HomeEVENTPenerapan AI dan Blockchain untuk Meningkatkan Daya Saing Bisnis

Penerapan AI dan Blockchain untuk Meningkatkan Daya Saing Bisnis

BusinessUpdate – Penerapan teknologi Artificial Intelligence (AI) dan Blockchain di dalam perusahaan atau organisasi mampu meningkatkan daya saing organisasi dan bisnis.

Demikian garis merah dari seminar sehari bertema “Aplikasi AI & Blockchain untuk Peningkatan Daya Saing Organisasi dan Bisnis” yang diselenggarakan di Hotel Aryaduta Menteng, Jakarta pada Selasa (30/1/2024)

Seminar yang diselenggarakan oleh Center for Leadership Development & Innovation (MSE Group) itu menghadirkan 2 pembicara. Mereka adalah Prof. Dr. Ir. Yandra Arkeman., M.Eng. Ia adalah Guru Besar IPB, Ketua Tim Peneliti Blockchain, Robotics, and Artificial Intelligence Network (BRAIN) IPB, serta Anggota Kehormatan (Ahli) Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI).

Sedangkan pembicara kedua adalah Prasetyo Mimboro, Kepala Sub Bagian Sistem Informasi dan GIS/RS PTPN III Holding. Ia membahas mengenai penerapan aplikasi Artificial Intelligence (AI) di Perkebunan Nusantara III (Persero).

Dalam paparannya, Yandra menjelaskan bagaimana teknologi AI dapat meningkatkan kinerja perusahaan dalam berbagai bidang. Misalnya, terkait dengan rantai pasok, bagaimana teknologi AI dan Blockchain dapat menyederhanakan operasi rantai pasok, meningkatkan transparansi, dan mengurangi biaya.

Sementara itu, divisi Sumber Daya Manusia (SDM) dapat memanfaatkan AI untuk akuisisi, pengelolaan, dan manajemen kinerja dan bakat. Blockchain untuk memverifikasi kredensial dan meningkatkan kepercayaan.

Untuk memantau dampak lingkungan pun bisa memakai teknologi tersebut. AI dapat memantau dan mengoptimalkan konsumsi sumber daya, sedangkan Blockchain untuk pelaporan dan akuntabilitas yang transparan.

Adapun, di bidang keuangan, manajemen dapat mengeksplorasi integrasi AI dan Blockchain dalam sistem keuangan untuk meningkatkan keamanan, transparansi, dan efisiensi. Juga untuk menganalisis potensi keuangan terdesentralisasi yang didukung oleh Blockchain dan analisis prediktif berbasis AI untuk strategi investasi.

Di bidang pemasaran, AI bisa dipakai untuk menyusun strategi pemasaran yang dipersonalisasi, segmentasi pelanggan, dan analisis prediktif. Sedang, Blockchain untuk pengelolaan data pelanggan, program loyalitas, dan keaslian label yang transparan dan aman.

Dedeng Hidayat, Direktur HC dan Administrasi PLN Energi Primer Indonesia, mengatakan seminar ini menambah wawasan tentang AI dan Blockchain

“Penjelasan dari Prof. Yandra tentang  AI sederhana dan mudah dipahami. Juga penjelasan Prasetyo mengenai penerapan AI di Perkebunan Nusantara nantinya bisa kami terapkan di perusahaan kami. Model-modelnya bisa diaplikasikan,” ujar Dedeng. (ip/jh)

Must Read