HomeEVENTPengelolaan SDM JIEP Kian Efektif dengan Sistem SIMPLY

Pengelolaan SDM JIEP Kian Efektif dengan Sistem SIMPLY


BusinessUpdate – PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP) memaparkan upaya transformasi digital dalam pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) pada sesi Wawancara Penjurian Indonesia Human Capital Brilliance Awards (IHCBA) 2025 yang berlangsung pada Jumat (12/12/2025).

‎Dalam sesi penjurian, PT JIEP diwakili oleh tim yang solid, termasuk Dharma Satriadi selaku Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko, Galih Gerald Primayana selaku VP Human Capital Management, Dwi Waluyo selaku AVP Organization & Human Capital Services), dan Refsi Putera Adinugraha selaku AVP Human Capital Development.

‎Dalam pemaparannya yang kompleks, Dharma mengungkapkan bahwa perusahaan telah melakukan pengembangan sistem Human Capital Information System (HCIS) yang dinamakan SIMPLY.

‎SIMPLY merupakan platform digital yang dilengkapi dengan berbagai modul Human Capital (HC) yang telah terintegrasi secara menyeluruh. Kehadiran sistem ini bertujuan untuk memastikan seluruh proses pengelolaan SDM di PT JIEP dapat berjalan secara terpadu, efektif, dan transparan.

‎Integrasi tersebut terbilang sangat penting untuk mendukung dan mendorong peningkatan kinerja perusahaan secara keseluruhan. Lebih dari sekadar alat administrasi, aplikasi SIMPLY juga dirancang untuk memberikan kemudahan langsung kepada karyawan.

‎Aplikasi ini juga telah mendukung berbagai fitur yang dapat diakses dan dimanfaatkan oleh seluruh pegawai, antara lain:
‎‎- Pengajuan reimburse fasilitas kesehatan secara digital.
‎- Permohonan dan persetujuan cuti.
‎- Layanan konsultasi dokter.
‎- Penyampaian feedback karyawan secara digital.

‎Melalui paparan  di atas, PT JIEP unjuk gigi dengan langkah progresifnya dalam memanfaatkan teknologi untuk menciptakan ekosistem manajemen SDM yang lebih efisien dan terintegrasi.

‎Sebagai penutup penjurian, Dharma mengatakan, “Kami sangat berkesan terhadap IHCBA 2025 ini. Karena melihat CV Dewan Juri yang disampaikan, banyak guru-guru saya yang menilai secara langsung dan memberikan masukan yang sangat berharga. Jadi, kalau disuruh menilai menurut saya semua Dewan Juri penilaiannya baik, tapi yang memberikan pertanyaan paling sulit untuk dijawab adalah Pak Herman.” (kiy)

Must Read