Home Blog Page 70

Pelni Ekspansi Bisnis Non-penumpang, Perluas Layanan Keagenan Kapal

BusinessUpdate – PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) memperluas portofolio bisnis non-penumpang dengan memperkuat layanan keagenan kapal di pasar internasional. Kini Perseroan dipercaya menangani layanan keagenan kapal pengangkut batu bara untuk rute Indonesia–Malaysia.

Dalam penugasan tersebut, PELNI bertindak sebagai agen bagi KT Bumi Jaya 05/BG Bumi 300 03 yang mengangkut sekitar 8.370 metrik ton (MT) batu bara curah dari Palembang menuju Malaysia.

PELNI menangani seluruh proses keagenan, mulai dari koordinasi kegiatan pemuatan di Indonesia, pelayanan saat kapal sandar di Port Klang pada 1 Juli 2026, hingga layanan operasional di Lumut Maritime Terminal yang rampung pada 15 Juli 2026.

Sekretaris Perusahaan PELNI, Ditto Pappilanda, mengatakan kepercayaan untuk menangani operasional kapal di Malaysia menjadi bukti meningkatnya pengakuan terhadap kompetensi PELNI sebagai penyedia layanan keagenan kapal yang profesional dan berstandar internasional.

“Kepercayaan untuk menangani layanan keagenan kapal di Malaysia menjadi pencapaian penting bagi PELNI,” ujar Ditto dalam keterangan resmi, dikutip Selasa (21/7/2026). Hal ini menunjukkan bahwa kapabilitas operasional dan kompetensi sumber daya manusia PELNI mampu memenuhi kebutuhan pengguna jasa, termasuk untuk layanan lintas negara.

Menurutnya, bisnis keagenan kapal merupakan salah satu lini usaha strategis yang terus dikembangkan perusahaan sebagai upaya memperkuat sumber pendapatan di luar bisnis angkutan penumpang.

Selama proses operasional, PELNI memberikan layanan secara menyeluruh, mulai dari pengurusan dokumen dan formalitas kepelabuhanan, koordinasi dengan otoritas pelabuhan, hingga pendampingan kegiatan operasional di lapangan untuk memastikan proses bongkar muat berlangsung aman, efisien, dan sesuai regulasi.

Ditto menilai keberhasilan tersebut menjadi modal penting bagi perusahaan untuk memperluas jaringan layanan keagenan di kawasan Asia Tenggara. “Kami akan terus memperkuat bisnis keagenan melalui pengembangan jaringan operasional, peningkatan kompetensi SDM, serta pelayanan yang mengedepankan profesionalisme dan keandalan,” katanya.

Dengan begitu, PELNI dapat memberikan nilai tambah bagi pengguna jasa sekaligus mendukung kelancaran aktivitas pelayaran dan perdagangan internasional. Ekspansi layanan keagenan ini merupakan bagian dari strategi PELNI dalam memperkuat portofolio bisnis maritim terintegrasi sekaligus meningkatkan kontribusi perusahaan terhadap sektor logistik nasional.

“Melalui perluasan layanan hingga Malaysia, kami optimistis dapat memperkuat perannya dalam mendukung konektivitas logistik dan rantai pasok regional, sekaligus membuka peluang pengembangan bisnis keagenan kapal di pasar internasional,” tutupnya. (pa/jh. Foto: Dok. PELNI)

PAM Jaya Beri Bantuan Air Selama Perawatan IPA Hutan Kota

BusinessUpdate – PAM Jaya memastikan pelanggan tetap mendapat bantuan air selama periode perawatan pada Instalasi Pengolahan Air (IPA) Hutan Kota yang saat ini dilakukan oleh PT Jakarta Utilitas Propertindo (JUP).

PAM Jaya memasang tandon-tandon air kapasitas 5000 liter dan 1000 liter untuk menampung air sementara di beberapa titik di lokasi yang terdampak. “Kami berharap langkah-langkah ini dapat membantu memenuhi kebutuhan pelanggan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan,” ujar Direktur Operasional PAM Jaya, Syahrul Hasan di Jakarta, Selasa (21/7/2026).

