BusinessUpdate – Bandara Husein Sastranegara Bandung kembali membuka layanan penerbangan komersial berjadwal menggunakan pesawat jet berbadan sedang Boeing 737-800 mulai Jumat (14/8/2026). Penerbangan perdana dijadwalkan melayani rute Denpasar-Bandung-Denpasar yang dioperasikan Garuda Indonesia.
Kembalinya pesawat narrow body ke bandara yang dikelola InJourney Airports ini memperkuat konektivitas udara Bandung sekaligus membuka akses penerbangan dengan kapasitas penumpang yang lebih besar.
InJourney Airports memastikan seluruh fasilitas operasional dan pelayanan penumpang telah dipersiapkan untuk mendukung kelancaran penerbangan pesawat jet tersebut. Corporate Secretary Group Head InJourney Airports Arie Ahsanurrohim mengatakan, pihaknya telah melakukan simulasi operasional penerbangan menggunakan pesawat jet narrow body pada 10 Agustus 2026.
“Simulasi operasional layanan penerbangan dengan pesawat jet narrow body sudah dilakukan pada 10 Agustus 2026 dengan melibatkan seluruh stakeholders, memastikan alur penumpang, bagasi, security check point, hingga alur boarding ke pesawat dan kedatangan penumpang di bandara,” ujar Arie dalam keterangan resmi, dikutip Jumat (14/8/2026).
Menurut Arie, Bandara Husein Sastranegara memiliki waktu operasional selama 15 jam, yakni mulai pukul 06.00 hingga 21.00 WIB. “Seluruh fasilitas siap melayani masyarakat dan penerbangan jet berjadwal. Pada 14 Agustus 2026 akan beroperasi Boeing 737-800 Garuda Indonesia di rute Denpasar-Bandung-Denpasar,” jelasnya.
Untuk mendukung kembali beroperasinya pesawat berbadan sedang, InJourney Airports juga melakukan renovasi dan beautifikasi terminal penumpang. Terminal Bandara Husein Sastranegara kini mengusung konsep modern yang dipadukan dengan unsur budaya Jawa Barat. Ornamen Kujang, konstruksi berbentuk V yang terinspirasi rumah khas Jawa Barat, hingga desain kawung ditampilkan di sejumlah area terminal.
Dari sisi infrastruktur, bandara memiliki runway berukuran 2.220 x 45 meter dan apron seluas 388 x 80 meter untuk area parkir pesawat. “Di area sisi udara sudah dilakukan peningkatan kualitas sehingga dapat digunakan untuk take off dan landing pesawat Boeing 737-800 dan sekelas. Aspek keselamatan didukung fasilitas Airport Rescue & Fire Fighting Kategori 7,” kata Arie.
Sementara itu, terminal penumpang memiliki luas 12.000 meter persegi dengan kapasitas hingga 3,4 juta penumpang per tahun. Fasilitas tersebut didukung 26 konter check-in, enam unit self check-in kiosk, serta conveyor belt terbaru di area pengambilan bagasi. Area boarding lounge juga dilengkapi dengan coworking space dan kid zone untuk meningkatkan kenyamanan penumpang selama menunggu penerbangan.
Selain itu, tersedia enam mushola, 22 toilet, dua eskalator, dan tiga lift. Area komersial juga telah disiapkan dengan rencana kehadiran 17 outlet untuk memenuhi kebutuhan penumpang.
Kembalinya layanan pesawat Boeing 737-800 ke Bandara Husein Sastranegara turut didukung dengan diterbitkannya Sertifikat Bandar Udara (SBU) Nomor 005.1/SBU/VII/2026 oleh Kementerian Perhubungan pada 23 Juli 2026. Sertifikat tersebut menjadi salah satu persyaratan bagi PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Kantor Cabang Bandara Husein Sastranegara untuk melayani operasional pesawat jet berbadan sedang seperti Boeing 737-800. (rn/jh. Foto: Dok. InJourney Airports)


