Home Blog Page 39

Petrokimia Gresik Dukung Pengembangan Bawang Merah Unggulan Nganjuk

BusinesUpdate – PT Petrokimia Gresik (Persero), anggota holding PT Pupuk Indonesia (Persero), memperkuat dukungannya terhadap pengembangan bawang merah unggulan Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, melalui program “Pestani Bawang Merah Nyawiji”.

Menurut Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik, Adityo Wibowo produktivitas bawang merah mencapai 20 ton per hektar, meningkat hingga 12% dibandingkan panen sebelumnya sebesar 18 ton per hektar. Adapun, bawang merah merupakan salah satu komoditas hortikultura strategis yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan dekat dengan kebutuhan masyarakat.

“Oleh karena itu, peningkatan produktivitas dan kualitas komoditas ini menjadi penting, tidak hanya untuk meningkatkan kesejahteraan petani, tetapi juga dalam menjaga ketersediaan pangan,” ujar Adityo dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (9/9/2026).

Ia menambahkan, Jawa Timur memiliki peran strategis dalam produksi bawang merah nasional. Pada 2024, produksi bawang merah di Jatim mencapai 476.666 ton dari luas panen sekitar 53.681 hektar. Sementara itu, produksi bawang merah nasional mencapai 2.085.721 ton dengan luas panen 188.561 hektar.

Kabupaten Nganjuk menjadi salah satu sentra utama bawang merah, dan potensi tersebut semakin kuat dengan keberadaan varietas lokal unggulan Tajuk atau Tanaman Asli Nganjuk yang dikenal memiliki kualitas umbi unggul, warna menarik, ukuran seragam, serta daya simpan yang baik.

Nganjuk menempati posisi kedua nasional dari sisi produksi bawang merah, sementara varietas Tajuk menempati posisi nomor satu nasional sebagai benih bawang merah.

Oleh karena itu, melalui program Pestani, pihaknya menghadirkan ruang bagi para petani untuk belajar, berbagi pengalaman, membangun kolaborasi, sekaligus menunjukkan praktik budi daya terbaik pada komoditas unggulan daerah. “Semangat tersebut kita bawa melalui Pestani Bawang Merah Nyawiji di Kabupaten Nganjuk dengan mengangkat varietas lokal unggulan, yakni Tajuk,” tambahnya.

Pestani Bawang Merah Nyawiji diikuti 120 petani dari enam kecamatan, yaitu Wilangan, Bagor, Rejoso, Nganjuk, Sukomoro, dan Gondang. Rangkaian program berlangsung sejak Maret hingga September 2026 melalui kompetisi budi daya bawang merah secara langsung di lapangan.

Melalui kompetisi tersebut, petani didorong untuk menerapkan praktik budi daya secara lebih optimal, sekaligus menghasilkan bawang merah dengan kualitas yang semakin baik.

Hasil penerapan budi daya tersebut salah satunya ditunjukkan melalui demplot Pestani Bawang Merah Nyawiji. Produktivitas bawang merah pada demplot mencapai 20 ton per hektar, meningkat 11 – 12% dibandingkan panen sebelumnya sebesar 18 ton per hektar.

“Capaian ini menunjukkan bahwa penerapan budi daya yang tepat, pemenuhan nutrisi tanaman secara optimal, serta pendampingan yang konsisten memiliki potensi memberikan hasil yang lebih baik bagi petani. Praktik-praktik terbaik seperti inilah yang ingin terus kami kembangkan dan sebarkan melalui Pestani,” ujar Adityo. (pa/jh. Foto: Dok. Kompas)

Cek Antrean SPKLU Bisa Lewat Aplikasi PLN Mobile

BusinessUpdate – PT PLN (Persero) menyatakan pengecekan antrean Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) bisa melalui aplikasi PLN Mobile dengan menggunakan fitur AntreEV.

“Seiring bertambahnya pengguna kendaraan listrik, kebutuhan terhadap layanan SPKLU yang mudah dan praktis juga semakin besar. Karena itu, PLN tidak hanya menambah infrastruktur, tetapi juga menghadirkan layanan digital yang membantu pelanggan mendapatkan kepastian saat akan mengisi daya,” tutur Executive Vice President Komunikasi Korporat & TJSL PLN Gregorius Adi Trianto dalam keterangan resminya, Rabu (9/9/2026).

