BusinessUpdate – PT Bank Mandiri Taspen mencetak rekor baru dengan meraih laba sebesar Rp1,1 triliun pada November 2022, naik 96% dibandingkan periode sama tahun lalu.
Perolehan ini diklaim menjadi yang tertinggi sejak anak usaha dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. atau BMRI tersebut beroperasi.
Sebagai perbndingan, Bank Mandiri Taspen pada November 2021 membukukan laba bersih sebesar Rp561,79 miliar. Dengan demikian laba bersih yang diraih perseroan pada November tahun ini tumbuh di atas 96% secara tahunan (year-on-year/yoy).
Direktur Utama Bank Mandiri Taspen Elmamber P. Sinaga menuturkan pencapaian ini membuat perseroan menjadi salah satu kontributor utama kinerja Bank Mandiri Group.
“Kami akan berupaya agar pencapaian ini terus tumbuh meningkat dari tahun ke tahun,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (13/12/2022).
Elmamber memaparkan, Bank Mandiri Taspen (Mantap) akan mendorong produk Pensiun Sejahtera untuk mewujudkan tujuan perseroan sebagai penyalur kredit pensiun terbesar, yang unggul dalam melayani dan operasional berbasis digital.
Untuk mendorong peningkatan kredit, Bank Mantap juga terus mendorong peningkatan total dana pihak ketiga (DPK). Pada kuartal III/2022, DPK perseroan telah mencapai Rp36,9 triliun atau tumbuh sebesar 10,9% secara tahunan.
Sementara itu, Direktur Business Bank Mandiri Taspen Maswar Purnama mengatkan, sampai akhir 2022, perseroan optimistis dapat mengumpulkan dana simpanan sebesar Rp39,1 triliun atau tumbuh 14,5% dibandingkan 2021.
Maswar menambahkan peningkatan dana nasabah akan digunakan oleh Bank Mantap untuk meningkatkan penyaluran kredit, khususnya ke segmen nasabah pensiunan. Pihaknya meyakini penyaluran kredit perseroan dapat mencapai Rp36,8 triliun pada 2022, naik 17,7% yoy. (pa/jh. Foto: Dokumentasi Bank Mantap)


