Home Blog Page 94

Astra Kuasai 56 Persen Pangsa Pasar Mobil pada Mei 2026

BusinessUpdate – PT Astra International Tbk (ASII) melaporkan penjualan mobil sebanyak 38.768 unit pada periode Mei 2026, meningkat 12,43% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 34.480 unit. Angka ini menjadikan Astra menguasai 56% pangsa pasar mobil di Tanah Air.

Head of Corporate Communications Astra Windy Riswantyo mengatakan, seiring dengan pertumbuhan penjualan kendaraan nasional pada lima bulan pertama tahun 2026, Astra melihat kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia tetap beragam dan terus berkembang. Astra berupaya menghadirkan pilihan produk dan layanan yang relevan bagi pelanggan melalui berbagai merek, segmen kendaraan, serta teknologi yang tersedia.

“Ke depan, Astra akan terus berfokus pada kebutuhan pelanggan serta menjaga kualitas layanan melalui jaringan dealer, layanan pembiayaan, purnajual, serta solusi mobilitas lainnya yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” kata Windy dalam keterangan tertulis, Kamis (11/6/2026).

Sebagai informasi, Astra mencatat pangsa pasar penjualan mobil sebesar 56% pada Mei 2026. Pangsa pasar Astra meningkat dari posisi April 2026 yang mencapai 52%. Windy merinci, penjualan mobil Astra pada Mei 2026 ditopang merek seperi Toyota dan Lexus sebanyak 24.983 unit, Daihatsu 11.140 unit, Isuzu 2.570 unit dan UD Trucks 75 unit.

Sedangkan, penjualan mobil segmen Low Cost Green Car (LCGC) Astra tercatat 6.836 unit di Mei 2026, atau menurun dari posisi bulan April 2026 lalu sebesar 7.470 unit. Kendati demikian, penjualan mobil Astra secara bulanan turun 7,15% dibandingkan posisi April 2026 sebesar 41.755 unit.

Penjualan mobil merek Toyota dan Lexus misalnya mengalami penurunan dari 25.807 unit per April menjadi 24.983 unit per Mei. Penjualan mobil Daihatsu juga mengalami penurunan dari 13.399 unit per April menjadi 11.140 per Mei 2026.

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) melaporkan penjualan kendaraan roda empat atau lebih di dalam negeri meningkat 14% secara tahunan pada Mei 2026 dibanding periode sama tahun sebelumnya.

Tercatat jumlah distribusi dari pabrik ke diler alias wholesales pada periode yang sama mencapai 69.219 unit. Capaian itu, naik dari penjualan tahun lalu yang mencapai 60.697 unit. Sementara itu, data dari sisi penjualan ritel alias penyaluran kendaraan dari diler ke konsumen, naik 16,8% dari 61.546 unit menjadi 71.890 unit secara tahunan (yoy). (rn/jh. Foto: Dok. Toyota Astra)

PGN Kembali Raih Penghargaan di Ajang HR Asia Awards 2026

BusinessUpdate – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) kembali meraih penghargaan Best Companies to Work for in Asia 2026 – Indonesia Chapter pada ajang HR Asia Awards 2026.

Direktur SDM dan Penunjang Bisnis PGN Rachmat Hutama mengatakan penghargaan tersebut menjadi bukti komitmen PGN, selaku Subholding Gas Pertamina, dalam membangun lingkungan kerja yang sehat, profesional, dan kompetitif, sekaligus memperkuat transformasi SDM untuk mendukung keberlanjutan bisnis perusahaan di masa depan.

“Penghargaan ini merupakan apresiasi atas komitmen PGN dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan profesional dengan standar global, sekaligus membangun employee engagement yang kuat di seluruh lini perusahaan. Kami percaya bahwa transformasi bisnis hanya dapat berjalan optimal melalui pekerja yang engaged, adaptif, dan memiliki ruang untuk terus berkembang,” ujar Rachmat dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (11/6/2026).

Ia mengatakan PGN terus mendorong peningkatan kapabilitas pekerja melalui berbagai program pengembangan kompetensi, kepemimpinan, serta penyediaan ruang kolaborasi dan inovasi guna membentuk talenta masa depan yang unggul dan siap menghadapi dinamika industri energi.

