HomeEVENT‎Tracon Industri Perkuat Komitmen SDGs Lewat Sejumlah Aksi Nyata

‎Tracon Industri Perkuat Komitmen SDGs Lewat Sejumlah Aksi Nyata


BusinessUpdate – Makin hari  fluktuasi ekonomi global tidak menentu, masyarakat kerap menjadi kelompok yang paling pertama merasakan akibatnya. Inflasi harga pangan dan terbatasnya akses terhadap perlindungan sosial formal menciptakan “gap kesejahteraan” yang semakin lebar.

‎Disinilah peran sektor swasta tidak lagi sekadar pelengkap, melainkan katalisator vital bagi stabilitas sosial, PT Tracon Industri berkontribusi mengimplementasikan program kesehatan yang menyentuh langsung aspek fundamental masyarakat.

‎Melalui wawancara penjurian Indonesia CSR Brilliance Awards 2026, Perusahaan ini melaporkan keberhasilan Program Pasar Murah yang selaras dengan misi SDGs 2: Tanpa Kelaparan. Melalui inisiatif tersebut, sebanyak 1.010 paket sembako didistribusikan kepada warga dengan harga yang sangat terjangkau guna menjaga stabilitas pangan di level akar rumput. Ini bukan sekadar bantuan satu waktu, namun menjadi upaya menjaga gizi masyarakat tetap terjaga di tengah tekanan ekonomi.

‎Dalam sesi penjurian tersebut dihadiri jajaran manajemen Tracon Industri, di antaranya Lutfi Aditya Rahman selaku SVP Secretary & Strategy, Fatahillah selaku VP Corporate Communication & Secretary dan Dhimas selaku Staff Corporate Communication.

‎Selain pasar murah, Lutfi memaparkan komitmen kesehatan diwujudkan melalui program rutin Donor Darah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis. Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran deteksi dini penyakit sekaligus menyokong stok darah nasional. Secara internal, Tracon juga memastikan produktivitas SDM tetap terjaga melalui Annual Medical Check-up (MCU) rutin bagi seluruh karyawan.

‎Lebih lanjut, isu yang tak kalah butuh perhatian yakni nasib pekerja rentan. Biasanya mereka yang bekerja keras setiap hari namun tidak memiliki kontrak formal atau asuransi kecelakaan kerja. Guru ngaji, tukang sapu, dan pedagang kaki lima merupakan kelompok yang paling rapuh jika terjadi risiko kesehatan atau kecelakaan.

‎Lantaran hal tersebut muncul konsep Perlindungan Inovatif bagi Pekerja Rentan. Salah satu poin yang dipaparkan juga terkait keberlanjutan program Jaminan Perlindungan Pekerja Rentan dari Tracon. Dengan mendaftarkannya ke dalam sistem BPJS Ketenagakerjaan, perusahaan telah memberikan “ketenangan pikiran” kepada para pekerja yang sebelumnya tidak tersentuh jaring pengaman sosial.

‎Selama dua tahun berturut-turut, Tracon telah memberikan asuransi sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan bagi 300 warga yang bekerja di sektor informal di sekitar wilayah operasional Kalibata.

‎Beralih ke pilar lingkungan, Tracon menyoroti begitu penting Transformasi Lingkungan di lokasi proyek Operation & Maintenance SKG 8 Musi Timur, ‎Jl Raya Suka Karya, Desa Ciptodadi, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera
‎Selatan.

‎Mengingat terdapat isu rendahnya kualitas air bersih, perusahaan melakukan intervensi teknis dengan membangun infrastruktur sanitasi yang layak.

‎Intervensi tersebut mencakup penambahan 2 set filter air bersih berteknologi pasir aktif, mangan, dan karbon, pemasangan pipa penyalur, hingga penyediaan toren kapasitas besar (2000 liter). Upaya konkret perusahaan dilakukan untuk mendukung SDGs 6: Air Bersih dan Sanitasi Layak.

‎Terakhir dalam penutup penjurian, Lutfi mengatakan, “Para Dewan Juri ini out of the box, pertanyaannya seluruhnya berbobot, tapi Pak Haryono beliau sangat sistematis karena menanyakan metode pengukuran hingga sistem evaluasinya. Menurut saya juga seluruh Dewan Juri cukup bagus dan sangat bermanfaat. Masukan-masukannya kami catat untuk pengembangan kami ke depannya. Itu merupakan masukan yang sangat baik bagi kami.” (kiy)

Must Read