BusinessUpdate – Dewan Juri Indonesia Human Capital Brilliance Award (IHCBA) 2023 sudah mulai melakukan penilaian pada ajang penghargaan dalam bidang sumber daya manusia (SDM) ini. Pada Jumat (18/8/2023) Dewan Juri melakukan penilaian terhadap PT Penjaminan Jamkrindo Syariah (Persero) atau disingkat Jamsyar. Berikut profil singkat PT Penjaminan Jamkrindo Syariah.
Perum Jamkrindo (sekarang namanya PT Jamkrindo) mendirikan PT Penjaminan Jamkrindo Syariah (disingkat Jamsyar) pada tanggal 19 September 2014. Setelah mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia melalui Keputusan Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-134/D.05/2014 maka PT. Penjaminan Jamkrindo Syariah (disingkat Jamsyar) resmi beroperasi pada 7 November 2014.
Sebagai anak perusahaan BUMN, Jamsyar juga menerapkan budaya AKHLAK, yaitu amanah, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif. Namun, nilai tersebut dielaborasi ke dalam panduan perilaku diselaraskan dengan nilai-nilai syariah sehingga menjadi Progresif.
Progresif singkatan dari Profesional, Gesit, Responsif, Syar’i, dan Inovatif. Profesional sama artinya dengan kompeten dan loyal, Gesit identik dengan adaptif, Responsif sama artinya dengan harmonis dan kolaboratif, Syar’i sama dengan amanah, serta Inisiatif memiliki makna adaptif. Jadi istilah AKHLAK dan Progresif memiliki makna yang sama.
Dengan produk dan jasa layanan keuangan syariah yang terus berkembang, perusahaan penjaminan harus mampu memenuhi kebutuhan melalui produk-produk penjaminan sesuai kebutuhan pasar. Jamsyar siap menjembatani entitas bisnis berbasis syariah, mengakses pembiayaan pada Lembaga Keuangan Syariah dan menyediakan produk-produk sesuai dengan kebutuhan pasar.
Mengingat potensi bisnis syariah terus berkembang dengan dukungan kemajuan teknologi informasi maka inovasi produk terbuka luas. Untuk menangkap potensi tersebut, manajemen Jamsyar melakukan pengembangan organisasi sesuai kebutuhan, memanfaatkan teknologi informasi dalam mengelola sumber daya manusia (SDM), serta perbaikan manajemen dalam pemberian benefit dan kompensasi. Langkah-langkah itu diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pegawai.
Guna mendapatkan pemimpin Jamsyar yang berkualitas, manajemen menetapkan sistem kompensasi dan benefit, penilaian kinerja, dan promosi berdasarkan key performance indicator (KPI) yang terukur dan obyektif, menyediakan jenjang karir yang terbuka luas, menyediakan program belajar yang memberikan kesempatan kepada seluruh karyawan untuk memperluas wawasan, serta menciptakan iklim kerja yang nyaman dan kondusif.
Sementara itu, untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan karyawan, perusahaan menggelar seminar atau workshop, sharing session, penugasan dalam tim, serta penerapan knowledge management. Adapun komposisi training dan pelatihan formal sebanyak 10%, mentoring 20%, dan penugasan 70%.
Di samping membangun SDM yang berkualitas, Jamsyar juga menjalankan tanggung jawab sosial lingkungan (TJSL) atau CSR kepada masyarakat. Perusahaan memberikan bantuan kepada masyarakat kurang mampu, merenovasi mushola dan masjid, membagikan Al Quran, khitan massal, hibah untuk mahasiswa maupun membantu perlengkapan masjid di sejumlah kota. Semua dana CSR berasal dari perusahaan dan dilaksanakan oleh karyawan Jamsyar atau bekerja sama dengan pihak ketiga.
Melalui pengembangkan dan peningkatan SDM yang berkualitas, Jamsyar berharap kinerja perseroan terus meningkat seiring dengan semakin berkembangnya bisnis syariah di Indonesia. (jh)