PGN dinilai berhasil menerjemahkan visi perusahaan melalui arah pengelolaan SDM yang jelas, didukung Employee Value Proposition (EVP) yang kuat serta berbagai inisiatif transformasi human capital yang terintegrasi. Salah satu program unggulan yang mendukung pencapaian tersebut adalah program Human Capital Unggul yang mengintegrasikan strategi bisnis dan pengembangan SDM secara end-to-end.

Program ini didukung oleh pengelolaan talenta berbasis data dan pengembangan kepemimpinan yang terstruktur melalui pendekatan 70% assignment, 20% coaching, dan 10% training, termasuk learning academy dan succession planning untuk menyiapkan pemimpin masa depan perusahaan.

Selain itu, PGN juga secara konsisten menghidupkan budaya perusahaan melalui implementasi Living Core Values yang terukur dan berkelanjutan. Upaya tersebut diperkuat dengan hubungan industrial yang harmonis serta digitalisasi human capital yang terintegrasi guna meningkatkan efisiensi dan mendukung pengambilan keputusan berbasis data.

Keunggulan pengelolaan SDM PGN juga diperkuat melalui penerapan standar global, komitmen terhadap keberagaman, kesejahteraan, dan inklusivitas pekerja, serta penguatan peran human capital sebagai strategic partner dalam mendukung transformasi bisnis dan agenda sustainability perusahaan.

Saat ini PGN Group memiliki lebih dari 2.700 pekerja yang tersebar di berbagai wilayah operasi. PGN secara konsisten mengelola SDM secara optimal untuk menjaga keseimbangan operasional dan efisiensi perusahaan dengan jumlah pekerja yang relatif stabil setiap tahun.

Tingkat perputaran pekerja (turnover rate) PGN pada 2025 tercatat sebesar 3,14%, yang mencerminkan tingkat retensi pekerja dan employee engagement yang baik di lingkungan PGN Group.

Transformasi SDM yang dijalankan PGN mencakup pengembangan talenta, integrasi budaya perusahaan, digitalisasi, peningkatan operational excellence, hingga penguatan inklusivitas dalam rangka membangun organisasi yang tangguh dan adaptif terhadap masa depan.

PGN juga berkomitmen untuk terus mewujudkan pertumbuhan berkelanjutan dan memberikan dampak yang bermakna bagi pekerja, perusahaan, dan masyarakat.

“Secara keseluruhan, strategi pengelolaan SDM PGN diarahkan untuk mewujudkan high performance organization, memastikan kesiapan talenta masa depan, meningkatkan produktivitas, mendukung agenda ESG, serta memperkuat digitalisasi sistem SDM secara terintegrasi,” tutupnya. (ip/jh. Foto: Dok. PGN)

Meriahkan HUT ke-499 Pemprov Jakarta Gratiskan Sejumlah Tempat Wisata

BusinessUpdate – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menggratiskan tiket masuk sejumlah tempat wisata di Jakarta pada Sabtu (27/6/2026) dan Minggu (28/6/2026) guna memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.

Adapun tempat wisata yang bisa dikunjungi gratis yaitu Ancol di Jakarta Utara, Taman Margasatwa Ragunan di Jakarta Selatan, dan museum-museum yang dikelola oleh pemerintah daerah.

“Bahkan secara khusus nanti, untuk menyambut HUT Jakarta pada tanggal 22 Juni, 27-28 Juni kita akan membebaskan transportasi umum. Kemudian kita akan menggratiskan orang masuk Ancol, masuk Ragunan, dan juga museum-museum yang ada,” kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Rabu (10/6/2026).

Selain gratis masuk sejumlah tempat wisata, Pemprov DKI Jakarta juga akan menggratiskan masyarakat naik transportasi umum. Pramono mengatakan, Pemprov DKI terus mendorong masyarakat untuk beralih menggunakan transportasi umum yang saat ini konektivitas antarmoda transportasi di Jakarta sudah mencapai 93%. Namun, jumlah warga yang rutin menggunakan transportasi umum masih di bawah 30%.

Ia optimistis jumlah pengguna transportasi umum bisa terus meningkat, terlebih setelah adanya kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). “Ini akan menjadi sangat baik kalau kemudian orang terus-menerus menggunakan transportasi umum sudah di atas angka 30%. Apakah bisa? Saya yakin bisa,” katanya.