Gregorius mengatakan pengembangan fitur AntreEV merupakan bagian dari upaya PLN menghadirkan layanan digital yang menyesuaikan kebutuhan pengguna kendaraan listrik. Dengan AntreEV, pelanggan dapat mengetahui kondisi antrean SPKLU sebelum menentukan lokasi pengisian daya.

Setelah tiba di SPKLU yang dipilih, pelanggan dapat mengambil antrean dan memantau nomor antrean serta estimasi waktu tunggu melalui PLN Mobile hingga tiba giliran untuk melakukan pengisian daya. Kehadiran fitur ini memberikan kemudahan dan kepastian bagi pelanggan dalam menggunakan layanan SPKLU.

PLN juga mengimbau pengguna kendaraan listrik untuk bersama-sama menjaga ketertiban di SPKLU. Pengguna diharapkan mengikuti antrean sesuai urutan dalam sistem, memarkirkan kendaraan dengan rapi di area yang telah disediakan, menggunakan fasilitas SPKLU secara bijak, serta segera memindahkan kendaraan setelah proses pengisian daya selesai.

“Kami mengajak seluruh pengguna untuk bersama-sama menjaga ketertiban di SPKLU. Dengan begitu, fasilitas yang ada dapat dimanfaatkan secara optimal dan setiap pengguna bisa mendapatkan pengalaman pengisian daya yang nyaman,” tutup Gregorius. (rn/jh. Foto: Dok. PLN)

PIS Gandeng NGO Konservasi Indonesia Lindungi Paus Hiu dari Tabrakan Kapal

BusinessUpdate – PT Pertamina International Shipping (PIS) bersama NGO Konservasi Indonesia memanfaatkan teknologi satellite tag untuk memantau pergerakan hiu paus serta mengurangi risiko tabrakan dengan kapal di perairan Kepulauan Derawan, Kalimantan Timur.

Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen PIS dalam mendorong pelayaran berkelanjutan dengan tetap memperhatikan perlindungan keanekaragaman hayati laut. Hiu paus merupakan salah satu megafauna laut yang hidup berdampingan dengan masyarakat pesisir dan memiliki peran dalam menjaga keseimbangan ekosistem.

“PIS mengoptimalkan pelayaran berkelanjutan dan menjaga keanekaragaman hayati, terutama ekosistem laut, sehingga bisnis dan lingkungan dapat berjalan secara harmonis dan lestari untuk masa depan,” ujar Pjs. Corporate Secretary PIS Vega Pita dalam keterangan resmi pada Rabu (9/9/2026).

Hiu paus saat ini menghadapi berbagai ancaman, salah satunya risiko tertabrak kapal yang melintas di wilayah habitat dan jalur migrasinya. Spesies tersebut berstatus Endangered atau terancam punah berdasarkan International Union for Conservation of Nature (IUCN), dengan populasi global disebut telah mengalami penurunan lebih dari 50%.

Dengan tingkat reproduksi yang lambat, para ahli memperkirakan dibutuhkan hingga 100 tahun untuk memulihkan populasi hiu paus ke kondisi ideal. Sebagai salah satu negara yang menjadi habitat penting hiu paus di dunia, Indonesia memiliki peran strategis dalam menjaga kelestariannya.

Melalui program Whaleshark Tagging yang diinisiasi PIS bersama Konservasi Indonesia, satellite tag dipasang pada hiu paus untuk memperoleh informasi mengenai pola pergerakan dan habitat penting satwa tersebut.

Focal Species Conservation Senior Manager Konservasi Indonesia Iqbal Herwata mengatakan data pergerakan hiu paus dapat menjadi dasar untuk menentukan langkah mitigasi terhadap potensi interaksi dengan kapal.

“Pemasangan satellite tag dapat memberikan kita informasi pergerakan hiu paus sehingga mitigasi dapat dilakukan sebelum risiko tabrakan dengan kapal menjadi tidak teridentifikasi dan membahayakan bagi hiu paus,” ujar Iqbal.