Selain itu, PAM Jaya juga memberikan kompensasi khusus bagi pelanggan penerima Kartu Air Sehat yang terdampak berupa pengurangan tagihan air pada bulan berjalan sebesar maksimal Rp50.000.

PAM Jaya juga menyiagakan mobil tangki air secara gratis di wilayah yang mengalami gangguan layanan. Mobil tangki tersebut disiapkan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga distribusi air kembali normal.

Syahrul menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan selama proses perawatan berlangsung. PAM Jaya akan terus mengoptimalkan proses pekerjaan agar distribusi air perpipaan dapat kembali normal secepatnya. “Kami mengimbau pelanggan yang membutuhkan bantuan maupun informasi lebih lanjut untuk menghubungi Call Center PAM Jaya,” katanya. (pa/jh. Foto: Dok. PAM Jaya)

Penjaminan Jamkrindo Jangkau Lebih dari Dua Juta Pelaku Usaha

BusinessUpdate – Hingga Juni 2026 PT Jaminan Kredit Indonesia (Persero) atau Jamkrindo mencatat volume penjaminan sebesar Rp139,6 triliun yang menjangkau lebih dari 2 juta pelaku usaha dan penerima manfaat, serta berkontribusi terhadap penyerapan hampir 5,9 juta tenaga kerja.

Direktur Utama PT Jaminan Kredit Indonesia (Persero) Abdul Bari mengatakan, capaian tersebut menunjukkan peran perusahaan dalam memperluas akses pembiayaan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta koperasi.

Menurutnya, melalui layanan penjaminan yang diberikan, puluhan juta UMKM dan koperasi telah memperoleh akses pembiayaan yang membuka peluang untuk meningkatkan kapasitas produksi, memperluas pasar, memperkuat daya saing, hingga menciptakan lapangan kerja.

“Selama 56 tahun berkontribusi pada perekonomian nasional, Jamkrindo telah menjadi bagian penting dalam perjalanan pembangunan ekonomi nasional melalui perluasan aksesibilitas keuangan,” ujar Abdul Bari dalam siaran pers, Senin (20/7/2026).

Hingga pertengahan 2026 Jamkrindo terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung perekonomian nasional melalui penjaminan yang mendorong daya saing UMKM dan koperasi serta pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Sebagai bagian dari Holding Indonesia Financial Group (IFG), Jamkrindo menyatakan terus memperkuat perannya dalam memperluas akses pembiayaan bagi UMKM dan koperasi melalui transformasi bisnis, penguatan tata kelola, inovasi digital, serta pengelolaan risiko yang berkelanjutan.

Abdul Bari mengatakan pembangunan ekonomi yang inklusif perlu berjalan seiring dengan pembangunan manusia. Oleh karena itu, perusahaan juga menjalankan berbagai program sosial yang ditujukan untuk masyarakat.

Selain meluncurkan sejumlah program pemberdayaan, peringatan HUT ke-56 Jamkrindo juga diisi dengan Program Pustaka Lestari untuk ribuan anak Indonesia, Pelosok Mengajar, bantuan Pojok Membaca, edukasi kesehatan mental keluarga, program peningkatan kompetensi guru, program dedikasi guru, serta kegiatan donor darah.

Rangkaian perayaan HUT juga dimeriahkan dengan kegiatan Fun Walk yang diikuti jajaran direksi, dewan komisaris, karyawan, dan keluarga besar perusahaan. Menurut Abdul Bari, kegiatan tersebut menjadi simbol pentingnya kolaborasi dalam menjalankan transformasi perusahaan.

Pada kesempatan yang sama, Jamkrindo juga meluncurkan Mobil Pelayanan Empati, Literasi, dan Tumbuh Anak (PELITA) sebagai sarana edukasi bergerak yang ditujukan untuk memperluas akses literasi, edukasi, dan layanan pendampingan tumbuh kembang anak.

