HomeCORPORATE UPDATEBUMSUnited E-Motor: Dana IPO untuk Produksi Motor Listrik

United E-Motor: Dana IPO untuk Produksi Motor Listrik

BusinessUpdate – PT Terang Dunia Internusa Tbk, produsen motor listrik United E-Motor, menargetkan dana sebesar Rp400 miliar untuk membiayai modal kerja produksi e-motor dan e-moped.

Perseroan resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk pelaksanaan penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO). Perolehan dana yang ditargetkan sebesar Rp4 miliar tersebut akan digunakan untuk kebutuhan modal kerja terkait produksi, baik untuk motor listrik dan e-mopednya. 

“Seluruh dana IPO akan digunakan untuk membiayai modal kerja yang terkait dengan produksi e-motor dan e-moped antara lain untuk melakukan pembelian bahan baku seperti frame, baterai, dinamo, wheel-set, multi-information display (speedometer digital, GPS), brake system, dan suspensi,” ujar Direktur PT Terang Dunia Internusa Tbk (“Perseroan” atau “UNTD”) Andrew Mulyadi, dalam keterangan resminya, Sabtu (10/2/2024). 

Menurut Andrew, sejauh ini saham dengan kode UNTD mendapat respons positif dari investor. Kegiatan penawaran awal telah dilakukan sejak 11-22 Januari 2024, dan untuk penawaran umum pada 1-5 Februari 2024. 

Perseroan juga optimistis memiliki posisi kuat dalam persaingankarena memiliki beberapa industri. Dari sepeda sampai motor roda dua dan tiga, serta dukungan jaringan distribusi yang luas, baik di dalam dan luar negeri. 

Andrew menjelaskan, dengan kesuksesan perseroan melakukan inovasi motor listrik, dapat menjadi salah satu milestone untuk pengembangan produk-produk kendaraan listrik berbasis baterai lainnya. 

“Beberapa industri seperti olahraga atau rekreasi bisa dijajaki oleh kami di masa depan. Perseroan memiliki kapabilitas untuk membuat produk-produk kendaraan listrik selain motor listrik seperti mobil golf dan ATV,” kata Andrew. 

Selain pertumbuhan yang baik, permintaan untuk motor listrik di Indonesia juga diperkirakan akan meningkat. Kondisi ini akan berdampak positif terhadap kinerja keuangan Perseroan. (pa/jh. Foto: Dok. United)

Must Read