HomeCORPORATE UPDATEBUMSCIMB Niaga Terapkan Inovasi Digital yang Tepat untuk Masyarakat

CIMB Niaga Terapkan Inovasi Digital yang Tepat untuk Masyarakat

BusisinessUpdate – PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) terus melakukan inovasi digital dalam menjalankan berbagai proses bisnisnya. Bukan sekedar asal digital, namun yang terpenting adalah ketepatan dalam berinovasi itu.

Hal ini disampaikan oleh Philipp Mulyono selaku Mobile & Internet Banking Business Development Head Bank Danamon saat penjurian (via zoom) Indonesia Digital Innovation and Achievement (IDIA) Award 2022 yang diselenggarakan oleh Business Asia in Indonesia dan BusinessUpdate, Jakarta, (13/10/2022).

Pada acara yang terselenggara atas kerjasama dengan Kominfo, BRIN, dan lembaga-lembaga terkait itu, Philipp mengatakan kepada panelis Dewan Juri bahwa inovasi digital yang selama ini dilakukan itu bukan atas kemauan dari perusahaan sendiri, melainkan dari kebutuhan masyarakat.

“Sejak 2018 kita sudah melakukan digitalisasi produk dan pelayanan CIMB Niaga. Semua inovasi digital itu dilakukan dan dikembangkan berdasarkan kebutuhan masyarakat. Sebelum meluncurkan produk, kita terlebih dahulu memperhatikan dan survei, apa sih yang menjadi kebutuhan masyarakat khususnya nasabah?, jadi ada customer experience-nya dulu,” ujarnya.

Philipp menyadari bahwa digitalisasi itu sebuah keharusan di era modern ini. Tidak bisa tidak, wajib. Digitalisasi sesuatu yang tak bisa dihindari. Apalagi dalam bisnis jasa keuangan seperti ini. Di mana saat ini perkembangannya sangat pesat, terlebih adanya fintech (finacial technology) yang begitu cepat menjamur di negeri ini.

Adanya interaksi yang akut antara bank dan fintech ini mengubah cara pandang transaksi masyarakat. Dulu orang mau bikin kartu ke cabang, saat ini cukup di hp. Melihat zaman yang terus berubah dan persaingan yang semakin ketat ini, CIMB Niaga terus melakukan inovasi yang benar-benar dibutuhkan masyarakat.

“Walaupu begitu, bagi kami, Inovasi tak harus menjadi yang pertama, tapi menjadi benar yang pertama. Meluncurkan yang benar kepada market,” ungkapnya. Artinya inovasi digital yang dilakukan bank yang berpusat di Malaysia ini sesuai keperluan masyarakat. Sehingga apa yang diluncurkan itu langsung disambut baik.

Menyadari bahwa inovasi tak mesti genuin, yang terpenting memenuhi standar syarat yang ditetapkan oleh perusahaan dan pemerintahan. Walau harus ‘kanibalisasi’ dalam berinovasi, bagi CIMB Niaga itu tak masalah, karena itu sebuah keniscayaan.   

“Kita akan terus berinovasi dan kanibalisasi itu pasti. Waktunya sekarang atau nanti? CIMB Niaga tegaskan, sekarang,” katanya.

Namun disisi lain, CIMB Niaga juga sangat memahami, ada beberapa kalangan nasabahnya tak bisa dipaksakan harus pakai digital. Maka dengan adanya 400-an kantor cabang dan ribuan ATM akan membantu mereka.  

Bank yang berdiri sejak tahun 1955 dengan layanan perbankan digital yang sangat komprehensif ini, seperti aplikasi digital banking OCTO Mobile dan internet banking OCTO Clicks bagi nasabah Consumer Banking, serta BizChannel@CIMB yang merupakan internet banking bagi nasabah Korporasi, tak menghilangkan konvensionalitasnya.

“Kita tetap mempertahan Konvensionalnya, namun konvensional dengan kemampuan digital yang luar biasa. Dengan itu kita berusaha agile dan fokus pada end user,” pungkasnya. (AS)

Must Read