BusinessUpdate – Badan Pengusahaan (BP) Batam bakal membangun moda transportasi Light Rail Transit (LRT) di Batam, Kepulauan Riau (Kepri) untuk meningkatkan perekonomian di kawasan tersebut.
“Perencanaannya sudah kami bahas, dan doakan saja rencana tersebut bisa secepatnya terealisasi,” ujar Kepala BP Batam H Muhammad Rudi, saat menggelar Open House, Selasa (25/4/2023).
Rudi mengatakan, Batam sebagai kota baru dan modern tengah berkembang pesat, bahkan giat membangun infrastruktur jalan dan pelabuhan untuk meningkatkan ekonomi. “Setelah jalan selesai dan pelabuhan selesai, saya ingin menyiapkan transportasi massal berbentuk LRT di Batam,” jelasnya.
Pembangunan LRT dilakukan sebagai salah satu upaya untuk mengurangi kemacetan dan menjadikan Batam sebagai kota yang modern. Sebab, pembangunan jalan hingga lima lajur, jika tidak diimbangi dengan transportasi massal, akan menyebabkan kemacetan dalam beberapa tahun ke depan.
Hal ini juga untuk mengakomodasi mobilitas penduduk Batam yang terus bertambah, dan peningkatan kunjungan wisatawan dari berbagai daerah di seluruh Indonesia. “LRT kami siapkan agar ke depan Batam bisa lebih modern dan tidak semrawut,” katanya.
Sementara itu, Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol Ariastuty Sirait menambahkan, proyek LRT ini telah masuk ke proses penyiapan dokumen atau tahap perencanaan proyek. “Proses ini ditargetkan akan rampung pada bulan Mei 2023 mendatang,” terang Tuty.
Tahap selanjutnya adalah penyiapan dokumen lelang yang kurang lebih akan memakan waktu tiga hingga lima bulan. Lelang ditargetkan akhir 2023. (pa/jh)


