Home Blog Page 75

Garuda Indonesia Ubah Ketentuan Soal Bagasi Penumpang

BusinessUpdate – Maskapai penerbangan Garuda Indonesia mengubah ketentuan bagasi penumpang dengan menerapkan sistem “Piece Concept” di mana jatah bagasi gratis penumpang akan ditentukan berdasarkan jumlah koper yang dapat dibawa, bukan hanya total berat bagasi.

“Melalui Piece Concept, informasi bagasi menjadi lebih jelas, pasti, dan mudah dipahami,” tulis keterangan resmi Garuda Indonesia, Senin (13/7/2026). Kebijakan tersebut berlaku untuk seluruh tiket yang dibeli atau diterbitkan mulai 1 September 2026, dan akan menjadi dasar perhitungan kapasitas bagasi bebas biaya (free baggage allowance) pada seluruh penerbangan yang dioperasikan Garuda Indonesia.

Perusahaan menjelaskan setiap tiket nantinya akan mencantumkan informasi mengenai jumlah koper yang dapat dibawa beserta batas berat maksimum untuk masing-masing koper. Dengan demikian, penumpang dapat mengetahui kapasitas bagasi dengan sejak sebelum keberangkatan. Kebijakan ini dinilai akan mendukung proses check-in dan pengambilan bagasi yang lebih cepat dan lancar.

Selain meningkatkan kemudahan bagi penumpang, penerapan Piece Concept juga dilakukan untuk menyelaraskan ketentuan bagasi Garuda Indonesia dengan standar yang telah diterapkan berbagai maskapai internasional. Melalui sistem baru ini, penumpang Economy Class mendapat jatah bagasi satu koper dengan berat maksimum 23 kilogram, meningkat dari sebelumnya 20 kilogram.

Sementara penumpang Business Class dan First Class mendapat jatah bagasi satu koper dengan berat maksimum 32 kilogram, meningkat dari sebelumnya 30 kilogram. “Dengan demikian, penumpang tetap dapat membawa barang sesuai kebutuhan perjalanan, bahkan memperoleh kapasitas bagasi yang lebih besar pada kategori tertentu,” tulis keterangan Garuda Indonesia.

Apabila satu koper melebihi batas berat yang ditentukan, penumpang dapat memindahkan sebagian isi koper ke koper lain yang masih termasuk dalam jatah bagasi gratis. Penumpang pun dapat memanfaatkan jatah bagasi kabin dengan berat maksimum 7 kilogram sesuai ketentuan.

Jika kapasitas bagasi masih belum mencukupi, Garuda Indonesia menyediakan opsi pembelian additional piece sebelum keberangkatan maupun layanan Excess Baggage di bandara. Khusus penumpang kelas ekonomi yang membawa satu koper dengan berat lebih dari 23 kilogram hingga maksimal 32 kilogram, maskapai juga menyediakan layanan heavy bag yang dapat dibeli melalui layanan Excess Baggage di bandara. (ip/jh. Foto: Dok. Pixabay)

BCA Life Raih Pendapatan Premi Sebesar Rp1,38 Triliun pada Semester I/2026

BusinessUpdate – PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life), anak perusahaan PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA), membukukan pendapatan premi Rp1,38 triliun pada semester I/2026, tumbuh 36,14% secara tahunan (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

“Pertumbuhan ini mencerminkan konsistensi Perseroan dalam memperkuat kinerja bisnis sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat akan solusi perlindungan jiwa dan kesehatan yang semakin relevan,” jelas Presiden Direktur & Chief Executive Officer (CEO) BCA Life Eva Agrayani dalam keterangan tertulis, Senin (13/7/2026).

Eva mengklaim fundamental keuangan Perseroan juga semakin solid yang ditunjukkan dari total aset yang mencapai Rp5,44 triliun, tumbuh 34,67% (yoy) pada semster I/2026. Sejalan dengan itu, nilai investasi turut tumbuh 38,32% (yoy) menjadi Rp5,01 triliun.