Pramono menambahkan, saat ini Pemprov DKI juga telah menggratiskan layanan transportasi umum bagi 15 golongan masyarakat. “Apalagi dengan kenaikan BBM ini maka peluang orang untuk naik transportasi umum juga makin besar. Apalagi ke-15 golongan kan kita gratiskan. Apakah itu orangtua, ASN (Aparatur Sipil Negara), TNI, Polri, termasuk wartawan, kan kita gratiskan,” ujar Pramono.

Menurutnya, masyarakat kini memiliki banyak pilihan transportasi umum, mulai dari MRT, LRT, Transjakarta, Transjabodetabek, Mikrotrans, hingga JakLingko. “Sehingga dengan demikian di Jakarta ini hal yang berkaitan dengan transportasi umum sudah sangat baik. Pilihannya juga banyak, apakah itu MRT, LRT, Transjakarta, Transjabodetabek, mikrotrans, JakLingko, dan sebagainya,” tutup Pramono. (pa/jh. Foto: Dok. Wikipedia)

Sinar Mas Land Hadrikan Destinasi Wisata Bertema Peternakan di BSD City

BusinessUpdate – Sinar Mas Land menghadirkan tempat rekreasi yang memadukan hiburan dan edukasi dalam satu ekosistem tematik di lahan seluas 3,8 hektar bernama Dairyland di Hiera BSD City, Tangerang, Banten.

Theodore Tennoch, Vice President Director PT Sinar Mitbana Mas mengatakan Dairyland at Hiera BSD, merupakan sebuah destinasi wisata bertema peternakan pertama dan satu-satunya di kawasan BSD City.

Destinasi wisata ini adalah hasil kerja sama strategis antara Dairyland melalui PT Wisata Sapta Pesona dan PT Sinar Mitbana Mas, kolaborasi antara Sinar Mas Land, Mitsubishi Corporation dan Surbana Jurong. “Direncanakan akan mulai beroperasi pada akhir 2028,” ujar Theodore melalui keterangan resmi, Kamis (11/6/2026).

Penandatanganan perjanjian kerja sama Dairyland at Hiera BSD dilakukan oleh Daisuke Kobayashi selaku President Director PT Sinar Mitbana Mas, Theodore Tennoch selaku Vice President Director PT Sinar Mitbana Mas dan Yosua Lestijanto Gunawan sebagai Direktur PT Wisata Sapta Pesona pada 20 Mei 2026 di Hiera Marketing Gallery, BSD City.

Ia mengatakan penandatanganan ini merupakan kelanjutan dari eksplorasi awal Sinar Mas Land bersama Dairyland pada 2023 untuk menghadirkan destinasi wisata edukatif berkonsep peternakan di BSD City.

Setelah melakukan studi kelayakan mendalam bersama Hiera BSD City, konsep tersebut dikembangkan menjadi Dairyland at Hiera BSD yang lebih luas, terintegrasi, dan sesuai kebutuhan keluarga modern saat ini.

Hiera dibangun dengan visi melampaui sekadar kawasan hunian, kami ingin Hiera menjadi tempat di mana keluarga bertumbuh, bahagia, dan menemukan momen-momen terbaik kehidupan.

Kehadiran Dairyland Hiera adalah wujud nyata dari komitmen itu sekaligus mempertegas Hiera sebagai kawasan hunian dengan ekosistem gaya hidup keluarga yang terintegrasi dengan kawasan TOD Stasiun Jatake yang nantinya akan memudahkan akses bagi penghuni maupun pengunjung.

“Kolaborasi dengan Dairyland menjadikan Dairyland at Hiera BSD sebagai destinasi yang benar-benar hidup dan berkarakter dan memperkaya fasilitas rekreasi serta gaya hidup keluarga modern yang tinggal di BSD City maupun kawasan sekitarnya,” ujarnya.

Daisuke Kobayashi, President Director PT Sinar Mitbana Mas, mengatakan kolaborasi ini mencerminkan komitmen dalam menghadirkan integrated township yang tidak hanya unggul dari sisi infrastruktur dan konektivitas, tetapi juga memiliki ekosistem lifestyle, edukasi, dan leisure yang lengkap.

Dairyland Hiera diharapkan dapat menjadi destinasi keluarga ikonik baru di BSD City yang mampu meningkatkan kualitas hidup sekaligus memperkuat daya tarik kawasan bagi masyarakat Jabodetabek.