Menurut Abdul Bari, mobil tersebut merupakan pengembangan dari program edukasi kesehatan mental, pencegahan perundungan (bullying), dan kekerasan seksual yang sebelumnya telah dijalankan perusahaan. Melalui Mobil PELITA, Jamkrindo akan menjangkau berbagai sekolah untuk memberikan edukasi literasi, pendampingan tumbuh kembang anak, serta layanan konseling psikologis secara gratis.

Program tersebut menyediakan ruang bagi anak-anak untuk berkonsultasi dengan psikolog profesional guna memperoleh pendampingan dalam menjaga kesehatan mental, membangun kepercayaan diri, serta menghadapi tantangan sosial di lingkungan sekolah maupun keluarga. Jamkrindo juga berharap layanan ini dapat membantu mendorong deteksi dini berbagai persoalan psikologis pada anak. (ip/jh. Foto: Dok. Jamkrindo)

Aktivitas Naik dan Turun Penumpang Kereta Api Semester I/2026 Capai 59,7 Juta

BusinessUpdate – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menyebut sepanjang Semester I/2026 jumlah penumpang naik dan turun secara keseluruhan pada 232 stasiun kereta api jarak jauh maupun lokal di Jawa dan Sumatera mencapai 59.716.534 aktivitas.

Adapun, Stasiun Pasar Senen Jakarta menjadi stasiun dengan aktivitas penumpang tertinggi pada Semester I/2026 mencapai 3.849.606 naik dan turun pada layanan kereta api jarak jauh.

“Stasiun Pasar Senen menempati posisi tertinggi dengan 3.849.606 aktivitas, disusul Gambir sebanyak 3.227.508 aktivitas dan Yogyakarta 3.217.240 aktivitas,” kata Anne Purba, Vice President Corporate Communication KAI, dalam keterangan di Jakarta, Senin (20/7/2-2026).

Berikutnya, Stasiun Semarang Tawang mencatat 2.152.894 aktivitas, Surabaya Gubeng 1.904.845 aktivitas, Purwokerto 1.839.475 aktivitas, Surabaya Pasarturi 1.823.529 aktivitas, Semarang Poncol 1.740.518 aktivitas, Solo Balapan 1.706.290 aktivitas, serta Bandung 1.694.448 aktivitas.

Menurut Anne, dari total 59.716.534 aktivitas naik dan turun pelanggan kereta api selama Januari–Juni 2026, sebanyak 36.560.181 aktivitas atau 61,22% dari jumlah tersebut berlangsung di 222 stasiun di luar kelompok 10 stasiun dengan volume tertinggi. Menurutnya komposisi tersebut menggambarkan kebutuhan perjalanan yang tersebar di berbagai daerah dengan tujuan yang beragam.

Di balik 36,56 juta aktivitas naik dan turun tersebut, terdapat perjalanan menuju sekolah, kampus, rumah sakit, tempat kerja, pasar, pusat pelayanan publik, destinasi wisata, serta keluarga di daerah lain. “Sebaran ini memperlihatkan peran transportasi dalam memperluas kesempatan masyarakat,” kata Anne.

Ia mengatakan sebaran pelayanan semakin luas dengan mulai dilayaninya aktivitas naik dan turun pelanggan di Stasiun Comal, Plabuan, dan Rajapolah pada April 2026. Perkembangan selama tiga bulan berikutnya memperlihatkan adanya kebutuhan perjalanan masyarakat melalui ketiga stasiun tersebut.

Stasiun Comal mengawali pelayanan dengan 512 aktivitas naik dan turun pelanggan pada April. Jumlahnya meningkat menjadi 5.623 aktivitas pada Mei dan 5.861 aktivitas pada Juni. Secara kumulatif, Stasiun Comal mencatat 11.996 aktivitas selama April–Juni 2026, dengan volume Juni meningkat 4,23% dibandingkan Mei.

Pada periode yang sama, Stasiun Plabuan mencatat 23 aktivitas pada April, kemudian meningkat menjadi 375 aktivitas pada Mei dan 416 aktivitas pada Juni. Total pelayanan selama tiga bulan mencapai 814 aktivitas, sedangkan volume Juni meningkat 10,93% dibandingkan Mei.