Dari sisi profitabilitas, BCA Life meraup laba setelah pajak sebesar Rp53,68 miliar atau meningkat 53,75% (yoy). “Seiring dengan pertumbuhan bisnis tersebut, BCA Life juga terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan perlindungan kepada nasabah dengan membayarkan Klaim dan Manfaat sebesar Rp277,38 miliar, meningkat 26,76% dibandingkan semester I/2025,” tutur Eva.

Ia mengatakan kondisi keuangan Perseroan tetap terjaga dengan tingkat solvabilitas (Risk Based Capital/RBC) sebesar 416,14%, atau lebih dari tiga kali di atas ketentuan minimum regulator sebesar 120%.

Ke depannya Eva memastikan BCA Life akan terus memperkuat sinergi dengan BCA Group melalui inovasi produk dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. “Kemudian, memperkuat kanal distribusi, mengakselerasi transformasi digital, serta meningkatkan literasi keuangan dan asuransi agar semakin banyak masyarakat Indonesia yang memperoleh perlindungan yang optimal,” tutupnya. (rn/jh. Foto: Dok. BCA Life)

Gandeng Astra Financial Bank Saqu Bidik Pelaku Industri Otomotif

BusinessUpdate – Menjelang penyelenggaraan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 Bank Saqu memanfaatkan sinergi ekosistem Astra Financial untuk menjangkau pelaku industri otomotif. Perseroan berkolaborasi dengan Astra Credit Companies (ACC), Toyota Astra Finance (TAF), dan Asuransi Astra.

Kolaborasi tersebut menjadi perluasan inisiatif Sunrise Society yang sebelumnya dikenal sebagai gerakan membangun kebiasaan hidup aktif. Kini, Sunrise Society juga difungsikan sebagai platform kolaborasi bisnis yang mempertemukan berbagai pelaku industri dalam ekosistem Astra Financial.

Plt Presiden Direktur Bank Saqu Leka Madiadipoera mengatakan, melalui kolaborasi tersebut perseroan ingin memperkuat hubungan dengan para pelaku industri sekaligus memperkenalkan solusi perbankan yang dapat mendukung kegiatan usaha.

“Melalui kegiatan ini kami membangun kedekatan dengan pemimpin industri otomotif, sekaligus memperkenalkan berbagai solusi perbankan bagi pelaku usaha, mulai dari layanan transaksi bisnis, payroll, deposito, hingga pembiayaan modal kerja. Langkah ini sejalan dengan komitmen Bank Saqu untuk mendukung pertumbuhan bisnis melalui kekuatan ekosistem Astra Financial,” ujar Leka dalam keterangan resmi, Minggu (12/7/2026).

Menurutnya, pertumbuhan bisnis tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan produk dan layanan keuangan, tetapi juga oleh kepercayaan serta kolaborasi antarpelaku dalam sebuah ekosistem.

“Kami percaya pertumbuhan bisnis tidak hanya dibangun melalui solusi finansial, tetapi juga kepercayaan dan ekosistem yang saling mendukung. Kegiatan hari ini mencerminkan bagaimana kekuatan kolaborasi di dalam Grup Astra dapat menghadirkan nilai tambah yang lebih besar bagi pelanggan, mitra, dan pelaku industri,” kata Leka.

Ia menambahkan, Bank Saqu akan terus mendampingi perjalanan finansial maupun usaha nasabah melalui solusi yang relevan pada setiap tahap pertumbuhan bisnis.

Industri otomotif menjadi salah satu ekosistem strategis bagi Astra Financial. Melalui kolaborasi Bank Saqu, ACC, TAF, dan Asuransi Astra, perusahaan berharap hubungan dengan pelaku industri semakin erat sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas menjelang GIIAS 2026.

Pada ajang GIIAS 2026, ACC dan TAF yang berada di bawah Astra Financial juga kembali menjadi Platinum Sponsor untuk kedelapan kalinya. Chief Marketing & Sales Officer Astra Credit Companies Tan Chian Hok mengatakan, kolaborasi tersebut diharapkan memberikan manfaat yang lebih besar bagi pelanggan maupun masyarakat.

