BusinessUpdate – Perum LPPNPI (AirNav Indonesia) memaparkan keunggulannya dalam pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang cemerlang pada sesi Wawancara Penjurian Indonesia Human Capital Brilliance Awards (IHCBA) 2025, Jumat (12/12/2025).
Dalam penjurian tersebut, delegasi AirNav Indonesia yang hadir yakni Didiet KS Radityo selaku Direktur SDM dan Umum.
Didiet memaparkan dalam pengelolaan SDM yang kokoh dibentuk atas Strategic Pillar of HC Management. Semua pilar ini berlandaskan pada nilai inti perusahaan (core values) yang menjadi fondasi dan panduan bagi setiap inisiatif SDM, yang meliputi:
- Employee and Industrial Relations. Mewujudkan hubungan kerja yang harmonis, adil, dan sesuai regulasi.
- Compensation and Benefit Management Prinsip & proses pengelolaan imbal jasa.
- Performance Management berfokus pada pengelolaan kinerja berkelanjutan.
- Leadership Development and Succession berfokus pada pembangunan kepemimpinan yang terstruktur dan berkelanjutan.
- Organization Design and Culture Penataan struktur organisasi yang selaras dengan strategi bisnis, serta pembangunan budaya kerja yang unggul.
- Workforce Planning and Talent Acquisition Strategi sistematis & proaktif untuk menyelaraskan kapabilitas tenaga kerja dengan kebutuhan organisasi, dalam rangka mencapai target bisnis.
- Learning and Capability Development berfokus pada membangun ekosistem pembelajaran berkelanjutan.
- Talent and Career Management Proses mengidentifikasi, mengembangkan, & mempertahankan talenta, serta arah karier yang jelas & terencana.
Pilar-pilar strategis Manajemen Human Capital (HC) secara keseluruhan bertujuan untuk menciptakan dan mengelola tenaga kerja yang berdaya saing dan memiliki produktivitas tinggi.
Terakhir dalam penutup penjurian, Didiet menyampaikan, “Semua dewan juri bagus. Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh juri sangat sesuai dengan konteks yang sedang dinilai dan khusus untuk IHCBA ini menurut saya tingkat kesulitan untuk menjelaskan dan memaparkan materi memang lebih tinggi dibandingkan dengan dua ajang lainnya yang pernah saya ikuti sebelumnya. Hal yang sangat positif juga terkait alokasi waktu yang diberikan jauh lebih memadai berbeda dengan ajang lain yang sangat dibatasi oleh waktu, dalam penjurian IHCBA kali ini, semua juri diberi waktu yang cukup untuk mengelaborasi pertanyaan dan menggali informasi lebih dalam.” (kiy)


