Home Blog Page 98

MRT Jakarta Teken Kontrak Rp341,5 Miliar untuk Penyediaan AFC Fase 2A

BusinessUpdate – PT MRT Jakarta (Perseroda) menandatangani kontrak kerja sama paket CP207 fase 2A lintas utara-selatan bersama Hitachi Rail dan Sumitomo Corporation untuk penyediaan sistem pengumpulan tarif otomatis atau automatic fare collection (AFC). Nilai kontrak paket pekerjaan ini sebesar Rp341,5 miliar.

Penandatanganan kontrak dilakukan di Kantor Pusat PT MRT Jakarta (Perseroda), Gedung Wisma Nusantara, Jakarta Pusat, Kamis (04/06/2026). Dokumen kerja sama ditandatangani oleh Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta (Perseroda) Weni Maulina, Authorized Representative Hitachi Rail Hong Kong Limited Nicolas Rabat, dan Authorized Representative Sumitomo Corporation Consortium Tsuyoshi Nakamura.

Sistem AFC yang dibangun nantinya akan mendukung operasional MRT Jakarta pada rute Bundaran HI hingga Kota. Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) Tuhiyat mengatakan, penandatanganan kontrak tersebut menjadi salah satu tonggak penting dalam pengembangan MRT Jakarta, khususnya untuk mendukung operasional fase 2A lintas utara-selatan.

“Sistem pengumpulan tarif otomatis ini merupakan bagian penting dalam mewujudkan operasional fase 2A lintas utara selatan. Sistem ini merupakan fondasi utama dalam menghadirkan pengalaman pelanggan dan upaya mempercepat integrasi layanan transportasi masa depan,” ujar Tuhiyat dalam keterangan resmi, dikutip Jumat (5/6/2026).

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat, pemerintah Jepang, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, serta Japan International Cooperation Agency (JICA) atas dukungan dalam pengembangan sistem transportasi perkotaan di Jakarta.

Paket CP207 merupakan bagian dari pekerjaan pembangunan fase 2A MRT Jakarta. Lingkup pekerjaannya mencakup perancangan, pabrikasi, pengiriman, dan pemasangan sistem AFC untuk jalur fase 2A lintas utara-selatan.

Adapun hingga 25 Mei 2026, progres pembangunan fase 2A lintas utara-selatan MRT Jakarta telah mencapai 60,80%, melampaui target 59,70%. PT MRT Jakarta (Perseroda) menargetkan segmen 1 fase 2A rute Bundaran HI-Monas dapat selesai dan beroperasi pada 2027. Sementara segmen 2 yang menghubungkan Monas hingga Kota ditargetkan beroperasi pada 2029. (ip/jh. Foto: Dok.

PLN EPI Kembangkan Bio-CNG, Gandeng Pabrik Kelapa Sawit

BusinessUpdate – PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) menargetkan pengembangan Bio-Compressed Natural Gas (Bio-CNG) berbasis limbah kelapa sawit melalui kontrak kerja sama dengan sejumlah pabrik kelapa sawit dapat direalisasikan tahun ini. dalam diversifikasi energi hijau melalui kontrak kerja sama yang terjalin tahun ini.

“PLN EPI itu kan, kita investasi bekerja sama pemilik konsesi perkebunan sawit. Limbahnya, seperti POME (Palm Oil Mill Effluent) kita olah bersama menghasilkan biometana. Biometana itu, bisa diolah menjadi Bio-CNG untuk pembangkit listrik,” ucap Direktur Biomassa PLN EPI Hokkop Situngkir usai menghadiri Diseminasi Pengembangan Biometana di Indonesia, di Medan, Sumatera Utara, Kamis (4/6/2026).

Ia mengatakan, sedang menggaet ratusan pabrik kelapa sawit (PKS) di Sumatera Utara karena sudah memiliki mitra teknologi dan sisi keuangan transisi energi bersih.

Bio-CNG ini akan dimanfaatkan menjadi Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Belawan, Sumatera Utara yang memiliki kapasitas terpasang 1.184 MW, di antaranya berkontribusi sebesar 30% di sistem Sumatera bagian utara. “Kita berharap bisa disambut baik oleh pemain-pemain PKS di Sumatera Utara yang notabene banyak sekali,” tambahnya.

Hokkop mengaku, hingga kini telah menjalin kerja sama dengan PT KIS Biofuels Indonesia sebagai pelopor dan pengembang teknologi energi bersih terbarukan yang mengubah limbah kelapa sawit menjadi Bio-CNG.