Perkembangan juga tercatat di Stasiun Rajapolah. Aktivitas naik dan turun pelanggan meningkat dari 88 pada April menjadi 154 pada Mei, kemudian mencapai 286 pada Juni. Volume Juni meningkat 85,71 persen dibandingkan Mei, dengan total 528 aktivitas selama April–Juni 2026.

Secara bersama-sama, Comal, Plabuan, dan Rajapolah melayani 623 aktivitas naik dan turun pelanggan pada April. Jumlah tersebut meningkat menjadi 6.152 aktivitas pada Mei dan 6.563 aktivitas pada Juni. Selama tiga bulan pertama pelayanan, ketiganya mencatat total 13.338 aktivitas pelanggan.

“Perkembangan Comal, Plabuan, dan Rajapolah menunjukkan kebutuhan perjalanan mulai terlihat ketika pelayanan naik dan turun tersedia,” tambahnya.

Data naik dan turun pelanggan di setiap stasiun memberikan gambaran mengenai pola mobilitas antardaerah. Perkembangan volume dari waktu ke waktu juga menunjukkan perubahan kebutuhan perjalanan, baik pada stasiun dengan tingkat pelayanan tinggi maupun stasiun yang mulai melayani pelanggan.

Anne menegaskan pemerataan akses transportasi relevan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029. “Pemerataan transportasi pada akhirnya membuka pemerataan kesempatan. Ketika perjalanan semakin mudah direncanakan, masyarakat memiliki ruang yang lebih luas untuk belajar, menjaga kesehatan, bekerja, berdagang, dan meningkatkan kualitas hidup,” tutup Anne. (rn/jh. Foto: Dok. KAI)

Laba Fore Kopi pada Semester I/2026 Meningkat 34,4 Persen

BusinessUpdate – PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE) membukukan laba periode berjalan sebesar Rp 56,49 miliar pada Semester I/2026, meningkat 34,4% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp42,03 miliar. Penjualan bersih untuk pertama kalinya menembus Rp1 triliun.

Peningkatan laba seiring dengan ekspansi bisnis yang agresif. Selama enam bulan pertama 2026, Fore menambah puluhan gerai kopi baru, memperluas bisnis donat, meningkatkan investasi pada aset tetap dan aset hak guna, serta mempertahankan arus kas operasi tetap positif meski kebutuhan investasi meningkat.

Pertumbuhan perusahaan tidak hanya tercermin dari kenaikan laba, tetapi juga dari bertambahnya skala operasional yang menopang bisnis. Penjualan menjadi pendorong utama laba FORE. Awal 2026, penjualan bersih mencapai Rp1,004 triliun atau meningkat sekitar 51,7% dibandingkan semester I/2025 sebesar Rp662,37 miliar. Kenaikan tersebut lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan laba bersih yang mencapai 34,4%.

Seiring meningkatnya penjualan, beban pokok penjualan juga bertambah menjadi Rp382,92 miliar dari Rp253,11 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Meski demikian, laba bruto tetap meningkat signifikan menjadi Rp622,02 miliar dibandingkan Rp409,26 miliar pada semester I/2025.

Dengan demikian, perusahaan masih mampu mempertahankan margin kotor di tengah kenaikan volume usaha. Peningkatan laba bruto kemudian mendorong laba operasional menjadi Rp82,21 miliar, naik dari Rp45,64 miliar pada semester I tahun lalu. Setelah memperhitungkan beban keuangan, penghasilan bunga, rugi selisih kurs, serta beban pajak, laba periode berjalan tercatat sebesar Rp56,49 miliar.

Pertumbuhan penjualan disebabkan bertambahnya jaringan usaha. Per 30 Juni 2026, Fore mengoperasikan 363 gerai kopi di Indonesia, meningkat dari 316 gerai pada akhir 2025. Di luar negeri, perusahaan mempertahankan empat gerai kopi di Singapura.

Sementara itu, lini bisnis donat juga berkembang. Jumlah gerai Fore Donut meningkat menjadi 10 gerai dari sebelumnya hanya dua gerai pada akhir tahun lalu.

