Home Blog Page 122

Produksi Migas Pertamina Hulu Indonesia pada Kuartal I/2026 Lampaui Target

BusinessUpdate – PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI), bagian Subholding Upstream Pertamina yang mengelola aset hulu migas di Kalimantan, mencatat kinerja produksi minyak dan gas (migas) di atas target sepanjang kuartal I/2026.

“Sepanjang Januari hingga Maret 2026, perusahaan mencatatkan produksi minyak lebih 120% dari target. Kinerja positif juga ditunjukkan untuk produksi gas realisasi sekitar 104% dari target,” ungkap Senior Manager Relations PHI, Handri Ramdhani dalam keterangan di Jakarta, Minggu (26/4/2026).

Capaian produksi diperoleh PHI bersama anak-anak perusahaannya yang mengelola operasi hulu migas di wilayah Kalimantan, yakni PT Pertamina Hulu Mahakam, PT Pertamina Hulu Sanga Sanga, serta PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur. PHI pun mengelola aset-aset PT Pertamina EP dan PHE di wilayah ini.

Handri menyatakan capaian produksi migas PHI tersebut mencerminkan tren positif kinerja sektor hulu migas nasional. Realisasi produksi minyak PHI periode Januari-Maret 2026 mencapai 60.300 barel per hari dari target 49.400 barel per hari (bph) atau sekitar 122%.

Sementara itu, produksi gas juga mencatat kinerja positif. Realisasi mencapai 606.000 MSCFD dari target 583.000 MSCFD atau sekitar 104%.

Kontribusi terbesar terhadap kinerja tersebut berasal dari PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM), salah satu anak usaha PHI yang mengelola Blok Mahakam di Kalimantan Timur.

Handri menjelaskan capaian ini menjadi bagian dari upaya industri hulu migas dalam mendukung target swasembada energi yang dicanangkan pemerintah.

Ia menyatakan perusahaan juga mengapresiasi dukungan awak media selama ini dan menekankan pentingnya menjaga hubungan yang harmonis dan kolaboratif agar tercipta dukungan publik terhadap operasi dan produksi migas yang berperan strategis bagi ketersediaan dan ketahanan energi nasional. (rn/jh. Foto: Dok. PHI)

Indomobil Rilis Leapmotor B10 Stellantis pada GIIAS 2026

BusinessUpdate – PT Indomobil National Distributor bersama Stellantis bakal mengenalkan mobil listrik terbaru Leapmotor B10 untuk pasar otomotif nasional pada pertengahan 2026.

Kendaraan Sport Utility Vehicle (SUV) kompak tersebut dijadwalkan tampil perdana dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di Tangerang, Banten.

Chief Executive Officer PT Indomobil National Distributor Tan Kim Piauw di ajang Beijing Auto Show, Beijing, China, Minggu (26/4/2026), mengatakan perusahaan telah menyiapkan strategi produksi untuk memperkuat kehadiran produk tersebut di Indonesia.

“Indomobil sudah menyiapkan rencana produksi secara lokal untuk memperkenalkan produk baru ini kepada semua pihak dalam acara GIIAS pertengahan tahun ini,” ujar Tan Kim Piauw diutip dari Antara, Minggu (26/4/2026).

Secara teknis, Leapmotor B10 mengusung teknologi Cell-to-Chassis (C2C) yang mengintegrasikan baterai langsung ke struktur sasis kendaraan. Pendekatan ini diklaim meningkatkan kekakuan bodi sekaligus menjaga stabilitas kendaraan saat bermanuver.

Selain itu, kendaraan ini dilengkapi fitur Personal Panel Dashboard yang memungkinkan pengguna, khususnya generasi muda, menyesuaikan tampilan bagian dalam melalui aksesori dekoratif.

Dari sisi performa, mobil listrik itu menawarkan daya jelajah hingga 516 kilometer dalam satu kali pengisian penuh berdasarkan standar New European Driving Cycle (NEDC).

Peluncuran model itu dinilai menjadi bagian dari strategi Indomobil dalam memperluas portofolio kendaraan listrik sekaligus menjawab kebutuhan pasar terhadap transportasi rendah emisi.