Selain teknologi, upaya perlindungan juga dilakukan dengan meningkatkan pemahaman dan kapasitas pelaut mengenai habitat serta jalur pergerakan hiu paus. Informasi tersebut diharapkan membantu pelaut meningkatkan kewaspadaan ketika melewati wilayah yang menjadi habitat spesies tersebut.

Pelaut kapal PIS Capt. Marsel Williem mengatakan informasi mengenai keberadaan hiu paus penting bagi pelaut agar dapat lebih berhati-hati ketika melintasi kawasan yang memiliki potensi interaksi dengan satwa. Menurutnya, kolaborasi antara perusahaan, peneliti, dan pelaut dapat mendukung keselamatan pelayaran sekaligus menjaga keberlangsungan ekosistem laut.

Menurut Vega, konservasi hiu paus merupakan contoh bagaimana dunia usaha dapat menjadi bagian dari solusi terhadap tantangan lingkungan melalui kolaborasi dan inovasi. (pa/jh. Foto: Dok. PIS)

Laba Bersih Bank Jatim pada Semester I/2026 Capai Rp802 Miliar

default

BusinessUpdate – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM) atau Bank Jatim membukukan laba bersih sebesar Rp802 miliar per Juli 2026, tumbuh 1,76% secara tahunan (yoy). Sedangkan, realisasi penyaluran kredit senilai Rp66,4 triliun, terkontraksi sebesar 2,6% yoy.

“Di tengah strategi rebalancing bisnis dan kondisi perekonomian yang menantang, Bank Jatim tetap mampu mencatat laba bersih sebesar Rp802 miliar, tumbuh 1,76% yoy,” kata Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo dalam Public Expose Live 2026 (Pubex Live 2026) secara daring di Jakarta, Rabu (9/9/2026).

Ia mengatakan kondisi daya beli dan permintaan kredit yang masih konservatif membuat Bank Jatim menerapkan strategi penyaluran kredit secara lebih selektif dengan mengutamakan kualitas aset.

“Segmen konsumtif, khususnya, kredit berbasis payroll, masih menunjukkan prospek pertumbuhan yang positif. Oleh karena itu, kami terus mengembangkan layanan yang dapat meningkatkan nilai tambah bagi nasabah sekaligus memperkuat pangsa pasar,” jelasnya.

Adapun, total aset Bank Jatim pada periode tersebut mencapai Rp98 triliun. Menurut Winardi, dana pihak ketiga (DPK) mengalami kontraksi akibat berkurangnya Transfer ke Daerah (TKD). Untuk menghadapi kontraksi itu, Bank Jatim terus memperkuat sumber dana murah dari masyarakat.

Strategi tersebut dilakukan melalui peningkatan transactional banking, ekspansi layanan digital JConnect Mobile, program pemasaran yang bersifat seasonal (musiman), serta pengembangan ekosistem dengan berbagai business partner. Bank Jatim juga memperluas akses layanan melalui pengembangan Agen Laku Pandai serta penambahan jaringan ATM dan CRM.

Penguatan ekosistem digital menjadi salah satu strategi utama bank untuk meningkatkan utilitas layanan, memperluas akuisisi nasabah, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap sumber dana tertentu. “Kami ingin menjadikan ekosistem yang sudah kuat sebagai entry point untuk menangkap peluang pasar baru,” ujarnya.

Memasuki semester II, Bank Jatim akan terus melakukan penguatan fundamental dengan menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan kualitas aset.

Fokus perusahaan mencakup optimalisasi likuiditas, peningkatan dana murah, penguatan transaksi digital, ekspansi bisnis berbasis ekosistem, penyaluran kredit yang selektif, pengendalian kualitas aset, serta penguatan sinergi bersama anggota Kelompok Usaha Bank (KUB).

“Kami optimistis berbagai strategi yang telah disiapkan dapat membuka peluang pertumbuhan baru dan membawa Bank Jatim mencapai kinerja yang melampaui target,” tutupnya. (ip/jh. Foto: Dok. Bank Jatim)

Produksi Migas MedcoEnergi Semester I/2026 Naik 19 Persen

BusinessUpdate – PT Medco Energi Internasional Tbk (MedcoEnergi) mencatatkan produksi minyak dan gas (migas) mencapai 170 mboepd (thousand barrel oil equivalent per day) pada semester I/2026, naik 19% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

“Gas mencapai sekitar 72% dari total produksi, sejalan dengan pertumbuhan permintaan gas regional,” kata Direktur dan Chief Operating Officer MedcoEnergi Amri Siahaan dalam paparan publik (public expose) yang digelar secara daring di Jakarta, Rabu (9/9/2026).

