BusinessUpdate – Dewan Juri Indonesia Human Capital Brilliance Award (IHCBA) 2023 sudah mulai melakukan penilaian pada ajang penghargaan dalam bidang sumber daya manusia (SDM) ini. Pada Kamis (31/8/2023) Dewan Juri melakukan penilaian terhadap PT Nusantara Regas (Persero) atau biasa disebut NR. Mereka yang menghadiri penjurian tersebut, dari Nusantara Regas, adalah Sri Andayani (Kadiv SDM & Umum), Nuri Mayang Sari (Kadep SDM), serta Syvani Wicesa Archa (Departemen SDM). Berikut profil singkat PT Nusantara Regas.
PT Nusantara Regas atau dikenal dengan sebutan NR didirikan sebagai anak badan usaha milik negara (BUMN) yang merupakan perusahaan patungan antara PT Pertamina (Persero) dan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk pada 14 April 2010 sebagaimana dinyatakan dalam Akta Notaris No.16 dan disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-24233. AH.01.01 Tahun 2010 tanggal 14 April 2010. PT Pertamina memegang 60% saham perseroan, sedangkan PT Perusahaan Gas Negara (PGN) sebesar 40% saham.
Maksud dan tujuan perseroan ialah untuk melaksanakan pengelolaan dan pengembangan Fasilitas Floating Storage and Regasification Terminal ( disingkat Fasilitas FSRT), termasuk pembelian Liquefied Natural Gas (LNG) dan pemasaran atas hasil pengelolaan Fasilitas FSRT serta kegiatan bisnis terkait lainnya, yang bertujuan untuk mengoptimalkan nilai perusahaan bagi Pemegang Saham.
Visi Nusantara Regas adalah menjadi perusahaan kelas dunia di bidang penyediaan gas bumi. Adapun, misi Nusantara Regas adalah menyediakan gas bumi untuk memenuhi dan memuaskan kebutuhan pelanggan dan menciptakan nilai tambah bagi para stakeholder.
Pendirian Nusantara Regas diharapkan bukan hanya mampu mengatasi persoalan kebutuhan pasokan gas untuk Pembangkit Listrik PLN, tetapi juga ditujukan untuk mendukung diversifikasi suplai gas di Indonesia dan pada akhirnya memberikan kontribusi pada pengembangan energi nasional dan laju pertumbuhan perekonomian di tanah air.
Di tengah dinamika perubahan di industri gas nasional maupun global, perusahaan terus berupaya mendorong pertumbuhan bisnisnya menuju kinerja yang lebih unggul. Divisi Sumber Daya Manusia (SDM) atau Human Capital pun merancang strategi untuk mendorong performa perusahaan melalui perampingan organisasi. Tujuan utama dari perampingan adalah untuk meningkatkan produktivitas, mengurangi biaya, dan meningkatkan kinerja secara keseluruhan.
Perampingan organisasi pada Nusantara Regas terus berlangsung. Bila sebelumnya di perusahaan terdapat 116 posisi di mana 67% menempati struktural, kini hanya terdapat 82 posisi dengan 25% struktural. Ke depan, perusahaan menginginkan 82 posisi dengan struktural hanya 11%.
Untuk mencapai target yang sudah ditetapkan oleh perusahaan, jumlah karyawan yang ada saat ini dirasa masih kurang sehingga memerlukan tambahan karyawan di beberapa fungsi dan posisi. Dari 82 posisi yang ada, masih kurang 14 posisi. Mengatasi hal ini, Divisi SDM melakukan rekrutmen secara berkala untuk posisi kritis. Atau memanfaatkan mitra kerja untuk mengisi posisi yang kosong tersebut. Selain itu, dengan berbagi pekerjaan dengan perusahaan holding untuk meningkatkan produktivitas karyawan.
Melalui perampingan organisasi pada tubuh Nusantara Regas, kinerja karyawan dan perusahaan semakin efektif dan efisien. Karyawan pun betah bekerja pada perusahaan. Buktinya, dalam lima tahun terakhir terjadi zero turn over. Dari hasil survei, karyawan mendapatkan apa yang mereka inginkan, baik pengetahun, pendapatan maupun benefit lainnya.
Perubahan organisasi akan terus dilakukan sesuai dengan tuntutan keadaan. Tentunya didukung dengan penerapan teknologi informasi untuk mempermudah karyawan dalam menjalankan roda perusahaan. Transformasi teknologi dalam bidang Sumber Daya Manusia terbukti mampu meningkatkan kinerja perusahaan dan produktivitas karyawan. (jh)


