BusinessUpdate – Dewan Juri Indonesia Human Capital Brilliance Award 2023 sudah mulai melakukan penilaian pada ajang penghargaan dalam bidang sumber daya manusia (SDM) ini. Pada Kamis (10/8/2023) Dewan Juri melakukan penilaian terhadap PT Brantas Abipraya (Persero).
Tim dari PT Brantas Abipraya yang menghadiri penilaian dari Dewan Juri, diantaranya adalah Tumpang Muhammad (Direktur SDM dan Umum), Ari Hariadi Suryana, dan Dinda Ayuthia Rinanda. Berikut profil ringkas PT Brantas Abipraya.
PT Brantas Abipraya (Persero), biasa disebut Abipraya, didirikan pada 12 November 1980 di Malang, Jawa Timur. Pendirian Perseroan diawali dari Proyek Perluasan Wilayah Sungai Brantas yang dikenal dengan Proyek Brantas. Inisiatif ini pertama kali digagas oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Ketenagalistrikan, Ir. Sutami. Ide ini muncul ketika ia mengunjungi Proyek Karangates dan Selorejo pada tahun 1970.
Seiring dengan kapabilitasnya, Abipraya memperluas kegiatan usahanya dengan membangun jalan dan jembatan, infrastruktur transportasi (darat, laut dan udara) seperti pelabuhan dan bandara, listrik, gedung, sehingga Abipraya berkembang menjadi kontraktor umum.
Pada 2011, kegiatan usaha diperluas menjadi konstruksi, industri, perdagangan, dan jasa melalui pembentukan anak perusahaan Abipraya, PT Brantas Energi. Abipraya optimistis Brantas Energi dapat berkembang dan tumbuh sebagai pengembang PLTA terkemuka di Indonesia, serta mendukung program pembangunan pembangkit listrik 35.000 MW yang baru dan terbarukan.
Mengikuti perkembangan bisnis Perseroan, pada 2019, Perseroan memiliki dua unit fasilitas Beton Pracetak yang berlokasi di Gempol dan Subang yang memproduksi beberapa jenis beton, yaitu corrugated concrete sheet pile, flat prestress concrete sheet pile, girder dan ditch. Pendirian pabrik beton dimaksudkan untuk mendiversifikasi bisnis perseroan dan melayani kebutuhan produk beton untuk proyek-proyek yang sedang dikerjakan Perseroan.
Saat ini Brantas Abipraya memiliki tiga Divisi Operasi. Yaitu Divisi Operasi 1 yang fokus pada Bangunan, Divisi Operasi 2 yang fokus pada pengembangan Sumber Daya Air, dan Divisi Operasi 3 yang fokus pada pembangunan Jalan dan Jembatan. Selain itu, Perseroan juga memiliki dua penunjang bisnis yaitu Abipraya Properti untuk bisnis properti, Abipraya Peralatan dan Precast untuk memenuhi bisnis alat berat dan untuk melayani kebutuhan produk beton.
Abipraya mengadopsi standar ‘praktik terbaik’ baik secara nasional maupun internasional dalam menjalankan operasinya. Standar ini mencakup sistem manajemen mutu, sistem manajemen lingkungan, dan sistem manajemen keselamatan dan kerja (K3). Sistem pengelolaan diterapkan dalam operasi sehari-hari dan penerapannya akan diverifikasi oleh pihak eksternal.
Untuk memenangkan persaingan di industri konstruksi, Abipraya juga mengambil langkah strategis dengan terus meningkatkan pengembangan Sumber Daya Manusia untuk memenuhi tuntutan dunia industri yang terus berkembang. Perseroan memandang bahwa Sumber Daya Manusia bukan hanya aset perseroan tetapi juga Sumber Daya Manusia, Investasi serta Mitra Strategis yang berperan penting dalam mengoptimalkan pertumbuhan bisnis.
Pada 2023, terdapat penyesuaian terhadap fokus bisnis, di mana perusahaan fokus pada bidang konstruksi, energi dan Investasi. Sementara manajemen juga menargetkan Brantas Abipraya menjadi Living & Green Company.
Untuk menyesuaikan terhadap fokus bisnis, maka manajemen membuat rencana strategis dalam bidang SDM, pengembangan dan pembelajaran, sistem integrated talent management, sistem remunerasi berbasis kinerja, digitalisasi teknologi dan analisis SDM, serta employee branding.
Terkait dengan pengembangan SDM, sejumlah inisiatif sudah dilakukan oleh Divisi SDM. Diantaranya pembuatan model kompetensi yang menjadi dasar dalam proses rekrutmen, pengembangan pegawai dan penetapan talent perusahaan. Kemudian, Knowledge Management yang menjadi media sharing on excellence dan media pembelajaran insan Abipraya juga media pembelajaran di bidang engineering dan media peningkatan daya saing perusahaan.
Di samping itu, manajemen menyediakan program pembelajaran dan pengembangan yang dapat mendukung dan mendorong kinerja usaha perusahaan dalam jangka panjang. Juga, menyiapkan pemimpin-pemimpin perusahaan dalam mendorong kinerja perusahaan.
Berbagai upaya yang dilakukan oleh Divisi SDM diharapkan bisa melahirkan insan-insan Abipraya yang berpengetahuan luas, mudah menyesuaikan dan berakhlak mulia sehingga dapat meningkatkan kinerja perseroan. (jh)


