PT Bank Negara Indonesia Tbk. (BBNI) menyebutkan bahwa sampai saat ini tidak ada rencana untuk menjual saham anak usahanya, PT BNI Life.
Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo pada Kamis (17/11/2022) mengatakan, BNI secara grup masih fokus untuk terus mengembangkan bisnis ke depan, salah satunya adalah melalui peningkatan nilai tambah anak perusahaan.
Ia mengatakan BNI Life tetap akan fokus pada pengembangan bisnis asuransi jiwa, kesehatan, dan proteksi. Layanan ini secara bertahap diintegrasikan dengan layanan BNI, termasuk melalui layanan BNI Mobile Banking
Selain mengoptimalkan bisnis anak perusahaan yang sudah ada, BNI juga berupaya memperkuat dengan membentuk perusahaan anak baru, yaitu mengakuisisi Bank Mayora, membentuk BNI Ventura, serta BNI Securities Pte. Ltd di Singapura.
Sebelumnya Bloomberg mengabarkan, BNI Life Insurance tengah diincar oleh sejumlah investor. Disebutkan Singapore Holding Pte dan Prudential Plc merupakan salah satu perusahaan asuransi yang tengah mempertimbangkan untuk mengakuisisi saham BNI Life dari induk usahanya yakni Bank BNI.
Kabar itu juga menyebut, PT Astra International Tbk (ASII) juga berpotensi untuk mengakuisisi perusahaan asuransi BNI itu.
Sebagai informasi, Bank BNI memiliki 60% saham di BNI Life. Sementara sisanya sebanyak 40% dimiliki oleh Sumitomo Life Insurance Co. Perusahaan ini merupakan asuransi Jepang yang juga merupakan investor lama di Singapore Life, yang didukung oleh perusahaan ekuitas swasta TPG Inc. dan perusahaan asuransi yang berbasis di Inggris, Aviva Plc. (jh)