Kehadirannya akan memperkaya portofolio Stellantis Brand House, sekaligus memperkuat persaingan di segmen kendaraan listrik nasional. Langkah tersebut juga mencerminkan upaya industri otomotif nasional dalam mempercepat adopsi kendaraan listrik melalui penguatan produksi lokal dan pengenalan teknologi baru.

Sebagai informasi, Stellantis adalah grup otomotif multinasional yang dibentuk pada 2021 hasil penggabungan Fiat Chrysler Automobiles (FCA) dan PSA Group. Perusahaan ini berbasis di Belanda namun memiliki akar kuat dari Prancis, Italia, dan Amerika Serikat. Stellantis menaungi berbagai merek populer seperti Citroën, Jeep, Fiat, Peugeot, dan lainnya. (rn/jh. Foto: Dok. Stellantis)

Hutama Karya Catatkan Laba Bersih Rp464 Miliar pada Kuartal I/2026

BusinessUpdate – PT Hutama Karya (Persero) membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp464 miliar pada kuartal I/2026, melampaui target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) periode yang sama sebesar Rp269 miliar. Realisasi tersebut setara 172,49% dari target yang ditetapkan perusahaan.

Kinerja laba tersebut ditopang oleh penguatan segmen pengoperasian jalan tol serta disiplin pengendalian biaya. Secara tahunan, capaian laba tersebut juga meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp448 miliar.

Laba itu berasal dari segmen pengoperasian jalan tol yang mencatatkan earnings after tax sebesar Rp333 miliar. Sementara itu, anak usaha perusahaan, PT Hutama Karya Infrastruktur, menyumbang laba sebesar Rp167 miliar pada periode yang sama.

PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) adalah anak perusahaan PT Hutama Karya (Persero) yang bergerak di bidang jasa konstruksi, dengan fokus utama pada pembangunan jalan tol dan jembatan, terutama mendukung proyek Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).

Total aset konsolidasi Hutama Karya sebesar Rp189,84 triliun. Ekuitas tercatat tumbuh 2,31% secara tahunan (yoy) menjadi Rp141,64 triliun, sementara total utang berhasil ditekan 15,34% yoy, melanjutkan tren penurunan liabilitas dalam beberapa tahun terakhir.

Adapun nilai kontrak yang masih dikerjakan (order book) tercatat sebesar Rp36,37 triliun dengan dominasi proyek pemerintah. Pendapatan perusahaan pada triwulan I/2026 mencapai Rp4,67 triliun atau sekitar 82,11% dari target RKAP periode tersebut.

Di sisi operasional, pembangunan Jalan Tol Trans Sumatra terus berlanjut. Tercatat total panjang tol yang telah terbangun mencapai 1.108 kilometer, dengan penambahan 10,1 kilometer per akhir Maret 2025. Sejumlah ruas yang saat ini masih dalam tahap konstruksi aktif antara lain Betung–Jambi, Rengat–Pekanbaru, dan Palembang–Betung.

Direktur Utama Hutama Karya Koentjoro menilai capaian kinerja pada awal tahun menjadi indikator ketahanan bisnis perusahaan di tengah ketidakpastian ekonomi global, termasuk volatilitas harga komoditas, fluktuasi nilai tukar, dan potensi perlambatan pertumbuhan ekonomi dunia.

“Di tengah ketidakpastian global, kami justru membuktikan bahwa infrastruktur yang dikelola dengan disiplin finansial adalah investasi yang tahan banting,” katanya dalam keterangan tertulis, dikutip Minggu (26/4/2026).

Untuk menjaga momentum kinerja sepanjang 2026, manajemen menetapkan sejumlah prioritas strategis, antara lain penguatan disiplin pengendalian biaya, optimalisasi pemanfaatan energi di seluruh unit kerja, pengambilan keputusan bisnis secara terukur guna menjaga kualitas aset, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia.

Perusahaan menilai capaian kinerja pada awal tahun tersebut menjadi fondasi untuk menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat tata kelola bisnis di tengah persaingan industri konstruksi dan infrastruktur yang semakin ketat. (pa/jh. Foto: Dok. Hutama Karya)

Harga Avtur Melonjak, Pemerintah Tanggung PPN Tiket Pesawat Kelas Ekonomi

BusinessUpdate – Pemerintah memberikan insentif pajak untuk menekan kenaikan harga tiket pesawat kelas ekonomi untuk penerbangan domestik di tengah lonjakan harga bahan bakar avtur.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 24 Tahun 2026 yang mengatur Pajak Pertambahan Nilai (PPN) ditanggung pemerintah untuk tiket pesawat kelas ekonomi penerbangan domestik.