Laporan keuangan juga mencatat bahwa PT Cipta Favorit Indonesia mulai mengoperasikan bisnis gerai donat dengan merek Fore Donut sejak 2025. Kehadiran lini bisnis baru tersebut melengkapi bisnis utama perusahaan yang bergerak di sektor kedai kopi dengan merek Fore Coffee.

Dengan demikian, hingga pertengahan 2026 perusahaan mengelola 377 gerai yang terdiri dari 367 gerai di Indonesia, terdiri dari 363 gerai kopi dan 10 gerai donat, serta empat gerai kopi di Singapura. Investasi tercermin pada kenaikan aset Penambahan jaringan gerai juga tercermin pada neraca perusahaan.

Total aset Fore meningkat menjadi Rp1,259 triliun pada akhir Juni 2026 dibandingkan Rp1,160 triliun pada akhir 2025. Salah satu kenaikan terbesar berasal dari aset tetap yang meningkat menjadi Rp362,38 miliar dari Rp301,92 miliar. Selain itu, aset hak guna (right-of-use assets) naik menjadi Rp371,06 miliar dari Rp320,27 miliar. Di sisi lain, uang jaminan juga meningkat menjadi Rp33,51 miliar dari Rp27,87 miliar. (ip/jh. Foto: Dok. FORE)

Peternakan dan Pabrik Susu Terbesar di Asia Tenggara Dibangun di Brebes

BusinessUpdate – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah membangun peternakan sapi perah terpadu berskala besar senilai Rp1,2 triliun di Desa Karangbale, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes. Ini merupakan peternakan dan pabrik susu terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara.

“Jadi Jawa Tengah akan lebih swasembada pangan terkait dengan produksi susu,” kata Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi usai acara peletakan batu pertama pembangunan peternakan sapi di Brebes, Senin (20/7/2026).

Peternakan sapi seluas 710 hektar ini dibangun oleh PT Global Dairi Bersama. Diperkirakan memiliki kapasitas sekitar 30 ribu ekor sapi. Pembangunan peternakan sapi perah tersebut akan dilengkapi dengan pengolahan susu, pengolahan limbah kotoran menjadi biogas dan pupuk, serta sentra pakan ternak.

Peletakan batu pertama tersebut dilakukan oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto, Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma, dan CEO Saviora Group Ihsan Mulia Putri.

Ahmad Luthfi mengatakan melalui investasi itu maka akan mendukung Jawa Tengah sebagai pusat industri persusuan nasional. Saat ini, populasi sapi perah di Jawa Tengah mencapai sekitar 77.566 ekor dengan produksi susu sekitar 78.465 ton per tahun dengan kebutuhan susu sekitar 94.730 ton per tahun.

“Kebutuhan jelas akan sangat tercukupi dengan adanya investasi ini. Jadi selama ini kita masih membutuhkan susu hampir sekitar 22 ribu ton per tahun, itu masih kita ambil dari provinsi lain sehingga nanti ini (pabrik) berdiri maka akan menutup kebutuhan susu di Jawa Tengah dan nasional,” katanya.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan kebutuhan susu nasional terus melonjak seiring dengan meningkatnya kebutuhan pemenuhan gizi masyarakat. Karena itu, pihaknya mendorong Jawa Tengah agar bisa swasembada pangan terutama susu untuk memenuhi kebutuhan nasional.

“Melihat pola yang dilakukan oleh PT Global Dairi Bersama, saya yakin Jawa Tengah bahkan Indonesia akan segera memenuhi target swasembada susu,” katanya. (pa/jh. Foto: Dok. Humas Pemprov Jateng)

Taspen Life Catatkan Laba Bersih Rp40,57 Miliar Sepanjang 2025

BusinessUpdate – PT Asuransi Jiwa Taspen (Taspen Life) berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp40,57 miliar sepanjang 2025 di tengah penyesuaian penerapan standar akutansi baru yakni PSAK 117 kontrak asuransi dan PSAK 109 instrumen keuangan.

Taspen Life mencatatkan pertumbuhan total aset sebesar 18,71% secara tahunan (yoy) sepanjang 2025 atau senilai Rp10 triliun. Kemudian, pendapatan jasa asuransi juga tumbuh 27,08% yoy menjadi Rp514,35 miliar.