PT KIS Biofuels Indonesia ini telah mengolah sendiri limbah cair kelapa sawit berwarna gelap yang mengandung senyawa organik, dan jika tidak diolah bisa berubah menjadi gas metana. “Tapi kita sama PT KIS karena dia sudah bikin pengolahan sendiri, jadi kita beli Bio-CNG. Lalu kita distribusikan ke pembangkit kita di Belawan,” jelas Hokkop.

Kerja sama ini belum termasuk dengan pabrik kelapa sawit mengingat di Sumatera Utara memiliki potensi yang besar. “Ini belum sama PKS. Justru setelah diseminasi ini, kita melakukan kerja sama-kerja sama bersama PKS di Sumatera Utara harapannya,” katanya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2023, terdapat 327 perusahaan perkebunan sawit yang beroperasi di Sumatera Utara, di antaranya memiliki fasilitas pengolahan sebanyak 237 pabrik kelapa sawit. (pa/jh. Foto: Dok. PLN EPI)

RSUI Luncurkan Layanan Kesehatan Unggulan Berbasis Multidisiplin

BusinessUpdate – Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) di Depok, Jawa Barat meluncurkan New Center of Excellence (CoE) sebagai penguatan layanan unggulan berbasis multidisiplin yang menghadirkan pelayanan kesehatan komprehensif, terintegrasi, dan berorientasi pada keselamatan pasien.

Peluncuran layanan unggulan ini menjadi bagian dari transformasi layanan RSUI sebagai rumah sakit pendidikan yang mengedepankan kualitas pelayanan, pendidikan, riset, dan inovasi kesehatan.

Manajer Pelayanan Medis RSUI dr Natasya Claresta Viano mengatakan pengembangan Center of Excellence langkah strategis RSUI menghadirkan pelayanan kesehatan unggulan dengan dukungan tenaga medis profesional, teknologi modern, serta pendekatan patient centered care.

“Melalui Center of Excellence, RSUI menghadirkan layanan kesehatan yang lebih terintegrasi dengan dukungan tenaga medis multidisiplin dan fasilitas yang terus dikembangkan sesuai kebutuhan masyarakat,” ujar Natasya dalam keterangan di Depok, Jabar, Kamis (4/6/2026).

Ia mengatakan beberapa layanan Center of Excellence RSUI meliputi layanan unggulan anak yang menghadirkan layanan kesehatan anak spesialistik dan subspesialistik yang terpadu, mulai dari pemantauan tumbuh kembang, imunisasi, hingga penanganan berbagai kondisi kesehatan anak yang kompleks.

Didukung oleh dokter subspesialis yang berpengalaman, layanan mencakup bidang Hematologi Onkologi Anak, Infeksi dan Pediatrik Tropis, Kardiologi Anak, Neonatologi, Nutrisi dan Penyakit Metabolik, Pediatri Gawat Darurat, Tumbuh Kembang Pediatrik Sosial, Nefrologi Anak, serta Neurologi Anak.

Layanan unggulan obstetri dan ginekologi yang menghadirkan layanan kesehatan perempuan secara menyeluruh, mulai dari kebidanan, kehamilan risiko tinggi, kesehatan reproduksi, gangguan hormonal, hingga penanganan kanker ginekologi.

Didukung oleh dokter spesialis dan subspesialis yang berpengalaman, layanan mencakup Fertilitas dan Endokrinologi Reproduksi, Fetomaternal, Onkologi Ginekologi, serta Uroginekologi.

Layanan unggulan neurologi (saraf) yang didukung oleh dokter spesialis dan subspesialis yang berpengalaman, mencakup Neurobehavior, Neurofisiologi, Neuroinfeksi dan Imunologi, Neurokritikal dan Intensif, Neuroonkologi dan Nyeri Kepala, Neurootologi/Vertigo, Neurorestorasi, serta Neurovaskular.

Pelayanan diberikan secara komprehensif untuk menangani berbagai kondisi neurologis, termasuk stroke, gangguan motorik, vertigo, infeksi saraf, gangguan kognitif, nyeri kepala, serta berbagai gangguan saraf lainnya yang memerlukan perawatan intensif.

Layanan unggulan jantung dan pembuluh darah menyediakan layanan kesehatan jantung dan pembuluh darah yang komprehensif, mulai dari pencegahan, diagnosis, pengobatan, hingga rehabilitasi penyakit kardiovaskular.