Melalui aturan ini, PPN atas tarif dasar dan fuel surcharge ditanggung oleh pemerintah, sehingga beban harga tiket yang dibayar masyarakat dapat ditekan meskipun biaya operasional maskapai meningkat akibat naiknya harga avtur imbas kondisi geopolitik di Timur Tengah.

“Fasilitas ini berlaku untuk pembelian tiket dan pelaksanaan penerbangan selama 60 hari, setelah satu hari terhitung sejak tanggal diundangkan, agar manfaatnya dapat dirasakan secara cepat dan langsung,” ujar Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Haryo Limanseto dalam keterangan resmi, Sabtu (25/4/2026).

Ia menyebut, intervensi kebijakan fiskal menjadi langkah penting untuk mengurangi tekanan terhadap harga tiket, mengingat harga avtur menyumbang sekitar 40% dari total biaya operasional maskapai.

Untuk menjamin pelaksanaan yang tepat sasaran, Badan Usaha Angkutan Udara tetap diwajibkan melakukan pelaporan pemanfaatan fasilitas PPN tersebut secara tertib dan transparan.

Sementara itu, untuk penerbangan di luar kelas ekonomi, ketentuan PPN tetap tetap berlaku normal sesuai peraturan perpajakan. “Pengaturan ini dirancang agar dukungan pemerintah benar-benar dirasakan oleh masyarakat luas yang paling membutuhkan, sekaligus dikelola secara efektif dan berkelanjutan,” kata Haryo.

Sebelumnya, pemerintah telah menaikkan batas atas fuel surcharge melalui Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 83 Tahun 2026 menjadi 38% untuk pesawat jet dan propeler. Angka ini meningkat dari sebelumnya 10% untuk jet dan 25% untuk propeler.

Kombinasi kebijakan ini diharapkan dapat menjaga keterjangkauan harga tiket sekaligus mendukung keberlangsungan industri penerbangan nasional di tengah tantangan kenaikan harga energi global. (ip/jh. Foto: Dok. Citilink)

Pertumbuhan Pembiayaan Emas Bank Mega Syariah Melejit 756 Persen

BusinessUpdate – Tingginya minat masyarakat terhadap investasi emas mendorong kinerja positif pembiayaan emas pada PT Bank Mega Syariah. Pembiayaan emas di perseroan hingga Maret 2026 melonjak lebih dari 756% dibandingkan posisi Desember 2025.

Digital Business & Product Management Division Head Bank Mega Syariah Benadicto Alvonzo Ferary mengungkapkan minat masyarakat terhadap produk pembiayaan emas yang disebut Flexi Gold tercatat cukup tinggi di Jabodetabek dan kota-kota besar di Jawa dan Sumatera.

“Melalui Flexi Gold, kami ingin membuka akses lebih luas bagi masyarakat untuk memiliki emas secara bertahap. Dengan cicilan ringan dan terjangkau, nasabah dapat membangun portofolio investasi jangka panjang secara disiplin sekaligus memanfaatkan momentum penguatan harga emas,” kata Benadicto dalam keterangan resmi, dikutip Minggu (26/4/2026).

Jakarta mendominasi pasar dengan kontribusi terbesar mencapai 41,79% dari total nilai booking nasional, disusul oleh Tangerang yang mencatatkan proporsi signifikan sebesar 14,08% dan Palembang di posisi ketiga dengan andil sebesar 7,15%.

Selain tiga kota utama tersebut, pembiayaan ini juga diminati masyarakat di berbagai kota lainnya seperti Bandung, Semarang, Depok, Surabaya, Yogyakarta, Makassar, serta Medan dan sekitarnya, yang secara akumulatif mencakup 36,98% dari total portofolio pembiayaan emas perusahaan.

Benadicto memandang bahwa profil investasi emas saat ini telah mengalami perubahan signifikan. Menurutnya, emas memiliki karakteristik unggul sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan ketidakstabilan ekonomi.