Plt. Direksi Taspen Life, Sidrotun Naim, mengatakan bahwa pertumbuhan aset sejalan dengan capaian premi bruto tahun 2025 yang tercatat sebesar Rp1,98 triliun atau tumbuh 27,81% dari tahun sebelumnya.

“Peningkatan ini didorong oleh inovasi produk, penguatan strategi pemasaran serta perluasan kerja sama. Di samping pertumbuhan dari sisi pendapatan dan aset, indikator kesehatan keuangan perusahaan juga tetap terjaga dengan baik,” jelas Sidrotun dalam keterangan tertulis, Senin (20/7/2026).

Hal itu ditunjukkan oleh tingkat Risk Based Capital (RBC) Taspen Life yang berada di level 381,53%, jauh di atas batas minimum 120% yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hasil jasa asuransi bersih perusahaan meningkat signifikan sebesar 526,70% yoy. Dari yang sebelumnya Rp33,67 miliar menjadi Rp211,01 miliar pada 2025.

Menurutnya, kinerja 2025 merupakan hasil dari sinergi lintas fungsi, mulai dari pengelolaan risiko dan investasi yang tetap menerapkan prinsip kehati-hatian, inovasi layanan hingga penguatan tata kelola perusahaan bersama induk usaha PT Taspen (Persero).

“Kinerja ini juga ditopang oleh peningkatan kualitas SDM serta penguatan teknologi informasi Taspen Life. Pencapaian ini turut menunjukkan kemampuan Taspen Life beradaptasi terhadap perubahan standar akuntansi di industri asuransi jiwa, khususnya penerapan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan [PSAK] 117,” jelasnya.

Implementasi PSAK 117 mernjadi salah satu tantangan sekaligus momentum transformasi bagi industri asuransi. Pasalnya, standar akuntansi baru ini mengubah mekanisme pengakuan pendapatan dan penyajian laporan keuangan agar lebih mencerminkan kondisi ekonomi perusahaan.

“Perusahaan menanggapi implementasi PSAK 117 tidak hanya dipandang sebagai pemenuhan regulasi tetapi juga sebagai langkah memperkuat tata kelola, transparansi dan keberlanjutan bisnis,” tegasnya.

Selain mencatatkan pertumbuhan pada bisnis asuransi jiwa, Taspen Life juga membukukan kinerja positif melalui Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK). “Berdasarkan laporan keuangan audited 2025, Dana Kelolaan [Asset Under Management/AU] melonjak tajam sebesar 151,3% menjadi Rp25,26 miliar per 31 Desember 2025,” tutup Sidrotun. (rn/jh. Foto: Taspen Life)

Iskandar Kunaefi Menjadi Dirut Baru Pos Indonesia

BusinessUpdate – PT Pos Indonesia (Persero) menunjuk M Iskandar Kunaefi menjadi Direktur Utama (Dirut), mengisi posisi yang ditinggalkan Daud Joseph. Perubahan tersebut ditetapkan oleh para pemegang saham yakni Badan Pengaturan (BP) BUMN dan Danantara Indonesia.

Mengutip Keterbukaan Informasi BEI, Senin (20/7/2026), perusahaan mengukuhkan pemberhentian Daud Joseph usai mengundurkan diri dari posisi Dirut Pos Indonesia pada 2 Juli 2026. “Mengangkat M Iskandar Kunaefi sebagai Direktur Utama,” bunyi pengumuman perusahaan.

Selain perubahan pucuk pimpinan, pemegang saham mengubah nomenklatur dengan memisahkan jabatan Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko menjadi dua posisi, yakni Direktur Keuangan dan Direktur Manajemen Risiko.

Seiring dengan perubahan nomenklatur tersebut, pemegang saham Pos Indonesia pun mengalihkan Fathul Anwar dari Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko menjadi Direktur Keuangan Perusahaan. Sementara itu, Direktur Manajemen Risiko kini diisi oleh Rosmanidar Zulkifli.