Didukung oleh dokter spesialis dan subspesialis yang berpengalaman, layanan mencakup bidang Aritmia, Ekokardiografi, Kardiologi Intervensi, Perawatan Intensif dan Kegawatan Kardiovaskular, Pencitraan Kardiovaskular, serta Prevensi dan Rehabilitasi Kardiovaskular.

Pelayanan ditunjang oleh fasilitas modern seperti ekokardiografi, treadmill test, ICCU, serta layanan rehabilitasi kardiovaskular untuk memberikan penanganan yang terpadu dan optimal bagi setiap pasien.

Layanan unggulan orthopedi dan traumatology menyediakan layanan diagnosis, pengobatan, dan rehabilitasi berbagai gangguan pada sistem muskuloskeletal, meliputi tulang, sendi, otot, ligamen, dan tendon.

Didukung oleh dokter spesialis dan subspesialis yang berpengalaman, layanan mencakup Orthopaedic Oncology untuk penanganan tumor tulang dan jaringan lunak, Orthopaedic Spine untuk kelainan dan cedera tulang belakang, Pediatric Orthopaedic untuk masalah ortopedi pada anak, serta Sports Injury and Arthroscopy untuk penanganan cedera olahraga dan prosedur artroskopi minimal invasif.

Layanan unggulan gigi dan mulut yang memberikan pelayanan kedokteran gigi umum, spesialistik, dan subspesialistik berbasis evidence-based dentistry untuk menunjang kesehatan gigi, mulut, dan rahang secara menyeluruh.

Didukung oleh dokter gigi spesialis dan subspesialis yang berpengalaman, layanan mencakup Bedah Mulut, Kedokteran Gigi Anak, Konservasi Gigi, Ortodonsia, Penyakit Mulut, Periodonsia, Prostodonsia, serta Radiologi Kedokteran Gigi.

Berbagai layanan subspesialistik tersedia untuk penanganan kasus yang lebih kompleks, termasuk trauma dan kelainan rahang, kebutuhan khusus anak, perawatan saluran akar, penyakit mulut infeksi dan noninfeksi, rekonstruksi periodontal dan implan, gangguan sendi rahang, hingga radiodiagnostik pencitraan.

Layanan unggulan urologi yang menyediakan layanan diagnosis dan penanganan berbagai gangguan saluran kemih dan reproduksi pria, meliputi batu saluran kemih, gangguan prostat, infeksi saluran kemih, infertilitas pria, hingga gangguan fungsi seksual.

Didukung oleh teknologi dan prosedur minimal invasif serta layanan onkologi urologi dan urologi anak, pelayanan diberikan secara komprehensif untuk mendukung kesehatan saluran kemih dan reproduksi. (ip/jh. Foto: Dok. RSUI)

Jakarta Fair Kemayoran 2026 Digelar 32 Hari Mulai 11 Juni 2026

BusinessUpdate – Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2026 siap digelar selama 32 hari, mulai 11 Juni sampai 12 Juli, di JIEXPO Kemayoran, Jakarta. Dengan dilakukannya perpanjangan masa penyelenggaraan pada Jakarta Fair 2026, jumlah pengunjung diharapkan meningkat.

Marketing Director JIEXPO Ralph Sceunemann berharap penyelenggaraan Jakarta Fair tahun ini dapat berjalan dengan baik dan lebih meriah. “Kita harapkan tahun ini, Jakarta Fair akan lebih meriah lagi dibanding tahun kemarin, yang berkurang sekitar tujuh hari,” kata Ralph di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Kamis (4/6/2026).

Menurutnya, meskipun jumlah hari penyelenggaraannya dikurangi, animo masyarakat untuk datang ke Jakarta Fair 2025 sangat antusias. Bahkan, jumlah kunjungan kala itu mencapai 5,9 juta pengunjung nilai transaksi mencapai Rp7,3 Triliun. Ia berharap perpanjangan masa penyelenggaraan pada Jakarta Fair 2026 akan meningkatkan jumlah pengunjung.

“Seperti kita semua ketahui bahwa Jakarta Fair ini adalah event yang selalu ditunggu-tunggu, dinantikan oleh masyarakat luas, bukan hanya orang Jakarta, bahkan seluruh Jawa, dan luar Jawa pun menantikannya,” ujar Ralph.

Ia mengatakan kegiatan pameran yang diselenggarakan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 DKI itu diikuti sebanyak 2.800 peserta, dan nantinya berdiri kurang lebih 1.800 stand di seluruh area pameran. Ia memastikan pameran tersebut akan menarik karena beragam produk dari berbagai sektor industri akan ditampilkan pada Jakarta Fair Kemayoran 2026.