Dalam situasi ketidakseimbangan ekonomi global mulai dari tekanan inflasi hingga volatilitas pasar keuangan emas cenderung mampu mempertahankan daya beli dan memberikan stabilitas nilai aset.

“Dalam kondisi global yang penuh ketidakpastian, emas semakin dipandang sebagai alat proteksi nilai. Kami melihat adanya pergeseran perilaku investor, di mana emas kini menjadi instrumen utama dalam strategi investasi jangka panjang, bukan sekadar pelengkap,” jelasnya.

Benadicto menambahkan bahwa emas juga dikenal sebagai instrumen investasi jangka panjang yang relatif stabil. Hal ini berbeda dengan instrumen berisiko tinggi yang sensitif terhadap sentimen pasar, emas memiliki kecenderungan nilai yang meningkat dalam jangka panjang, sehingga cocok untuk perencanaan keuangan masa depan.

Bank Mega Syariah pun mengungkapkan optimistismenya bahwa tren investasi emas akan terus meningkat, seiring dengan dinamika global serta meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya diversifikasi dan perlindungan nilai aset.

Sebagai informasi, produk pembiayaan emas Flexi Gold memungkinkan nasabah untuk dapat memiliki emas logam mulia 24 karat secara bertahap, dengan pilihan tenor pembiayaan mulai dari satu hingga lima tahun serta pilihan gramasi yang beragam mulai dari 5 gram hingga 100 gram.

Flexi Gold disusun sesuai dengan prinsip syariah dan mendapatkan persetujuan Dewan Pengawas Syariah, dengan mengacu pada sejumlah fatwa Majelis Ulama Indonesia terkait jual beli emas, pembiayaan berbasis rahn, serta akad murabahah. (pa/jh. Foto: Dok.

Astra Internasional Bakal Bangun 1.000 Unit Rusun di Tanah Abang

BusinessUpdate – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) menyatakan, rencana pembangunan 1.000 unit rumah susun (rusun) di Tanah Abang Jakarta terus berlanjut melalui skema tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) PT Astra International Tbk.

Ara menegaskan lahan tersebut milik PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI berdasarkan hasil pengecekan di Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

“Jadi saya sudah cek benar-benar ke Kementerian ATR/BPN, karena otoritas di negara kita yang legalitas itu kan ada di ATR/BPN. Dan sudah dinyatakan itu clear and clean, adalah tanah negara,” kata Menteri PKP ditemui saat meninjau progres renovasi rumah dan revitalisasi kawasan kumuh di Menteng Tenggulun, Jakarta Selatan, Jumat (24/4/2026).

Menurutnya, proyek tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menghadirkan hunian layak bagi masyarakat, khususnya di wilayah perkotaan yang memiliki kebutuhan tinggi terhadap perumahan.

Pemerintah optimistis proyek dapat berjalan sesuai rencana karena legalitas lahan dinilai telah memenuhi ketentuan dan tidak bermasalah secara administratif.

Program pembangunan itu akan dilakukan melalui skema tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) PT Astra International Tbk sebagai bentuk kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta.

Menurutnya, sinergi tersebut menjadi contoh nyata bagaimana aset negara dapat dimanfaatkan secara produktif untuk kepentingan masyarakat luas.

Ia menambahkan pemanfaatan lahan negara harus diarahkan untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui penyediaan hunian yang layak dan terjangkau.

Pemerintah juga tengah menyiapkan skema pemanfaatan rusun, termasuk penentuan kelompok masyarakat yang akan menjadi prioritas penerima manfaat dari pembangunan tersebut.

Kelompok sasaran tidak hanya mencakup masyarakat berpenghasilan rendah, tetapi juga masyarakat berpenghasilan menengah yang membutuhkan akses hunian di kawasan strategis perkotaan.

“Apakah MBR atau masyarakat berpenghasilan rendah. Dan juga di Jakarta ini dan kota besar (lainnya) cukup banyak masyarakat berpenghasilan tanggung (MBT). Jadi kita siapkan nanti aturannya,” jelasnya

Dengan kapasitas sekitar 1.000 unit, proyek tersebut diperkirakan mampu menampung hingga 4 ribu warga dan membantu mengurangi backlog perumahan di Jakarta.