Yosua Lestijanto Gunawan, Direktur PT Wisata Sapta Pesona, mengaku sangat antusias akhirnya dapat mengumumkan rumah baru bagi Dairyland di Jabodetabek, yakni di BSD City.

Di sini, pengunjung dari segala usia akan menemukan pengalaman yang tak terlupakan, mulai dari interaksi langsung dengan hewan-hewan ternak, pertunjukan hewan, hingga museum susu interaktif yang menyajikan edukasi tentang dunia peternakan dan produk dairy dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami.

“Berbagai workshop edukatif bertema peternakan dan dairy experience, aktivitas interaktif, serta acara tematik yang berganti sepanjang tahun menjadikan Dairyland Hiera sebagai destinasi yang selalu memberikan kejutan dan alasan untuk terus kembali,” jelasnya. (rn/jh. Foto: Dok. Dairyland)

Strategi Antam Dongkrak Laba Bersih Hingga 106 Persen pada 2025

BusinessUpdate – PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), emiten tambang anggota MIND ID, mememberkan strategi perseroan sehingga laba bersih tahun 2025 melonjak 106% dibandingkan tahun ssbelumnya.

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang digelar pada Rabu (10/6/2026), pemegang saham menyetujui pembagian dividen sebesar Rp5,04 triliun atau 70% dari laba bersih tahun buku 2025 yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk. Sisanya, sebesar Rp2,16 triliun ditetapkan sebagai laba ditahan untuk mendukung pengembangan usaha dan proyek strategis perusahaan.

RUPST juga menyetujui sejumlah agenda strategis lainnya, termasuk perubahan susunan pengurus serta rencana perseroan menerima penugasan pemerintah dalam percepatan hilirisasi nikel dan pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik nasional.

Pada kesempatan itu, manajemen Antam mengungkapkan sejumlah faktor yang menjadi pendorong utama lonjakan laba perseroan sepanjang 2025. Direktur Strategi Korporasi, Pengembangan Usaha, dan Komersial Antam Handi Sutanto mengatakan pertumbuhan laba tersebut ditopang oleh peningkatan produksi dan penjualan komoditas utama, penguatan harga komoditas, serta efisiensi biaya yang dijalankan secara konsisten.

“Kombinasi antara top line, pertumbuhan volume penjualan, baik kuantitas, harga yang rally-nya kuat, dan juga cost efficiency yang kami disiplinkan secara internal,” ujar Handi dalam konferensi pers usai RUPST Antam.

Menurut Handi, bisnis nikel menjadi salah satu penopang utama kinerja perusahaan. Produksi nikel Antam meningkat 62%, sementara penjualannya tumbuh 75% dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan tersebut didorong oleh optimalisasi kegiatan pertambangan dan pemanfaatan rencana kerja yang diperoleh perusahaan, di tengah tingginya kebutuhan bahan baku hilirisasi dalam negeri, khususnya untuk industri stainless steel.

Kinerja serupa juga terjadi pada bisnis bauksit. Antam mencatat peningkatan produksi hingga 112% dan kenaikan penjualan sebesar 157% secara tahunan. Selain itu, bisnis emas tetap menjadi salah satu mesin pertumbuhan perusahaan. Tingginya minat masyarakat terhadap investasi emas turut mendorong peningkatan permintaan domestik.

Berdasarkan hasil RUPST, Antam membukukan laba bersih sebesar Rp7,92 triliun pada 2025 atau naik 106% dibandingkan tahun sebelumnya. Perseroan juga mencatat pendapatan sebesar Rp84,64 triliun atau naik 22% secara tahunan. (pa/jh. Foto: Dok. ANTAM)

Januari-Mei 2026 Commuter Line Basoetta Layani 1.013.574 Pelanggan

BusinessUpdate – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat jumlah pelanggan Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta (Basoetta) periode Januari hingga Mei 2026 meningkat 14,78% secara tahunan menjadi 1.013.574 pelanggan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 883.065 pelanggan.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan peningkatan tersebut menunjukkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan Commuter Line Basoetta sebagai pilihan transportasi yang mampu memberikan kepastian perjalanan di tengah padatnya mobilitas kawasan Jakarta dan sekitarnya.