“ACC menyambut baik Bank Saqu Sunrise Society: Golf Par-Tee sebagai sebuah kolaborasi antara ACC, Bank Saqu, TAF dan Asuransi Astra sebagai bagian dari lini jasa keuangan Astra untuk industri otomotif. Kolaborasi ini akan membawa dampak yang lebih besar kepada pelanggan dan masyarakat yang sejalan dengan misi ACC ‘To Promote Credit for A Better Living’,” tutur Tan.

Sementara itu, Sales & Marketing Director Toyota Astra Finance Tan Justin Darsono menyebut sinergi lintas perusahaan di dalam Astra Financial menjadi langkah strategis untuk memperkuat solusi pembiayaan kendaraan Toyota.

Dari sisi perlindungan, Marketing–Retail & Digital Business Director Asuransi Astra Deddy Armand mengatakan asuransi menjadi bagian penting dalam melengkapi layanan di ekosistem otomotif.

“Kolaborasi ini mempertegas peran Astra Financial dalam menghadirkan solusi yang semakin lengkap bagi ekosistem otomotif. Selain akses perbankan dan pembiayaan, perlindungan menjadi bagian penting dalam menciptakan pengalaman mobilitas yang aman, nyaman, dan terpercaya. Melalui sinergi bersama Bank Saqu, ACC, dan TAF, Asuransi Astra ingin terus menghadirkan peace of mind bagi pelanggan, pelaku usaha, dan mitra bisnis,” ujarnya. (ip/jh. Foto: Dok. Bank Saqu)

Jakarta Fair 2026 Catatkan Nilai Transaksi Rp8,2 Triliun

BusinessUpdate – Pameran Jakarta Fair Kemayoran (JFK) mencatatkan nilai transaksi sebesar Rp8,2 triliun dan total 6,1 juta pengunjung sejak 11 Juni-12 Juli 2026. Capaian tersebut mencerminkan optimisme ekonomi Jakarta yang tetap terjaga.

“Antusiasme masyarakat Jakarta dan bahkan dari luar Jakarta sangat tinggi. Terlihat pada penyelenggaraan tahun ini, Jakarta Fair dikunjungi lebih dari 6 juta pengunjung. Transaksi menembus lebih dari Rp8 triliun,” kata Wakil Gubernur DKI Rano Karno dalam penutupan acara Jakarta Fair Kemayoran, Minggu (12/7/2026).

Menurutnya, capaian tersebut mencerminkan optimisme ekonomi Jakarta yang tetap terjaga. Pada triwulan pertama tahun 2026, ekonomi Jakarta tumbuh sebesar 5,59% dengan kontribusi 16,67% terhadap perekonomian nasional. Rano berharap kegiatan ini mampu mendorong sektor perekonomian Jakarta yang digerakkan oleh pemerintah, industri kreatif maupun UMKM.

Ia juga berharap kegiatan ini mampu menjadi momentum Jakarta dalam menyambut usia lima abad dan bertumbuh menjadi kota global. “Mari kita jadikan momentum ini sebagai salah satu kado terbaik untuk menyambut 500 tahun kota Jakarta, sekaligus mendukung pertumbuhan Jakarta sebagai kota global,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum Panitia Jakarta Fair 2026 Hartati Murdaya berterima kasih atas dukungan dari Pemerintah Provinsi DKI dalam kegiatan Jakarta Fair. “Total pengunjung Jakarta Fair 6,1 juta, dan transaksi penjual dan pembeli mencapai Rp8,2 triliun,” ucap Hartati.

Sejak pertama kali digelar pada 1968, Jakarta Fair telah menjadi ruang penting bagi pelaku usaha untuk memasarkan produk sekaligus menjaga optimisme ekonomi. Dalam perjalanannya, kegiatan ini hanya sempat ditiadakan pada 2020 akibat pandemi COVID-19.

Ajang tahunan tersebut, selain menjadi ruang promosi dan hiburan bagi masyarakat, juga mendorong aktivitas ekonomi serta memperkuat daya saing produk nasional.