“Kalau 1.000 unit rumah susun, kalau dua kamar (per unit), ya kurang lebih ada 4.000 orang yang bisa tertampung di situ. Apakah itu tidak bagus? Kalau benar dan bagus tolong didukung. Kalau tidak ya kritik saja saya,” kata Menteri Ara.

Langkah tersebut sebagai solusi konkret dalam menjawab kebutuhan hunian di ibu kota sekaligus mendorong pemanfaatan aset negara secara optimal untuk kepentingan rakyat.

Diketahui, lahan di Tanah Abang ini tengah menghadapi polemik sengketa hukum. Lahan tersebut digugat oleh ahli waris bernama Sulaeman Effendi, dengan dukungan Rosaria de Marshall atau Hercules bersama Tim Hukum dan Advokasi DPP GRIB Jaya.

Gugatan diajukan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dengan pihak tergugat meliputi PT KAI serta Kementerian ATR/BPN. (pa/jh)

Transjakarta Pertegas Komitmen Percepat Transisi Energi Hijau

BusinessUpdate – PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) merayakan Hari Angkutan Umum Nasional dengan menegaskan komitmennya dalam memperluas
jangkauan layanan lintas wilayah dan mempercepat transisi energi hijau.

Momentum ini juga menandai satu tahun beroperasinya rute Transjabodetabek S61 (Alam Sutera – Blok M) yang telah menjadi tulang punggung mobilitas warga penyangga Jakarta.

Momentum Perayaan Hari Angkutan Umum Nasional tahun ini yang digelar di Taman Literasi Martha Christina Tiahahu, Jakarta Selatan, Jumat (24/4/2026) terasa istimewa karena merayakan keberhasilan operasional rute S61 yang telah menghubungkan Alam Sutera dan Blok M selama setahun terakhir.

Sejak diluncurkan, rute ini tercatat terus mengalami pertumbuhan jumlah pelanggan, membuktikan bahwa kebutuhan akan transportasi publik yang aman, nyaman, dan efisien melampaui batas administratif kota.

Direktur Bisnis dan Pemanfaatan Aset Transjakarta, Fadly Hasan, menekankan bahwa integrasi antarwilayah adalah kunci transportasi masa depan.

“Keberhasilan rute S61 selama satu tahun ini adalah bukti nyata bahwa mobilitas masyarakat Jabodetabek
sangat dinamis. Kami tidak lagi melihat batas wilayah sebagai sekat, melainkan peluang untuk terus membangun konektivitas yang andal bagi semua,” ujar Fadly, Jumat (24/4/2026).

Acara ini dihadiri oleh Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Nirwono Yoga, Kepala Bidang Angkutan Jalan Dinas Perhubungan DKI Jakarta Emanuel Kristanto, Wakil
Ketua Dewan Transportasi Kota Jakarta Harya Setyaka Dillon, Direktur Bisnis dan Pemanfaatan Aset Transjakarta Fadly Hasan, serta perwakilan pelanggan setia rute S61, Brigitta Valerie.

Selamat ini Transjakarta terus mencatatkan pertumbuhan positif dalam melayani warga. Hingga awal 2026, volume pelanggan mencapai 1,4 juta perjalanan pelanggan per hari. Sepanjang 2025, total pelanggan mencapai 413 juta orang, meningkat dua kali lipat dibandingkan 2022. Adapun, cakupan layanan per Februari 2026, telah menjangkau 92,4% wilayah Jakarta.

Sebagai bagian dari strategi jangka panjang menuju kota rendah emisi, Transjakarta meresmikan penambahan 30 unit bus listrik terbaru di 2026. Di mana 30 bus listrik tersebut merupakan karya nyata hasil rakitan dalam negeri yang ditinjau langsung oleh Presiden RI.

Penambahan unit bus listrik ini tepat di Hari Angkutan
Umum Nasional ini yang menggenapkan total armada bus listrik yang beroperasi menjadi 500 unit. Upaya ini merupakan peta jalan besar Pemprov DKI dalam mewujudkan target elektrifikasi armada yang ambisius.

