BusinessUpdate – Peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) di perusahaan BUMN seperti Airnav Indonesia begitu penting untuk mencapai tujuan dan meningkatkan kinerja.
Peningkatan kompetensi ini sendiri bertujuan untuk memastikan bahwa karyawan memiliki keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk menjalankan tugasnya dengan baik.
Polana B. Pramesti selaku Direktur Utama Airnav Indonesia mengatakan peningkatan kompetensi SDM tidak menutup kemungkinan membuat perusahaan menghadapi tantangan baru dan hal inilah yang menjadi tuntutan untuk selalu berinovasi dalam menjalankan bisnis.
Mengingat zaman yang terus berubah, kemampuan untuk beradaptasi menjadi sangat penting, karyawan pun tidak hanya dilatih dengan baik, tetapi juga harus mampu mengatasi perubahan dan berkontribusi pada strategi perusahaan.
Oleh karena itu, perusahaan berpelat merah ini melakukan inovasi pembelajaran digital di AirNav Indonesia yakni NAVLEAP.
“NAVLEAP (AirNav Learning and Education Platform) adalah sebuah Learning Management System (LMS) berbasis aplikasi yang dirancang untuk memberikan pengalaman pembelajaran yang interaktif. Sistem ini dikembangkan dengan kolaborasi bersama vendor dan diawasi secara ketat oleh tim Training Center, memastikan kualitas dan efektivitas modul pembelajaran yang disediakan,” tutur Polana dalam penjurian Indonesia Human Capital Brilliance Awards (IHCBA) 2024, Senin (18/11/2024).
Manfaat dari NAVLEAP yakni kemudahan yang diberikan kepada karyawan untuk melakukan belajar mandiri dari mana saja. Dengan akses yang fleksibel, karyawan dapat mengatur waktu dan tempat belajar sesuai dengan kebutuhan mereka.
Selain itu, Training Center telah menjalin kerja sama dengan LinkedIn Learning, karyawan pun mudah untuk mengakses berbagai materi e-learning yang berkualitas tinggi.
NAVLEAP juga mempermudah pelaksanaan kegiatan pendidikan dan pelatihan di perusahaan. Semua aspek, mulai dari akses modul, absensi kehadiran hingga pelaksanaan tes dapat diakses secara online. Hal ini tidak hanya meningkatkan efisiensi, namun juga memberikan transparansi dalam proses pembelajaran.
“Aplikasi Insight NAVLEAP merupakan bagian dari komitmen AirNav Indonesia dalam menciptakan SDM yang unggul. Dengan memanfaatkan teknologi dan platform pembelajaran yang modern, AirNav Indonesia berupaya untuk meningkatkan kompetensi karyawan, sehingga mereka dapat berkontribusi lebih baik dalam mencapai tujuan perusahaan,” ucap Polana.
Dengan demikian, NAVLEAP bukan hanya menjadi alat pembelajaran, melainkan langkah strategis dalam pengembangan SDM yang berkualitas di lingkungan BUMN.
Sebagai penutup dalam sesi akhir penjurian, Polana menuturkan bahwa “Semua pertanyaan dari dewan juri (IHCBA 2024) ini cukup tajam dan menambah referensi kami untuk perbaikan ke depan. Dengan begitu kami berharap dapat menjadi lebih baik lagi karena berbicara SDM itu selalu berkembang dan dinamis.” (kiy)


