BusinessUpdate – PT Hyundai LG Indonesia (HLI) Green Power, pabrik sel baterai hasil kongsi Hyundai dan LG Energy Solution, mampu memproduksi sebanyak 120.000 sel baterai kendaraan listrik (electric vehicle/EV) per hari.
Sel baterai tersebut mayoritas diekspor ke Korea Selatan, sedangkan 2% untuk kebutuhan domestik. “Ekspor kami sebanyak 98% untuk Hyundai Motor Company Korea Selatan dan Kia. Sementara untuk domestik 2% untuk PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia [HMMI],” ujar Professional Cell Technology Team PT HLI Green Power, Ubaidah Jarrah di Pabrik Baterai HLI, Karawang, Jawa Barat, Rabu (14/5/2025).
Untuk kebutuhan domestik, sel baterai yang diproduksi di pabrik HLI tersebut digunakan untuk mobil listrik Hyundai Kona Electric. Ia mengatakan, untuk satu unit Hyundai Kona Electric membutuhkan sebanyak 216 sel baterai.
Sebagai informasi, pabrik yang berdiri di atas areal seluas 319.000 meter persegi tersebut memiliki kapasitas produksi 10 GWh sel baterai dalam setahun dan cukup untuk memasok baterai 150.000 unit mobil listrik.
Ke depannya, perseroan berencana untuk menambah kapasitas produksi hingga 20 gigawatt hour (GWh), yang dimulai pembangunannya pada tahun ini. Sejak dibangun pertama kali pada 2021, pabrik HLI Green Power di Karawang ini menelan investasi Rp13,5 triliun.
Pabrik tersebut merupakan pabrik sel baterai EV pertama dan terbesar di Asia Tenggara dan telah beroperasi sejak Juli 2024. Perusahaan akan menambah investasi sebesar US$2,1 miliar atau setara Rp34,85 triliun mulai tahun ini. (pa/jh. Foto: Dok. Antara)