Target 2027 sebanyak 50% dari total armada berbasis
listrik. Sedangkan target 2030, 100% atau hingga 10.047 elektrifikasi seluruh armada. Transjakarta mengajak seluruh masyarakat untuk terus menggunakan transportasi di publik sebagai pilihan utama mobilitas sehari-hari. Kota maju dimulai dari sistem transportasi yang baik dan masyarakat yang aktif memanfaatkannya. (ip/jh. Foto: Dok. Transjakarta)

Phapros Catatkan Laba Bersih Rp761,49 Juta pada Kuartal I/2026

BusinessUpdate – Emiten farmasi PT Phapros Tbk (PEHA) mencatatkan laba bersih sebesar Rp761,49 juta pada kuartal I/2026. Angka ini naik 112,86% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencatatkan kerugian Rp5,92 miliar.

Kenaikan laba bersih tersebut didorong pertumbuhan penjualan dan efisiensi biaya di tengah tekanan global. Kinerja ini melanjutkan tren positif sepanjang 2025, di mana perusahaan berhasil membalikkan kondisi keuangan dari rugi menjadi profit.

“Berbagai langkah strategis tersebut berhasil menjaga profitabilitas berkelanjutan,” ujar Plt Direktur Utama PT Phapros Tbk Ida Rahmi Kurniasih, melalui keterangan pers, Jumat (24/4/2026). “Setelah berhasil membalikkan kondisi dari rugi pada 2024 menjadi profit pada 2025, kami terus berupaya untuk menjaga profitabilitas perusahaan,” tambahnya.

Kinerja tersebut ditopang oleh kenaikan penjualan sebesar 10,17% menjadi Rp221,09 miliar dari sebelumnya Rp200,67 miliar pada kuartal I/2025. Sementara itu, beban pokok penjualan hanya naik 5,04%, lebih rendah dari pertumbuhan penjualan.

Kondisi ini mendorong laba kotor meningkat 16,59% menjadi Rp 103,96 miliar, dibandingkan Rp89,17 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Di sisi lain, beban usaha pada Januari hingga Maret 2026 juga relatif terkendali dengan kenaikan 7,35% secara tahunan.

Ida menambahkan, perusahaan terus mengoptimalkan seluruh kanal penjualan serta menjaga ketersediaan produk sambil melakukan efisiensi biaya.

“Menyikapi dampak geopolitik yang menyebabkan kenaikan harga bahan dan biaya, kami sudah melakukan mitigasi risiko dengan kontrak pembelian sejak awal tahun dan terus memantau perkembangan agar tetap adaptif. Tujuannya agar target penjualan, biaya dan laba bersih hingga akhir tahun sesuai RKAP bisa diamankan,” tambahnya.

Selain itu, arus kas perusahaan juga menunjukkan perbaikan signifikan. Per 31 Maret 2026, arus kas tercatat positif Rp37,2 miliar, berbalik dari posisi minus Rp19,6 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Saldo kas akhir periode juga meningkat 165% dibandingkan akhir Maret 2025.

Pertumbuhan penjualan Phapros salah satunya ditopang oleh segmen obat generik bermerek (OGB). Penjualan OGB pada kuartal I/2026 melonjak 59% menjadi Rp128,70 miliar, dari Rp80,88 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Kontribusi ini berasal dari produk seperti obat anti tuberkulosis untuk dewasa dan anak serta tablet tambah darah, yang menjadi bagian dari program pemerintah terkait penanganan tuberkulosis, anemia, dan stunting.

Sebagai perusahaan farmasi yang berdiri sejak 21 Juni 1954, Phapros memiliki pengalaman panjang dalam industri kesehatan di Indonesia. Mayoritas saham perusahaan sebesar 56,77% dimiliki oleh PT Kimia Farma Tbk, sementara sisanya dimiliki oleh publik.

Perusahaan ini telah mengantongi berbagai sertifikasi, mulai dari CPOB sejak 1990 hingga sejumlah sertifikasi ISO dan sistem jaminan halal. Saat ini, Phapros memproduksi lebih dari 200 item obat, termasuk produk unggulan seperti Antimo yang menjadi pemimpin pasar di kategorinya. (pa/jh. Foto: Dok. Phapros)

BRI Hadirkan Kurban Digital, Ada Cashback-nya!

BusinessUpdate – Menyambut Iduladha 1447 Hijriah atau 2026 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) menghadirkan layanan kurban digital melalui aplikasi BRImo dengan menggandeng Rumah Zakat. Layanan ini dapat diakses melalui banner promo pada fitur Lifestyle di aplikasi BRImo mulai 27 April hingga 27 Mei 2026.