Perseroan mempertahankan panduan 2026 untuk produksi minyak dan sebesar 165–170 mboepd dan belanja modal minyak dan gas sebesar US$415 juta.

Pada kuartal I/2026, MedcoEnergi membukukan pendapatan sebesar US$668,3 juta, meningkat 19,2% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara, EBITDA naik 5,7% menjadi US$351,1 juta, laba bersih meningkat 282,3% menjadi US$67,4 juta.

“Kami tetap fokus pada pencapaian target operasional, disiplin biaya dan pengelolaan neraca yang sehat. Kami akan terus mengembangkan aset-aset inti dan menjalankan pertumbuhan secara disiplin untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemegang saham dan pemangku kepentingan,” jelas Amri.

Di bisnis ketenagalistrikan, Medco Power mencatat penjualan listrik sebesar 2.323 GWh pada semester I/2026, meningkat 16,5% secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya dan sejalan dengan panduan 2026 sebesar 4.550 GWh. Porsi kapasitas terpasang energi terbarukan mencapai 26%, dan tetap berada pada kisaran target jangka panjang perusahaan.

Amri mengatakan, MedcoEnergi mempertahankan momentum pertumbuhan melalui disiplin operasional atas eksekusi proyek-proyek utama yang mendukung produksi saat ini sekaligus memperkuat basis pertumbuhan masa depan.

Senoro Phase 2A telah beroperasi penuh pada Juni 2026, Bualuang Renewal Plan Phase I mulai berproduksi pada kuartal II/2026, sementara pengembangan Sakakemang terus berjalan menuju produksi gas pertama yang ditargetkan pada kuartal III/2027. (pa/jh. Foto: Dok. MedcoEnergi)

PepsiCo Kembangkan Kentang Industri Lokal untuk Bahan Baku Keripik Lay’s

BusinessUpdate – PepsiCo Indonesia mengembangkan kentang industri lokal di Kabupaten Garut, Jawa Barat, untuk menjadi salah satu bahan baku produksi keripik kentang Lay’s di pabrik PepsiCo Indonesia di Cikarang, Jawa Barat. Langkah ini memperkuat keterhubungan rantai pasok dari petani di tingkat hulu hingga industri pengolahan di hilir.

“Hasil panen kentang industri dari program ini nantinya akan diproduksi menjadi keripik kentang Lay’s di pabrik makanan ringan PepsiCo Indonesia di Cikarang, Jawa Barat,” kata Director of Supply Chain PepsiCo Indonesia Ayok Nugroho dalam keterangannya, Rabu (9/9/2026).

Ia berharap, melalui program pengembangan petani kentang industri ini, PepsiCo Indonesia dapat menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi petani lokal dan masyarakat sekitar.

Pengembangan kentang industri tersebut menjadi bagian dari upaya PepsiCo Indonesia membangun ekosistem pertanian kentang industri di Jawa Barat. Program tersebut telah dimulai sejak 2024 dan dilanjutkan dengan penanaman perdana pada November 2025.

Dalam prosesnya, PepsiCo Indonesia memberikan pendampingan kepada petani melalui pengembangan kapabilitas serta transfer pengetahuan mengenai praktik pertanian yang lebih produktif dan berkelanjutan. Pendampingan dilakukan mulai dari persiapan lahan, penanaman, perawatan tanaman, penggunaan pupuk dan pestisida secara efisien, pengelolaan lahan hingga proses panen.

Menurut Ayok, pengembangan pertanian kentang industri di Jawa Barat diharapkan tidak hanya menghasilkan bahan baku untuk kebutuhan industri, tetapi juga meningkatkan produktivitas petani lokal. “Inisiatif ini diharapkan dapat membantu meningkatkan produktivitas petani kentang industri di Jawa Barat,” katanya.

