahari Pulau Maratua, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, kepada pengelola sejumlah pusat penyelaman (dive center) dari Malaysia dan Singapura.

Promosi wisata yang dilaksanakan pada 10–15 Agustus 2026 itu untuk memperkuat posisi Maratua sebagai salah satu destinasi wisata bahari dan selam unggulan Indonesia sekaligus memperluas jejaring bisnis pariwisata dengan pelaku industri di Malaysia dan Singapura.

“Melalui kegiatan famtrip ini, para (perwakilan) dive center dapat melihat dan merasakan secara langsung berbagai pengalaman wisata yang ditawarkan di Maratua, mulai dari potensi menyelam, akomodasi, hingga pengalaman wisata lainnya,” kata Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar Ni Made Ayu Marthini dalam keterangan resmi di Jakarta, dikutip Kamis (27/8/2026).

Melalui promosi ini diharapkan para dive center bisa mendapatkan referensi untuk memasukkan Pulau Maratua ke dalam paket wisata yang ditawarkan pada wisatawan dari kedua negara.

Selama enam hari, peserta mendapatkan pengalaman langsung terhadap berbagai produk wisata yang dapat ditawarkan di Maratua, terutama wisata selam. Peserta merasakan wisata selam selama tiga hari di sembilan titik untuk mengenal kondisi bawah laut, layanan penyelaman, akomodasi, serta kesiapan destinasi dalam menerima wisatawan mancanegara.

Selain menjelajahi kekayaan bawah laut Maratua, peserta juga mengunjungi Goa Gumantung, menikmati panorama matahari terbenam di Teluk Harapan, serta berkunjung ke sejumlah akomodasi.

Rangkaian perjalanan juga mencakup kunjungan ke Kampung Dayak Tumbit untuk mengenalkan kekayaan budaya dan produk lokal kepada peserta.

Keragaman pengalaman tersebut diharapkan memperkuat daya tarik Pulau Maratua sebagai destinasi yang tidak hanya mengandalkan wisata selam, tetapi, juga menawarkan perpaduan kekayaan alam, budaya, dan kehidupan masyarakat lokal.

Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara I Kemenpar Dedi Ahmad Kurnia mengatakan Malaysia dan Singapura merupakan dua pasar strategis bagi pariwisata Indonesia.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) hingga Juni 2026, kunjungan wisatawan mancanegara asal Malaysia ke Indonesia mencapai 1.361.772 kunjungan, sedangkan wisatawan asal Singapura mencapai 739.721 kunjungan.

Capaian tersebut menunjukkan besarnya potensi kedua negara dalam mendukung pengembangan dan pemasaran produk wisata minat khusus Indonesia, termasuk wisata bahari dan selam.

“Malaysia dan Singapura merupakan pasar yang sangat strategis bagi pariwisata Indonesia, tidak hanya dari sisi jumlah kunjungan, tetapi, juga dari peluang pengembangan berbagai segmen wisata. Salah satunya adalah wisata minat khusus seperti menyelam,” ujar Dedi.

Dari rangkaian perjalanan tersebut, Pulau Maratua memiliki potensi kuat untuk terus dikembangkan sebagai destinasi wisata minat khusus berdaya saing. Kekayaan bawah laut dapat menjadi daya tarik utama yang diperkuat dengan potensi alam, budaya, serta pengalaman autentik bersama masyarakat lokal.

Pengembangan pasar wisata selam Maratua juga diharapkan memberikan manfaat ekonomi yang semakin luas bagi masyarakat melalui peningkatan permintaan terhadap akomodasi, pemandu wisata, transportasi, kuliner, produk lokal, serta berbagai layanan pendukung pariwisata lainnya. (pa/jh. Foto: Dok. Kementerian Pariwisata)

Elnusa: Produksi Sumur Semberah-206 Capai Dua Kali dari Target

BusinessUpdate – PT Elnusa Tbk. (ELSA) mencatat produksi awal Sumur Semberah-206 milik PT Pertamina Hulu Sanga-Sanga (PHSS) Zona 9, Kalimantan Timur, mencapai 255% dari target gas dan 232% dari target minyak. Capaian tersebut memperkuat rekam jejak Elnusa dalam layanan pengeboran dan optimalisasi produksi aset hulu migas.

Corporate Secretary Elnusa Rustam Aji menyebut, Elnusa yang bertindak sebagai drilling contractor melalui Rig EMR-001 dalam pengeboran sumur tersebut berhasil merampungkan pengengeboran yang dimulai pada 4 Juni 2026 dalam 45 hari sebelum memasuki tahap uji produksi pada 19 Agustus 2026.

Hasil pengujian mencatat initial production sebesar 5,36 juta standar kaki kubik per hari (MMscfd) gas dan 406 barel per hari (bopd) minyak. Angka tersebut jauh di atas target awal sebesar 2,1 MMscfd gas dan 175 bopd minyak. Dengan demikian, realisasi produksi awal mencapai sekitar 255% dari target gas dan 232% dari target minyak.