Menurutnya mobilitas masyarakat terus meningkat dan kebutuhan terhadap transportasi yang dapat diandalkan semakin besar. “Commuter Line Basoetta hadir sebagai pilihan perjalanan yang membantu pelanggan mengatur waktu dengan lebih baik, baik untuk bekerja, berbisnis, maupun melanjutkan perjalanan menggunakan pesawat,” ujar Anne dalam keterangan resmi, Rabu (10/6/2026).

Commuter Line Basoetta menghubungkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang, Banteng dengan pusat Kota Jakarta melalui enam stasiun pemberhentian, yaitu Bandara Soekarno-Hatta, Batu Ceper, Rawa Buaya, Duri, BNI City, dan Manggarai.

Layanan itu memudahkan pelanggan untuk melanjutkan perjalanan ke berbagai kawasan bisnis, pusat pemerintahan, kawasan komersial, hingga jaringan transportasi perkotaan lainnya. “Peran layanan ini semakin penting mengingat Bandara Internasional Soekarno-Hatta merupakan gerbang udara utama Indonesia,” tambah Anne.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan Bandara Internasional Soekarno-Hatta tercatat melayani 34,76 juta penumpang dan 229 ribu pergerakan pesawat sepanjang 2025.

Bandara Soekarno-Hatta juga menjadi pusat penerbangan domestik dan internasional yang menghubungkan Indonesia dengan berbagai kota di dalam maupun luar negeri.

Tingginya aktivitas penerbangan tersebut menjadikan kebutuhan akan transportasi lanjutan yang efisien semakin relevan. Dengan jalur perjalanan yang terpisah dari kepadatan lalu lintas jalan raya, Commuter Line Basoetta memberikan alternatif mobilitas yang lebih terukur bagi masyarakat.

Pelanggan dapat memperkirakan waktu keberangkatan dan kedatangan dengan lebih baik sehingga perjalanan menuju pusat kota maupun menuju bandara dapat berlangsung lebih nyaman.

KAI terus melakukan berbagai upaya peningkatan layanan guna menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus berkembang. Penguatan kualitas pelayanan, peningkatan kenyamanan di stasiun dan selama perjalanan, pengembangan integrasi antarmoda, serta pemanfaatan teknologi digital menjadi bagian dari langkah berkelanjutan yang dilakukan perusahaan.

Anne menambahkan transportasi publik yang andal memiliki kontribusi penting dalam mendukung produktivitas masyarakat dan kelancaran aktivitas ekonomi perkotaan.

“Setiap menit memiliki nilai bagi masyarakat yang beraktivitas. Karena itu, KAI terus berupaya menghadirkan layanan yang membantu pelanggan melakukan perjalanan dengan lebih pasti, nyaman, dan efisien,” ucap Anne. KAI berharap Commuter Line Basoetta dapat terus menjadi pilihan masyarakat untuk menghubungkan bandara dengan pusat Kota Jakarta. (ip/jh. Foto: Dok. KAI)

BCA: Keputusan BI Naikkan Suku Bunga Acuan Merupakan Langkah Strategis

BusinessUpdate – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menilai keputusan Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga acuan (BI-Rate) sebesar 25 bps menjadi 5,50% merupakan langkah strategis untuk merespons dinamika ekonomi global dan pergerakan nilai tukar rupiah.

“Kami melihat keputusan ini merupakan langkah strategis BI dalam merespons dinamika ekonomi global serta pergerakan nilai tukar rupiah,” kata EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn di Jakarta, Rabu (10/6/2026). Perseroan pun akan terus mencermati dampak kebijakan moneter tersebut terhadap kondisi perekonomian dan industri perbankan.

Sebagai informasi, Bank Indonesia melalui Rapat Dewan Gubernur (RDG) mingguan pada Selasa memutuskan menaikkan BI-Rate sebesar 25 bps menjadi 5,50%.

Menurut Hera, BCA secara konsisten memantau perkembangan suku bunga acuan beserta berbagai indikator makro ekonomi lainnya, termasuk potensi risiko, kondisi likuiditas perbankan, serta dinamika pasar yang dipengaruhi faktor permintaan dan penawaran.