Dengan demikian, semangat kolaborasi yang tercermin dalam penyelenggaraan Jakarta Fair dan perayaan HUT ke-499 Kota Jakarta menjadi modal penting menyongsong usia lima abad Jakarta pada 2027. “Ajang ini berhasil menyerap puluhan ribu tenaga kerja, terhitung sejak masa persiapan hingga seluruh rangkaian pameran berlangsung,” lanjut Hartati.

Ajang pameran tahunan Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2026 digelar selama 32 hari, mulai 11 Juni sampai 12 Juli, di JIEXPO Kemayoran, Jakarta. Kegiatan pameran yang diselenggarakan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 DKI itu diikuti sebanyak 2.800 peserta, dan nantinya berdiri kurang lebih 1.800 stand di seluruh area pameran. (pa/jh. Foto: Dok. Kompas)

Produksi Pupuk Petrokimia Gresik pada Semester I/2026 Capai 2,7 Juta Ton

BusinessUpdate – PT Petrokimia Gresik mencatatkan produksi pupuk pada semester I/2026 sebanyak 2.716.141 ton, lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 2.431.506 ton.

Pada tahun lalu, produksi pupuk Petrokimia Gresik mencapai 4.683.477 ton atau meningkat dibandingkan realisasi produksi 2024 yang sebesar 4.474.914 ton. Perusahaan menyebut capaian itu menjadi modal untuk mendukung target produksi pupuk 2026 yang ditetapkan sebesar 106% dari target produksi tahun sebelumnya.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob mengatakan, capaian kinerja tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkuat fondasi bisnis agar mampu tumbuh secara berkelanjutan sekaligus mendukung sektor pertanian nasional.

“Kinerja positif hari ini harus menjadi pijakan untuk menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan dan memberikan nilai yang semakin besar di masa depan,” ujar Daconi dalam siaran pers Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-54 Petrokimia Gresik di Gresik, Minggu (12/7/2026).

Menurutnya, perjalanan perusahaan selama lebih dari lima dekade tidak terlepas dari kemampuan beradaptasi terhadap perubahan serta menjawab berbagai tantangan industri.

“Di tengah dinamika geopolitik, perubahan iklim, serta fluktuasi harga energi dan bahan baku yang masih membayangi industri pupuk, Petrokimia Gresik terus memperkuat fondasi perusahaan agar mampu tumbuh secara berkelanjutan, meningkatkan daya saing, dan memberikan manfaat yang semakin luas bagi pertanian Indonesia,” katanya.

Untuk mendukung pertumbuhan tersebut, Petrokimia Gresik menjalankan sejumlah langkah strategis, mulai dari meningkatkan fleksibilitas fasilitas produksi hingga memperkuat keandalan pasokan bahan baku dan energi.

Salah satu proyek yang dijalankan adalah modifikasi Pabrik Fosfat I menjadi Pabrik Phonska V dengan teknologi Flex-Phos. Teknologi tersebut memungkinkan satu fasilitas memproduksi pupuk NPK Phonska, NPK Solid Granulation, maupun pupuk fosfat. Dengan teknologi tersebut, perusahaan memiliki fleksibilitas lebih tinggi dalam memenuhi kebutuhan pasar sekaligus mendukung ketahanan industri pupuk nasional.

Selain itu, Petrokimia Gresik juga membangun dua tangki penyimpanan asam sulfat dengan kapasitas total 40.000 ton. Setelah proyek selesai, kapasitas penyimpanan asam sulfat perusahaan akan meningkat menjadi 100.000 ton.

Di bidang logistik, perusahaan tengah membangun Dermaga A yang dirancang mampu melayani kapal berkapasitas hingga 60.000 Deadweight Tonnage (DWT), dengan kapasitas bongkar muat mencapai 4 juta ton per tahun.

Pengembangan infrastruktur tersebut diharapkan dapat meningkatkan kelancaran arus logistik perusahaan sekaligus menjaga tingkat okupansi dermaga atau Berth Occupancy Ratio (BOR) pada level optimal.