Sektor industri tersebut, di antaranya otomotif mobil dan sepeda motor, gadget, komputer, alat olah raga, fesyen dan garmen, perlengkapan rumah tangga, furniture, barang-barang elektronik, kuliner, industri kreatif, kerajinan tangan, herbal dan obat-obatan, perbankan, produk jasa, kosmetik, dan lain-lain.

Selain area pameran, Jakarta Fair Kemayoran 2026 akan diramaikan oleh konser musik dari artis papan atas nasional, parade budaya, wahana permainan keluarga, hingga pesta kembang api spektakuler. Pihak penyelenggara juga menyiapkan berbagai promosi menarik serta area khusus UMKM dan produk lokal yang siap memanjakan pengunjung dari berbagai kalangan.

Jakarta Fair Kemayoran 2026 diharapkan menjadi wadah untuk menggairahkan perekonomian nasional, memperkuat potensi UMKM, serta menampilkan keberagaman budaya Indonesia dalam satu perayaan megah. “Jakarta Fair adalah pameran yang sangat unik, menampilkan hampir semua hal yang disukai oleh anak-anak, kaum perempuan, dan juga laki-laki,” tutup Ralph. (pa/jh. Foto: Dok. JIEXPO Kemayoran)

Liburan Sekolah PELNI Beri Diskon Tiket Sebesar 30 Persen

BusinessUpdate – PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) (Persero) turut mendukung program stimulus ekonomi yang digulirkan pemerintah dengan menghadirkan potongan harga tiket kapal penumpang sebesar 30% selama periode libur sekolah 2026.

Masyarakat dapat menikmati diskon sebesar 30% untuk tiket kapal penumpang kelas ekonomi pada seluruh rute yang dilayani armada PELNI. Program potongan tarif tersebut berlaku untuk pembelian tiket mulai 6 Juni 2026, dengan jadwal keberangkatan pada periode 20 Juni hingga 15 Agustus 2026.

Kebijakan tersebut diharapkan dapat mendorong peningkatan mobilitas masyarakat selama masa liburan sekaligus memperluas akses transportasi laut yang lebih ekonomis bagi masyarakat di berbagai daerah.

Sekretaris Perusahaan PELNI, Ditto Pappilanda, menyampaikan bahwa pemberian diskon tarif merupakan wujud dukungan perusahaan terhadap kebijakan pemerintah dalam meningkatkan aktivitas perjalanan masyarakat. Selain itu, program ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi di berbagai wilayah yang dilayani jaringan pelayaran PELNI.

“PELNI ingin memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk bepergian dengan moda transportasi laut yang aman, nyaman, dan terjangkau, sekaligus mendukung sektor pariwisata dan pertumbuhan aktivitas ekonomi di berbagai daerah yang terhubung oleh layanan PELNI,” ujar Ditto dalam keterangan resmi, Kamis (4/6/2026).

Ditto mengatakan, program diskon tarif ini diproyeksikan akan dimanfaatkan oleh sekitar 693.000 penumpang di berbagai daerah di Indonesia yang menggunakan layanan kapal penumpang PELNI selama masa libur sekolah.

“Kami mengajak masyarakat untuk segera merencanakan perjalanan dan melakukan pembelian tiket lebih awal karena kuota tiket dengan tarif diskon bersifat terbatas. Apabila kuota telah terpenuhi, maka tarif normal akan kembali berlaku,” jelas Ditto.

Ia mengingatkan bahwa diskon tarif tidak berlaku untuk pembelian tiket yang dilakukan sebelum 6 Juni 2026 maupun setelah 15 Agustus 2026. Selain itu, tiket yang telah dibeli sebelum periode program berlangsung tidak dapat dilakukan pengembalian selisih biaya akibat pemberlakuan diskon.

“Seluruh calon penumpang juga diwajibkan melakukan perjalanan sesuai identitas yang tertera pada tiket. PELNI terus mengimbau masyarakat untuk membeli tiket melalui kanal resmi guna menghindari potensi penyalahgunaan maupun penipuan,” jelas Ditto.

Adapun tiket kapal PELNI dapat dibeli melalui berbagai kanal resmi yang telah disediakan perusahaan, mulai dari aplikasi PELNI Mobile, situs web resmi PELNI, Contact Center 162, hingga loket cabang PELNI di berbagai daerah.

Selain itu, pembelian tiket juga dapat dilakukan melalui sejumlah platform perbankan dan layanan digital, seperti fitur Lifestyle BCA Mobile, myBCA, Sukha by Livin’ Mandiri, BNI Agen46, BRImo, BRILink Agen, Gopay, OVO, dan MyTelkomsel.