Kentang yang dihasilkan petani tidak berhenti sebagai komoditas pertanian, tetapi diarahkan masuk ke proses pengolahan dan menjadi bagian dari produk makanan yang diproduksi secara lokal. Dengan pola tersebut, kegiatan ekonomi tercipta mulai dari tingkat petani, proses pengumpulan dan pengendalian kualitas bahan baku, hingga pengolahan di fasilitas manufaktur PepsiCo Indonesia di Cikarang.

PepsiCo Indonesia juga memastikan kentang yang ditanam dan dipanen petani memenuhi standar kualitas yang ditetapkan untuk kebutuhan industri dan produksi keripik kentang Lay’s. Proses tersebut menjadi bagian penting karena kebutuhan industri makanan tidak hanya membutuhkan ketersediaan komoditas, tetapi juga konsistensi kualitas, produktivitas dan kesinambungan pasokan.

Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Garut Dedi mengatakan keterlibatan industri dalam pengembangan pertanian dapat memberikan manfaat bagi petani, terutama melalui pembinaan dan edukasi untuk meningkatkan hasil pertanian.

“Pertanian merupakan program strategis nasional dan hasil pertanian Garut merupakan salah satu penyumbang laju pertumbuhan ekonomi terbesar di wilayah Garut,” ujar Dedi.

Pengembangan kentang industri tersebut mencakup sejumlah wilayah di Jawa Barat, antara lain Lembang, Cisarua dan Garut. PepsiCo Indonesia menjalankan program Agriculture Development sebagai bagian dari upaya mengembangkan praktik pertanian kentang industri yang lebih produktif dan berkelanjutan.

Salah satu program yang dijalankan adalah pelatihan Lay’s GrowerConnect. Melalui program tersebut, PepsiCo Indonesia telah memberikan pelatihan dan pendampingan kepada lebih dari 200 petani dalam berbagai tahapan budidaya kentang industri. Pendampingan dilakukan secara berkala dalam setiap musim tanam.

Petani mendapatkan dukungan mulai dari persiapan sebelum penanaman, masa pertumbuhan tanaman hingga panen. Pendekatan dari hulu hingga hilir tersebut dirancang untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen sekaligus mendorong efisiensi penggunaan input pertanian.

Bagi industri makanan, penguatan rantai pasok lokal menjadi penting karena ketersediaan bahan baku merupakan salah satu faktor yang menentukan keberlangsungan proses produksi. Karena itu, pengembangan kemampuan petani menjadi bagian dari strategi membangun pasokan bahan baku yang lebih tangguh. (ip/jh. Foto: Dok. PepsiCo)

Pemerintah Percepat Proses Lelang Pembangunan Huntap Korban Bencana di Sumatera

BusinessUpdate – Pemerintah segera menggelar lelang pembangunan 7.952 hunian tetap (huntap) bagi korban bencana di Sumatera. Dari 26 paket pembangunan yang ditangani Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), sebagian besar sudah masuk proses lelang.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan, sebanyak 19 paket telah berjalan, sementara enam paket lainnya masih perlu segera diselesaikan proses lelangnya. “Dan ada 26 paket yang dikerjakan, 7.952 oleh PKP di kompleks, proses lelangnya sudah berjalan, 19 paket tinggal 6 paket lagi,” ujar Tito dalam konferensi pers, Rabu (9/9/2026).

Pemerintah tidak ingin proses pengadaan tersebut berlarut-larut harus pembangunan huntap harus segera dilaksanakan, sementara waktu yang tersedia hingga akhir tahun semakin terbatas.

Pemerintah akan berkoordinasi dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) untuk mempercepat penyelesaian proses lelang.

Pertemuan dengan BPKP dan LKPP dijadwalkan pada Senin (14/9/2026) agar enam paket yang masih dalam proses dapat segera dituntaskan dan pembangunan fisik 7.952 huntap bisa segera dieksekusi.

Tito mengingatkan, waktu pembangunan semakin sempit. Saat ini, sudah memasuki September, sehingga pemerintah hanya memiliki waktu sekitar tiga setengah bulan hingga akhir tahun.