Penguatan operasional juga dilakukan melalui kerja sama penyediaan gas dari Lapangan MDA-MBH di Selat Madura dan Wilayah Kerja Ketapang di Perairan Utara Pulau Madura. Kerja sama tersebut berpotensi menambah pasokan gas sekitar 30 hingga 35 Million Standard Cubic Feet per Day (MMSCFD), sehingga dapat mendukung operasional Petrokimia Gresik hingga 2035.

“Transformasi bagi kami bukan hanya tentang bagaimana perusahaan menjadi lebih besar, tetapi bagaimana Petrokimia Gresik semakin adaptif, efisien, dan tangguh dalam menjawab kebutuhan masa depan. Karena itu, kami terus memperkuat kemampuan produksi, keandalan pasokan bahan baku dan energi, serta melakukan transformasi industri agar perusahaan tetap berkelanjutan dan mampu memberikan manfaat yang semakin besar bagi pertanian Indonesia,” jelas Daconi.

Di sisi keberlanjutan, Petrokimia Gresik juga menjalankan transformasi industri melalui penerapan teknologi yang mendukung dekarbonisasi. Pada 2025, perusahaan ditunjuk oleh Kementerian Perindustrian sebagai proyek percontohan penerapan teknologi Carbon Capture and Utilization (CCU). Inisiatif tersebut menjadi bagian dari peta jalan dekarbonisasi perusahaan untuk periode 2025–2030.

Menurut Daconi, penguatan fondasi bisnis berjalan seiring dengan komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan. “Perjalanan 54 tahun menjadi modal berharga bagi kami untuk melangkah menuju masa depan. Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, kami optimistis Petrokimia Gresik akan terus tumbuh, semakin berdaya saing, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pertanian serta menjaga keberlanjutan swasembada pangan nasional,” tutup Daconi. (rn/jh. Foto: Dok. Pupuk Indonesia)

PAMA Beri Santunan kepada Anak Yatim di Sekitar Lokasi Tambang

BusinessUpdate – PT Pamapersada Nusantara (PAMA) bersama PT Bharinto Ekatama (BEK) memberikan santunan kepada anak-anak di Desa Benangin II, Kecamatan Teweh Timur, Kalimantan Tengah, sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat sekitar area operasional tambang.

“Kegiatan santunan rutin dilakukan setiap bulan ke semua area terdekat dengan tambang, dengan harapan bantuan akan memberikan manfaat untuk anak-anak yatim di sekitar wilayah operasional perseroan,” ujar Perwakilan PAMA Distrik Bharinto Ekatama Biyangan (BEKB) Vico Randika dalam keterangan resmi di Jakarta, Minggu (12/7/2026).

Vico mengatakan kegiatan sosial juga bagian dari ajang silaturahmi kedua perusahaan dengan anak anak yatim yang berada di areal Desa Benangin I, II dan V. Melalui kegiatan itu, pihaknya berharap kedua perusahaan dapat terus menjaga sinergi dengan masyarakat sekitar, serta menciptakan lingkungan kerja yang aman, harmonis.

Perwakilan perangkat Desa Benangin II Rika Ratna Sari menyampaikan apresiasinya kepada kedua perusahaan yang telah memberikan santunan kepada anak-anak di Desa Benangin.

“Saya perwakilan desa sangat bersyukur ada perusahaan membantu anak anak yatim di sini, semoga perusahaan selalu diberikan keberkahan dan kelancaran, serta semua karyawan yang berada di naungannya diberikan keselamatan,” ujar Rika.

Rika berharap perusahaan-perusahaan selalu bisa bersilahturahmi dengan desa di sekitarnya, serta memperhatikan kondisi kondisi anak yatim yang berada di areal operasional mereka.

Selain santunan, acara juga diisi doa bersama untuk keselamatan dan kelancaran operasional PAMA dan BEKA, khususnya bagi seluruh karyawan yang bertugas di lapangan.

