BusinessUpdate – PT Nusantara Sejahtera Raya, operator jaringan bioskop Cinema XXI, dikabarkan akan melakukan penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) paling cepat 2023.
Penghimpunan dana IPO Cinema XXI diperkirakan mencapai US$1,1 miliar setara Rp17,17 triliun (kurs Tengah BI Rp15.617). Mengutip Bloomberg, Jumat (2/12/2022), Perusahaan yang juga dikenal sebagai 21Cineplex, sedang bekerja dengan penasihat untuk IPO tersebut.
Penjualan saham dapat menghasilkan antara US$500 juta dan US$1,1 miliar. Dengan jumlah tersebut, artinya nilai IPO berkisar antara Rp7,8 triliun hingga Rp17,17 triliun.
Pembicaraan tersebut masih berada pada tahap awal dan rincian IPO termasuk besaran dan jadwal masih dapat berubah.
Dari data di laman perusahaan, Nusantara Sejahtera Raya memiliki 1.216 layar di 226 bioskop di seluruh Indonesia dengan merek Cinema XXI per Januari 2021. Perusahaan ingin menambah menjadi 2.000 layar dalam lima tahun. (jh)