Adapun perubahan tersebut ditetapkan dalam Keputusan Para Pemegang Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pos Indonesia Nomor 343 Tahun 2026 dan Nomor SK.120/DI-DAM/DO/2026 tentang Pemberhentian, Perubahan Nomenklatur Jabatan, Pengalihan Tugas, dan Pengangkatan Anggota-Anggota Direksi Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pos Indonesia.

Beleid itu ditandatangani oleh Kepala BP BUMN Dony Oskaria dan Direktur PT Danantara Asset Management Riko Banardi pada 15 Juli 2026. “Masa jabatan anggota-anggota direksi yang diangkat, paling lama sampai dengan penutupan RUPS Tahunan ke-5 sejak ditetapkannya keputusan ini, tanpa mengurangi hak RUPS untuk memberhentikan sewaktu-waktu,” bunyi putusan tersebut. (ip/jh. Foto: Dok. Pos Indonesia)

RS Mandaya Hadirikan Robot Da Vinci Xi untuk Layanan Bedah Presisi

BusinessUpdate – RS Mandaya Royal Puri di Kota Tangerang, Banten menghadirkan teknologi robot bedah terbaru generasi kelima untuk memfasilitasi tindakan operasi medis kompleks yang minim sayatan seperti pemotongan tumor hati, transpalantasi ginjal hingga angkat kanker rahim.

President Director Mandaya Hospital Group, dr. Benedictus R. Widaja mengatakan kehadiran teknologi robot bernama Da Vinci Xi ini merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam memperkuat layanan kesehatan berbasis inovasi di tanah air.

Kestabilan lengan robot yang dilengkapi dengan teknologi penyaringan getaran (tremor-filtration) mampu mengeliminasi gerakan tidak disengaja oleh instrumen bedah, sehingga prosedur pembedahan di dalam tubuh pasien dapat berjalan dengan sangat aman.

“Melalui kehadiran teknologi mutakhir ini, masyarakat Indonesia kini tidak perlu lagi jauh-jauh ke luar negeri untuk mendapatkan layanan bedah presisi tinggi,” kata dr. Ben dalam keterangan resmi, Senin (20/7/2026). Ia menjelaskan hanya dengan satu robot Da Vinci Xi saja, tim medis dapat melakukan berbagai macam operasi rumit secara simultan.

Beberapa tindakan lain yang bisa dilakukan diantaranya pengangkatan prostat, reseksi usus besar, hingga rencana pengembangan di masa depan untuk melakukan operasi pintas jantung (bypass jantung).

Ia menuturkan, teknologi ini dikendalikan sepenuhnya oleh dokter spesialis bedah melalui konsol tiga dimensi (3D) beresolusi tinggi. Fleksibilitas empat lengan robotik tersebut melampaui keterbatasan fisik dua tangan manusia, terutama saat melakukan tindakan rumit seperti menahan, menjepit, memotong, sekaligus menjahit organ pada area tubuh yang sangat sempit dan sulit dijangkau.

Kehadiran Da Vinci Xi pun melengkapi lima teknologi robotik yang kini telah dimiliki agar sejalan dengan posisinya sebagai pusat robotik dan teknologi presisi canggih di Indonesia.

Pada bidang urologi, rumah sakit ini telah memiliki Zamenix yang merupakan robot berlengan fleksibel untuk menangani batu ginjal besar tanpa operasi terbuka, serta MonaLisa yang digunakan untuk keperluan biopsi kanker prostat dengan akurasi pengambilan sampel yang lebih tinggi.

Untuk bidang ortopedi, RS Mandaya Royal Puri mengoperasikan CORI, sebuah robot yang digunakan pada prosedur penggantian sendi lutut parsial maupun total untuk membantu dokter menentukan posisi pemasangan implan secara lebih presisi berdasarkan anatomi lutut pasien.

Sementara untuk kebutuhan bedah saraf, dihadirkan teknologi penavigasi otak tiga dimensi (3D Brain Neuronavigation) yang dipadukan dengan penyelarasan mikroskop robotik (robotic microscope alignment) untuk memandu dokter menemukan lokasi tumor otak secara waktu nyata (real-time) dengan akurasi submilimeter sekaligus menjaga jaringan otak di sekitarnya tetap aman.