PAMA merupakan anak perusahaan dari PT United Tractors Tbk (UNTR), sedangkan BEK merupakan anak perusahaan dari PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG)

Acara turut dihadiri perwakilan manajemen dan CSR PAMA BEKB, tim Community Development dari BEK, perangkat desa, serta anak-anak yatim piatu dari Desa Benangin I, II, dan V. (ip/jh. Foto: Dok. PAMA)

26 Delegasi Hadiri Peringatan KAA, Dongkrak Pariwisata di Bandung

BusinessUpdate – Sebanyak 26 delegasi negara sahabat hadir dalam rangkaian peringatan Konferensi Asia Afrika (KAA) 2026 di Kota Bandung. Kehadiran delegasi internasional tersebut tidak hanya memperkuat hubungan persahabatan antarnegara, tetapi juga memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan perekonomian Kota Bandung.

“Kami berharap Konferensi Asia Afrika terus menjadi agenda tahunan sehingga dunia semakin memahami pentingnya peristiwa bersejarah ini,” kata Sekretaris Daerah Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain di Bandung, Sabtu (11/6/2026).

Selain delegasi dari 26 negara, kegiatan tahun ini juga dihadiri para duta besar, perwakilan kementerian, serta Menteri Lingkungan Hidup yang mengikuti sejumlah agenda dalam peringatan KAA 2026.

Menurutnya, penyelenggaraan tahun ini menghadirkan sejumlah agenda baru, seperti talkshow, pameran, hingga sesi khusus yang mengangkat isu Palestina. Pada hari kedua kegiatan, panitia menjadwalkan forum khusus yang menghadirkan perwakilan Palestina untuk menyampaikan pidato di hadapan mahasiswa dan para duta besar.

Forum tersebut menjadi ruang untuk menyuarakan nilai-nilai kemerdekaan, perdamaian, dan solidaritas yang menjadi semangat Konferensi Asia Afrika sejak pertama kali digelar pada 1955.

Ia menilai nilai-nilai yang lahir dari Konferensi Asia Afrika tetap relevan hingga saat ini dan perlu terus diperkenalkan kepada generasi muda serta masyarakat internasional.

Di sisi lain, Pemerintah Kota Bandung terus mendorong pengakuan internasional terhadap Gedung Merdeka sebagai situs Warisan Dunia UNESCO. “Harapannya, Gedung Merdeka dapat ditetapkan sebagai Warisan Dunia UNESCO karena memiliki nilai sejarah yang sangat besar bagi perjalanan diplomasi internasional,” ujar Iskandar. (pa/jh. Foto: Dok. tugubandung)

KAI Beri Beasiswa Rp300 Juta kepada Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

BusinessUpdate – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menyalurkan bantuan beasiswa pendidikan senilai total Rp300 juta kepada lima anak yang kehilangan orang tua akibat kecelakaan kereta api di Bekasi Timur.

Bantuan tersebut diberikan melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sebagai bentuk kepedulian perusahaan untuk memastikan keberlangsungan pendidikan anak-anak yang terdampak musibah. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis pada Jumat (10/7/2026) di Jakarta Railway Center.

Acara tersebut dihadiri jajaran manajemen KAI, KAI Commuter, tim Corporate Social Responsibility (CSR) KAI, serta keluarga penerima manfaat. Masing-masing anak memperoleh beasiswa sebesar Rp60 juta yang disalurkan dalam bentuk tabungan pendidikan.

Dana tersebut dipersiapkan untuk mendukung kebutuhan pendidikan secara bertahap, mulai dari biaya sekolah, administrasi, perlengkapan belajar, hingga kebutuhan akademik pada jenjang pendidikan berikutnya.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan bantuan tersebut merupakan upaya perusahaan untuk menjaga keberlangsungan pendidikan anak-anak yang harus menghadapi kehilangan orang tua. “Kami memahami bahwa tidak ada bentuk bantuan yang mampu menggantikan sosok orang tua,” kata Anne dalam keterangannya, Sabtu (11/7/2026).