PELNI juga memperluas akses penjualan tiket melalui jaringan ritel modern seperti Indomaret, OMI Mitra Indogrosir, Alfamart, dan Alfamidi, serta berbagai mitra agen perjalanan dan platform pemesanan lainnya, antara lain ATA Tour, Fastpay, Easybook, VIA.com, MMBC, Darmawisata Indonesia, Versa, dan Topindo.

Sementara untuk kemudahan transaksi pembayaran, PELNI telah bekerja sama dengan berbagai penyedia layanan keuangan, di antaranya BRIVA, BNI Virtual Account, Mandiri Virtual Account, Permata Bank, jaringan Indomaret dan OMI Mitra Indogrosir, Alfamart dan Alfamidi, serta layanan pembayaran digital seperti iSaku, Finpay, dan Fastpay. (ip/jh. Foto: Dok. PELNI)

WIKA Bangun RSUD Weda, Ditargetkan Rampung Desember 2026

BusinessUpdate – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) memulai pembangunan dan renovasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Weda di Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara. Proyek ini merupakan bagian dari Program Pemenuhan Pelayanan Kesehatan Terpadu (PHTC) Kementerian Kesehatan untuk menghadirkan fasilitas kesehatan yang lebih berkualitas di daerah.

Di proyek ini, WIKA mengerjakan sejumlah lingkup pekerjaan yang mencakup perencanaan, pekerjaan struktur, arsitektur, interior, mekanikal elektrikal plumbing (MEP), hingga lanskap kawasan. Proyek yang bersumber dari APBN 2026 ini memiliki pagu anggaran Rp183,82 miliar dan ditargetkan selesai pada Desember 2026.

Saat ini, proyek telah memasuki tahap awal pelaksanaan, mulai dari pekerjaan persiapan, perencanaan teknis, penyusunan shop drawing, pengaturan area kerja, hingga pengadaan material, peralatan, dan vendor pendukung. Selanjutnya, pekerjaan konstruksi akan dilanjutkan secara bertahap untuk mendukung penyelesaian proyek sesuai target.

Corporate Secretary PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, Ngatemin, menyampaikan bahwa pembangunan RSUD Weda menjadi bagian dari komitmen WIKA dalam menghadirkan infrastruktur kesehatan yang andal dan bermanfaat bagi masyarakat.

“WIKA berkomitmen untuk memastikan pembangunan RSUD Weda berjalan sesuai standar mutu, keselamatan kerja, dan target penyelesaian yang telah ditetapkan. Kehadiran fasilitas kesehatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Halmahera Tengah dan sekitarnya,” ujar Ngatemin dalam keterangan resmi, dikutip Kamis (4/6/2026).

Pembangunan RSUD Weda diharapkan dapat memperkuat akses masyarakat terhadap layanan kesehatan yang lebih memadai, modern, dan representatif. Dengan fasilitas yang lebih baik, rumah sakit ini nantinya dapat mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Maluku Utara, khususnya bagi masyarakat di wilayah Halmahera Tengah.

Proyek ini juga sejalan dengan Asta Cita Pemerintah dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui peningkatan kualitas layanan dasar, termasuk sektor kesehatan. Kehadiran infrastruktur kesehatan yang lebih baik menjadi bagian penting dalam mendorong pemerataan pembangunan, terutama bagi wilayah-wilayah yang masih membutuhkan dukungan fasilitas publik yang memadai, termasuk daerah tertinggal, terdepan, dan terluar atau 3T.

Dalam konteks tersebut, pembangunan RSUD Weda tidak hanya berperan sebagai penyedia fasilitas kesehatan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkecil kesenjangan akses layanan dasar antara wilayah pusat dan daerah. Dengan tersedianya infrastruktur kesehatan yang lebih representatif, masyarakat di daerah dapat memperoleh pelayanan yang lebih dekat, layak, dan berkelanjutan.

Dalam pelaksanaannya, WIKA menerapkan sistem pengendalian proyek yang mencakup site management, layout management, dan traffic management. Langkah ini dilakukan untuk memastikan mobilisasi material, alat, dan tenaga kerja berjalan tertib, aman, serta meminimalkan gangguan terhadap aktivitas di sekitar area proyek.