SEVP Retail Transaction & Funding BRI Tri Laksito Singgih menjelaskan, latar belakang kerja sama ini tidak terlepas dari luasnya jaringan BRI di seluruh Indonesia serta besarnya potensi umat Muslim dalam berkurban. Namun di sisi lain, masih terdapat kesenjangan distribusi daging kurban, di mana sebagian wilayah mengalami kelebihan, sementara daerah lain justru kekurangan akses.

“BRI memiliki jaringan yang luas dan basis pengguna yang besar. Sementara Rumah Zakat punya pengalaman serta jaringan distribusi yang kuat. Kolaborasi ini kami yakini dapat mempermudah masyarakat untuk berkurban sekaligus memastikan manfaatnya lebih merata,” ujar Laksito di Jakarta, Jumat (24/4/2026).

Melalui fitur kurban di BRImo, masyarakat tidak perlu lagi melalui proses konvensional seperti datang langsung ke lokasi penjualan hewan, memilih, hingga melakukan pembayaran secara tunai.

Hanya dengan membuka aplikasi, pengguna dapat langsung mengakses banner program kurban, memilih jenis hewan, dan menyelesaikan transaksi secara digital. Selain menghadirkan kemudahan, BRI juga menawarkan berbagai promo menarik selama periode program berlangsung.

Perseroan memberikan cashback sebesar Rp150.000 bagi 666 nasabah tercepat setiap hari yang melakukan transaksi qurban melalui BRImo. Tak hanya itu, tersedia pula potongan harga langsung di aplikasi bagi 666 nasabah tercepat, sehingga memberikan nilai tambah sekaligus mendorong masyarakat untuk lebih cepat berpartisipasi

“Dengan adanya cashback, masyarakat tidak hanya berkurban, tapi juga bisa membantu biaya operasional panitia. Jadi manfaatnya bisa lebih luas,” tambahnya.

Dari sisi dampak, Tri Laksito menyebut program ini tidak hanya menyasar penerima daging kurban, tetapi juga pihak-pihak yang terlibat dalam prosesnya. Distribusi dilakukan secara lebih terarah, menjangkau daerah minim pekurban, wilayah pelosok, kawasan rawan pangan, hingga lokasi terdampak bencana.

Ia menilai digitalisasi merupakan keniscayaan di tengah perkembangan teknologi. Namun demikian, transformasi digital ini tidak menghilangkan esensi ibadah, melainkan justru memperkuatnya dengan menghadirkan kemudahan, kenyamanan, serta peluang untuk beribadah secara lebih inklusif.

“Digitalisasi ini bukan hanya soal kemudahan, tapi bagaimana esensi ibadah tetap terjaga. Melalui BRImo, masyarakat bisa berkurban dengan praktis, kapan saja dan di mana saja,” jelas Laksito.

Fitur digital ini memungkinkan masyarakat untuk berkurban secara lebih privat, sejalan dengan nilai keikhlasan dalam beribadah, sebagaimana dianjurkan dalam ajaran Islam.

CEO Rumah Zakat Irvan Nugraha menilai inisiatif ini sebagai solusi konkret untuk mengatasi ketimpangan distribusi daging kurban di Indonesia. “Selama ini ada gap, ada daerah yang berlebih dan ada yang sangat minim. Dengan platform digital seperti BRImo, distribusi bisa lebih merata dan tepat sasaran,” jelasnya.

Ia menambahkan, program ini juga menghadirkan nilai lebih atau “kurban plus”, di mana ibadah tidak hanya selesai pada penyembelihan, tetapi juga memberikan dampak sosial yang lebih luas bagi masyarakat.

Dari aspek syariah, Irvan memastikan seluruh proses telah memenuhi ketentuan yang berlaku. Hewan kurban yang disediakan telah sesuai standar syariat, dan mekanisme transaksi digital telah mengikuti pedoman dari Dewan Syariah Nasional. Selain itu, proses penyembelihan dilakukan pada waktu yang ditetapkan, yakni saat Hari Raya Iduladha dan hari tasyrik.