Ia berharap beasiswa ini dapat membantu meringankan beban keluarga sekaligus memastikan anak-anak tetap memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan dan meraih cita-cita mereka.

Menurut Anne, skema tabungan pendidikan dipilih agar dana dapat dimanfaatkan secara optimal sesuai kebutuhan masing-masing penerima. Selain memberikan kepastian pembiayaan pendidikan, mekanisme tersebut juga membantu keluarga merencanakan kebutuhan sekolah dalam jangka panjang.

Program ini merupakan bagian dari implementasi Pilar Sosial TJSL KAI yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, perluasan akses pendidikan, serta perlindungan bagi keluarga yang terdampak musibah.

Sebelum bantuan disalurkan, KAI melakukan proses verifikasi dan koordinasi dengan keluarga penerima manfaat agar bantuan tepat sasaran. “Kami ingin memberikan rasa tenang kepada keluarga bahwa pendidikan anak-anak tetap dapat berjalan. Harapannya, tabungan ini menjadi bekal yang menjaga semangat mereka untuk terus belajar dan membangun masa depan,” jelas Anne.

KAI menilai dampak sebuah musibah tidak hanya dirasakan pada saat kejadian, tetapi juga berpengaruh terhadap keberlangsungan kehidupan keluarga, termasuk pendidikan anak. Karena itu, perusahaan berupaya menghadirkan dukungan yang memberikan manfaat jangka panjang sekaligus membantu mengurangi beban ekonomi keluarga penerima.

Di sisi lain, KAI menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat aspek keselamatan operasional melalui evaluasi menyeluruh, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi, serta penyempurnaan sistem manajemen keselamatan guna mencegah terulangnya kejadian serupa. (rn/jh. Foto: Dok. KAI)

WIKA: Progres Revitalisasi Dermaga Gospier Capai 55,77 Persen

BusinessUpdate – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) mempercepat pembangunan Proyek Revitalisasi Dermaga Gospier di Jawa Timur yang merupakan bagian penting dalam mendukung kelancaran distribusi energi, khususnya BBM, LPG, dan avtur, bagi wilayah Surabaya dan sekitarnya.

Melalui revitalisasi ini, WIKA berupaya menghadirkan fasilitas dermaga yang lebih andal, aman, dan mampu mendukung aktivitas distribusi energi secara berkelanjutan.

Hingga Mei 2026, progres proyek telah mencapai 55,77%. Sejumlah pekerjaan utama telah diselesaikan, antara lain pembangunan pelindung dermaga, pekerjaan pengerukan area perairan, serta pembangunan fasilitas pendukung seperti Guard House dan Panel Room. Saat ini, pekerjaan berlanjut pada pembangunan akses dermaga, area sandar kapal, kepala dermaga, serta jalur penghubung menuju fasilitas utama.

Dalam proyek ini, WIKA mengerjakan berbagai pekerjaan mulai dari persiapan proyek, perencanaan teknis, survei bawah laut, pekerjaan konstruksi, perpipaan, kelistrikan, sistem keselamatan, hingga tahap pengujian akhir sebelum fasilitas dapat digunakan secara optimal.

Corporate Secretary WIKA, Ngatemin, menyampaikan bahwa revitalisasi Dermaga Gospier merupakan wujud komitmen Perseroan dalam mendukung penguatan infrastruktur energi nasional.

“Revitalisasi Dermaga Gospier merupakan bagian dari komitmen WIKA dalam menghadirkan infrastruktur pelabuhan yang lebih andal, aman, dan berkelanjutan. Kami berharap proyek ini dapat mendukung kelancaran distribusi energi nasional, memperkuat konektivitas logistik, serta memberikan manfaat nyata bagi pemilik proyek, masyarakat, dan pembangunan ekonomi Indonesia,” ujar Ngatemin dalam keterangan resmi, dikutip Sabtu (11/7/2026).