Melalui pembangunan RSUD Weda, WIKA turut mendukung pemerataan akses layanan kesehatan di Indonesia. Kehadiran infrastruktur kesehatan yang berkualitas menjadi bagian penting dalam membangun masyarakat yang lebih sehat, produktif, dan berdaya saing, sekaligus memperkuat pemerataan pembangunan hingga ke daerah-daerah yang membutuhkan perhatian lebih. (pa/jh. Foto: Dok. WIKA)

Sepanjang 2025 MRT Jakarta Raih pendapatan Rp1,5 Triliun

BusinessUpdate – PT MRT Jakarta membukukan pendapatan sebesar Rp1,5 triliun sepanjang 2025 atau meningkat sekitar 7% secara tahunan (yoy) dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan pendapatan itu didorong oleh peningkatan jumlah pengguna serta kontribusi bisnis non-tiket.

“Pendapatan pada 2025 mencapai Rp1,5 triliun dengan pertumbuhan sekitar 7% dibandingkan tahun sebelumnya,” kata Direktur Keuangan dan Manajemen PT MRT Jakarta (Perseroda) Risa Olivia di Jakarta, Kamis (4/6/2026).

Risa menjelaskan, pendapatan tiket atau farebox terus menunjukkan tren positif dengan pertumbuhan tahunan yang signifikan sejak 2021. Secara keseluruhan, pendapatan MRT Jakarta tumbuh dengan tingkat pertumbuhan tahunan rata-rata suatu investasi atau metrik bisnis selama periode tertentu atau compound annual growth rate (CAGR) sebesar 2,3% pada periode 2021-2025.

Pertumbuhan tersebut ditopang oleh diversifikasi sumber pendapatan perusahaan yang berasal dari tiket (farebox), subsidi pemerintah, serta pendapatan non-farebox.

Selain itu, kontribusi pendapatan farebox mencatat CAGR positif sebesar 50,4% selama periode tersebut. Capaian ini menunjukkan semakin tingginya minat masyarakat menggunakan transportasi publik, khususnya MRT Jakarta. “Semakin banyak yang menggunakan MRT, nantinya pendapatan tiket bisa semakin meningkat,” ujar Risa.

Di sisi lain, dukungan pemerintah melalui skema subsidi masih menjadi salah satu komponen penting dalam menjaga kinerja perusahaan sekaligus memastikan layanan transportasi publik tetap berjalan dengan standar yang tinggi dan tarif yang terjangkau bagi masyarakat.

Risa menuturkan kemampuan perusahaan menjaga kinerja operasional tercermin dari indikator keuangan yang mengukur laba operasional sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi atau Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA) margin yang berada pada kisaran 35% hingga 51% dalam beberapa tahun terakhir.

Selain itu, total aset MRT Jakarta hingga 2025 telah mencapai sekitar Rp32 triliun, yang sebagian besar berasal dari pembangunan infrastruktur transportasi, seperti jalur dan stasiun MRT.

Ia mengungkapkan arah pertumbuhan jangka panjang perusahaan masih terjaga, terlihat dari tren pendapatan yang terus meningkat serta kemampuan MRT Jakarta mempertahankan margin EBITDA di atas 35% meski menghadapi berbagai tantangan eksternal.

Sementara itu, Direktur Pengembangan Bisnis MRT Jakarta Farchad Mahfud mengatakan perusahaan terus memperkuat sumber pendapatan non-farebox melalui pengembangan kawasan transit. Salah satunya, dilakukan melalui pengelolaan kawasan Blok M Hub yang saat ini menampung sekitar 375 tenant. “Kami terus mengoptimalkan area komersial dan pengembangan kawasan transit untuk memperkuat pendapatan non-tiket,” ungkap Farchad.

MRT Jakarta berharap diversifikasi pendapatan tersebut dapat mengurangi ketergantungan perusahaan terhadap subsidi sekaligus mendukung keberlanjutan operasional jangka panjang. (pa/jh. Foto: Dok. MRT Jakarta)

KAI: Akuisisi INKA Ditargetkan Rampung November 2026

BusinessUpdate – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menargetkan proses akuisisi PT Industri Kereta Api (INKA) dapat diselesaikan pada November 2026 sebagai bagian dari upaya integrasi kedua perusahaan yang mendapat dukungan penuh dari Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara).

Direktur Portofolio Manajemen dan Teknologi Informasi KAI I Gede Darmayusa mengatakan, penandatanganan akuisisi diharapkan dapat terlaksana sesuai roadmap yang telah disusun bersama.