Capaian tersebut menunjukkan potensi produksi yang berhasil dibuka melalui aktivitas pengeboran Sumur Semberah-206. Hal ini mencerminkan posisi perseroan sebagai solution partner yang tidak hanya berorientasi pada penyelesaian pekerjaan, tetapi juga penciptaan nilai dan peningkatan produktivitas aset pelanggan.

“Bagi Elnusa, operational excellence bukan hanya mengenai kemampuan menyelesaikan pengeboran dengan aman dan andal. Nilai tambahnya terletak pada bagaimana kompetensi, aset, teknologi, dan pengalaman yang kami miliki dapat mendukung pelanggan mengoptimalkan potensi aset dan produksi. Hasil Sumur Semberah-206 menjadi salah satu bukti konkret dari kapabilitas tersebut,” ujar Rustam dalam keterangannya, Rabu (26/8/2026).

Adapun, operasi pengeboran dilakukan menggunakan Rig EMR-001 dengan metode pengeboran berarah hingga kedalaman akhir 11.685 ftMD. Sumur tersebut menghasilkan produksi dari layer F083A, I089A, dan I072A dengan kondisi tekanan reservoir yang baik.

Pelaksanaan operasi ditopang oleh integrasi keandalan rig, kompetensi kru, pengendalian operasi, serta disiplin eksekusi. Elnusa juga menghadapi dinamika teknis, termasuk kondisi well control, yang ditangani secara cepat dan terkoordinasi dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan.

Dari sisi HSSE, Rig EMR-001 membukukan 75.600 safe man hours sejak tajak sumur hingga pelaksanaan operasi. Capaian tersebut menjadi bagian dari rekam jejak Elnusa dalam menjalankan pekerjaan pengeboran yang memiliki tingkat risiko tinggi. Kinerja Sumur Semberah-206 turut memperkuat layanan drilling Elnusa sebagai salah satu kompetensi strategis pada segmen Upstream Oil & Gas Services.

Kapabilitas tersebut ditopang kombinasi aset, keahlian teknis, pengalaman operasi, teknologi, serta kemampuan mengintegrasikan berbagai layanan. “Ke depan, kami akan terus meningkatkan produktivitas dan competitiveness layanan drilling melalui penguatan teknologi, kompetensi SDM, serta optimalisasi aset. Fokus kami adalah memastikan setiap kapabilitas yang dimiliki Elnusa dapat menghasilkan customer value sekaligus sustainable business value, sehingga membuka ruang pertumbuhan bagi perseroan sejalan dengan meningkatnya kebutuhan optimalisasi aset hulu migas,” kata Rustam.

Melalui penguatan operational excellence, Elnusa terus memperkuat perannya sebagai perusahaan jasa energi terintegrasi yang menyediakan layanan dari eksplorasi hingga produksi. Capaian Sumur Semberah-206 menjadi salah satu bukti kemampuan perseroan mendukung optimalisasi aset dan produksi hulu migas. (ip/jh. Foto: Dok Elnusa)

Undip Kembangkan Sawah Modern Berbasis Tekonologi Tepat Guna

BusinessUpdate – Universitas Diponegoro Semarang mengembangkan model sawah modern berbasis teknologi tepat guna dan ramah lingkungan di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Undip, Penggaron, Semarang, Jawa Tengah. Inovasi itu dikembangkan di atas lahan persawahan yang sebelumnya telah ditinggalkan selama sekitar 5-6 tahun.

Kepala KHDTK Undip Prof. Dr. Ir. Sri Puryono menjelaskan konsep sawah modern yang dikembangkan mengedepankan teknologi tepat guna, ramah lingkungan serta mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar minyak. Pengembangan sawah tersebut saat ini telah mencakup sekitar dua hektar lahan yang telah diolah dan mulai ditanami padi.

Sistem pengairan memanfaatkan enam panel surya dengan kapasitas sekitar 60 meter kubik per jam yang dioperasikan mulai pukul 09.00-16.00 WIB. “Untuk mendukung ketersediaan air, kami juga membuat pompa hidrolik yang dapat bekerja selama 24 jam,” kata mantan Sekretaris Daerah Jawa Tengah itu.

Ia berharap program tersebut menjadi laboratorium lapangan untuk menguji penerapan teknologi pertanian berkelanjutan, sekaligus meningkatkan produktivitas kawasan.

Sumber air untuk persawahan berasal dari sungai yang berdasarkan hasil pengujian tidak terkontaminasi logam berat, sedangkan tingkat keasaman tanah telah diukur pada kisaran pH 7-8, yang dinilai sesuai untuk budi daya tanaman padi.

Pada tahap awal, varietas padi yang ditanam adalah Inpari (Inbrida Padi Irigasi) dan Inpago, yakni varietas unggul padi gogo yang cocok ditanam di lahan kering. Selanjutnya, Undip mengembangkan varietas unggul hasil persilangan Rojolele dengan varietas padi dari Jepang. Pengembangan juga akan dilanjutkan dengan uji coba padi merah kaya nutrisi dan serat yang cocok untuk penderita diabetes.