Setelah proses lelang selesai, pembangunan huntap dalam kompleks relokasi tersebut akan dikerjakan Kementerian PKP. Sejauh ini, pemerintah juga telah mulai membangun hunian bagi korban bencana di sejumlah wilayah Sumatera.

Tito menyebut, sekitar 1.000 rumah telah dibangun, termasuk melalui dukungan dana gotong royong. “Tadi sudah dilaporkan, sudah seribu rumah yang jadi, juga dari dana gotong royong, dan itu sudah mulai dikerjakan, di masa tanggap darurat kita mulai kerjakan,” katanya.

Percepatan pembangunan dilakukan agar masyarakat terdampak tidak terlalu lama tinggal di tempat pengungsian. Pemerintah menargetkan proses pengadaan dan pembangunan berjalan cepat, namun tetap memperhatikan tata kelola, kualitas, dan ketepatan sasaran. (pa/jh. Foto: Dok. Satgas PRR)

Gelar RUPSLB Adhi Karya Minta Persetujuan Restrukturisasi

BusinessUpdate – PT Adhi Karya (Persero) Tbk. (ADHI) bakal menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 30 September 2026 untuk meminta persetujuan langkah restrukturisasi utang sebagai bagian dari upaya penyehatan perseroan.

Ada dua agenda RUPSLB yaitu persetujuan atas Usulan Restrukturisasi Perseroan dalam rangka Penyehatan Perseroan, serta persetujuan atas Penerimaan Pinjaman Bank dan/atau Non-Bank Jangka Menengah/Panjang sebagai salah satu Upaya Restrukturisasi dalam rangka Penyehatan Perseroan

“Dalam proses tersebut, ADHI akan melakukan restrukturisasi atas pinjaman bank dan/atau non-bank melalui penandatanganan Master Restructuring Agreement (MRA). Melalui MRA, pinjaman-pinjaman jangka pendek perseroan akan dikonversi menjadi pinjaman jangka menengah dan/atau jangka panjang,” papar manajemen ADHI dalam undangan RUPSLB, Rabu (9/9/2026).

Selain restrukturisasi pinjaman, ADHI akan meminta persetujuan pemegang saham atas usulan restrukturisasi perseroan dalam rangka penyehatan. Persetujuan tersebut diperlukan sesuai dengan ketentuan Pasal 121 dan Pasal 122 Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-2/MBU/03/2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik Negara. Langkah restrukturisasi keuangan tersebut sejalan dengan agenda penyederhanaan struktur usaha ADHI.

Perseroan bakal memangkas secara bertahap seluruh anak usahanya dari posisi saat ini sebanyak 18 entitas dan mengembalikan fokus bisnis kepada kegiatan inti sebagai kontraktor.

Sebelumnya, Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, menekankan agar ADHI fokus menjadi perusahaan konstruksi yang profesional dan sehat tanpa terbebani ekspansi lini anak usaha yang tidak produktif.

Dony juga meminta ADHI menghentikan pembentukan anak usaha baru. Menurutnya, pembentukan entitas turunan selama ini justru berpotensi menimbulkan persoalan keuangan baru bagi induk usaha.

Penyelesaian restrukturisasi keuangan ADHI ditargetkan rampung pada September 2026 guna memperkuat fondasi dan keberlanjutan bisnis perseroan. Sementara itu, terhadap anak usaha di sektor properti, termasuk PT Adhi Commuter Properti Tbk. (ADCP), Danantara bersama manajemen ADHI akan melakukan uji tuntas secara menyeluruh. Hasil uji tuntas tersebut akan menjadi dasar untuk menentukan kelanjutan bisnis maupun portofolio aset yang dimiliki.

Langkah penyederhanaan struktur usaha dan penyehatan neraca tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya saing ADHI sekaligus mempersiapkan perseroan menghadapi peta jalan konsolidasi BUMN konstruksi di bawah koordinasi Danantara. (rn/jh. Foto: Dok. ADHI)

Strategi Semen Indonesia Jaga Kinerja Sampai Akhir 2026

BusinessUpdate – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. (SMGR) optimistis melanjutkan tren pemulihan kinerja hingga akhir 2026 yang ditopang oleh ekspansi segmen ritel, proyek infrastruktur nasional, serta investasi hilirisasi industri.