“Roadmap kami di tahun 2026 ini, kita harapkan di bulan November penandatanganan akuisisi INKA itu sudah terjadi. Sehingga 2027, roadmap yang kita sudah buat bersama-sama bisa mulai dikerjakan, termasuk engagement dengan technology partner atau principal, plus juga persiapan untuk bisnis MRO,” kata Gede dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi VI DPR RI di Jakarta, Rabu (3/6/2026).

Menurut Gede, Danantara telah memberikan mandat kepada KAI dan INKA pada 18 Mei 2026 untuk melakukan proses uji tuntas (due diligence) serta kajian menyeluruh terkait integrasi kedua perusahaan. Kajian tersebut difokuskan untuk memperkuat kepastian pasokan sarana perkeretaapian, meningkatkan efisiensi operasional, membangun sinergi jangka panjang, serta mendukung perbaikan fundamental bisnis INKA.

Ia menjelaskan, kebutuhan sarana perkeretaapian KAI dalam lima tahun mendatang telah dipetakan secara rinci yang mencakup sekitar 2.000 gerbong bottom dump, 1.200 gerbong datar, 652 kereta penumpang, dan 30 rangkaian kereta rel listrik (KRL) untuk wilayah Jabodetabek.

Selain untuk memenuhi kebutuhan armada, integrasi KAI dan INKA juga didorong oleh berbagai tantangan yang selama ini muncul dalam proses pengadaan sarana perkeretaapian. Integrasi diharapkan mampu meningkatkan ketepatan waktu pengiriman dan kualitas produk kereta yang dipasok kepada operator.

“Dengan adanya integrasi KAI dan INKA, kita harapkan KAI dan INKA bisa membuat roadmap kerja sama pengadaan sarana jangka panjang, bukan hanya per tahun atau jangka pendek, sehingga semua persiapan R&D maupun manufaktur INKA itu bisa direncanakan dari awal sampai akhir,” ujarnya.

KAI memperkirakan integrasi dengan INKA akan memberikan dampak signifikan terhadap kesehatan keuangan perusahaan manufaktur kereta api nasional tersebut.

“Dari kondisi yang ada, order yang kira-kira sudah kita amankan buat INKA lima tahun ke depan itu sekitar Rp18,9 triliun. Sedangkan bisnis MRO atau recurring income itu sekitar Rp3 triliun per tahun, sehingga dalam lima tahun ke depan itu sekitar Rp15 triliun,” kata Gede.

Dengan demikian, total potensi pendapatan yang dapat diperoleh INKA dalam lima tahun ke depan mencapai sekitar Rp33,9 triliun, yang berasal dari kontrak pengadaan sarana dan bisnis maintenance, repair, and overhaul (MRO).

Gede mengatakan, KAI menargetkan pada 2029 INKA dapat berkembang menjadi perusahaan manufaktur kereta api yang lebih sehat secara finansial sekaligus memiliki bisnis MRO yang kuat dan berkelanjutan. (ip/jh. Foto: Dok. INKA)

Kimia Farma Ubah Susunan Dewan Komisaris dan Direksi

BusinessUpdate – PT Kimia Farma (Persero) Tbk (KAEF) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) menyetujui penambahan satu anggota dewan komisaris baru yaitu Bonanza Perwira Taihitu serta pemberhentian secara hormat Jasmine Karsono sebagai Direktur Portofolio, Produk dan Layanan.

Direktur Utama KAEF Djagad Prakasa Dwialam mengatakan perubahan susunan pengurus dilakukan sebagai bagian dari langkah strategis untuk memperkuat tata kelola perseroan, mendukung transformasi bisnis, serta meningkatkan pelaksanaan strategi jangka panjang.

“Para pemegang saham mendorong manajemen untuk memperkuat fundamental bisnis. Berbagai keputusan yang disepakati dalam RUPST merupakan bagian dari upaya strategis untuk mendukung penguatan tata kelola, meningkatkan efektivitas operasional, dan memperbaiki kinerja perseroan secara menyeluruh,” ujar Djagad dalam Paparan Publik di Jakarta, Rabu (3/6/2026).

Ia yakin langkah ini akan semakin memperkuat kapasitas organisasi dalam menjalankan agenda transformasi dan peningkatan kinerja perseroan secara berkelanjutan.

“Kami juga menyampaikan terima kasih kepada pengurus sebelumnya atas komitmen dan kontribusinya selama menjalankan amanah di KAEF. Dengan semangat kolaborasi dan tata kelola yang kuat, kami optimistis dapat terus menghadirkan kinerja yang lebih baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat, pemegang saham, serta seluruh stakeholders (para pemangku kepentingan),” ujar Djagad.