“Harapannya, uji coba ini dapat berhasil dan berproduksi optimal hingga menjadi model pengembangan pertanian yang produktif, efisien, dan ramah lingkungan,” kata Sri Puryono dalam keterangan resmi, Rabu (26/8/2026).

Sementara itu, Wakil Rektor II Undip bidang Perencanaan, Keuangan, Aset, Bisnis dan Kerumahtanggaan Dr. Warsito Kawedar menegaskan bahwa pengembangan sawah modern di KHDTK Penggaron tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan produk pertanian. Kawasan tersebut diharapkan berkembang menjadi pusat pembelajaran dan penelitian, khususnya sebagai laboratorium pertanian.

Menurutnya, keberadaan lahan pertanian produktif di kawasan KHDTK juga dapat dikembangkan secara terpadu dengan potensi wisata alam, salah satunya konsep edu-ekowisata hutan. “Diharapkan kawasan KHDTK Undip di Penggaron dapat berkembang menjadi edu-ekowisata hutan,” katanya. (rn/jh. Foto: Dok. Undip)

BRI Beri Dana Pendidikan untuk Anggota Paskibraka Tingkat Pusat

BusinessUpdate – BRI Peduli memberikan apresiasi berupa dana pendidikan kepada 76 Paskibraka Tingkat Pusat yang berasal dari 38 provinsi di Indonesia serta tenaga pendukung Paskibraka yang telah menyelesaikan tugasnya pada Upacara Detik-Detik Proklamasi HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Halaman Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/08/2026).

Pemberian apresiasi dilakukan pada Kamis (20/08/2026) di Kantor Pusat BRI Jakarta dengan mengambil tema “Semangat Bangsa dari Paskibraka.”

BRI secara konsisten selama 17 tahun berturut-turut telah menyalurkan dana apresiasi kepada Paskibraka dan tenaga pendukung Paskibraka tingkat pusat. Program apresiasi ini merupakan bentuk komitmen BRI dalam memberikan penghargaan atas dedikasi generasi muda dalam menjalankan tugas kenegaraan sekaligus mendukung keberlanjutan pendidikan mereka.

Corporate Secretary BRI Dhanny mengungkapkan bahwa BRI selalu memberikan dukungan yang signifikan terhadap pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

“Apresiasi ini merupakan dukungan nyata terhadap dedikasi, kedisiplinan, dan semangat juang Paskibraka dan tenaga pendukung Paskibraka dalam menjalankan tugas mulia sebagai simbol persatuan Indonesia. Apresiasi ini kami harap dapat memberikan motivasi di kemudian hari, karena kami tahu bahwa setelah penugasan ini anggota Paskibraka harus kembali mengemban tugas utama yaitu untuk belajar dengan baik” ungkap Dhanny dalam keterangan resmi, dikutip Rabu (26/8/2026).

Selain anggota Paskibraka, BRI juga memberikan apresiasi kepada 72 tenaga pendukung Paskibraka yang telah mendampingi para anggota Paskibraka selama menjalankan tugas. Dalam pelaksanaannya, para tenaga pendukung turut memberikan kontribusi melalui pendampingan dan dukungan sehingga para Paskibraka dapat menyelesaikan tugasnya dengan baik.

Perjuangan dalam mengemban tugas sebagai anggota Paskibraka dirasakan langsung oleh salah satu Paskibraka Tingkat Pusat 2026 yang menerima dana pendidikan dari BRI, yaitu Celine Olivia Apriani Theo. Paskibraka asal Pontianak, Kalimantan Barat tersebut dipercaya menjadi pembawa baki Bendera Pusaka Merah Putih dalam Upacara Detik-Detik Proklamasi dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Halaman Istana Merdeka.

Sebagai pembawa baki Bendera Pusaka, Celine menjadi salah satu bagian penting dalam pelaksanaan upacara kenegaraan tersebut. Tugas tersebut menjadi pengalaman sekaligus kebanggaan tersendiri bagi Celine karena dapat membawa nama daerah dan menjalankan amanah sebagai Paskibraka Tingkat Pusat.

“Apresiasi dari BRI juga sangat berarti bagi kami. Bantuan ini membuat kami lebih terbantu dalam memenuhi kebutuhan pendidikan dan semakin semangat untuk terus belajar serta mengejar cita-cita,” ungkap Celine.

Permonojati Yudo Prawiro selaku perwakilan dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) mengapresiasi konsistensi BRI dalam memberikan perhatian kepada Paskibraka selama ini. Menurutnya, dukungan tersebut tidak hanya berarti bagi para Paskibraka, tetapi juga bagi pihak yang mendampingi mereka selama menjalani proses latihan dan persiapan.

“Selama 17 tahun, apresiasi seperti ini menjadi bentuk perhatian yang konsisten dari BRI kepada Paskibraka. Dukungan ini tentu sangat berarti, tidak hanya bagi adik-adik Paskibraka, tetapi juga bagi kami yang mendampingi mereka selama proses latihan dan persiapan,” ungkap Yudo. (pa/jh. Foto: Dok. BRI)