“Seluruh rangkaian inovasi sistem robotik diharapkan dapat memberikan lebih banyak pilihan tindakan medis bagi pasien untuk memperoleh prosedur yang minim sayatan, memiliki tingkat presisi tinggi, serta mendukung proses pemulihan yang jauh lebih cepat sesuai perkembangan teknologi kedokteran modern,” tutupnya. (rn/jh. Foto: Dok. RS Mandaya Royal Puri)

ASDP Kembali Operasionalkan Layanan Penyeberangan di NTT

BusinessUpdate – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengoperasikan kembali layanan angkutan penyeberangan perintis di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai Senin (20/7/2026) guna menjaga konektivitas masyarakat di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Heru Widodo menegaskan perseroan siap menjalankan kembali layanan penyeberangan perintis sesuai arahan pemerintah dengan memastikan kesiapan armada, sumber daya manusia, dan dukungan operasional.

“ASDP siap mengoperasikan kembali layanan penyeberangan perintis sesuai arahan pemerintah. Bagi masyarakat di wilayah kepulauan, khususnya daerah 3T, layanan ini merupakan penghubung utama aktivitas sosial dan ekonomi. Kami bergerak cepat menyiapkan armada, sumber daya manusia, dan dukungan operasional agar masyarakat kembali memperoleh akses transportasi yang aman, andal, dan berkelanjutan,” ujarnya dalam keterangan resmi, dikutip Senin (20/7/2026).

Adapun langkah tersebut dilakukan menyusul arahan Pemerintah kepada Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II NTT, agar layanan kembali dijalankan.

Menurut Heru, layanan penyeberangan perintis tidak hanya berfungsi sebagai moda transportasi, tetapi juga menjadi penghubung kehidupan masyarakat dan distribusi kebutuhan pokok antarwilayah kepulauan.

GM ASDP Cabang Kupang Ardhani Friandy menyampaikan bahwa sebelumnya operasional angkutan penyeberangan perintis di sejumlah lintasan NTT dihentikan sementara sejak 1 Juli 2026 berdasarkan pemberitahuan dari BPTD Kelas II NTT selaku regulator.

“Namun, kami tetap menjalin koordinasi intensif dengan Kementerian Perhubungan, BPTD Kelas II NTT, serta pemerintah daerah guna memastikan kesiapan operasional apabila layanan kembali ditugaskan,” ujarnya.

Adapun layanan yang akan kembali beroperasi mencakup sejumlah lintasan penyeberangan perintis di wilayah kerja ASDP Cabang Kupang dan Cabang Sape.

Di Cabang Kupang, KMP Ile Mandiri akan melayani lintasan Larantuka-Solor, Solor-Lewoleba, Adonara (Deri)-Baranusa, Baranusa-Bakalang, serta Bakalang-Kalabahi. KMP Uma Kalada juga akan kembali melayani lintasan Raijua-Sabu dan Waingapu-Raijua.

Selanjutnya, KMP Ile Ape melayani lintasan Kewapante-Palue, Palue-Marapokot, Kewapante-Pemana, dan Kewapante-Pulau Besar. Sementara KMP Namparnos akan melayani lintasan Kalabahi-Pulau Pura, Pulau Pura-Teluk Gurita, dan Teluk Gurita-Maritaing.

Untuk wilayah kerja Cabang Sape, KMP Komodo akan kembali melayani lintasan Labuan Bajo-Pulau Rinca, sedangkan KMP Cucut mengoperasikan lintasan Labuan Bajo-Waingapu.

Ardhani mengatakan, pihaknya memastikan seluruh aspek kesiapan operasional, mulai dari armada, awak kapal, hingga dukungan pelayanan di pelabuhan telah disiapkan sesuai ketentuan regulator sehingga proses pengoperasian kembali dapat berlangsung aman, tertib, dan andal.

Sebagai BUMN transportasi yang mendapat penugasan pemerintah, ASDP berkomitmen menghadirkan layanan penyeberangan yang selamat, aman, nyaman, dan andal. (pa/jh. Foto: Dok. ASDP)