HomeCORPORATE UPDATEBUMNIntegrasi Layanan Kereta Dongkrak Jumlah Penumpang KRL Jabodebek

Integrasi Layanan Kereta Dongkrak Jumlah Penumpang KRL Jabodebek

BusinessUpdate – Integrasi layanan KAI Commuter dengan moda transportasi lainnya seperti LRT Jabodebek dan MRT memberikan kemudahan dalam perjalanan sehingga jumlah penumpang KRL melonjak.

VP Corporate Secretary KAI Commuter Joni Martinus mengungkapkan peningkatan volume pengguna KRL terjadi di Stasiun Sudirman, yang terintegrasi dengan MRT Dukuh Atas dan LRT Jabodebek Dukuh Atas.

Sepanjang Januari – Agustus 2025, rata-rata volume harian pengguna KRL di Stasiun Sudirman tercatat mencapai 39.200 orang setiap harinya, atau meningkat sebanyak 13,3% dari periode yang sama pada 2024 yang sejumlah 34.600 orang per hari.

“Lonjakan ini menunjukkan bahwa integrasi layanan Commuter Line dengan moda transportasi lainnya menjadi solusi efektif bagi masyarakat yang beraktivitas dan melanjutkan perjalanan dengan cepat ke berbagai titik tujuan, ke sentra-sentra ekonomi atau ke pusat perkantoran,” ujarnya melalui keterangan resmi, Jumat (26/9/2025).

Integrasi yang mendukung mobilitas harian masyarakat ini juga terlihat di Stasiun Cawang, yang terkoneksi langsung dengan Stasiun LRT Jabodebek Cikoko. Pada periode yang sama, stasiun Cawang melayani sekitar 26.900 pengguna setiap harinya, atau meningkat sebesar 40,1% jika dibanding periode tahun 2024 yaitu sebanyak 19.200 pengguna per hari.

“Peningkatan ini bukan hanya angka statistik, melainkan bukti bahwa integrasi antarmoda telah memberikan pengalaman perjalanan yang lebih mudah, nyaman, dan berkelanjutan bagi masyarakat,” jelas Joni.

Pada kesempatan yang sama, Manager Public Relations KAI Commuter Leza Arlan menuturkan bahwa tidak hanya perjalanan dalam kota, layanan Commuter Line juga terintegrasi dengan layanan KA Jarak Jauh.

Integrasi ini memudahkan mobilisasi pengguna KRL yang akan menggunakan KA Jarak Jauh atau sebaliknya. Salah satunya di Stasiun Pasar Senen. Sepanjang tahun ini, lebih dari 6.900 pengguna KRL memanfaatkan Stasiun Senen, atau meningkat 1,5% dibandingkan 2024 yang mencapai 6.800 lebih pengguna.

“Sedangkan di Stasiun Jatinegara sebanyak 10.000 lebih orang [naik 8,5%], Stasiun Bekasi 34.000 lebih orang [naik 3,7%], dan Stasiun Cikarang 19.000 lebih orang [naik 9,5%],” tuturnya.

Khusus di Stasiun Cikarang, layanan Commuter Line Lokal Walahar yang juga terintegrasi dengan KRL Jabodetabek dan KA Jarak Jauh juga mengalami peningkatan. Di 2025 ini jumlah pengguna Commuter Line Walahar sebanyak 1,3 juta lebih orang, atau meningkat 30% dibanding 2024 yaitu sebanyak kurang lebih 1 juta orang. (pa/jh. Foto: Dok. KAI)

Must Read