Ia melanjutkan, langkah ini juga menegaskan komitmen untuk terus menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG), guna memperkuat fundamental bisnis, serta menjaga keberlanjutan usaha di tengah dinamika industri dan tantangan ekonomi yang terus berkembang.

Sebagai informasi, Bonanza Perwira Taihitu merupakan Staf Ahli Bidang Politik & Globalisasi Kesehatan, Kementerian Kesehatan sejak 2025. Ia pernah menjabat sebagai Kepala Pusat Kebijakan Kesehatan Global dan Teknologi Kesehatan, Kementerian Kesehatan pada 2022-2024, serta Koordinator Fungsi Politik II untuk Kerjasama Kesehatan, HAM, dan Kemanusiaan, Kementerian Luar Negeri pada 2019.

Sementara itu, latar belakang pendidikan Bonanza, diantaranya S1 Hubungan Internasional, Universitas Airlangga (1998) dan S2 Ilmu Politik, Universitas Indonesia (2003).

Dengan demikian, susunan pengurus KAEF berdasarkan keputusan RUPST sebagai berikut:

Dewan Komisaris

Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen : Stefan Looho
Komisaris Independen : Diah Kusumawardani
Komisaris Independen : Fachmi Idris​​​​​​​
Komisaris : Suprianto​​​​​​​
Komisaris : Sumarjati Arjoso​​​​​​​
Komisaris : Bonanza Perwira Taihitu

Dewan Direksi

Direktur Utama : Djagad Prakasa Dwialam
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko : Willy Meridian
Direktur Produksi dan Supply Chain : Hadi Kardoko
Direktur Sumber Daya Manusia : Disril Revolin Putra
Direktur Komersial : Hanadi Setiarto

(rn/jh. Foto: Dok. Kimia Farma)

BSN dan SMF Kerja Sama Sekuritisasi Pembiayaan Perumahan Syariah

BusinessUpdate – PT Bank Syariah Nasional atau Bank BSN menjalin kerja sama dengan PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF untuk menjajaki transaksi sekuritisasi aset pembiayaan perumahan syariah.

Kemitraan itu ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang Penjajakan Kerja Sama Transaksi Sekuritisasi Aset Pembiayaan Perumahan dan Perjanjian Kerja Sama Pengembangan Pembiayaan Refinancing di Jakarta, Rabu (3/6/2026).

Direktur Utama Bank BSN Alex Sofjan Noor mengatakan kerja sama ini merupakan upaya memperkuat sumber pendanaan jangka menengah dan panjang sekaligus meningkatkan kapasitas pembiayaan perumahan syariah. Menurutnya, sekuritisasi dapat membantu perbankan menjaga likuiditas, mengelola risiko, dan mendukung pertumbuhan pembiayaan secara berkelanjutan.

“Sinergi ini akan memperkuat kapasitas pembiayaan perumahan berbasis syariah Bank BSN sekaligus mendukung Program 3 Juta Rumah yang dicanangkan pemerintah,” ujar Alex.

Kerja sama tersebut merupakan kelanjutan hubungan antara SMF dan BSN yang telah terjalin sejak 2008. Hingga Mei 2026, realisasi pembiayaan perumahan melalui skema Mudharabah Muqayyadah (MMQ) antara kedua institusi tercatat mencapai 29.402 unit dengan nilai kumulatif Rp6,26 triliun.

Sementara itu, Direktur Utama SMF Ananta Wiyogo menyatakan pihaknya siap mendukung pengembangan sekuritisasi syariah mulai dari tahap persiapan hingga implementasi. Ia menilai instrumen tersebut memiliki potensi untuk memperdalam pasar keuangan syariah nasional sekaligus memperkuat struktur pasar modal Indonesia.

Melalui penjajakan ini, kedua pihak akan mengkaji penerbitan Efek Beragun Aset Syariah berbentuk Surat Partisipasi (EBAS-SP) dengan menggunakan portofolio pembiayaan perumahan syariah Bank BSN sebagai aset dasar. Skema tersebut diharapkan dapat menciptakan sumber likuiditas baru bagi perbankan sekaligus menyediakan alternatif instrumen investasi syariah bagi investor.

Selain pengembangan transaksi sekuritisasi, kerja sama juga mencakup pertukaran data dan informasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan literasi sekuritisasi, serta pemenuhan aspek hukum, perpajakan, rating, dan struktur transaksi sesuai prinsip kehati-hatian. (rn/jh. Foto: Dok. BSN)