Para pekurban juga akan mendapatkan laporan sebagai bentuk transparansi, mulai dari proses penyembelihan hingga distribusi. (rn/jh. Foto: Dok. Metro TV)

‎Mandirikan Pengolah Kedelai, Program TJSL Terminal Teluk Lamong Sasar Wilayah Ring 1‎


Business Update – PT Terminal Teluk Lamong (TTL) menunjukkan komitmen yang kuat dalam menerapkan aspek Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam strategi bisnis perusahaan. Hal ini dijelaskan secara rinci dalam sesi Wawancara Penjurian ajang bergengsi Indonesia CSR Brilliance Awards 2026, Jumat (24/04/2026).
‎
‎Delegasi TTL dihadiri oleh jajaran manajemen penting  agar dapat memastikan bahwa pendekatan dan implementasi program tersebut disampaikan secara optimal kepada dewan juri.
‎
‎Delegasi PT Terminal Teluk Lamong:
‎1. David Pandapotan Sirait selaku Direktur Utama
‎2. Syaiful Anam selaku Senior Manager Sekretaris Perusahaan dan Hukum
‎3. Dahlia Permata Sari selaku Manager Komunikasi Korporat
‎
‎Dalam penjelasannya, TTL mengangkat program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berfokus pada pengembangan kelompok pengolah kedelai. Bekerja sama dengan SPMT dan FKS, program ini menyasar masyarakat di wilayah Ring 1 untuk menciptakan kemandirian ekonomi yang berkelanjutan.
‎
‎Lebih lanjut, adapun ruang lingkupnya Dahlia mengatakan TTL membagi lokasi pemberdayaan berdasarkan kedekatan operasional dan kebutuhan spesifik komunitas, antara lain Kota Surabaya yang mencakup:
‎ 1. Kelurahan Tambak Osowilangun (2 Kelompok)
‎ 2. Kelurahan Romokalisari (1 Kelompok)
‎ 3. Kelurahan Tambak Sarioso (2 Kelompok), kemudian
‎4. Kabupaten Gresik, Desa Karangkiring (1 Kelompok)
‎
‎Sedangkan terkait Goals dan Target Pendampingan, Dahlia menyebut program ini tidak hanya memberikan bantuan modal, namun juga dirancang secara holistik melalui empat pilar utama:
‎
‎1. Meningkatkan Kapasitas dan Kualitas Produksi dimana TTL memastikan produk olahan kedelai masyarakat memenuhi standar pasar.
‎2.  Mendorong Pengembangan Ekonomi Berbasis Komunitas,  TTL memperkuat jejaring antar-kelompok pengolah agar tercipta ekosistem usaha yang tangguh.
‎3. Meningkatkan Kesejahteraan Sosial, TTL dengan mengintegrasikan program CSR ini dapat menjadi wadah untuk meningkatkan taraf hidup warga sekitar pelabuhan.
‎4. Membangun Tata Kelola yang Berkelanjutan, TTL menerapkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan program sesuai prinsip ESG.
‎
‎Selain itu pemilihan tempat dan kelompok dilakukan dengan cara yang terencana, memperhatikan kesiapan masyarakat dan hubungan kerja yang dekat.
‎
‎TTL ingin memastikan keberadaan Terminal Teluk Lamong dapat memberikan dampak positif yang lebih besar bagi perekonomian daerah, terutama bagi para pengrajin tempe dan produk olahan kedelai lainnya.
‎
‎Terakhir, dalam penutup penjurian Dahlia menyampaikan bahwa “Sebenarnya dari segi pertanyaan, kami merasa seperti dapat konsultan gratis. Rekomendasinya luar biasa dan bikin kami sadar kalau program ini bisa dikembangkan lebih jauh lagi. Hampir semua juri memberikan pertanyaan yang tidak terduga. Pak Haris menyoroti soal kolaborasi program untuk men-support MPK dan Koperasi Merah Putih; ternyata jangkauannya bisa sampai ke sana. Kemudian Pak Elfien terkait menggali direct impact terhadap lingkungan, seperti zero emission dan penyerapan karbon dan Pak Haryono memberikan masukan dari sisi akademisi soal pentingnya customer experience serta melibatkan peran influencer dan Gen Z.
‎Intinya, dari para juri ini kami mendapat banyak masukan berharga untuk meningkatkan program kami agar lebih kuat dan berkelanjutan ke depannya.” (kiy)