HomeFINANCETotal Penyaluran Pinjol pada Oktober Menurun 

Total Penyaluran Pinjol pada Oktober Menurun 

BusinessUpdate – Jumlah total penyaluran pinjaman daring (pinjol) atau financial technology (fintech) pada Oktober mengalami penurunan dibandingkan September 2022.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat total penyaluran pinjaman financial technology (fintech) hingga Oktober 2022 mencapai Rp16,72 triliun, mengalami penurunan dibandingkan September 2022 (month-to-month/mtm) Rp19,49 triliun. 

Berdasarkan data OJK pada Selasa (6/12), Pulau Jawa masih mendominasi jumlah penyaluran pinjol yang mencapai Rp15,07 triliun, sementara di luar Jawa hanya Rp3,6 triliun. 

Sebagian besar peminjam online untuk daerah Jawa berasal dari DKI Jakarta yang memiliki jumlah penyaluran pinjaman mencapai Rp4,82 triliun. Posisi kedua ditempati oleh warga Jawa Barat dengan jumlah penyaluran pinjaman mencapai Rp4,56 triliun. 

Pada posisi ketiga, Jawa Timur dengan jumlah pinjaman mencapai Rp2,51 triliun. Sementara itu, Jawa Tengah dan Banten jumlah penyaluran pinjaman ada di kisaran Rp1 triliun dan DI Yogyakarta sebesar Rp269 miliar. 

Sementara itu, jumlah penyaluran pinjaman pada sektor produktif mencapai Rp8,2 triliun hingga Oktober 2022 atau setara 44,31% dari total penyaluran pinjaman di industri fintech

Sektor yang paling besar mendapatkan pinjaman dari fintech adalah perdagangan besar dan eceran, reparasi, serta perawatan mobil dan sepeda motor yang mencapai Rp2,7 triliun. Diikuti sektor penyedia akomodasi makanan dan minuman yang mencapai sekitar Rp1 triliun. 

Meskipun total penyaluran pinjol pada Oktober 2022 mencapai Rp16,72 triliun dan mengalami penurunan dibandingkan September 2022 yang mencapai Rp19,49 triliun, namun angka tersebut mengalami pertumbuhan jika dibandingkan dengan Oktober 2021 (year-on-year/yoy) sebesar Rp13,61 triliun. (jh)

Must Read