BusinessUpdate – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat pengguna layanan platform digital Ferizy milik perseroan sebanyak 4 juta, naik 15,43% dibandingkan Januari 2026 yang berada di angka 3,5 juta pengguna. Pertumbuhan tersebut menunjukkan semakin banyak masyarakat memilih merencanakan perjalanan dan membeli tiket penyeberangan secara digital.
Direktur Utama ASDP Heru Widodo mengatakan peningkatan jumlah pengguna Ferizy menjadi salah satu indikator digitalisasi layanan penyeberangan semakin mendapat respons positif dari masyarakat.
“Pertumbuhan pengguna Ferizy menunjukkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap layanan digital ASDP terus menguat. Transformasi ini bukan hanya soal mempermudah pembelian tiket, tetapi juga membangun layanan penyeberangan yang lebih tertata, transparan, dan mengutamakan keselamatan,” ujar Heru dalam keterangannya, dikutip Senin (10/8/2026).
Ferizy kini telah digunakan di 62 pelabuhan di Indonesia. Jumlah tersebut mencakup 36 pelabuhan yang dikelola ASDP serta 26 pelabuhan non-ASDP. Perluasan penggunaan platform tersebut menjadi bagian dari strategi ASDP untuk menyatukan standar pelayanan penyeberangan sekaligus meningkatkan efisiensi operasional di sejumlah wilayah.
Bagi pengguna, sistem pemesanan secara daring memberikan kesempatan untuk mengatur perjalanan sejak sebelum berangkat. Penumpang dapat menentukan jadwal, memilih metode pembayaran, hingga memastikan data perjalanan tercatat sebelum memasuki kawasan pelabuhan.
Ferizy juga menyediakan sejumlah pilihan pembayaran untuk menyesuaikan kebutuhan pengguna, mulai dari dompet digital, internet banking, virtual account, hingga jaringan gerai ritel.
Corporate Secretary ASDP Windy Andale mengatakan akses tiket resmi juga diperluas melalui sejumlah mitra penjualan. Masyarakat dapat membeli tiket melalui Indomaret, Alfamart, BNI Agen46, AgenBRILink, Agen BJB, Fastpay, dan Redbus. “Kami mengajak pengguna jasa untuk melakukan pembelian tiket melalui Ferizy maupun kanal resmi mitra ASDP sebelum waktu keberangkatan,” ujar Windy.
Menurut Windy, pembelian tiket sebelum tiba di pelabuhan juga memungkinkan data penumpang dan kendaraan tercatat lebih dahulu. Hal ini membantu memperlancar proses check-in serta mengurangi potensi antrean di area pelabuhan. Transformasi digital tersebut pada akhirnya tidak hanya diarahkan untuk mengubah proses pembelian tiket dari sistem konvensional ke platform daring. (ip/jh. Foto: Dok. ASDP)


