BusinessUpdate – PT Samindo Resources Tbk (MYOH), perusahaan jasa pertambangan batu bara, membukukan laba bersih US$17,47 juta pada kuartal III/2026, melonjak 53% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar US$11,42 juta.
“Pencapaian laba tersebut 17% di atas target rencana kerja perseroan sebesar 14,89 juta dolar AS,” kata Corporate Secretary Samindo Resources, Ahmad Zaki Natsir dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (2/11/2026).
Zaki menambahkan, lonjakan laba bersih 53% hingga September 2026 ini, mencerminkan disiplin eksekusi yang kuat dari seluruh tim perseroan dalam mengoptimalkan kesiapan alat berat, memaksimalkan cuaca kerja yang kondusif, serta menjaga efisiensi biaya operasional di lapangan.
Penguatan ini juga ditopang oleh pertumbuhan produktivitas pada seluruh lini jasa pertambangan utama perseroan—mulai dari pemindahan batuan penutup (overburden removal), produksi batubara (coal getting), hingga pengangkutan batubara (coal hauling)—yang secara konsisten melampaui target rencana kerja tahun berjalan.
“Dengan beroperasinya tambahan unit heavy dump truck baru serta adanya tambahan volume kontrak kerja sebesar 1 juta bcm (bank cubic meter) untuk overburden dan 1 juta ton untuk batu bara dari klien utama, kami sangat optimistis tren pertumbuhan positif ini akan terus berlanjut hingga akhir tahun 2026,” jelas Zaki.
Hingga September 2026, realisasi overburden (OB) removal mencapai 28,32 juta bank cubic meter (bcm), meningkat 23% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 23,04 juta bcm sekaligus melampaui target rencana kerja sebesar 25,59 juta bcm (11% di atas target).
Sejalan dengan itu, volume produksi batu bara Januari-September 2026, tumbuh 11% menjadi 4,20 juta ton dibandingkan 3,76 juta ton pada sembilan bulan pertama 2025, atau 13% di atas target.
Tren positif ini turut diikuti segmen pengangkutan batu bara yang mencatatkan volume angkut sebesar 18,24 juta ton, tumbuh dari realisasi 17,71 juta ton pada periode tahun sebelumnya sekaligus melampaui target rencana kerja.
Capaian operasional di atas target didukung oleh kondisi cuaca tambang yang lebih kondusif dengan jam hujan yang lebih rendah, optimalisasi jarak angkut di pit tambang yang lebih pendek, peningkatan ketersediaan armada alat berat, serta keberhasilan mempertahankan zero fatality.
Samindo Resources adalah perusahaan investment holding dengan fokus utama pada penyediaan jasa pertambangan batu bara yang dijalankan melalui enam anak perusahaan. (ip/jh. Foto: Dok. Samindo)


