BussinesUpdate – Perkembangan teknologi informasi (TI) telah membawa dampak serius dalam berbagai sektor termasuk perbankan. Pemanfaatan TI haruslah optimal demi mendorong inovasi, efisiensi, dan peningkatan kualitas layanan.
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (Bank Jateng) sebagai institusi keuangan yang berorientasi pada pengembangan ekonomi regional Jawa Tengah mengimplementasikan upaya konkret dari pemanfaatan TI yakni Lapak Digital yang dirancang untuk memberikan manfaat luas bagi berbagai pemangku kepentingan.
Hal ini terungkap dalam wawancara penjurian Indonesia Digital Technology and Innovation Awards 2025 yang melibatkan Eko Tri Prasetyo selaku Direktur Digital dan Bisnis Konsumer, Yulius Ardita Dwi Nugroho selaku Kepala Divisi Digital Innovation, Guirin Nugroho selaku Wakil Kepala Divisi Digital Innovation, Wasito Adi Waluyo selaku Wakil Kepala Divisi Bidang Perencanaan dan Pengembangan TSI dan Probo Purwo Wicaksono selaku Ketua Tim Desain dan Pengembangan Bisnis Digital Bank Jateng.
Melansir dari materi penjurian Bank Jateng, Lapak Digital merupakan sebuah sistem terpadu yang bertujuan untuk mengoptimalkan dan memberdayakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Ketersediaan sistem IT yang terintegrasi menjadikan Lapak Digital menghubungkan berbagai pihak seperti pemerintah daerah (Pemda), UMKM, masyarakat umum, dan bank.
Adapun inisiatif lain yang juga merupakan bagian dari Lapak Digital dirancang untuk menyederhanakan proses pengajuan kredit, mempercepat pencairan dana dan pada akhirnya mendorong pertumbuhan UMKM.
Aplikasi ini terhubung langsung dengan berbagai sumber data transaksi yang berasal dari dua kategori utama marketplace:
1. Platform Belanja Daerah Milik Pemerintah
- Blangkon Jateng
Sebuah platform belanja lokal yang kemungkinan besar dikelola oleh pemerintah daerah di Jawa Tengah, memfasilitasi transaksi antara pemerintah dan UMKM lokal. - SIPLah
Sistem Informasi Pengadaan Sekolah, yang memungkinkan sekolah-sekolah berbelanja kebutuhan dari UMKM secara transparan. - eCatalogue (e-katalog LKPP)
Platform katalog elektronik nasional yang digunakan untuk pengadaan barang dan jasa pemerintah.
2. Marketplace Umum
- Gratis Ongkir
Indikasi platform atau fitur yang menawarkan pengiriman gratis, seringkali bagian dari marketplace yang lebih besar. - Indotrading
Sebuah platform B2B (business-to-business) yang memfasilitasi perdagangan antara perusahaan. - Toko Ladang
- SIPLah Toko Ladang dan masih banyak yang lainnya.
Integrasi ini memungkinkan aplikasi kredit untuk menarik data transaksi dan kinerja UMKM secara langsung dari marketplace tersebut.
Sebagai penutup penjurian, Prasetyo menuturkan, “Kami ‘no comment’ dalam artian positif sebagai bentuk penghormatan kami terhadap seluruh juri dan keseluruhan proses yang telah berlangsung dari awal hingga akhir.”


