HomeFINANCEGrabModal Salurkan Pendanaan Rp6 Triliun kepada 445 Ribu UMKM

GrabModal Salurkan Pendanaan Rp6 Triliun kepada 445 Ribu UMKM

BusinessUpdate – Sejak 2023 GrabModal telah menyalurkan pendanaan senilai Rp6 triliun kepada lebih dari 445 ribu mitra usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di seluruh Indonesia.

Program GrabModal adalah hasil kerja sama antara PT Indonusa Bara Sejahtera (OVO Finansial) dengan PT Grab Teknologi Indonesia.

Sekitar 30% dari total pendanaan tersebut disalurkan ke daerah luar Jawa. Program ini bertujuan membantu mitra mengembangkan usaha, memenuhi kebutuhan harian dan menciptakan peluang pendapatan bagi masyarakat.

Direktur Utama OVO Finansial Riady Nata mengatakan GrabModal merupakan bagian dari misi perusahaan untuk membuka peluang usaha secara merata.

“Pertumbuhan UMKM bukan hanya tentang bertahan hidup, tapi juga memberi harapan, membuka lapangan kerja dan membangun ekonomi lokal dari bawah ke atas,” kata Riady melalui keterangan resmi, Rabu (13/8/2025).

Salah satu penerima manfaat, Ziaulhaq, pemilik Nasi Kuning Daging Panjitilar di Lombok, memanfaatkan fasilitas pinjaman untuk membuka cabang kedua dan menambah karyawan.

Di Labuan Bajo Manggarai Barat, Robertus, pemilik Warung AA, menggunakan dana pinjaman untuk renovasi dan pembelian peralatan masak, sehingga dapat memperluas usaha dan merekrut tenaga kerja lokal.

Menurut survei CORE Indonesia (2025), layanan pendanaan bersama dalam ekosistem tertutup seperti OVO Finansial memiliki keunggulan dalam akurasi penilaian risiko dan efisiensi proses. Hal ini memungkinkan layanan berbasis digital berperan dalam mendukung keberlanjutan ekonomi UMKM.

OVO Finansial, yang berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menawarkan proses pengajuan pinjaman GrabModal secara daring melalui aplikasi GrabMerchant tanpa memerlukan agunan, dengan limit hingga Rp150 juta dan metode pembayaran harian.

Perusahaan menyatakan akan terus memperluas akses pendanaan agar UMKM di seluruh penjuru negeri, termasuk daerah yang belum terjangkau layanan perbankan konvensional, dapat berkembang dan berkontribusi pada perekonomian nasional. (ip/jh. Foto: Dok OVO)

Must Read