BusinessUpdate – PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) raih laba bersih Rp1,1 triliun pada kuartal I-2023. Padahal, pada kuartal I-2022 perseroan mengalami rugi bersih Rp495,17 miliar.
“LPKR dan semua unit bisnis terus bekerja dengan sangat optimal. Kami akan terus menciptakan nilai bagi semua pemangku kepentingan kami,” kata CEO LPKR John Riady melalui siaran pers, Selasa (2/5/2023).
Perolehan laba bersih LPKR ditopang oleh pendapatan di kuartal I-2023 sebesar Rp3,8 triliun atau tumbuh 14% secara tahunan (yoy). Laba kotor LPKR juga meningkat 15% yoy menjadi Rp1,6 triliun. EBITDA juga meningkat 30% yoy menjadi Rp878 miliar.
Pada Kuartal I-2023, pra penjualan LPKR mencapai Rp1,2 triliun atau tumbuh 24,7% dari target tahun 2023 sebesar Rp4,9 triliun. Pencapaian ini didukung oleh penjualan produk rumah tapak. LPKR menyumbang pra penjualan kuartal I-2023 sebesar Rp873 miliar, dan Lippo Cikarang sebesar Rp337 miliar.
Dari anak usaha LPKR, yaitu PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) juga mencatatkan kinerja apik. Pada kuartal I-2023 pendapatan SILO tumbuh 19% yoy menjadi Rp2,6 triliun, laba kotor meningkat 29% yoy menjadi Rp1,1 triliun, dan EBITDA meningkat signifikan sebesar 47% yoy menjadi Rp 673 miliar.
Dari unit bisnis lain seperti mall dan hotel juga menunjukkan pemulihan yang kuat dengan meningkatnya pendapatan sebesar 19% yoy menjadi Rp296 miliar, dan laba kotor yang tumbuh 11% yoy menjadi Rp197 miliar. (pa/jh)


