BusinessUpdate – Untuk keempat kalinya secara berturut-turut PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) meraih prestasi sebagai Perusahaan Terpercaya (Trusted Company) dalam ajang Good Corporate Governance Award 2022.
Penghargaan yang diselenggarakan oleh The Indonesian Institute for Corporate Governance (IICG) diberikan kepada BRI Finance atas kinerja perusahaan selama periode 2021 dan diberikan pada 20 Desember 2022 lalu. Dalam penilaian, dilakukan analisis dan memastikan penerapan GCG pada perusahaan-perusahaan di Indonesia.
Menurut Direktur Utama BRI Finance, Azizatun Azhimah, keikutsertaan BRI Finance secara konsisten dalam ajang Good Corporate Governance Award adalah sebagai wujud komitmen dari Dewan Komisaris, Direksi dan segenap jajaran perseroan untuk meningkatkan kualitas penerapan GCG.
Azizah, sapaan sehari-hari Azizatun Azhimah, mengatakan, dalam menilai IICG menggunakan metode kuesioner yang harus diisi oleh responden yang memenuhi syarat, baik internal maupun eksternal.
“Sehingga dapat dipetakan aspek-aspek mana sajakah yang telah memenuhi indikator atau standar kualitas penerapan GCG yang hendak dicapai oleh perseroan. Juga aspek-aspek yang masih kurang sehingga perlu perbaikan internal. Kami berkeyakinan bahwa peningkatan kualitas penerapan GCG menjadi salah satu enablers/tools untuk mendukung dan memaksimalkan kinerja pilar-pilar utama guna mencapai aspirasi perseroan,” ujar Azizah, dikutip pada Senin (26/12/2022).
Dengan landasan GCG yang baik dan kuat, perseroan pun optimistis membukukan pertumbuhan bisnis ke depan. BRI Finance optimistis menghadapi kondisi ekonomi 2023 yang diproyeksi lebih menantang dengan menargetkan kinerja terus bertumbuh, seiring langkah perseroan memperkuat sumber pendanaan yang tangguh.
Azizah menyebutkan target aset tahun depan mencapai Rp8,36 triliun atau tumbuh sebesar 13,32%, sedangkan untuk laba dipatok meningkat mencapai 80%.
Adapun target pertumbuhan laba bersih tahun ini sudah dicapai pada Oktober lalu dengan nilai Rp70,8 miliar. Pihaknya pun optimistis membukukan laba mencapai Rp84 miliar hingga akhir 2022.
Untuk memperkuat kinerja keuangan ke depan, pihaknya melakukan diversifikasi sumber pendanaan. Direktur Manajemen Risiko BRI Finance Ari Prayuwana mengatakan perseroan menyeimbangkan komposisi pembiayaan jangka panjang dan jangka pendek secara bertahap dan sudah dilakukan dari tahun lalu. Saat ini sumber pendanaan jangka panjang porsinya sudah lebih dari 50%. (rn/jh)