Berbagai faktor tersebut menjadi pertimbangan perseroan dalam menjaga keseimbangan antara kecukupan likuiditas dan ekspansi kredit yang sehat. “Secara bersamaan, BCA senantiasa melakukan peninjauan berkala dan memperhatikan tingkat suku bunga kredit pada level yang dapat diterima pasar dan memperhatikan daya beli masyarakat,” jelasnya.

Ke depan, Perseroan akan terus mendorong penyaluran kredit yang berkualitas dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian serta penerapan manajemen risiko yang disiplin. (pa/jh. Foto: Dok. BCA)

GMF Aero Asia Targetkan Raih Laba US$34,47 Juta pada 2026

BusinessUpdate – PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI) menargetkan laba bersih pada 2026 tumbuh menjadi US$34,47 juta, dengan pendapatan ditargetkan sebesar US$542,79 juta.

“Tahun 2026, kami menargetkan pendapatan mencapai US$542,79 juta. EBITDA sebesar US$81,82 juta, dan laba bersih sebesar US$34,47 juta ,” ujar Direktur Keuangan GMF Tri Hartono dalam Public Expose Live 2026 di Jakarta, Rabu (10/6/2026).

Perseroan optimistis tahun ini dapat mempertahankan momentum pertumbuhan melalui penguatan kapabilitas dan kapasitas layanan perawatan, perluasan pasar internasional dan peningkatan kontribusi pelanggan di luar grup dan afiliasi. Kemudian, juga pengembangan bisnis non-commercial aircraft, diversifikasi bisnis aerostructure, serta peningkatan efisiensi dan ketahanan keuangan perusahaan.

“Dengan prospek industri yang positif, berbagai proyek ekspansi strategis, serta disiplin pengelolaan risiko dan likuiditas, GMFI berkomitmen untuk terus menciptakan pertumbuhan yang sehat, berkelanjutan, dan memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan,” jelasnya.

Terkait ekspansi domestik, perseroan memperkuat kerja sama dengan Pelita Air Service di Bandara Pondok Cabe, yang dijadwalkan mulai beroperasi pada Juni 2026, yang mana akan difokuskan untuk perawatan pesawat turbo-propeller ATR dan rotary wing (helikopter Bell-412).

Perseroan juga akan melanjutkan tahapan proyek pengembangan Airspace Park berkolaborasi dengan Kementerian Bappenas dan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB).

Selain itu, juga menangkap peluang dari pemerintah yang berencana melakukan modernisasi alutsista, termasuk memanfaatkan skema offset dari pembelian pesawat militer baru untuk meningkatkan kapabilitas perawatan armada pertahanan domestik.

Sementara untuk ekspansi mancanegara, perseroan menyatakan akan melalui operasional fasilitas hanggar baru dengan skema joint venture untuk bisnis di kawasan Timur Tengah.

Pada kuartal I-/2026, GMF Aero Asia membukukan pendapatan senilai US$114,94 juta, atau tumbuh 20,53% secara tahunan (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Seiring dengan itu, perseroan mencatatkan laba tahun berjalan senilai US$6,76 juta atau tumbuh 78,28% yoy.

“Pertumbuhan tersebut merupakan hasil dari strategi ekspansi pasar, peningkatan kualitas dan kapasitas layanan, serta optimalisasi operasional yang didukung implementasi program perbaikan berkelanjutan (continuous improvement),” jelas Tri. (rn/jh. Foto: Dok. GMFI)

Layanan Cicil Emas BSI Meroket 97,90 Persen Capai Rp16,93 Triliun

BusinessUpdate – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) mencatat layanan cicil emas hingga April 2026 tumbuh 97,90% secara tahunan (year on year/yoy) mencapai Rp16,93 triliun. Layanan cicil emas diminati oleh semua kalangan mulai dari generasi Z, milenial, maupun generasi baby boomers.

Menurut perseroan, peningkatan tersebut menunjukkan bahwa semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya diversifikasi investasi serta melihat emas sebagai alternatif instrumen yang aman untuk mencapai tujuan keuangan jangka menengah maupun panjang.

“Emas masih memiliki daya tarik bagi masyarakat yang ingin melakukan investasi syariah di instrumen yang aman dan diyakini tahan terhadap inflasi. Potensi inilah yang kami garap untuk memperluas jangkauan nasabah emas BSI,” kata Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (10/6/2026).