Direktur Utama SIG Indrieffouny Indra mengatakan, momentum pemulihan permintaan semen nasional yang mulai terasa sejak paruh pertama tahun ini diperkirakan berlanjut hingga semester II/2026.

“Sejalan dengan permintaan semen nasional yang menunjukkan pemulihan seiring meningkatnya aktivitas konstruksi, infrastruktur, serta investasi industri dan hilirisasi, SIG optimistis prospek penjualan pada semester II/2026 tetap positif,” ujar Indrieffouny dalam paparan publik di BEI, Selasa (8/9/2026).

Untuk menangkap peluang pertumbuhan tersebut,Semen Indonesia menyiapkan sejumlah strategi di pasar domestik. Di segmen ritel, perseroan mengintensifkan penetrasi di wilayah Jawa Barat dengan menghidupkan kembali merek legendaris “Semen Kujang”, termasuk menggandeng klub sepak bola Persib Bandung sebagai mitra resmi.

Strategi tersebut ditopang oleh keunggulan jaringan distribusi perseroan yang mencakup lebih dari 300 distributor serta lebih dari 63.000 toko ritel di Indonesia dan regional. Perseroan juga mengoptimalkan integrasi teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) untuk efisiensi rantai pasok.

Di segmen semen curah dan proyek, perseroan bakal memacu penyerapan portofolio semen hijau rendah emisi serta solusi beton inovatif, seperti bata interlock presisi guna mendukung percepatan proyek perumahan, infrastruktur publik, hingga kawasan industri smelter.

Adapun, sepanjang enam bulan pertama 2026, SMGR membukukan total volume penjualan sebesar 18,28 juta ton atau naik 5,6% secara tahunan (yoy), dengan kontribusi pasar domestik mencapai 14,18 juta ton atau naik 9,7% yoy.

Pertumbuhan volume itu mengerek pendapatan perseroan sebesar 13,1% yoy menjadi Rp17,65 triliun, yang sekaligus memperkuat landasan operasional dan efisiensi biaya perseroan dalam menghadapi dinamika industri semen nasional. Dari sisi kapasitas dan ketahanan fundamental, kinerja perseroan kembali mengantongi peringkat tertinggi idAAA dengan prospek stabil dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). (pa/jh. Foto: Dok. SMGR)

Penerbangan AirAsia Kembali Normal Pasca Erupsi Gunung Anak Krakatau

BusinessUpdate – AirAsia mengumumkan bahwa penerbangannya telah beroperasi kembali pada Selasa (8/9/2026) setelah sebelumnya terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda.

“Erupsi tersebut menyebabkan sebaran abu vulkanik di sekitar wilayah terdampak, sehingga untuk mengutamakan keselamatan penerbangan, operasional penerbangan di area tersebut sempat mengalami penyesuaian jadwal,” bunyi siaran pers AirAsia, yang dikutip di Jakarta, Selasa (8/9/2026).

Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK), Banten, kembali dibuka setelah sebelumnya ditutup sementara sejak Minggu (6/9/2026). “Sejalan dengan kembali beroperasinya bandara, AirAsia telah melanjutkan operasional penerbangan menuju dan dari Jakarta. Namun, dua penerbangan pada 8 September 2026 masih belum beroperasi,” jelas pernyataan tersebut.

Adapun kedua penerbangan tersebut adalah QZ178 Jakarta (CGK)-Bandar Lampung (TKG) dan QZ179 Bandar Lampung (TKG)-Jakarta (CGK).

AirAsia telah menginformasikan kepada seluruh penumpang yang terdampak mengenai perubahan status penerbangan serta pilihan yang tersedia untuk melanjutkan perjalanan. “AirAsia terus berupaya membantu penumpang melanjutkan perjalanan mereka dengan aman melalui penerbangan berikutnya yang tersedia,” tambah pernyataan tersebut.

Maskapai juga mengimbau penumpang yang bepergian dari dan menuju wilayah terdampak disarankan untuk memeriksa status penerbangan terbaru sebelum berangkat melalui airasia.com/flightstatus⁠ dan kanal informasi resmi maskapai. (pa/jh. Foto: Dok. AirAsia)