Pelaksanaan proyek ini memiliki sejumlah tantangan, mulai dari kondisi dermaga eksisting yang perlu diperkuat, pekerjaan konstruksi di area perairan, keterbatasan ruang kerja karena terminal tetap beroperasi, hingga dinamika cuaca dan lingkungan laut. Selain itu, juga perlu dilakukan penyesuaian metode kerja di lapangan ketika ditemukan material atau hambatan di bawah dasar laut.

Untuk menjaga progres dan kualitas pekerjaan, WIKA menerapkan berbagai strategi, seperti penambahan sumber daya, pengaturan jam kerja, percepatan proses perencanaan teknis, serta penguatan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan. WIKA juga mengedepankan aspek mutu, keselamatan kerja, dan pengelolaan risiko secara konsisten di setiap tahapan pekerjaan.

Dalam pelaksanaannya, WIKA juga menerapkan sejumlah inovasi untuk mendukung efektivitas pekerjaan di lapangan. Salah satunya melalui metode pengujian pondasi untuk membantu mengidentifikasi kondisi bawah laut secara lebih akurat. Selain itu, WIKA menggunakan material pelindung khusus pada pipa baja agar struktur dermaga lebih tahan terhadap lingkungan laut.

Melalui Revitalisasi Dermaga Gospier, WIKA berharap proyek ini dapat mendukung kelancaran distribusi energi, meningkatkan efisiensi transportasi, memperkuat jaringan logistik nasional, serta memberikan kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi Jawa Timur dan Indonesia secara berkelanjutan. (ip/jh. Foto: Dok. WIKA)

Kementerian ESDM Tambah Kuota Produksi Batu Bara untuk PLTU Milik PLN

BusinessUpdate – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menambah kuota produksi batu bara untuk memenuhi kebutuhan operasional pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) milik PT PLN (Persero). Hal ini dilakukan untuk menjaga stabilitas pasokan batu bara untuk pembangkit listrik.

Menurut Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Dirjen Minerba) Kementerian ESDM Tri Winarno, pemerintah tidak ingin menahan produksi batu bara yang menyebabkan permasalahan pasokan untuk pembangkit. Namun, di sisi lain, pemerintah juga berupaya agar pasokan batu bara di pasar internasional tidak berlebih atau oversupply.

“Untuk mengejar yang itu [kebutuhan dalam negeri], tapi jangan sampai ada oversupply,” kata Tri dikutip dari Antara, Sabtu (11/7/2026). Meskipun demikian, Tri mempersilakan kepada para pengusaha tambang yang ingin mengajukan revisi rencana kerja dan anggaran biaya (RKAB) hingga 31 Juli.

Sebelumnya, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengungkapkan terjadinya pemadaman listrik bergilir di sejumlah wilayah Pulau Jawa dipicu keterbatasan pasokan batu bara dengan spesifikasi kalori menengah hingga tinggi untuk PLTU. Persoalan itu kini mulai teratasi setelah pemerintah menambah alokasi pasokan batu bara berkalori 4.500 kcal/kg ke atas.

“Adanya tambahan batu bara dengan spesifikasi 4.500 ke atas. Juli ini ada tambahan 1,8 juta ton, kemudian Agustus sampai Desember ada tambahan sekitar 3 juta ton dari existing,” ujar Darmawan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi XII DPR RI, Kamis (2/7/2026).

Menurut Darmawan, tambahan pasokan tersebut langsung meningkatkan keandalan sistem kelistrikan di Jawa yang sebelumnya sempat mengalami pemadaman bergilir. “Ini tentu saja membuat sistem di Jawa ini yang tadinya kami akui ada pemadaman bergilir, ini sistemnya langsung meningkat menjadi jauh lebih andal,” katanya.

Akar persoalan berasal dari perubahan komposisi produksi batu bara nasional. Dalam beberapa tahun terakhir, produksi batu bara berkalori rendah terus meningkat, sementara produksi batu bara berkalori menengah dan tinggi justru mengalami penurunan. Padahal, sebagian pembangkit listrik, khususnya di sistem Jawa, membutuhkan batu bara dengan spesifikasi kalori tertentu agar dapat beroperasi secara optimal. (rn/jh. Foto: Dok. PLN)