Perseroan mencatat layanan cicil emas diminati oleh masyarakat karena didorong berbagai faktor di antaranya jangka waktu yang bisa dipilih, angsuran yang disesuaikan, serta logam mulia ANTAM & BSI Gold menjadi daya tarik nasabah.

Anton menjelaskan, emas bisa jadi aset untuk kebutuhan mendesak atau jangka panjang seperti biaya sekolah, pergi haji maupun buat anak-anak muda persiapan pernikahan. Untuk itu, BSI menyiapkan berbagai ukuran gramase emas logam mulia mulai dari 5 gram emas hingga 100 gram.

Untuk memperkuat ekosistem emas, BSI sebagai bank bullion juga bekerja sama dengan ANTAM terkait pasokan stok emas. Menurut perseroan, kerja sama ini bukan sekadar kelanjutan, melainkan ekspansi agresif dari sinergi yang sudah terbangun dalam kurun waktu lebih dari 10 tahun.

Langkah ini juga menjadi bukti keseriusan mendorong Asta Cita Pemerintah melalui monetisasi emas dan ekosistem emas yang berkelanjutan.

Selama 2025, BSI menyerap lebih dari 60% porsi penjualan emas ANTAM pada kategori pihak berelasi. Secara total keseluruhan penjualan emas ANTAM, BSI menyerap sekitar 11%.

BSI dan ANTAM telah menyepakati untuk meningkatkan kolaborasi mencakup perdagangan emas fisik Logam Mulia (LM) melalui akses digital, penguatan distribusi ritel, hingga sinergi pemasaran, literasi, dan edukasi investasi emas kepada masyarakat. (pa/jh. Foto: Dok. BSI)

Pramono Beberkan Alasan Tarif Transjabodetabek Harus Disesuaikan

BusinessUpdate – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkap sejumlah alasan mengapa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta ingin melakukan penyesuaian tarif Transjabodetabek. Salah satunya, beban subsidi layanan Transjabodetabek terus membengkak.

Besarnya subsidi itu tidak hanya disebabkan oleh tarif yang murah, tetapi juga karena Pemprov DKI turut menanggung biaya perawatan halte-halte yang berada di luar wilayah Jakarta.

“Dan memang sekarang ini kenapa subsidinya juga menjadi besar? Hampir semua halte yang bukan di wilayah Jakarta pun kita harus yang merawat. Itulah yang menjadi penyebab kemudian kenapa akan ada penyesuaian,” ujar Pramono di Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (10/6/2026).

Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan Pemprov DKI untuk melakukan penyesuaian tarif pada sejumlah rute Transjabodetabek. Namun, ia memastikan subsidi untuk layanan yang menghubungkan Jakarta dengan wilayah penyangga itu tidak akan dihapus. “Enggak mungkin tidak disubsidi, pasti tetap akan disubsidi. Tetapi yang jelas bahwa akan ada beberapa penyesuaian yang diperlukan,” ujarnya.

Ia mencontohkan rute Transjabodetabek Blok M–Bandara Soekarno-Hatta yang saat ini masih bertarif Rp3.500. Menurutnya, tarif tersebut sangat murah jika dibandingkan dengan moda transportasi lain menuju bandara.

“Blok M ke Soekarno-Hatta kan sekarang Rp3.500. Koper juga bisa naik ke bus. Bahkan dibandingkan dengan Damri yang paling murah kan Rp80.000, taksi rata-rata Rp200.000. Kalau kemudian (tetap) Rp3.500, untuk parkir di Soekarno-Hatta saja tidak cukup, maka yang begitulah akan ada penyesuaian,” kata Pramono.

Meski akan ada penyesuaian tarif, Pramono menegaskan kebijakan tersebut akan dihitung secara matang agar tidak membuat masyarakat kembali beralih menggunakan kendaraan pribadi. Menurutnya, transportasi umum memiliki peran penting dalam mengurangi kemacetan Jakarta, mengingat jutaan warga dari daerah penyangga setiap hari beraktivitas ke Ibu Kota.

“Prinsipnya, pasti saya mempertimbangkan dengan sungguh-sungguh tidak membuat orang kemudian beralih kepada kendaraan pribadi kembali,” ujarnya. Ia mengatakan, Pemprov DKI justru berencana menambah layanan transportasi umum agar semakin banyak masyarakat yang terbiasa menggunakan angkutan publik. (ip/jh. Foto: Dok. Transjakarta)